Stockholm, 24 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

ABU PEUREULAK BERTANYA TENTANG TAN SERI SANUSI JUNED MANTAN MENTERI BESAR KEDAH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

SEHARUSNYA ABU PEUREULAK LEBIH TAHU DARI AHMAD SUDIRMAN TENTANG TAN SERI SANUSI JUNED MANTAN MENTERI BESAR KEDAH DARI UMNO/BN KEDAH

"Assalamualaikum Pak. Saya mendapatkan informasi bahwa Sanusi Juned sering bolak-balik Malaysia - Jakarta dan Aceh. Sekilas saya tahu bahwa beliau kawin dengan cucu Abu Beureueh. Dapatkah Bapak Ahmad menyebutkan aktifitas beliau dan arah perjuangan beliau? Terimakasih atas jawabannya." (Abu Peureulak , abu_dipeureulak@yahoo.com ,Wed, 23 Mar 2005 23:41:50 -0800 (PST))

Terimakasih Abu Peureulak di Singapore, Singapore.

Berjumpa lagi Abu Peureulak di mimbar bebas ini.
Setelah membaca apa yang ditanyakan Abu Peureulak tentang siapa itu mantan Menteri Besar Kedah Tan Sri Sanusi Juned dari UMNO/BN Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia, timbul dalam pikiran Ahmad Sudirman, mengapa Abu Peureulak menanyakan mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned dari UMNO/BN Kedah kepada Ahmad Sudirman, padahal Abu Peureulak yang tinggal di Singapore jaraknya lebih dekat dari Kuala Lumpur, dibandingkan dari Stockholm.

Tetapi, tidak apalah, mungkin Abu Peureulak hanya sekedar untuk menguji Ahmad Sudirman saja, apakah Ahmad Sudirman mengetahui tentang mantan Menteri Besar Kedah Tan Sri Sanusi Juned dari UMNO/BN Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia.

Nah, kalau hanya diuji oleh Abu Peureulak, tidak apalah. Ahmad Sudirman akan menjawab sebaik mungkin.

Ya, kalau melihat nama istri mantan Menteri Besar Kedah Tan Seri Sanusi Juned, yaitu Inangda Manyam Kuemala Hasballah Daud. Memang putrinya Hasballah Daud, cucunya Teungku Muhammad Daud Beureueh.

Pada bulan Januari 2000 pernah Abdullah Puteh selaku Ketua Panitia Simposium dan Temu Konsultasi Nasional bertema Format Ideal bagi Masa Depan Acheh di Istana Merdeka Jakarta, yang diselenggarakan tanggal 28-29 Januari 2000. Dan hasilnya telah disampaikan kepada Presiden Abdurrahman Wahid. Dimana Abdurrahman Wahid menyatakan kepada Abdullah Puteh pada waktu itu tentang orang-orang Acheh di Malaysia, dan meminta kepada pemerintah Malaysia untuk bisa membantu adanya konsolidasi antara orang-orang Acheh di Malaysia dengan pihak-pihak yang bersengketa. Dan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Mahathir Mohammad pada waktu itu sudah menyerahkan hal tersebut kepada mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned.

Nah, memang itu mantan Menteri Besar Kedah Tan Seri Sanusi Juned dari sejak awal sudah dilibatkan dalam masalah penyelesaian konflik Acheh ini, baik oleh pihak Kerajaan Malaysia, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Mahathir Mohammad pada waktu itu, ataupun oleh Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI waktu itu.

Jadi, memang masuk akal itu mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned sering bolak-balik Malaysia - Jakarta dan Acheh. Karena memang itu mantan Menteri Besar Kedah Tan Seri Sanusi Juned merasa dirinya punya peranan dalam masalah penyelesaian konflik Acheh.

Misalnya juga, apa yang terjadi sebulan yang lalu di Malaysia. Dimana berbagai elemen masyarakat Acheh mengadakan pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia, dimulai hari Jumat 18 Februari 2005 sampai Minggu 20 Februari 2005. Tujuan pertemuan ini untuk membentuk Acheh International Consultative Committee (AICC). Dimana pertemuan tersebut diadakan di Universitas Islam Antar Bangsa, Kuala Lumpur, yang dihadiri Paguyuban Acheh Indonesia, Taman Iskandar Muda Jakarta, Acheh Sepakat Indonesia, Universitas Syah Kuala, IAIN Asyariri Banda Acheh, Ikatan Masyarakat Acheh Malaysia (IMAM), dan pelajar Acheh di Australia, Amerika Serikat dan Jepang.

Kerja dari Acheh International Consultative Committee (AICC) ini difokuskan kepada masalah sosial dan ekonomi di Acheh, khususnya seputar bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Acheh. Sedangkan masalah politik tidak dilibatkan dalam kerangka kerja Acheh International Consultative Committee (AICC), misalnya seperti masalah perundingan RI-ASNLF, itu diluar kontek dan fokus kerja AICC. Jadi, fokus kerja AICC ini hanyalah merupakan gerakan sosial dan ekonomi di Acheh saja.

Nah dalam pertemuan Acheh International Consultative Committee (AICC) hadir juga mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned, mantan Gubernur Acheh Samsudin Mahmud, dan mantan rektor Universitas Syah Kuala Abdullah Ali.

Nah, inilah Abu Peureulak secuil menyinggung aktifitas mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned hubungannya dengan masalah Acheh dan konflik Acheh. Dan tentu saja, kalau Abu Peureulak mempertanyakan arah perjuangan Tan Seri Sanusi Juned dalam hal Acheh, disini Ahmad Sudirman hanya bisa menunjukkan fakta dan bukti dari apa yang sudah dan sedang dilakukan oleh Tan Seri Sanusi Juned ini. Contohnya seperti yang telah diterangkan Ahmad Sudirman diatas itu. Jadi, itulah secuil sepak terjang mantan Menteri Besar Kedah dan mantan Menteri Pertanian Malaysia Tan Seri Sanusi Juned yang ada hubungannya dengan Acheh.

Terakhir, karena diatas disinggung mengenai pertemuan Acheh International Consultative Committee (AICC) di Universitas Islam Antar Bangsa, Kuala Lumpur yang fokus kerjanya mengarah kepada masalah dan bidang sosial dan ekonomi, dan tidak melibatkan politik, serta tidak melibatkan ASNLF, maka kegiatan AICC itu hanyalah merupakan hasil pengaturan dan taktik serta akal bulus dari pihak RI dan yang difasilitasi oleh pihak Malaysia melalui Universitas Islam Antar Bangsa, Kuala Lumpur saja. Dimana Acheh International Consultative Committee (AICC) tidak mempunyai kekuatan politis dalam hal penentuan nasib sendiri bagi rakyat Aheh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Wed, 23 Mar 2005 23:41:50 -0800 (PST)
From: abu peureulak abu_dipeureulak@yahoo.com
Subject: siapa sanusi juned?
To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Assalamualaikum Pak!!!
Saya mendapatkan informasi bahwa Sanusi Juned sering bolak-balik Malaysia - Jakarta dan Aceh. Sekilas saya tahu bahwa beliau kawin dengan cucu Abu Beureueh. Dapatkah Bapak Ahmad menyebutkan aktifitas beliau dan arah perjuangan beliau?

Terimakasih atas jawabannya.

Abu Peureulak

abu_dipeureulak@yahoo.com
Singapore, Singapore
----------