Stockholm, 4 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KHOIRUDDIN, ITU GOLONGAN YANG SELAMAT & BERUNTUNG GOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KHAIRI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

IRUL KHOIRUDDIN, ITU GOLONGAN YANG SELAMAT & BERUNTUNG GOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KHAIRI

"Kalau dapat saya tarik garis besarnya, maka sumber dan akar utama perpecahan dikalangan umat adalah politik, atau partai, maka dapatkah saya katakan partai itu adalah 'berhala modern', dimana kita semua tahu bahwa semua jenis berhala itu adalah musuh dari tauhid. Karena dakwah para Nabi dan Rosul adalah Tauhid yang efeknya adalah mempersatukan, namun kalau yang diseru itu adalah berhala, maka efeknya adalah perpecahan. Jadi kalau ingin bersatu, maka kita harus menghancurkan semua jenis berhala dalam diri kita, yang pengaruhnya itu bisa dari dalam maupun luar. Maka, menurut saya, golongan yang selamat adalah golongan yang menyeru kepada tauhid, bukan menyeru kepada berhala modern atau thagut. Seperti dakwahnya para Nabi dan Rosul, sejak Nabi Nuh as. hingga Muhammad Rosululloh SAW." (Irul Khoiruddin , irul51606@svsi.sanyo.co.id ,Mon, 04 Apr 2005 09:09:41 +0700)

Baiklah saudara Irul Khoiruddin di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia.

Ketika saudara Khoiruddin menarik garis besar bahwa "sumber dan akar utama perpecahan dikalangan umat adalah politik, atau partai, maka dapatkah saya katakan partai itu adalah 'berhala modern', dimana kita semua tahu bahwa semua jenis berhala itu adalah musuh dari tauhid"

Memang sebagaimana yang dijelaskan Allah SWT bahwa "Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)." (QS, Al Mu'minun, 23: 53).

Nah, itu golongan, partai, organisasi, hizbi, yang para pimpinan dan anggotanya merasa bangga dengan keadaan mereka dan menganggap golongan, partai, organisasi, hizbi lainnya adalah tidak benar dan menyimpang, dan hanya golongan, partai, organisasi, hizbi-nya yang benar dan lurus, maka itulah yang telah menjadi akar utama perpecahan umat Islam.

Misalnya sebagai contoh itu kaum wahhabi atau salafi Saudi yang menganggap kelompoknya yang lurus dan murni tauhidnya karena mengikuti Al Qur'an, Sunnah shahih (hadits Rasulullah saw yang shahih), dan Al-Qur'an dan Sunnah yang dipahami menurut pemahaman sahabat Nabi saw, tabi'in , dan tabiut tabi'in. Dan mereka dengan gencar menghantam kesana-sini kelompok-kelompok yang diangggap tidak sepaham dan tidak mengikuti jalur pemahaman kaum wahhabi atau salafi Saudi ini, sebagai kelompok yang tidak benar, menyimpang, sesat, bid'ah, musyrik, dan penuh khurafat.

Nah, cara-cara inilah yang memporak-porandakan umat Islam. Dan golongan inilah yang disinggung dengan "kullu hizbim bima ladaihim farihun" (Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka) (QS, Al Mu'minun, 23: 53).

Dan kalau menggali lebih dalam, maka akan ditemukan, umat yang beruntung menurut Allah SWT adalah "ummatun yad'uuna ilal khairi wa yamuruuna bil ma'ruuf wa yanhauuna 'anil munkar Ulaaika humul muflihuun" (umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.) (QS. Ali Imran, 3: 104)

Jadi misalnya, umat yang beruntung ini, kalau melihat kemunkaran, seperti pembunuhan TNI terhadap rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri, langsung melakukan protes, jangan diam saja dan dibiarkan saja itu pihak RI dibawah mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan TNI-nya dibawah mas Djoko Santoso melakukan tindakan kemungkaran di Acheh.

Nah, kalau tidak tahu akar penyebab utama timbulnya masalah Acheh, coba baca dan dalami mengenai akar utama penyebab konflik Acheh, jangan hanya membaca cerita-cerita sejarah yang dikarang oleh para penulis dari golongan para penerus mbah Soekarno. Tetapi, baca juga dari sumber-sumber lainnya.

Jangan hanya mengiyakan saja kepada mbah Susilo Bambang Yudhoyono tentang kebijaksanaan di Acheh, kalau tidak tahu persoalan dan akar utama penyebab konflik Acheh ini.

Karena kalau hanya mengiyakan saja kepada apa yang dikatakan mbah Susilo Bambang Yudhoyono, maka akan sulit untuk mencegah kemungkaran yang dilakukan pihak mbah Susilo Bambang Yudhoyono di Acheh.

Akhirnya, bukan masuk kedalam "orang-orang yang beruntung", melainkan masuk kedalam perangkap orang-orang yang bercerai berai dan berselisih "ladzina tafarrakuu wahtalafuu" (QS. Ali Imran, 3: 105)

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Mon, 04 Apr 2005 09:09:41 +0700
From: Irul Khoiruddin <irul51606@svsi.sanyo.co.id>
To: "Al Chaidar" <alchaidar@yahoo.com>, <silver_cat@plasa.com>,<mazda_ok@yahoo.com>, <rokh_mawan@yahoo.com>, <bambang_hw@rekayasa.co.id>, <bambang_hw@re.rekayasa.co.id>, <achregar@yahoo.com>, <pejuang_akhir_zaman@yahoo.co.uk>, <kuratasaku@yahoo.com>, <dwi.iswahyudi@trakindo.co.id>, <nadri_id@yahoo.com>, <alpadangi@yahoo.com>, <syabab_hizb_islamiy@yahoo.com>, <om_puteh@hotmail.com>, <om_puteh@yahoo.com>, <bimo_tejokusumo@yahoo.co.uk>, <tgk_maat@yahoo.co.uk>, <mbzr00@yahoo.com>, <webmaster@detik.com>
Subject: Politik Itu Berhala Modern

Senin, 4 April 2005

Assalaamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh

Terimakasih Pak Ahmad Sudirman atas penjelasannya. Ada yang menarik dari penjelasan Bapak, yaitu mengenai sumber dan akar utama perpecahan di kalangan umat Islam, seperti pernyataan Bapak di bawah ini.

Menurut pernyataan Bapak Ahmad Sudirman: "Jadi, sumber dan akar utama perpecahan dikalangan umat Islam setelah Rasulullah saw meninggal, adalah adanya perbedaan dan pandangan dalam hal kepemimpinan dalam khilafah atau negara, pemerintahan dan kekuasaan, yang sebenarnya bisa diselesaikan melalui jalur perundingan damai yang jujur dan adil. Dan ternyata sebagian besar perpecahan yang terjadi dalam tubuh umat Islam sampai detik sekarang inipun adalah sebagian besar karena adanya perbedaan pandangan dalam hal kepemimpinan dalam khilafah atau negara, pemerintahan dan kekuasaan. Dan mereka banggga dengan kepemimpinan, pemerintahan dan kekuasaan yang mereka miliki." (Ahmad Sudirman, 3 April 2005)

Kalau dapat saya tarik garis besarnya, maka sumber dan akar utama perpecahan dikalangan umat adalah POLITIK, atau partai, maka dapatkah saya katakan partai itu adalah 'berhala modern', dimana kita semua tahu bahwa semua jenis berhala itu adalah musuh dari tauhid. Karena dakwah para Nabi dan Rosul adalah Tauhid yang efeknya adalah mempersatukan, namun kalau yang diseru itu adalah berhala, maka efeknya adalah perpecahan. Jadi kalau ingin bersatu, maka kita harus menghancurkan semua jenis berhala dalam diri kita, yang pengaruhnya itu bisa dari dalam maupun luar.

Maka, menurut saya, golongan yang selamat adalah golongan yang menyeru kepada tauhid, bukan menyeru kepada berhala modern atau thagut. Seperti dakwahnya para Nabi dan Rosul, sejak Nabi Nuh as. hingga Muhammad Rosululloh SAW. Bagaimana menurut Bapak Ahmad Sudirman.

Wassalaamu'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh

Irul Khoiruddin

irul51606@svsi.sanyo.co.id
Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia
----------