Stockholm, 5 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SOFYAN ALI HANYA BERBOHONG & BUAT FITNAH SAJA DAN COBA ANGKAT ARDIANSYAH SARJANA GADUNGAN
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KELIHATAN DENGAN JELAS ITU SOFYAN ALI HANYA BERBOHONG & BUAT FITNAH SAJA DAN COBA ANGKAT ARDIANSYAH SARJANA GADUNGAN DARI KALI CILIWUNG KEATAS PERMUKAAN LAGI

"Baiklah saudara Ahmad sudirman alias si keledai tua yang tidak bisa ereksi (meminjam kata-kata Ardiansyah). Tampaknya saudara tidak bisa di diamkan seenak udel dan kemaluan saudara untuk berkata seenaknya tanpa dasar dan fakta tentang PKS , MMI , Abu bakar Baasyr , dan tentang kondisi Aceh sekarang ini. Fakta berbicara kalau masyarakat Aceh telah muak dengan yang namanya GAM , terbukti dengan di hancurkannya gubuk - tempat pemeliharaan babi hutan anda atas laporan masyarakat Aceh. Terbukti pula khabar dari Stockholm, ternyata yang namanya Ahmad Sudirman hanyalah ustadz CABUL yang menikah tanpa surat - surat resmi dan menghalalkan perzinahan di Swedia sana" (Sofyan Ali , sofyanali_fpsgam@yahoo.com , Tue, 5 Apr 2005 14:49:37 +0100 (BST))

Baiklah Sofyan Ali di Jakarta, Indonesia.

Membaca cara, model, dan bentuk penampilan tulisan yang dikirimkan ke mimbar bebas dengan menggunakan nama Sofyan Ali yang dikirimkan dari Jakarta, mengingatkan Ahmad Sudirman kepada Ardiansyah sarjana gadungan dari perguruan tinggi kali Ciliwung yang malu menampilkan almamaternya.

Sofyan Ali, apakah kalian pernah membaca tentang Anggaran Dasar dan Kebijakan Dasar Partai Keadilan Sejahtera ? Dari apa yang kalian lambungkan disini, Ahmad Sudirman melihat bahwa kalian memang tidak pernah membaca apa itu AD dan Kebijakan Dasar PKS. Coba baca dulu apa itu AD dan Kebijakan Dasar PKS sebelum kalian memberikan tanggapan kepada Ahmad Sudirman.

Kemudian, tentang Ustaz Abu Bakar Baasyir, apakah Sofyan telah membaca tentang Ustaz Abu Bakar Baasyir hubungannya dengan MMI ? Coba baca dulu, dan tunjukkan dimana kesalahan fakta Ahmad Sudirman ketika menuliskan tentang ustaz Abu Bakar Baasyir ?

Begitu juga coba tunjukkan dimana kekurangan dan kejanggalan fakta yang disodorkan Ahmad Sudirman tentang Majelis Mujahidin Indonesia ? Pernahkah Sofyan jelmaan Ardiansyah sarjana gombal dan gadungan ini, membaca sejarah berdirinya MMI di Yogyakarta ?

Jadi Sofyan Ali, sebelum kalian membaca semua fakta tentang PKS, MMI dan ustaz Abu Bakar Baasyir, jangan dulu membuka mulut di mimbar bebas ini, dengan hanya cara menuduh kepada Ahmad Sudirman dengan seenak udel sendiri.

Coba tunjukkan secara terperinci mengenai kekurangan fakta tentang PKS, MMI dan ustaz Abu Bakar Baasyir yang telah Ahmad Sudirman kemukakan di mimbar bebas ini. Ahmad Sudirman menunggu jawaban kalian Sofyan.

Kemudian Sofyan telah membuat fitnah dan tuduhan tanpa fakta dan bukti dengan mengatakan: "Terbukti pula khabar dari Stockholm, ternyata yang namanya Ahmad Sudirman hanyalah ustadz cabul yang menikah tanpa surat - surat resmi dan menghalalkan perzinahan di Swedia sana."

Inilah model kacungnya mbah Soekarno dan mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan BIN-nya Syamsir Siregar yang pandainya hanya menguping cerita gombal tanpa fakta dan bukti.

Ahmad Sudirman menikah bukan di Swedia, Ahmad Sudirman menikah di Mesir dengan putri dari Medan pada tahun 1981. Bagaimana Ahmad Sudirman berbuat cabul, sedang istri Ahmad Sudirman setiap hari ada disamping Ahmad Sudirman.

Dari mana kalian Sofyan Ali, kalian menuduh seenak udel sendiri bahwa Ahmad Sudirman "sambil mengajar ngaji anda tidak segan - segan mencabuli siswa anda dan meminum minuman keras dengan dalih di sana amat dingin ?"

Sofyan Ali, kalau kalian hanya main tuduh dan membuat fitnah, dan mahu tampil di mimbar bebas ini, maka kalian tidak akan mampu berbuat banyak, selain hanya bercuap yang tidak tentu arah, dan keropos saja, dengan mengumbar fitnah dan cerita bohong. Itu sama saja dengan Ardiansyah sarjana gadungan dari perguruan tinggi pinggir kali Ciliwung. Kalian Sofyan Ali, kalau kemampuan kalian hanya melambungkan fitnah, tuduhan tanpa fakta dan bukti, itu sama saja dengan model mbah Soekarno dan para kacungnya di Negara sekuler pancasila RI. Propaganda gombal tanpa ada isinya, alias keropos, yang tidak ada kekuatan, alias nafsu besar tenaga kurang.

Sofyan Ali kalau kalian mengatakan: "Berhentilah membuat fitnah dan kebohongan , anda sudah tahu kalau GAM ataupun ASNLF telah mati !!."

Itu, bukan Ahmad Sudirman yang membuat fitnah, tetapi kalianlah yang dengan seenak udel sendiri membuat fitnah, kata-kata tidak senonoh. Dengan tujuan untuk menjatuhkan dan melumpuhkan argmentasi yang telah dilambungkan Ahmad Sudirman tentang jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Negeri Acheh.

Itu Ardiansyah sarjana gadungan keluar dari mimbar bebas ini, memang karena kebudekan dan kekosongan ilmu yang dimilikinya tentang sejarah jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Negeri Acheh. Dan Ardiansyah sarjana gadungan yang malu menampilkan almamaternya tidak mampu membuktikan berdasarkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI.

Coba kalian Sofyan Ali kalau mampu memberikan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI, dan tampilkan di mimbar bebas ini, jangan hanya mengembek saja kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla saja.

Itu soal amnesti, itu kueh apak, yang tidak laku, tidak perlu kalian sebut-sebutkan di mimbar bebas ini, itu sudah apek tidak laku lagi. Siapa yang tertarik dengan kueh apak amnesti yang kalian Sofyan sodorkan.

Dan kalian Sofyan Ali jelmaan Ardiansyah yang bekerja di perusahaan tukang buat baju H&M milik orang Swedia, kalian memang picik pandangan dan pikiran kalian, ditambah ilmu kalia cetek dalam hal sejarah jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Negeri Acheh. Gayanya, mahu mempertahankan Acheh tetap dalam dekapan Negara sekuler pancasila RI, tetapi ketika ditanya tentang fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI, diam seribu bahasa. Dasar budek.

Coba cari itu fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI, jangan hanya bisanya main tuduh dengan tuduhan gombal tanpa fakta dan bukti, membuat malu saja.

Kemudian, itu Matius Dharminta diam, Bimo diam, Muba diam, itu karena mereka tidak mampu lagi menampilkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI. Fakta dan bukti mereka hanyalah fakta dan bukti gombal yang keropos. Mana argumentasi mereka bisa dijadikan dasar argumentasi untuk mempertahankan Acheh dalam dekapan Negara sekuler pancasila RI.

Ahmad Sudirman tidak perlu orang-orang yang tidak memiliki fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI yang gombal dan keropos. Menyampah saja di mimbar bebas ini.

Kemudian kalau kalian Sofyan Ali mengatakan: "Anda Keledai yang di tinggalkan penggemar !. Anda telah gagal membuat peserta mimbar bebas tertarik dan bersimpati dengan anda !"

Yang keledai adalah kalian Sofyan Ali. Ahmad Sudirman tidak memerlukan orang-orang gombal yang otaknya kosong seperti otak udang, tidak mampu menampilkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI.

Begitupun kalau kalian Sofyan Ali walaupun hadir di mimbar bebas ini, tetapi kalau otak kalian otak udang, tidak mampu menampilkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI, maka kalian Sofyan Ali, tidak diperlukan di mimbar bebas ini. Menyampah saja dan membuat fitnah serta berita bohong saja. Memalukan.

Kemudian, kalau kalian Sofyan Ali mengatakan: "Inilah saya Sofyan Ali, aktifis penentang Gerakan separatis Aceh!", tetapi otak kalian otak udang, maka kalian tidak akan mampu mempertahankan Acheh. Kalian hanya mengembek kepada mbah Soekarno dan para penerusnya. Kalian ditipu dengan sejarah gombal tentang jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Negeri Acheh. Dan kalian Sofyan Ali tidak mampu memberikan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI. Dasar budek.

Itu kalau kalian Sofyan Ali berteriak: "Coba buka mata anda atas keterangan dari Muba & Ardiansyah".

Sofyan Ali, itu Muba dan Ardiansyah tidak sanggup memberikan dan menyodorkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk RI. Mereka berdua hanya mengembek kepada BIN-nya Syamsir Siregar dan mbah Susilo Bambang Yudhoyono, persis seperti kalian Sofyan Ali tukang fitnah dan membuat cerita gombal penuh kebohongan tentang Ahmad Sudirman.

Kalian Sofyan Ali, membawa-bawa itu skripsi Ardiansyah yang gombal di mimbar bebas ini. Apakah itu Ardiansyah sarjana gadungan berani menampilkan dan menuliskan secara singkat isi skripsinya di mimbar bebas ini. Itu Ardiansyah tidak berani menuliskan isi cerita skripsi gombalnya itu, dengan alasan untuk kalangan sendiri. Dasar sarjana gadungan.

Jadi Sofyan Ali, jangan pandai hanya membuat fitnah dan berita bohong tentang Ahmad Sudirman. Kalau kalian hanya mengutip cerita dari tempat sampah BIN-nya Syamsir Siregar itu tidak benar dan banyak bohongnya. Dasar pembuat fitnah.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Tue, 5 Apr 2005 14:49:37 +0100 (BST)
From: sofyan ali sofyanali_fpsgam@yahoo.com
Subject: Ahmad Sudirman penyebar fitnah yang keji dan cabul
To: ahmad@dataphone.se, bimo_tejokusumo@yahoo.co.uk, siliwangi27@hotmail.com, tgk_maat@yahoo.co.uk, adank@rismar.co.id, redaksi@gatra.com, suparmo@tjp.toshiba.co.jp

Assalamu'alaikum wr.wbr.

Baiklah saudara Ahmad sudirman alias si keledai tua yang tidak bisa ereksi ( meminjam kata-kata Ardiansyah). Tampaknya saudara tidak bisa di diamkan seenak udel dan kemaluan saudara untuk berkata seenaknya tanpa dasar dan fakta tentang PKS , MMI , Abu bakar Baasyr , dan tentang kondisi Aceh sekarang ini.

Fakta berbicara kalau masyarakat Aceh telah muak dengan yang namanya GAM , terbukti dengan di hancurkannya gubuk - tempat pemeliharaan babi hutan anda atas laporan masyarakat Aceh .

Terbukti pula khabar dari Stockholm, ternyata yang namanya Ahmad Sudirman hanyalah ustadz CABUL yang menikah tanpa surat - surat resmi dan menghalalkan perzinahan di Swedia sana.

Apa yang anda cari ustadz ? sambil mengajar ngaji anda tidak segan - segan mencabuli siswa anda da meminum minuman keras dengan dalih di sana amat dingin ?

Berhentilah membuat fitnah dan kebohongan , anda sudah tahu kalau GAM ataupun ASNLF telah mati !!.

Kata - kata kasar anda dan fitnah yang anda telah sebarkan memang sebanding dengan kata - kata tidak senonoh yng di lontarkan oleh saudara Ardiansyah.

Betapa muak beliau mendengar os\cehan anda , sehingga dari mulai kata - kata yang halus dan penuh dengan Ilmu dan susila berubah menjadi liar dan tak terkendali karena amarahnya dan rasa kecewanya melihat kelakuan anda .

Masa Amnesti telah berlalu , pintu maaf telah tertutup , maka bisa dipastikan anda membusuk di Swedia dengan tergiur terhadap baju - baju buatan H&M yang tidak mampu anda beli . Dan anda hanya berdiri di tepian tong sampah sambil minum alkohol dengan ditemani anjing buduk dan kaki anda yang penuh dengan luka terinfeksi .

Masa Amnesti telah berlalu , Ardiansyah yang cerdas sudah tidak ingin menanggapi anda lagi. Mathius Dharminta yang periang dan ceplas - ceplos enggan membuka email dari anda, Bimo yang sarat pengetahuan tentang andapun sekarang enggan menaggapi anda, Muba yang tak kenal menyerah pun sekarang meninggalkan anda.

Anda Keledai yang di tinggalkan penggemar !. Anda telah gagal membuat peserta mimbar bebas tertarik dan bersimpati dengan anda !
 

anda meminta saya hadir. INILAH SAYA SOFYAN ALI, aktifis penentang GERAKAN SEPARATIS ACEH !!.

Anda dan Anjing - Anjing separatis akan berhadapan dengan pembela Merah Putih. Apa yang anda inginkan dari saya ? Dasar hukum dari pada kedulatan RI ?

COBA BUKA MATA ANDA ATAS KETERANGAN DARI MUBA & ARDIANSYAH.

Itulah dasar hukumnya kedaulatan RI atas Aceh ditambah lagi dengan hasil random sampling selama pembuatan skripsi nya , itu adalah dasar hukum secara defacto tentang Aceh. Apa yang anda ketahui tentang Ayahnda Abu Baka baasyir adalah fitnah dan pengetahuan yang mencomot data / mencuri data dari sana - sini..!

Ingat !aya tahu siapa anda , mudah bagi saya untuk membuat anda dan keluarga anda menyesal hidup di Swedia. Camkan itu ,!!

Salam

Ali . S

sofyanali_fpsgam@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------