Stockholm, 6 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MAS SUTARTO GANTI MANG ENDANG SUWARYA DENGAN MANG SUPIADIN UNTUK TERUS JAJAH ACHEH, CELAKA DUA BELAS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JAWA TUKAR SUNDA DIGANTI DENGAN SUNDA, CELAKA DUA BELAS DI ACHEH

"Bila tak ada gonjang-ganjing politik di Markas Besar TNI, Mayor Jenderal Supiadin Yusuf Adi Saputra dipastikan segera menggantikan Mayor Jenderal Endang Suwarya sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda. Endang Suwarya sendiri naik pangkat menjadi letnan jenderal dan pindah ke Jakarta sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat mendampingi yuniornya, Letnan Jenderal Djoko Santoso." (Dandhy DL, acehkita.com , Jakarta, 2005-04-04 20:11:58)

Setahun yang lalu, ketika di Acheh masih diberlakukan hukum perang Darurat Militer, sebelum diganti dengan Darurat Sipil, di mimbar bebas ini tempat berenangnya Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono dengan emailnya dityaaceh_2003@yahoo.com .

Itu yang namanya Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono kalau sudah bercuap menghadapi Ahmad Sudirman dan Omar Puteh, itu memang mulutnya seperti burung beo saja. Dan Ahmad Sudirman bersama Omar Puteh adalah musuh bebuyutan Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono di mimbar bebas ini.

Dan Ahmad Sudirman pernah menyatakan setahun yang lalu, pada tanggal 17 Mei 2004 di mimbar bebas ini: "Baiklah Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono. Ah, Kolonel Laut Ditya Soedarsono, jangan banyak cakap, sudah cukup, itu darurat militer akan ditukar dengan darurat sipil. Jadi semua TNI termasuk Kolonel Laut Ditya dan Mang Endang, harus angkat kaki dari Negeri Aceh milik seluruh rakyat Aceh, bukan milik NKRI atau RI atau RI-Jawa-Yogya, bukan milik Soekarno dan bukan milik Kolonel Laut Ditya. Itu alasan yang dicari-cari, kalau TNI tidak ditarik pulang ke Jawa. Itu memang kerjaan dan keinginan dari Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu, dan Menko Polkam ad interim Hari Sabarno. Jadi, Kolonel Laut Ditya, sebenarnya, itu keinginan TNI untuk terus menduduki dan menjajah Negeri Aceh." (Ahmad Sudirman, 17 Mei 2004)

Nah ketika Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono itu masih petentengan di Acheh, itu Panglima Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Mayor Jenderal Endang Suwarya yang orang Sunda itu memang setiap hari tinjunya itu melayang ke kanan dan kekiri. Tetapi, ketika Darurat Militer ditukar dengan Darurat Sipil, itu Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono hilang lenyap ditelan ampas sampah pancasila dan dijerat tali buhul bhineka tunggal ika-nya mpu Tantular. Hanya yang tinggal emailnya saja di mimbar bebas ini. Apakah itu Kolonel Laut Ditya Soedarsono masih juga ikutan jadi peserta mimbar bebas ini atau tidak, Ahmad Sudirman tidak tahu, hanya yang jelas dan pasti itu email dityaaceh_2003@yahoo.com tidak pernah penuh dan tidak pernah mental. Jadi, artinya itu mantan Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono masih mau membaca hasil diskusi mimbar bebas ini, sambil cekikikan sembunyi dibalik sudut meja kerjanya, mungkin di markas AD di Jakarta sana.

Sekarang, setelah itu mantan Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono kucar kacir entah kemana, mungkin masuk ke gua markas besar AD bersama itu Mas Djoko Santoso, atau ketempat lain yang kering. Ternyata itu mang Endang Suwarya orang Sunda ini, yang petentengan di Acheh, dan tidak berhasil menyapu pasukan muslim Acheh TNA, akan ditarik ke pusat Mabes AD mendampingi mas Djoko Santoso dibelakang meja Mabes AD di Jakarta, tidak lagi petentengan dengan senjata khalasnikov Putin-nya atau senjata buatan Pindad Bandung-nya.

Celakanya, yang akan menggantikan mang Endang Suwarya orang Sunda satu ini adalah orang Sunda kelahiran Garut pula dengan memakai jabatan nama Mayor Jenderal Supiadin Yusuf Adi Saputra yang sekarang masih menjabat sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) IX/ Udayana. Makin celaka saja. Orang Sunda diganti orang Sunda mengikuti skenario Jenderal TNI Endriartono Sutarto orang Jawa satu itu dengan tambahan bisikan dari mas Djoko Santoso pengganti Ryamizard Ryacudu orang Palembang yang banyak cuap.

Memang betul-betul celaka dua belas di Acheh ini. Orang Sunda dijadikan ujung tombak oleh mbah Endriartono Sutarto dan mas Djoko Santoso bersama mbah Susilo Bambang Yudhoyono. Ketiga-tiganya orang Jawa. Memang Jawa pakai Sunda untuk menggebuk Acheh. Tetapi, tentu saja, Ahmad Sudirman tidak akan membiarkan orang Sunda ini seenak udelnya sendiri membunuh rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara pancasila.

Lihat saja, itu Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono kucar kacir entah kemana. Lalu akan disusul oleh mang Endang Suwarya yang masuk kandang Mabes AD di Jakarta, mengikut mas Djoko Santoso. Tetapi rakyat muslim Acheh dan TNA-nya masih tetap tegar dan gagah berani menghadapi pasukan non organik TNI model mang Endang Suwarya dan mas Djoko Santoso. Kemudian kalau itu muncul lagi orang Sunda asal Garut mang Supiadin Yusuf Adi Saputra yang kemungkinan akan pententengan dan berjingkrak-jingkrak di bumi Acheh sambil acungkan senjata buatan Pindad Bandung-nya, jelas rakyat muslim Acheh dan TNA-nya akan terus menghadapi mang Supiadin Sunda satu ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------