Stockholm, 8 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KABAYAN, ITU YANG SELAMAT & BENAR ADALAH YAD'UUNA ILAL KHAIRI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KABAYAN DI MONTEREY CALIFORNIA, ITU YANG SELAMAT & BENAR ADALAH YAD'UUNA ILAL KHAIRI WA YANHAUUNA 'ANIL MUNKAR

"Yth. Pak Ahmad Sudirman. Saya mau bertanya. Saya pernah mendengar bahwa di dalam community penganut agama Islam terdapat sekitar 73 golongan dan hanya satu yang paling benar dan paling diridoi oleh Tuhan. Apakah ini benar? Kalau benar, golongan yang mana yang paling benar tersebut? dan penjelasan logikanya bagaimana? Kalau salah, begaimana sebenarnya? Mohon maaf kalau pernyataan dan pertanyaannya salah. Terima kasih." (Kabayan , kabayan555@yahoo.com , Thu, 7 Apr 2005 22:47:04 +0100 (BST))

Baiklah saudara Kabayan di Monterey, California, Amerika.

Dari hasil pandangan Ahmad Sudirman kalau tidak salah lihat mang Kabayan sekarang sedang belajar di Naval Postgraduate School di Monterey, California. Tetapi, kalau pandangan Ahmad Sudirman ini salah, mohon dibetulkan.

Tentang yang ditanyakan saudara Kabayan: "Saya pernah mendengar bahwa di dalam community penganut agama Islam terdapat sekitar 73 golongan dan hanya satu yang paling benar dan paling diridoi oleh Tuhan. Apakah ini benar? Kalau benar, golongan yang mana yang paling benar tersebut? dan penjelasan logikanya bagaimana? Kalau salah, begaimana sebenarnya?"

Nah, itu dasar dalil naqli dari apa yang ditanyakan saudara Kabayan adalah sebagaimana yang telah digariskan oleh Rasulullah saw dalam sabdanya: "Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya, umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 akan masuk neraka. Para sahabat bertanya: "Siapa golongan yang selamat ya Rasulullah? Rasulullah menjawab: "Al-Jama'ah". Diriwayatkan oleh Abu Huroirah, Rasulullah saw bersabda: "Orang-orang Yahudi terbagi dalam 71 golongan atau 72 golongan dan Nasranipun demikian. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan." (Tirmidzi 2564, Kitab Ul-Imaan). Dan dasal aqlinya sebagaimana yang ada dalam kitab sharh dari Tirmidzi, Imam Ahwazi berkata: "Penjelasan dari hadits ini, bahwa hadits ini berasal dari Abdullah bin Amru, bahwa semua dari golongan itu masuk neraka dan satu golongan yang masuk surga dan satu golongan ini adalah yang mengikuti Rasulullah saw. Golongan yang selamat itu adalah Ahlu Sunnah Wal Jama'ah."

Sekarang, sebelum memberikan jawabannya, disini perlu ditampilkan dasar naqli lainnya untuk dijadikan dasar acuan dalam mengambil kesimpulan dan jalan keluarnya.

Diantara dasar naqli lainnya adalah sebagaimana yang di Firmankan Allah SWT:

"Wa inna hadihi ummatukum ummatan wahidahtan wa ana rabbukum fattaquun"(Dan sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan aku adalah Tuhanmu, maka bertaqwalah kepada-Ku) (QS Al Mu'minun, 23: 52).

"Inna hadihi ummatukum ummatan wahidahtan wa ana rabbukum fa'buduun"(Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku) (QS An Anbiya, 21: 92).

"Fataqaththa'uu amrahum bainahum zuburan kullu hizbin bima ladaihiim farihuun" (Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing))." (QS, Al Mu'minun, 23: 53).

Nah sekarang, untuk memperkuat apa yang disabdakan Rasulullah saw diatas, Allah SWT telah memberikan keterangan dalam Firman-Nya bahwa memang benar itu para pengikut Rasul menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Dan orang-orang yang ada dalam pecahan tersebut merasa bangga dengan apa yang ada dalam kelompok atau golongannya itu.

Kemudian, Rasulullah saw memperincinya bahwa pecahan itu untuk umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, dimana hanya satu golongan yang selamat, yang lainnya masuk neraka. Dimana golongan yang selamat itu adalah golongan yang masuk kedalam Al-Jama'ah.

Sekarang, siapakah itu yang dinamakan golongan Al-Jama'ah ini ?

Kalau melihat kepada dasar nash sebagai dalil aqlinya terlihat sebagaimana yang di Firmankan Allah SWT:

"watakun minkum ummatun yad'uuna ilal khairi wa yamuruuna bil ma'ruuf wa yanhauuna 'anil munkar wa ulaaika humul muflihuun" (Dan hendaklah ada diantara kamu seglongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.) (QS. Ali Imran, 3: 104)

Sekarang telah terjawab bahwa Al-Jama'ah ini adalah segolongan umat "yad'uuna ilal khairi wa yamuruuna bil ma'ruuf wa yanhauuna 'anil munkar" (yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar.)

Kemudian "yad'uuna ilal khairi" ini adalah menyeru kepada agama tauhid. Untuk menyeru kepada agama tauhid ini adalah harus berdasarkan pada apa yang diturunkan Allah SWT yang yang dicontohkan Rasulullah saw.

Dan dalam upaya untuk menyeru kepada agama tauhid ini jangan masing-masing para anggota golongan ini merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka. Mengapa ?

Karena kalau merasa bangga, benar sendiri, lurus sendiri, "kullu hizbim bima ladaihim farihun" (Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka) (QS, Al Mu'minun, 23: 53), maka umat akan tetap dan terus bercerai berai, "ladzina tafarrakuu wahtalafuu" (orang-orang yang bercerai berai dan berselisih) (QS. Ali Imran, 3: 105)

Jadi logikanya, mengapa hanya satu golongan yang selamat yang dinamakan Al Jamaah ? Karena agama yang diturunkan Allah SWT adalah agama tauhid yang meng Esa-kan Allah SWT, maka yang selamat adalah mereka yang mengikuti dan menyeru kepada khairi yaitu kepada agama tauhid.

Sebaliknya, karena agama yang diturunkan Allah SWT adalah agama tauhid yang meng Esa-kan Allah SWT, maka yang tidak selamat dan akan masuk neraka adalah mereka yang tidak menyeru dan tidak mengikuti kepada khairi yaitu kepada agama tauhid.

Nah, berapa banyak golongan umat Rasulullah saw yang tidak menyeru dan tidak mengikuti kepada khairi yaitu kepada agama tauhid ? Berdasarkan hadits Rasulullah saw diatas jumlahnya 72 golongan.

Adapun berapa banyak golongan umat Rasulullah saw yang menyeru dan mengikuti kepada khairi yaitu kepada agama tauhid ? Berdasarkan hadits Rasulullah saw diatas jumlahnya 1 golongan.

Nah, siapa golongan yang satu ini yang ada sekarang ? Jawabannya adalah golongan umat "yad'uuna ilal khairi wa yamuruuna bil ma'ruuf wa yanhauuna 'anil munkar" (yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar serta tidak melakukan "tafarrakuu wahtalafuu" (perceraian dan perselisihan)

Dan bagi setiap muslim yang mukmin dipersilahkan untuk bertanya kepada diri masing-masing, apakah masuk kedalam golongan Al Jamaah atau tidak berdasarkan dari apa yang Ahmad Sudirman jelaskan diatas.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Thu, 7 Apr 2005 22:47:04 +0100 (BST)
From: kabayan kabayan kabayan555@yahoo.com
Subject: Re: JOHAN, ITU PENGIKUT WAHHABI ATAU SALAFI SAUDI DI NEGARA SEKULER RI COBA TUTUPI SYEIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB
To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Salam,

Yth. Pak Ahmad Sudirman.
Saya mau bertanya. Saya pernah mendengar bahwa di dalam community penganut agama Islam terdapat sekitar 73 golongan dan hanya satu yang paling benar dan paling diridoi oleh Tuhan. Apakah ini benar? Kalau benar, golongan yang mana yang paling benar tersebut? dan penjelasan logikanya bagaimana? Kalau salah, begaimana sebenarnya?

Mohon maaf kalau pernyataan dan pertanyaannya salah. Terima kasih.

Wassalam,

Kabayan

kabayan555@yahoo.com
Monterey, California, US
----------