Stockholm, 10 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

FADLY SUHERI BERTANYA TENTANG ZA MAULANI & TSUNAMI HASIL UJI COBA NUKLIR AS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

FADLY SUHERI DARI DEPOK, JAWA BARAT BERTANYA TENTANG ZA MAULANI & TSUNAMI HASIL UJI COBA NUKLIR AS

"Ustad Ahmad yang mulia saya mau nanyak apa ZA Maulani ada di tugaskan ke Aceh. Benarkah statemen orang-orang MMI atau FPI bahwa bencana tsunami tahun lalu merupakan hasil uji coba senjata nuklir Amerika Serikat dan adanya kegiatan Kristenisasi di Acheh paska tsunami" (Fadly Suheri , fadly_mtg@yahoo.com , Sat, 9 Apr 2005 15:11:42 -0700 (PDT))

Baiklah saudara Fadly Suheri Depok, Jawa Barat, Indonesia.

Setelah beberapa kali Ahmad Sudirman memberikan jawaban atas pertanyaan saudara Risyad Aneuk Acheh dari Depok, Jawa Barat, kemudian pagi ini muncul pertanyaan dari saudara Fadly Suheri juga dari Depok, Jawa Barat, Indonesia, dengan cara dan model bertanyanya hampir mirip saudara Risyad Aneuk Acheh ?

Yang menjadi pertanyaan Ahmad Sudirman adalah apakah saudara Fadly Suheri sama dan sebangun dengan saudara Risyad Aneuk Acheh ?

Tetapi tentu saja pertanyaan Ahmad Sudirman ini tidak penting, lagi pula Ahmad Sudirman tidak menganggap penting apakah saudara Fadly Suheri itu adalah Risyad Aneuk Acheh atau bukan. Yang penting bagi Ahmad Sudirman adalah isi dari apa yang ditampilkan dan dituliskan oleh saudara Fadly Suheri atau saudara Risyad Aneuk Acheh.

Menyinggung pertanyaan saudara Fadly: "apa ZA Maulani ada di tugaskan ke Aceh ?"

Itu mantan Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara Letjen (Purn) Zaini Azhar Maulani yang meninggal pada hari Selasa, 5 April 2005 pukul 16.20 di RSPAD Gatot Soebroto setelah dirawat 3 minggu di ruang intensive care unit akibat penyakit kanker paru-paru dan diabetes.

Memang itu Letjen (Purn) Zaini Azhar Maulani yang diangkat oleh Presiden BJ Habibie sebagai Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara pada tanggal 16 September 1998 menggantikan Letjen Muthojib. Dimana Letjen (Purn) Zaini Azhar Maulani adalah lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1961, pernah menjadi Komandan Peleton, Kompi I, Yon 145/Sriwijaya, kemudian menjadi Atase Militer RI di London, lalu menjadi Pangdam VI/Tanjungpura pada tahun 1988, dan menjadi Sekjen Departemen Transmigrasi tahun 1991.

Tentu saja sebagai Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara Letjen (Purn) Zaini Azhar Maulani, itu info tentang konflik Acheh sudah ada disakunya. Hanya kalau Ahmad Sudirman meneliti lebih dalam mengenai info yang ada di saku mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani ini adalah sama seperti info yang dimiliki oleh mbah Soekarno dan para penerusnya, yaitu hanya menyembunyikan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang penelanan, penganeksasian, pendudukan dan penjajahan di Acheh.

Malahan ada pemikiran dan info yang dimiliki oleh mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani tentang konflik Acheh ini adalah info yang benar-benar salah kaprah dan menyesatkan. Dimana info tentang konflik Acheh yang salah kaprah yang dimiliki oleh mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani adalah konflik Acheh yang didasarkan pada "Damai adalah hak bangsa Aceh. Hanya jaringan pedagang ganja yang tidak ingin Aceh damai. Mereka punya kepentingan untuk membuat Acheh rusuh, agar bisnis mereka tertutupi. Jangan dikira kelompok pedagang ganja Aceh itu tidak ada. Justru jumlah mereka sangat besar. Pihak lain yang tak ingin Aceh damai, dan lepas dari Republik Indonesia adalah kelompok eksternal, yakni negara-negara barat seperti Amerika dan sekutunya. Mereka selalu berusaha untuk ikut campur dalam setiap upaya damai yang ditempuh pemerintah" (Mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani, http://beritapolitik.150m.com/skenario/Hankam/Lapangan/R_Merdeka_20_5_2003_hal_1.htm )

Nah dari apa yang dilontarkan oleh mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani tentang Acheh ini adalah salah besar dan menyesatkan. Mengapa ?

Karena, Kabakin Zaini Azhar Maulani tidak menampilkan akar utama penyebab timbulnya konflik Acheh, yaitu akibat penelanan, pencaplokan, pendudukan dan penjajahan RIS dan RI-Soekarno yang dilakukan pada tanggal 14 Agustus 1950 melalui PP RIS No.21/1950 dan Perppu No. 5/1950 yang dibuat secara sepihak oleh Soekarno cs. Itulah cara aneksasi Acheh kedalam RIS dan RI yang dilakukan oleh Soekarno cs.

Mana fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum ini dijadikan patokan dan sandaran oleh mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani ? Karena memang itu mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani mau tetap menduduki dan menjajah Acheh.

Jadi itu data info tentang ganja dan adanya kelompok eksternal, seperti Amerika dan Sekutunya adalah data info yang salah kaprah dan menyesatkan bagi rakyat Acheh khususnya dan rakyat di RI pada umumnya.

Karena itu Ahmad Sudirman melihat kepada apa yang dilontarkan oleh mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani tentang Acheh ini adalah benar-benar salah kaprah dan memutar balikkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang dianeksasinya Acheh kedalam tubuh RIS yang seterusnya dimasukka kedalam RI Negara Bagian RIS yang selanjutnya melebur menjadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950.

Dan Ahmad Sudirman yakin bahwa itu pihak mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani cs kalau sekarang BIN-nya Syamsir Siregar tidak memiliki fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Acheh masuk kedalam RI, sebagaimana Amerika memiliki fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Hawai masuk kedalam Union AS pada 7 November 1950 melalui referendum di Hawai. Begitu juga Canada memiliki fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalitas Quebeq masuk Canada melalui referendum di Quebeq pada tahun 1976.

Jadi, itu pihak mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani cs memang benar-benar menyesatkan seluruh rakyat di Acheh dan di RI dengan info keroposnya tentang konflik Acheh ini, sehingga sebagian besar rakyat di RI tertipu oleh adanya info menyesatkan dari pihak mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani dengan Bakin-nya atau kalau sekarang dengan BIN-nya Syamsir Siregar.

Selanjutnya Fadly Suheri menanyakan: "Benarkah statemen orang-orang MMI atau FPI bahwa bencana tsunami tahun lalu merupakan hasil uji coba senjata nuklir Amerika Serikat ?"

Kalau hanya sekedar analisa, ya boleh saja, tetapi fakta dan buktinya tidak ada. Yang jepas dan pasti timbulnya tsunami di Acheh 26 Desember 2004 itu berdasarkan pada para akhli geologi dan meteorologi adalah karena disebabkan oleh meledaknya simpanan tenaga dahsyat yang berupa magma dari dalam kerak bumi India yang berada dibawah dasar samudra India dan menerjang jalur Sunda pemisah kerak bumi India dan kerak bumi Burma, lalu masuk kebawah kerak bumi Burma, dan menyebabkan kerak bumi Burma pecah, dimana bagian pecahan kerak bumi Burma meluncur kedalam sedalam 10 km sehingga menimbulkan gempa tektonik yang berkekuatan 9.0 pada Skala Richter yang berpusat di 3,298 lintang utara dan 95,779 bujur timur, terletak 250 km sebelah tenggara Banda Acheh dan menimbulkan gelombang tsunami yang menghantam perairan Sri Lanka, India, Thailand, Malaysia, Burma, Somalia, Acheh, Maldives.

Terakhir saudara Fadly Suheri menyinggung: "adanya kegiatan Kristenisasi di Acheh paska tsunami"

Dalam hal kegiatan kristenisasi oleh orang asing terhadap orang muslim Acheh di Acheh sesudah atau paska tsunami, yaitu setelah 26 Desember 2004 sampai detik sekarang tidak ada fakta dan buktinya. Memang kalau hanya cerita yang dimuat dalam media massa ada disinggung seperti cerita tentang World Help dari Amerika yang dihebohkan membawa 300 anak yatim Acheh korban tsunami untuk dididik sebagai seorang kristen dan suatu saat kembali lagi ke Acheh bisa memurtadkan rakyat muslim Acheh. Tetapi setelah Ahmad Sudirman selidiki itu cerita hanyalah isapan jempol saja. Dimana masalah ini telah ditulis dalam tulisan "Bimo Tejokusumo tertipu oleh penjajah RI yang menyesatkan umat Islam Acheh dengan UU No.18/2001" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/050326b.htm )

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Sat, 9 Apr 2005 15:11:42 -0700 (PDT)
From: Fadly Suheri fadly_mtg@yahoo.com
Subject: Z A Maulani
To: ahmad@dataphone.se

Assalamualaikum wr. wb.

Ustad Ahmad yang mulia saya mau nanyak apa ZA Maulani ada di tugaskan ke Aceh.Benarkah statemen orang-orang MMI atau FPI bahwa bencana tsunami tahun lalu merupakan hasil uji coba senjata nuklir Amerika Serikat dan adanya kegiatan Kristenisasi di Acheh paska tsunami. Hanya itu sahaja pertanyaan dari saya mohon di maafkan bilamana terdapat kesilapan.

Wassalam

Fadly Suheri

fadly_mtg@yahoo.com
Depok, Jawa barat, Indones
----------