Stockholm, 14 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KABAYAN, ITU TALI PERSATUAN: AQIDAH, HORMATI KEPERCAYAAN LAIN & SEMUA PERKARA DIKEMBALIKAN PADA ALLAH & RASUL-NYA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KABAYAN, ITU TALI PERSATUAN BUKAN BHINEKA TUNGGAL IKA MELAINKAN AQIDAH, MENGHORMATI KEPERCAYAAN ORANG LAIN & SEMUA PERKARA HARUS DIKEMBALIKAN PADA ALLAH & RASUL-NYA

"Mang Ahmad, ternyata benar bahwa kita ini tergolong-golong, dan terpecah-pecah. Buktinya, orang arab sendiri tidak kompak dalam masalah Palestina. Bagaimana kita bisa kompak kalau mereka yang konon paling dan lebih dekat sejarahnya dengan sejarah Islam saja tidak kompak, tidak bersatu padu. Jadi, sebenarnya apa sih menurut Mang Ahmad yang dapat mempersatukan umat Islam itu. Sebenarnya Kabayan sudah punya pemikiran untuk menyatukan umat Islam itu. Tapi nanti dulu, belum akan dikeluarkan, menunggu jurus Mang Ahmad dulu." (Kabayan , kabayan555@yahoo.com , Thu, 14 Apr 2005 01:03:00 +0100 (BST))

Baiklah mang Kabayan di Monterey, California, Amerika.

Kabayan, itu tidak menjadi satu jaminan bahwa karena orang Arab yang diturunkan Al Qur'an dalam bahasa Arab akan bersatu membela perjuangan Palestina dari pendudukan, aneksasi dan penjajahan Israel.

Itu persoalan politik, masyarakat, pemerintah, negara, agama, akan selalu menimbulkan perselisihan pendapat. Dan ini sudah dijelaskan Allah SWT: "Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat" (QS Hud, 11: 118).

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan." (QS Nahl, 16: 93).

"Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong." (QS Asy Syura, 42: 8).

Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku." (QS Al Anbiya, 21: 92).

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Al Maa'idah, 5: 50).

"Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia[430]. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (QS Al Maa'idah, 5: 67)

Nah, kalau dipelajari dan didalami dari apa yang di Firmankan Allah SWT tersebut diatas, maka akan ditemukan bahwa memang manusia itu senantiasa berselisih pendapat. Tidak peduli, apakah itu orang Arab, orang Eropa, orang Asia, orang Afrika, orang Australia. Itu mereka akan selalu berselisih pendapat. Dan perselisihan pendapat ini menjadikan mereka berkelompok-kelompok, berbangsa-bangsa, bernegara-negara.

Jadi, persoalan perselisihan pendapat diantara umat manusia ini memang telah di terangkan Allah SWT. Kita tidak perlu heran dan terkejut. Kalau itu orang-orang Arab tidak bersatu dalam menghadap Israel dalam hal konflik Palestina.

Hanya tentu saja, kalau mau berusaha menuju kearah persatuan umat, maka harus mengacu kepada apa yang telah diturunkan Allah SWT dan dicontohkan Rasulullah saw.

Misalnya, seperti yang di Firmankan Allah SWT diatas: "Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia[430]. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (QS Al Maa'idah, 5: 67). "Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Al Maa'idah, 5: 50).

Nah, dengan menggali apa yang di Firmankan Allah SWT tersebut, maka akan ditemukan bahwa amanat Allah SWT, yaitu semua perintah-perintah-Nya yang tertuang dalam Al Qur'an adalah merupakan petunjuk dari Allah SWT. Dan hukum-hukum yang diturunkan Allah SWT adalah hukum-hukum untuk dijadikan sebagai acuan dalam bermasyarakat, berpemerintahan dan bernegara. Jangan mengambil mengacu kepada hukum selain hukum yang diturunkan Allah SWT. Kalau memang kita mahu dimasukkan dan digolongkan kepada orang yang yakin kepada Allah SWT.

Kemudian, kalau mencontoh kepada apa yang dicontohkan Rasulullah saw dalam membangun negara, pemerintahan, maka akan ditemukan dalam konstitusi atau undang undang dasar daulah Islamiyah pertama yang dibangun Rasulullah saw telah dicantumkan dan dituliskan bahwa orang-orang yang beriman dan memeluk Islam dari Quraisy (muhajirin) dan Yatsrib (anshar), dan orang-orang yang mengikuti mereka, mempersatukan diri dan berjuang bersama mereka. Apabila terjadi suatu peristiwa di antara mereka atau terjadi pertengkaran, harus segera dilaporkan dan diserahkan penyelesaiannya menurut hukum Allah SWT dan kebijaksanaan Rasulullah saw

Nah sekarang, apa yang dijadikan dasar tali pengikat persatuan menurut Rasulullah saw ?
Dasar yang dijadikan tali ikatan persatuan menurut Rasulullah saw adalah aqidah atau keyakinan dengan menghormati keyakinan dan kepercayaan orang lain, dan segala sesuatu masalah harus dikembalikan kepada hukum Allah SWT dan kebijaksanaan Rasulullah saw.

Jadi, dengan dasar tali ikatan aqidah atau keyakinan, dan menghormati keyakinan dan agama orang lain, serta mengacu kepada apa yang diturunkan Allah SWT dan dicontohkan Rasulullah saw inilah yang dijadikan sebagai ukuran untuk melakukan usaha penyatuan umat.

Dan memang terbukti, umat Islam bisa menggalang diri mereka dalam bangunan daulah atau negara atau khilafah Islamiyah dalam kurun waktu lebih dari 1300 tahun, yaitu dari tahun 622 M sampai tahun 1924 M.

Inilah, contoh Rasulullah saw, bagaimana untuk menyatukan umat Islam. Dan cara Rasulullah saw inilah yang harus dijadikan acuan dalam usaha menyatukan umat Islam.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Thu, 14 Apr 2005 01:03:00 +0100 (BST)
From: kabayan kabayan kabayan555@yahoo.com
Subject: Re: MUBA DIJON, ITU ACHEH DIANEKSASI DAN DIDUDUKI OLEH RI SEDANGKAN PALESTINA OLEH ISRAEL
To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Basmalah 3x, salam.

Mang Ahmad,
Seperti jurus-jurus yang Mang Ahmad Pakai untuk melawan jurus-jurus yang lain, Kabayan juga punya jurus sendiri. Namun, pada dasarnya, seperti yang Kabayan kemukakan terdahulu, adalah untuk menggali pengetahuan yang ada dibalik pertanyaan2 dan pernyataan2 Kabayan tersebut.

Dengan demikian, paling tidak, Kabayan bisa lebih mengerti dan memahami seberapa jauh kualitas perbedaan dari suatu pemahaman terhadap suatu subject. Kalau Mang Ahmad mau benci, marah, pusing, gemes, mangkel, seneng, atau kangen sama Kabayan, itu terserah Mang Ahmad. Yang penting Kabayan dapat tambahan pengetahuan. That's all.

Nah, Mang Ahmad, ternyata benar bahwa kita ini tergolong-golong, dan terpecah-pecah. Buktinya, orang arab sendiri tidak kompak dalam masalah Palestina. Bagaimana kita bisa kompak kalau mereka yang konon paling dan lebih dekat sejarahnya dengan sejarah Islam saja tidak kompak, tidak bersatu padu.

Jadi, sebenarnya apa sih menurut Mang Ahmad yang dapat mempersatukan umat Islam itu. Sebenarnya Kabayan sudah punya pemikiran untuk menyatukan umat Islam itu. Tapi nanti dulu, belum akan dikeluarkan, menunggu jurus Mang Ahmad dulu.

Terima kasih, Mang.

Hamdalah, wassalam.

Kabayan.

kabayan555@yahoo.com
Monterey , California , US
----------