Stockholm, 15 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

FADLY BERTANYA TENTANG DAMIEN KINGSBURY DAN PENGUBURAN MASAL KORBAN TSUNAMI DI ACHEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

FADLY SUHERI DI DEPOK BERTANYA TENTANG DAMIEN KINGSBURY DAN PENGUBURAN MASAL KORBAN TSUNAMI DI ACHEH

"Pak Ahmad yang mulia saya mau bertanya beberapa soalan diantaranya mengapa orang Australia (Damien) diangkat menjadi penasehat ASNLF lalu seberapa jauh keterlibatannya dalam ASNLF. Bagaimana pandangan Pak Ahmad mengenai korban tsunami yang dikubur massal, sahkah fardu kifayah yang demikian?" (Fadly Suheri , fadly_mtg@yahoo.com , Thu, 14 Apr 2005 14:43:36 -0700 (PDT))

Baiklah saudara Fadly Suheri di Depok, Jawa Barat, Indonesia

Tentang Damien Kingsbury memang ia telah dikenal dikalangan internasional, terutama dalam hal hubungan internasional, perkembangan politik dan militer di negara-negara ketiga seperti di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Dimana Damien Kingsbury juga sebagai pembimbing mahasiswa dan militer di CDSS (Centre for Defence and Strategic Studies) di Canberra, Australia. Dan Damien Kingsbury telah menempuh pendidikan di Universitas Monash dan Universitas Columbia serta meraih PhD-nya dari Universitas Monash.

Sekarang Damien Kingsbury menjabat sebagai dosen senior di Universitas Deakin, Melbourne, Australia, dan juga menjabat sebagai Direktur untuk program MICD (Masters in International and Community Development)

Adapun tentang buku-buku yang ditulis oleh Damien Kingsbury diantaranya "Key Issues in Development" (Palgrave, London 2004), "Power Politics and the Indonesian Military" (RoutledgeCurzon, London 2003), "Autonomy and Disintegration in Indonesia" (RoutledgeCurzon, London 2002), "The Politics of Indonesia", 3rd edition (2005, Oxford, 1st edition 1998, 2nd edition 2002), "South-East Asia: A political Profile" (2001, Oxford, 2nd edition 2005), "'Violenece in between: Secuity Issues in Archpelagic Southeast Asia" (Monash University Press 2005), "Indonesia: The Uncertain Transition" (2001, Crawford House), "Guns and ballot Boxes: East Timor's Vote for Independence" (2000, MAI), "Reformasi: Crisis and Change in Indonesia" (1999, MAI) dan "Culture and Politics: Australian Journalism on Indonesia 1973-1993" (1996 CSAAR).

Juga Damien Kingsbury secara beruntun menulis di surat kabar The Jakarta Post dan Al Ahram di Cairo, surat kabar di Australia, Radio Netherlands, Radio Singapura Internasional, The Times Higher Education Supplement, Majalah Time, AP, Reuters, The Age, SBS TV, radio ABC, Voice of America, BBC World Service.

Tentang Indonesia, Damien Kingsbury pernah mendalami masalah perkembangan politik Indonesia, TNI, otonomi, Timor Timur dan Acheh. Banyak tulisan Damien Kingsbury yang menyorot tentang Acheh ini, terutama dilihat dari sudut militer.

Karena keakhlian Damien Kingsbury dalam hal Indonesia, TNI, Timor Timur dan Acheh inilah yang mendorong Damien Kingsbury untuk ikut memberikan bantuan dalam upaya penyelesaian konflik di Acheh ini.

Dimana Damien Kingsbury banyak menyorot masalah kehadiran TNI di Acheh, dan TNI inilah yang menciptakan generasi baru TNA. Oleh sebab itu TNI inilah yang harus ditarik dari Acheh agar supaya rakyat sipil Acheh merasakan hidup aman di Acheh. Begitu juga Damien Kingsbury tidak setuju dengan otonomi, karena otonomi ini hanya menciptakan status quo saja. Oleh karena itu perlu dicarikan solusi lain, misalnya self-government.

Dari pihak ASNLF karena melihat keakhlian Damien Kingsbury dalam hal perkembangan politik dan militer di Indonesia, juga masalah Acheh, maka pihak ASNLF meminta Damien Kingsbury sebagai penasehat politik, terutama dalam masa perundingan ASNLF-RI di Finlandia. Karena status Damien Kingsbury hanya sebagai penasehat politik ASNLF, ia tidak dimasukkan kedalam tim juru runding ASNLF di Helsinki Finlandia ini.

Memang pada awalnya, pihak RI, terutama Widodo Adi Sutjipto sangat menentang kehadiran penasehat asing Damien Kingsbury untuk ASNLF dalam perundingan ASNLF-RI ini. Tetapi, pihak mantan Presiden Martti Ahtisaari menyatakan bahwa masing-masing pihak bebas memilih siapa yang akan menjadi anggota juru runding dan siapa yang akan diangkat sebagai penasehatnya. Dengan adanya jawaban dari pihak Martti Ahtisaari ini, akhirnya pihak juru runding RI bisa menerimanya. Bahkan sebelum perundingan putaran ke-3 ini, Damien Kingsbury datang ke Jakarta, 22 Maret 2005 dan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Hamid Awaluddin.

Selanjutnya saudara Fadly Suheri menanyakan: "Bagaimana pandangan Pak Ahmad mengenai korban tsunami yang dikubur massal, sahkah fardu kifayah yang demikian?"

Dalam Islam merupakan fardhu kipayah untuk memandikan, mengapankan, menshalatkan, dan menguburkan mayat. Dan 4 cara itulah yang merupakan wajib untuk dilakukan apabila ada orang Islam meningggal dunia.

Tetapi, kalau dalam keadaan darurat, seperti ketika terjadi tsunami 26 Desember 2004 dengan ratusan ribu korban meninggal, dan puluhan ribu mayat-mayat harus dikuburkan dalam waktu singkat, maka dalam keadaan yang demikian, penguburan mayat yang puluhan ribu itu dimasukkan kedalam keadaan darurat. Karena itu penguburan mayat ini tidak dilakukan seperti biasanya, seperti dimandikan, dikafankan, dishalatkan, dan baru dimakamkan. Dan ini merupakan hasil fatwa. Di Acheh telah dinyatakan oleh ulama-ulama yang mengeluarkan fatwa bahwa karena keadaan darurat dan puluhan ribu mayat masih belum dikuburkan, maka diperkenankan untuk pengurusan jenazah di Acheh itu tanpa dilakukan seperti biasanya.

Jadi, penguburan mayat secara masal tidak seperti biasanya dengan cara dimandikan, dikafankan, dishalatkan, dan baru dimakamkan, itu dibenarkan dan dibolehkan, karena dalam keadaan darurat, dan sah.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Thu, 14 Apr 2005 14:43:36 -0700 (PDT)
From: Fadly Suheri fadly_mtg@yahoo.com
Subject: australia dan acheh
To: ahmad@dataphone.se

Assalamualaikum wr wb.
Pak Ahmad yang mulia saya mau bertanya beberapa soalan diantaranya mengapa orang Australia (Damien) diangkat menjadi penasehat ASNLF lalu seberapa jauh keterlibatannya dalam ASNLF. Bagaimana pandangan Pak Ahmad mengenai korban tsunami yang dikubur massal, sahkah fardu kifayah yang demikian?

Wassalam

Fadly Suheri

fadly_mtg@yahoo.com
Depok, Jawa Barat, Indoneisa
----------