Stavanger, 24 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MALING TERIAK MALING
Omar Puteh
Stavanger - NORWEGIA.

 

NIZAR WIN SI KECOA JAKARTO YANG TIDAK ADA ADAB SOPAN SANTUN & SOFYAN ALI YANG MALING TERIAK MALING

Kalau yang masuk hadir ke majelis diskusi Ustadz Ahmad Sudirman, dengan menyamarkan dirinya sebagai Sofyan Ali, sesuatu yang menggelikan, karena nama ini sekarang cukup dikenal oleh bangsa Acheh sebagai diantara pengkhianat rank tertinggi di Acheh.

Tetapi kalau benar memang si Sofyan Ali, si Anjing Jawa Chauvinis, si Anjing Belanda Hitam itu, okelah dan pantaslah seperti itu, seperti si Maling teriak maling !

Ustadz Ahmad Sudirman, sebagai seorang pengelola mimbar bebas ini, sudah pasti tidak semudah itu menjadi marah dan melatahkan dirinya, kecuali mengembalikan lemparan mereka balik saja, walaupun mereka masih mengatakan kepada beliau si sunda anjing dsb.nya, dsb.nya. itulah si Anjing teriak anjing !

Mengapakah mereka jenis si Sofyan Ali itu, tidak mengatakan kepada Algojo Endang Suwarya itu, si sunda anjing itu, yang menyembelih bangsa Acheh lebih 20.000 jiwa selama dua tahun ini, dari 19 Mei 2002 - hari ini, sebagai sunda anjing ?

Dulu banyak orang termasuk Kolonel (Laut) Ditya Soedarsono, Komandan Satgas NAD, si kecoa dari Jerman, menuduh Ustadz Ahmad Sudirman itu sebagai Jawa, yang tidak tahu diri dan sebagainya, dan sebagainya, namun beliau tetap tidak marah. Karena beliau sememangnya bukan Jawa tetapi Sunda, apalagi sejarah telah menjelaskan bahwa Sunda bukan Jawa atau Sunda bukan Jawa !

Bangsa Melayu Sunda, tidak akan melupakan sebuah peristiwa tragis: Hayam Wuruk (Ayam Vuruk) raja Jawa Majapahit dan centengnya Gajah Mada yang menyembelih Raja Pajajaran dan seluruh keluarganya, sebagai balas dendam atas kekalahan tentara Jawa Majapahit dipukul mundur oleh tentara Sunda Siliwangi, dalam sebuah peperangan besar.

Saya pribadi, telah meyakinkan diri saya dan mengatakan kepada hati kecil saya ini bahwa mungkin saja Ustadz Ahmad Sudirman ini, datang dari salasilah Fathahilah, Wali Songo yang sangat dihormati oleh bangsa Jawa itu, yang kemudian bergelar Sunan Gunung Jati, yang anak beliau Sultan Hasanuddin menjadi Raja Sunda dan cucu beliau Sultan Yusuf, pula menjadi Raja Banten.

Ataupun berkemungkin saja Ustadz Ahmad Sudirman berasal dari sebuah keluarga asal Garot Pidie, yang berpindah ke Jawa Barat ketika Jawa Barat, berada dalam wilayah integrasi status quo ante bellum Negara Acheh, sebagaimana sebuah cerita rakyat, yang kononnya telah mengkisahkan warga Garut Sunda di Jawa Barat, berasal dari warga Garot Pidie di Acheh Sumatra ?

Apapun cerita rakyat itu, bagi saya Ustadz Ahmad Sudirman, adalah anak Acheh ! Anak Garot Pidie, kampung dimana ramai keluarga-sanak family Tengku Hasan di Tiro bermukim. Dan insya Allah, kalau Acheh merdeka esok, saya akan merekomendasikan beliau, biar menjadi sebagai Mahaguru: Sejarah Ketatanegaraan Indonesia Jawa, di Mount Halimon University. Bagaimana pendapat anda? Ayoh komentari di mimbar bebas ini.

Lantas diketahui banyak nama-nama lain yang datang kemimbar ini, walaupun telah di dimake up-kan dengan Sari Ayu, yah tetap mudah dikenal, karena gaya seni sapuan polesan mereka jelas dan mudah dikenal, yang dilakukan oleh tangan-tangan dari sanggar yang sama. Bisa saja mereka menempa e-mail dari Amerika, dari Australia, dari Perancis, dari Jakarta ataupun dari Singapura katakan lagi dari Swedia ataupun dari Norwegia, kemudian mereka minta dikirimi kunci inggerisnya. Mungkin akan ada pula email mereka si kacung Susilo Bambang Yudhoyono, datangnya dari Kutub Utara ?

Biasa, biasa dan biasa, si Jono sampai di Inggeris namanya bertukar menjadi si Jhon tetapi jika masuk ke Sumatra pula menjadi Johan, seperti Lantoro, menjadi Lantara, Nizar Win menjadi Kecoa jakarto, masuk Singapura dia menamakan dirinya Kecoa singoporo.

Nizar Win, siapa tidak kenal Nizar Win si Kecoa jakarto itu, yang tidak ada adab sopan santun, yang keluar - masuk mimbar bebas ini, seperti tingkah anak ikan hiyu !

Wassalam

Omar Puteh

om_puteh@hotmail.com
om_puteh@yahoo.com
Norway
----------