Stockholm, 28 April 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

DHARMINTA WARTAWAN JAWA POS YANG DITARIK HIDUNGNYA OLEH YUDHOYONO & DJOKO SANTOSO
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KELIHATAN DENGAN JELAS ITU MATIUS DHARMINTA WARTAWAN JAWA POS SAMBIL CENGAR-CENGIR HIDUNGNYA DITARIK OLEH YUDHOYONO & DJOKO SANTOSO

"Berpicara soal wanita / prempuan dan masalahnya, terutama masalah seks dan perkosaan, kelihatanya bung A.Sudirman sangat pasih dan berpengalaman, mulai dari menjebak korban sampai tatacara ngelabui, ningga peralatan apa yang harus digunakan sampai obat-obatan yang bisa bembuat korban klenger hingga mudah diperkosa untuk pelampiasan napsu birahinya. Rupanya udah sering di praktekan ya bung ?" (Matius Dharminta , mr_dharminta@yahoo.com , Wed, 27 Apr 2005 21:23:14 -0700 (PDT))

Baiklah Matius Dharminta di Jakarta, Indonesia.

Karena Matius Dharminta wartawan Jawa Pos yang cengar-cengir dan hidungnya ditarik mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan mas Djoko Santoso orang Jawa ini, memang tidak mempunyai kekuatan dasar fakta, bukti, sejarah dan hukum yang kuat yang bisa membuktikan legalitas Acheh masuk dalam sangkar RI dibawah mbah Soekarno, ditambah dengan kelakuan para algojo TNI/Polri termasuk para penjaga di LP Tapak Tuan, Acheh Selatan yang melakukan kejahatan biadab tindak pidana perkosaan terhadap wanita muslimah Acheh keluarga ASNLF/GAM dan TNA, maka untuk mencoba menutupi kejahatan para algojo TNI/Polri di Acheh itu ditulislah beberapa kalimat yang berbunyi: "Berpicara soal wanita / prempuan dan masalahnya, terutama masalah seks dan perkosaan, kelihatanya bung A.Sudirman sangat pasih dan berpengalaman, mulai dari menjebak korban sampai tatacara ngelabui, ningga peralatan apa yang harus digunakan sampai obat-obatan yang bisa bembuat korban klenger hingga mudah diperkosa untuk pelampiasan napsu birahinya. Rupanya udah sering di praktekan ya bung ?"

Nah, kan kelihatan, bagaimana itu hidungnya Matius Dharminta yang membawa-bawa nama Jawa Pos dalam internetnya ini telah ditarik sedemikian rupa oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Djoko Santoso dan Endang Suwarya untuk ditampilkan di mimbar bebas ini agar bisa memberikan tanggapan dengan harapan bisa dijadikan senjata untuk menghancurkan kekuatan perjuangan rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara sekuler burung garudan pancasila RI.

Coba saja perhatikan ketika Ahmad Sudirman melambungkan fakta dan bukti bahwa para penjaga Rutan Tapak Tuan di Acheh Selatan melakukan kejahatan biadab tindak pidana perkosaa terhadap para tahanan wanita muslimah Acheh dari keluarga ASNLF/GAM dan TNA tiap hari, siang malam, ternyata yang bisa dijadikan dasar argumentasi Matius Dharminta wartawan Jawa Pos ini untuk menyanggahnya hanya menulis: "kelihatanya bung A.Sudirman sangat pasih dan berpengalaman, mulai dari menjebak korban sampai tatacara ngelabui, ningga peralatan apa yang harus digunakan sampai obat-obatan yang bisa bembuat korban klenger hingga mudah diperkosa untuk pelampiasan napsu birahinya. Rupanya udah sering di praktekan ya bung ?"

Nah, coba perhatikan, sebenarnya kalau memang itu Dharminta adalah seorang wartawan yang memiliki jiwa kemanusiaan dan keagamaan, maka ketika Ahmad Sudirman melambungkan fakta dan bukti tentang kejahatan tindak pidana perkosaan yang dilakukan para penjaga Rutan Tapak Tuan terhadap wanita keluarga ASNLF/GAM dan TNA, bukan membalas dengan tulisan yang ngaco dan salah kaprah itu, melainkan seharusnya itu Dharminta langsung menilpon Kepala LP Tapak Tuan, menanyakan tentang kebenaran fakta dan bukti yang disodorkan Ahmad Sudirman ini, bukan menulis balik kalimat yang isinya ngaco dan gombal, membuat tertawaan saja.

Kalau begini caranya itu wartawan-wartawan di negara sekuler burung garuda pancasila RI dalam hal menerima fakta dan bukti tentang sesuatu kasus kejahatan tindak pidana yang dilakukan TNI/Polri di Acheh, maka wajar saja itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono, Djoko Santoso, Endang Suwarya terus saja petentengan di Acheh untuk terus menduduki dan menjajah Acheh, karena merasa didukung dan ditutupi kejahatannya di Acheh.

Dharminta, apapun yang kalian tampilkan di mimbar bebas ini, tujuan kalian hanyalah untuk terus menduduki dan menjajah Acheh. Dan tentu saja, karena memang kalian tidak mampu membuktikan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang legalisasi Acheh masuk kedalam RI, maka mana bisa dipercaya propaganda gombal dan murahan itu oleh rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara sekuler pancasila RI.

Dharminta, kalian wartawan gombal yang telah menjadikan otak kalian santapan empuk TNI dibawah mbah Endriartono Sutarto, mas Djoko Santoso, dan mang Endang Suwarya tukang jagal di Acheh yang sekarang sudah ikut ekor mas Djoko di Mabes TNI pusat Jakarta.

Matius Dharminta cengar-cengir, sambil ikut dibelakang ekor mbah Endriartono Sutarto, mas Djoko Santoso, dan mang Endang Suwarya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Wed, 27 Apr 2005 21:23:14 -0700 (PDT)
From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com
Subject: Re: PERKOSAAN TERHADAP WANITA KELUARGA ASNLF/GAM TIAP HARI DI RUTAN TAPAK TUAN, ACHEH SELATAN
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, Al Chaidar <alchaidar@yahoo.com>, zul@mucglobal.com, yahuwes@yahoo.com, yusrahabib21@hotmail.com, yuhe1st@yahoo.com, viery_fajri@yahoo.com, wpamungk@centrin.net.id, warzain@yahoo.com, wartadephan@dephan.go.id, waspada@waspada.co.id, universityofwarwick@yahoo.co.uk, teuku_mirza@hotmail.com, teuku_mirza2000@yahoo.com, teguhharjito@yahoo.com, trieng@netzero.net, tang_ce@yahoo.com, tgk_maat@yahoo.co.uk, tonisudibyo2001@yahoo.com

Berpicara soal wanita / prempuan dan masalahnya, terutama masalah seks dan perkosaan, kelihatanya bung A.Sudirman sangat pasih dan berpengalaman, mulai dari menjebak korban sampai tatacara ngelabui, ningga peralatan apa yang harus digunakan sampai obat-obatan yang bisa bembuat korban klenger hingga mudah diperkosa untuk pelampiasan napsu birahinya. Rupanya udah sering di praktekan ya bung ???.

Matius Dharminta

mr_dharminta@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------