Stockholm, 8 Mei 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TATI SETELAH MENGERAM SEBULAN LEBIH DIBAWAH KURSI MBAH YUDHOYONO, SEKARANG MULAI BERKOKOK LAGI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

TATI MAK COMBLANG SETELAH MENGERAM SEBULAN LEBIH DIBAWAH KURSI MBAH SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, SEKARANG MULAI BERKOKOK
LAGI

"Hellow, kang Ahmad asli Sunda ngaku bule Swedia ?! dah ya kita tutup layar cerita tentang ASNLF minta merdeka dan sejarah Aceh karangan anda finish ! Peace ! peace ! peace ! Perundingan terakhir dah usai, gak ada lagi perundingan ! yang ada runyam2-an (orang-orangnya dihabisi, bandel sih he he). Hasil perundingan dan jelas ! negara yang dibentuk ASNLF tetap khayalan ! terbukti ! di perundingan dijelaskan tetap dalam kerangka NKRI ! no merdeka, no referendum yes amnesti for elite2 pemimpi yang ada diluar negri khususnya Swedia buat dikuliti tiba disini ! Wih sereeeeemmm! Akang kok masih ngotot plus blingsetan gitu tetap juga ngomel bla bla bla ha ha. Culun deh ! Kaciiiaaaannn deh" (Tati , narastati@yahoo.com ,Sat, 7 May 2005 18:38:10 -0700 (PDT))

Baiklah Tati di Jakarta, Indonesia.

Membaca tanggapan Tati dari Jakarta yang sudah hampir sebulan lebih mengeram telur mpu Tantular dibawah kursi mbah Susilo Bambang Yudhoyono, seperti membaca cerita kunyam-kunyemnya mak comblang dari pinggir Ciliwung yang kebanjiran tiap tahunnya. Mengapa seperti cerita mak comblang ?

Karena persis itu cerita model mak coblang, cerita tentang mengadu-aduin mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan burung garuda dan sangkar NKRI-nya yang dibuat oleh mpu Tantular dari kerajaan Majapahit hindu dulu itu. Kemudian diulas-ules dengan cairan ampas perasan pancasila hasil perasan mbah Soekarno, lalu dihembusi dengan asap kemenyan hasil korak-korek dari UU No.18/2001, kemudian dikasih jampi-jampi yang berbunyi otonomi, seterusnya didengung-dengungkan Acheh, Acheh, Acheh, sambil ditiupkan ke muka Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono serta mas Djoko Santoso orang Jawa yang melongo, dibelakangnya duduk bersila Supiadin Yusuf Adi Saputra orang Sunda baru itu pengganti Endang Suwarya yang sudah ditarik kesudut meja markas AD di Jakarta sambil dinaikkan pangkatnya satu tingkat sebagai balas jasa membunuh ribuan rakyat muslim Acheh.

Tati mak comblang, kalau tidak tau tentang masalah konflik Acheh, lebih baik duduk saja terus mengeram dibawah kursi mbah Yudhoyono daripada berkokok tidak menentu, membuat telinga sakit mendengarnya.

Itu cerita masalah perundingan di Finlandia masih tetap berjalan, dan yang kelabakan adalah mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla. Mereka pusing tujuh keliling, mau maju sulit, mau mundur sulit, akhirnya putar-putar seperti orang kesurupan, tidak tau apa yang mau dibuat. Akhirnya mereka berdua teriak-teriak, Acheh, Acheh, Acheh, akhirnya engkau lepas juga. Sambil tangannya memegang-megang tali bhineka tunggal ika buatan mpu Tantular yang diikatkan ke kaki burung garuda dan mulut mereka berdua kunyam-kunyem melagukan lagu bengawan Solo, lagunya orang-orang leluhur mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan logat kental Jawa-nya membuat telinga hampir pecah selaput gendangnya karena saking buruk dan kerasnya tabuhan gendang Jawa-nya itu.

Tati mak comblang, kalau kata merdeka tidak muncul diatas meja perundingan di Finlandia, itu bukan berarti tuntutan kemerdekaan untuk negeri Acheh hilang, melainkan itu tetap mengalir dengan derasnya dibawah meja, yang setiap saat bisa muncul merendam dan membanjiri kota Betawi dengan ondel-ondel Jawa-nya.

Nah, itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla sudah kegirangan karena tidak mendengar bunyi kemerdekaan yang ditabuhkan diatas meja perundingan, sehingga itu Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla saking girangnya, lupa bahwa bahaya kemerdekaan Acheh masih terus mengancam perahu negara sekuler burung garuda pancasila RI.

Kemudian, soal kerangka sangkar burung NKRI, itu hanyalah dipakai dalam bentuk teknis perundingannya saja, agar supaya mbah Yudhoyono dan daeng Kalla terus berjingkrak-jingkrak, guna bisa bercerita kepada rakyat di negara burung garuda pancasila sekuler RI bahwa sangkar burung garuda NKRI tetap masih utuh, sehingga itu para anggota Komisi I DPR yang dikuasai oleh para keroconya mbak Mega tidak meronta-ronta seperti orang-orang yang hilang ingatan.

Seterusnya, soal amnesti yang ditawarkan oleh mbah Susilo Bambang Yudhoyono, itu hanyalah kueh apam yang isinya gula hitam pait karena dicampur ampas kelapa pancasila hasil perasan mbah Soekarno penipu licik. Jadi mana mau pihak ASNLF menyantap itu kueh apam made ini mbah Susilo Bambang Yudhoyono orang Jawa ini yang disodorkan diatas meja perundingan di Finlandia itu.

Selanjutnya, soal referendum inipun masih tetap menggelegar gerakannya disetiap dada-dada rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara sekuler burung garuda pancasila RI. Tetapi oleh mbah Susilo Bambang Yudhoyonmo dan daeng Jusuf Kalla disembunyikan, dan dihembus-hembuskan bahwa itu referendum tidak ada, agar supaya rakyat di negara sekuler burung garuda pancasila RI jadi tersenyum-senyum kegirangan mendapat santapan kueh serabi palsu yang dilapisi kulitnya dengan merk referendum tidak ada buatan daeng Jusuf Kalla dan mbah Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian, tentu saja, karena itu mbah Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 telah merampok negeri Acheh dan semua isi kekayaan negeri Acheh diangkut ke Batavia dan hasilnya dibagi-bagi, terutama oleh mbah Soeharto raja koruptor di dunia yang sekarang masih bisa kunyam-kunyem, maka pihak mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla akan membayar ganti rugi kepada rakyat Acheh yang mungkin tidak bisa terbayar.

Nah, sebenarnya, pihak rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bukan hanya minta ganti rugi kepada pihak mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla saja, tetapi itu negeri Acheh harus dikembalikan kepada rakyat Acheh. Karena itu Negeri acheh adalah hasil rampokan mbah Soekarno penipu licik itu. Jadi, itu perampok mbah Soekarno dan para penerusnya termasuk mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla harus mengembalikan negeri Acheh, jangan terus diakui sebagai milik mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla.

Kemudian, itu para cecunguk algojo pembunuh TNI yang sok petentengan dibawah komando Supiadin Yusuf Adi Saputra orang Sunda itu dan Djoko Santoso orang Jawa itu, tidak sanggup menghabisi kekuatan pasukan rakyat muslim Acheh dibawah bendera TNA. Kalau itu para cecunguk algojo pembunuh TNI hanya pandai bercuap saja, maka hasilnya ya itu, gombal saja. Sampai itu Ryamizard Ryacudu orang Palembang satu itu menyuruk disudut dinding kamar gelap markas besar AD di Jakarta sambil cengar-cengir menunggu panggilan untuk diangkat menjadi Panglima TNI yang tidak kunjung datang. Dan tidak mungkin itu Ryamizard Ryacudu diangkat sebagai Panglima TNI karena kekuasaan yang ada ditangannya sebagai Kasad sudah hilang sirna. Paling hanya menyuruk menunggu bunyi lonceng pensiunnya saja. Dasar budek.

Terakhir, itu Tati mak comblang ini saking gembiranya sudah berhasil mengeram telurnya mpu Tantular selama hampir lebih sebulan dibawah kursi mbah Susilo Bambang Yudhoyono bersenandung lagu bengawan solo ciptaan Gesang sambil diselang seling dengan bunyi senandung aria-indonesia-nya mbah Soekarno bagaikan mbak-mbak Jawa penjaja jamu gendong ampas pancasila dipinggir rel kereta api jurusan Jakarta-Yogya-Surakarta alias Solo-Surabaya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se

----------

Date: Sat, 7 May 2005 18:38:10 -0700 (PDT)
From: tati - narastati@yahoo.com
Subject: FINISH.....
To: ahmad@dataphone.se, alchaidar@yahoo.com, zul@mucglobal.com, yusrahabib21@hotmail.com, wartadephan@dephan.go.id, waspada@waspada.co.id, teuku_mirza@hotmail.com, s4043015@student.uq.edu.au, sofyanis@plasa.com, siliwangi27@hotmail.com, silver_cat@plasa.com, sobrona@hotmail.com, sofyanali_fpsgam@yahoo.com, sekred@mediaindonesia.co.id, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, Starindo_bjm@indo.net.id, syifasukma@yahoo.com, sutanlatief@yahoo.com, serambi_indonesia@yahoo.com, sea@swipnet.se

Hellow...KANG AHMAD ASLI SUNDA NGAKU BULE SWEDIA..?!?!! DAH YA KITA TUTUP LAYAR CERITA TENTANG ASNLF MINTA MERDEKA DAN SEJARAH ACEH KARANGAN ANDA..FINISH..!!! PEACE! PEACE !PEACE !

PERUNDINGAN terakhir dah usai,gak ada lagi PERUNDINGAN! yg ada RUNYAM2-an (orang-orangnya dihabisi,BANDEL SIH he..he..).Hasil PERUNDINGAN dah JELAS !!!negara yg dibentuk ASNLF tetap KHAYALAN..!!!!TERBUKTI! di perundingan dijelaskan tetap dlm KERANGKA NKRI ! NO MERDEKA, NO REFERENDUM YES AMNESTI FOR ELITE2PEMIMPI YG ADA DI LUAR NEGRI KHUSUSNYA SWEDIA BUAT DIKULITI TIBA DISINI!!! Wih..sereeeeemmm! Akang kok masih NGOTOT plus blingsetan gitu tetap juga ngomel BLA..BLA..BLA..Ha..Ha..CULUN deh! Kaciiiaaaannn..deh si Akang "MENTRI"tanpa KURSI koar-koar dimimbar bebas ini gak habis-habisnya.
bisanya TUDSANI(tuduh sana tuduh sini hi..hi..)merasa TERBAIK gak taunya TERBALIK!!!! lagian bosan sih ..berhadapan ama ORANG-ORANGAN PELARIAN or KUMPULAN PARA PENGARANG (NGARANG-NGARANG CERITA)minta PERHATIAN! aslinya MINTA UANG !..he..he..lucunya MEMBUAL memaksakan sejarah Aceh buat pembenaran kejahatan ampe pemaksaan MINTA NEGARA pake referendum segala..ya GAK MU'IN..! to the point kenapa sich..sebenarnya mo minta JATAH alias MINTA PEMBAGIAN!!

Ok, "MENLU" malu-maluin Kang Ahmad Sudirman NGEYEL gak usah berbelit-belit ach..!ngaku aja tujuan utama kelompok anda MINTA DANA!(maklum dah miskin apalagi
banyak yg sakit) ya..sekalian buat anda juga. Cuma buat nutup malu bikin alasan dikamuflase dikit SELF-GOVERNMENT yg rancu dan bertele-tele wih..nek !!!

Yang jelas saat ini masyrakat Aceh khususnya dan rakyat Indonesia umumnya menganggap ASNLF plus GAM-nya adalah MIMPI BURUK YANG MUSTI DI MUSNAHKAN..!!! selanjutnya milis Anda buat TERTAWAAN ha..ha..(maklum suka gak nyambung kumpulan psikopat sih..pikirannya rancu)inilah kalo PEMIMPI minta jadi PEMIMPIN caranya,pemikirannya,omongannya kebanyakan MENG-GIGAU.

Kang..masih bisakan nyanyiin Indonesia Raya ama GARUDA PANCASILA..ntar habis baca email sy nyanyi-in ya..! sekalian ngajak warwick club(bikin paduan suara gitu lho..)kalo lupa lyric-nya tanya saya. tambahan buat Akang lagu "BUBUI BULAN"..ada hadiahnya lho..TIKET GRATIS PULANG KE INDONESIA TERCINTA PAKE GARUDA he..he..mumpung ada alasan Amnesti tiba disini di kuliti.

(ssssstttt..kang Ahmad, sy niru nih, ngirim email ke segala penjuru biar kesannya sy banyak teman and tulisan saya dibaca semua orang khe..khe..)

Tati

narastati@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------