Stockholm, 10 Mei 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TATI MAU TUKAR PENJAJAHAN DENGAN HAM & IKUTAN SUPIADIN MEMBUNUH RAKYAT MUSLIM ACHEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

TATI MAK COMBLANG MAU TUKAR PENJAJAHAN DENGAN HAM & IKUTAN SUPIADIN YUSUF ADI SAPUTRA MEMBUNUH RAKYAT MUSLIM ACHEH

"Sekarang jujur aja mana ada yg peduli ama proposal kacangan Akang karangkan dari sumber Hasan Tiro gombal tentang Aceh yang telah dicaplok, dirampok, dijajah do dst zzz zzz (yah ketiduran yang bacanya). Semua negara juga tahu dari dulunya Aceh bukan negara tersendiri, Wilayah Indonesia ia (jangan dihitung waktu zaman bahaule ya, kalo itu semua wilayah Nusantara memiliki pemerintahan/kerajaan sendiri-sendiri sebelum Belanda datang) gak percaya?! tanya tuh ama sesepuhnya orang Belanda he he Sampai berbuih-buih pun kelompok Anda bernyanyi kenegara-negara lain minta dukungan merdeka tetap aja disenyum-in lain kalo yang dibicarakan masalah "ham" baru mereka manggut-manggut ya kita semua juga tahu Arogansi-nya militer dalam penanganan dulunya, tapi kita gak bisa salahkan, orang maunya Penguasa seperti itu" (Tati , narastati@yahoo.com , Tue, 10 May 2005 04:39:59 -0700 (PDT))

Baiklah Tati mak comblang di Jakarta, Indonesia.

Betul-betul mak comblang kalau bicara seenak udelnya sendiri: "ya kita semua juga tahu Arogansi-nya militer dalam penanganan dulunya, tapi kita gak bisa salahkan, orang maunya Penguasa seperti itu"

Inilah model-model orang Jawa yang sudah terkena racun ampas cerita mitos tipuan Soekarno penipu licik dan para penerusnya.

Melihat kelakuan biadab Soekarno, Soeharto, Abdurrahman Wahid, Megawati san Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI-nya yang membunuh rakyat muslim Acheh dianggap hanya perbuatan arogan yang tidak bisa disalahkan karena memang maunya begitu penguasa.

Kan gombal itu model bicaranya orang Jawa satu ini. Maka, wajar saja kalau itu raja koruptor dunia Soeharto hanya cengar-cengir saja dibiarkan begitu rupa dengan alasan sakit dan sudah tua, padahal ratusan ribu rakyat dibunuhnya. Ditanyapun tidak. Inilah yang menyebabkan makin budek dan gombalnya itu para penerus Soekarno ini.

Kemudian itu soal pendudukan dan penjajahan di Acheh, dianggap remeh, mau ditukar dengan ham. Padahal itu masalah penjajahan tersendiri dan masalah ham tersendiri. Tidak bisa itu ditukar dan dibuang yang lain. Dasar budek.

Kalian mak comblang mau cerita hak asasi manusia di negara sekuler burung garuda pancasila RI, kalian hanya mimpi saja. Lihat itu Soeharto pembunuh ratusan ribu rakyat dibiarkan begitu saja, sambil ungas-ingus, buat malu saja. Mau cerita hak asasi manusia. Padahal itu raja koruptor terbesar di dunia dengan telah membunuh ratusan ribu rakyat baik di Acheh ataupun di RI, dibiarkan begitu saja. Akhirnya, ya, yang lainnya ikutan juga. Lihat itu Abdurahman Wahid, Megawati dan sekarang Susilo Bambang Yudhoyono dengan berbagai instruksi dan Keputusan Presidennya melakukan pembunuhan terhadap rakyat muslim Acheh.

Kalian mak comblang itu Megawati dengan berbagai instruksi presidennya untuk membunuh rakyat muslim Acheh dianggap tidak melanggar hak asasi manusia di Acheh ? Kalian mak comblang itu Megawati dianggap membela hak asasi manusia di Acheh ? Betapa budeknya kalian itu.

Tidak perlu kalian bicara masalah hak asasi manusia, apalagi dihubungkan dengan TNI, itu kalian hanya enggeh saja.

Kemudian, masalah hak asasi manusia yang kalian kalian abaikan begitu rupa. Kemudian mau pula digantikan masalah penjajahan di Acheh dengan masalah hak asasi manusia. Dasar penipu ikutan Soekarno penipu licik.

Kalian mana mengerti dan memahami kalau itu kelakuan Soekarno memang biadab dengan cara menelan Acheh, karena yang diajarkan kepada kalian hanyalah cerita gombal penuh penipuan dan kebohongan belaka.

Dipikir kalian itu kelakuan Soekarno merampok Acheh tidak akan ada orang yang membongkarnya ? Akhirnya itu yang namanya perampok Soekarno ketahuan juga, mak comblang. Nah, mana kalian bisa mempertanggung jawabkan dan memberikan alasan kuat bahwa itu Acheh dimasukkan secara legal kedalam perut RI-Jawa-Yogya. Paling disodorkan jawaban gombal: "Semua negara juga tahu dari dulunya Aceh bukan negara tersendiri, Wilayah Indonesia ia (jangan dihitung waktu zaman bahaule ya, kalo itu semua wilayah Nusantara memiliki pemerintahan/kerajaan sendiri-sendiri sebelum Belanda datang)"

Nah, itu mak comblang sudah kunyam-kunyem tanpa sadar dengan mengatakan: "Semua negara juga tahu dari dulunya Aceh bukan negara tersendiri".

Coba perhatikan, itu mak comblang mendapat pelajaran dari para keroco Soekarno yang mengajarkan bahwa Acheh dari dulunya bukan negara tersendiri. Inilah hasil otak udang karena habis dikuras oleh racun Soekarno penipu licik.

Mak comblang kalau tidak tahu sejarah, jangan bercuap seenak udel, nanti lalat masuk kemulut. Membuat malu saja. Dan itu yang namanya wilayah Indonesia itu tidak ada. Coba jelaskan kapan itu munculnya wilayah Indonesia dan siapa yang menguasai wilayah Indonesia itu ? Justru yang ada adalah wilayah RI-Jawa-Yogya yang dipimpin oleh Soekarno penipu licik, dan tempat Ibu Kotanya di Yogyakarta dan sekitarnya.

Dan itu yang kalian tuliskan: "pemerintahan negara kami Indonesia tercinta (terbentang dari Banda Aceh ampe Irian Jaya hem hebatkan" adalah hasil caplokan dan penelanan dari Negara/Daerah bagian RIS dan Acheh serta Papua Barat juga Maluku Selatan memakai akal bulus Soekarno penipu licik dengan RI-Jawa-Yoyanya.

Nah, kalau kalian mak comblang mampu dan telah diajarkan oleh para penerus Soekarno tentang sejarah versi Soekarno, coba ceritakan dimimbar bebas ini kronologis Soekarno menggaet Negara-Negara dan Daerah-Daerah lainnya diluar Negara RI-Jawa-Yogya, biar Ahmad Sudirman bandingkan.

Kemudian itu soal suku dan etnik, mana bisa dilebur begitu saja. Memangnya itu suku Sunda bisa dilebur menjadi suku Jawa dan menjelma menjadi bangsa Indonesia. Mana ada yang namanya bangsa Indonesia. Sejak kapan itu muncul bangsa Indonesia ? Sejak sumpah pemuda 28 Oktober 1928 ? Yang namanya bangsa Indonesia itu tidak ada. Kalau yang mengumpul suku-suku dengan mayoritas suku Jawa pada tahun 1928, itu artinya bukan bangsa Indonesia melainkan bangsa aria-Jawa-Indonesia model Soekarno dengan ideologi marhaenismenya, yang melahap suku-suku lainnya dengan cara penghapusan adat, bahasa, budaya masing-masing suku.

Begitu juga di Swedia ada ratusan suku diantaranya suku Sunda, Suku Acheh, suku Minang, suku Jawa seperti itu Bimo yang menyuruk di Malmo, suku Batak, suku Mandailing. Nah itu suku-suku yang ratusan di Swedia itu tidak dijadikan satu bangsa Swedia. Paling diakui sebagai rakyat Swedia. Pengertian rakyat lain dengan pengertian bangsa. Contohnya, Ahmad Sudirman asal suku Sunda lahir di Tanjungpinang, Riau telah diterima sebagai warganegara Swedia dan menjadi rakyat Swedia yang sah dan memiliki indentitas yang baik. Jadi, Ahmad Sudirman tidak membawa-bawa label burung garuda dan ikat pinggang bhineka tunggal ika-nya mpu Tantular serta bangsa aria-Jawa-Indonesia-nya Soekarno di Swedia. Begitu juga dari suku-suku lainnya, yang datang dari negara-negara Eropa lainnya. Mana mau asal suku mereka dibuang dan dilebur.

Terakhir, kalian mak comblang dengan pimpinan kalian Susilo Bambang Yudhoyono dan TNI-nya tidak akan mampu terus menerus mempertahankan Acheh, itu Acheh bukan milik kalian, tetapi negeri Acheh adalah milik dari seluruh rakyat Acheh yang telah memperjuangkannya dari sejak tahun 1873. Kalian mak comblang dan pimpinan kalian hanyalah sebagai penjajah, tidak ada hak untuk terus menduduki dan menjajah Acheh. Kalian mak comblang dan pimpinan kalian hanyalah mengaku dan mengklaim seenak udel sendiri sebagaimana itu Soekarno penipu licik. Dan rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri tidak percaya kepada kalian dan pimpinan kalian Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI-nya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Tue, 10 May 2005 04:39:59 -0700 (PDT)
From: tati - narastati@yahoo.com
Subject: Re: TATI KUNYAM-KUNYEM BELA MBAH YUDHOYONO & DAENG KALLA YANG TERUS MEMBUNUH RAKYAT ACHEH
To: ahmad@dataphone.se, alchaidar@yahoo.com, zul@mucglobal.com, yusrahabib21@hotmail.com, wartadephan@dephan.go.id, waspada@waspada.co.id, teuku_mirza@hotmail.com, s4043015@student.uq.edu.au, sofyanis@plasa.com, siliwangi27@hotmail.com, silver_cat@plasa.com, sobrona@hotmail.com, sofyanali_fpsgam@yahoo.com, sekred@mediaindonesia.co.id, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, Starindo_bjm@indo.net.id, syifasukma@yahoo.com, sutanlatief@yahoo.com, serambi_indonesia@yahoo.com, sidikpamungkas@yahoo.com

Wuaha..ha..makin deh..celoteh si Akang..sadar toh pak Ustadz...kok TENSION banget ama pemimpin REPUBLIK INDONESIA TERCINTA sekali lagi wuaha..ha..lagian enak sih ngomong ama orang jalanan yg nangkringnya di TONG SAMPAH makanya ikut-ikutan dong bikin sampah eh..buang sampah biar dipungut si Akang.

ahmad@dataphone.se wrote: Orang Acheh ini telah berjuang dari sejak tahun 1873,..dst..
(oalah..si Akang..kalo tahun ini seluruh wilayah nusantara berjuang! sama-sama nentang BELANDA kita kan..?!he..he..wih..ngasih info cetek amat!)

SEKARANG JUJUR aja..mana ada yg peduli ama PROPOSAL KACANGAN Akang karangkan dari sumber HASAN TIRO GOMBAL tentang Aceh yang telah dicaplok, dirampok, dijajah.. di.. dst..zzz..zzz..(yah..ketiduran yang bacanya). Semua NEGARA juga tahu dari dulunya Aceh BUKAN NEGARA TERSENDIRI,Wilayah Indonesia ia(jangan dihitung waktu zaman BAHAULE ya,kalo itu semua wilayah Nusantara memiliki pemerintahan/kerajaan sendiri-sendiri sebelum Belanda datang) gak percaya..?!tanya tuh ama
sesepuhnya orang BELANDA he..he.. Sampai berbuih-buih pun kelompok Anda bernnyanyi kenegara-negara lain minta DUKUNGAN MERDEKA tetap aja DISENYUM-IN lain kalo yang dibicarakan masalah "HAM" baru mereka manggut-manggut ya..kita semua juga tahu Arogansi-nya militer dalam penanganan..DULUNYA..,tapi kita gak bisa salahkan, orang maunya PENGUASA seperti itu.

Makanya berpikir itu jernih sedikit,liat situasinya dan konteksnya seperti apa serta Rezim-nya bagaimana...Kalo sekarang INDONESIA itu dalam pembenahan,jadi KELOMPOK AKANg gak usah APRIORI dech..! ama pemerintahan negara kami INDONESIA TERCINTA (terbentang dari BANDA ACEH ampe IRIAN JAYA) hem..HEBATKAN..!!! nih..kalo memiliki jiwa KEBANGSAAN ada kebanggaan ama negara sendiri gak kayak AKANG AHMAD and THE GANK yg tercerabut dari akar berbangsa,kebingungan mo Nasonalis kemana..?! gak punya negara sih,Walaupun IC dah ganti ama negara baru tetap aja dibilang di Swedia sana ; Tuh..,Orang Indonesia Lho..he..he..Gak percaya tanya aja ama orang Swedia sana, termasuk juga kelompok Akang yg berkewarganegaraan MALAYSIA tetap juga dibilang ORANG INDONESIA or INDON. Kemanapun ORANG-ORANG ANDA nyungsep tetap dibilang ORANG INDONESIA he..he..gak risih tuh kemana-mana nyandang nama INDONESIA dg lambang BURUNG GARUDA yg diikat BHINEKA TUNGGAL IKA yang selalu anda caci dan maki. Susahkan ngelepas cengkeramannya walaupun pindah negara dan dah GAK DIAKUI oleh negara sendiri..hi..hi..

ONCE AGAIN..buat Kang Ahmad plus ELITE2 ASNLF gak usah dech..bawa-bawa masyarakat Aceh dalam perjuangan LANGLANG KADUNG-nya yang ngemis-ngemis minta NEGARA alias MINTA MERDEKA(sebenarnya sih MINTA DANA) NO WAY-lah! SAMPAI KAPANPUN and STOP!!!OMONG KOSONG-nya (bagaimana mungkin PENGHAYAL dan PEMIMPI mo bangun suatu negara????!!!! WAKE-UP MAN !)

Sssttt...Kang liat tuh HASAN TIRO GOMBAL jangan-jangan dah tidur beneran alias gak
bangun-bangun..Inna..segera minta WARISAN ato cerita KHAYALAN BARU LAINNYA

SEMOGA ALLAH MERAHMATI masyarakat Aceh yg di Aceh dlm menghadapi ujian terberat ini..Amin..!

Tati

narastati@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------