Stockholm, 23 Mei 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

YUDHOYONO NONAKTIFKAN TIM JURU RUNDING RI-ASNLF AWALUDDIN YANG MASUK JAMAAH KORUPTOR KPU
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO NONAKTIFKAN TIM JURU RUNDING RI-ASNLF HAMID AWALUDDIN YANG MASUK JAMAAH KORUPTOR KPU

Jamaah koruptor Komisi Pemilihan Umum yang dipimpin oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nazaruddin Sjamsuddin kelahiran Bireuen, Acheh Utara, 5 November 1944, keluaran Monash University, Melbourne, Australia, yang sekarang telah ditahan karena telah menjadi tersangka pelaku tindak pidana kejahatan korupsi dalam tubuh KPU.

Dimana salah satu anggota jamaah koruptor Komisi Pemilihan Umum adalah Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 5 Oktober 1960, keluaran American University, AS, yang telah menerima uang dari bisnis KPU diluar gajih bulanan sebesar US$ 105 ribu atau sekitar Rp 1 miliar.

Hamid Awaluddin adalah salah seorang tim jururunding pihak RI di Helsinki, Finlandia dalam menghadapi pihak ASNLF. Hamid Awaluddin ini memang orang dekatnya Jusuf Kalla dan berhasil masuk dalam lingkaran Kabinet Indonesia Bersatu-nya Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai seorang yang telah mempelajari hukum internasional, HAM dan Politik Internasional di American University, AS dan mengerti tentang akar masalah konflik Acheh, dan mau mengerti mengapa timbul tuntutan rakyat Acheh untuk kemerdekaan, tetapi, sayang matanya lemah dalam hal melihat kilauan cahaya mata uang dolar yang dimasukkan kedalam rekening gajinya yang menurut Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin, itu Hamid Awaluddin telah menerima uang hasil korupsi jamaah di KPU sebesar US$ 105 ribu atau sekitar Rp 1 miliar.

Tentu saja, Hamid Awaluddin yang sudah hampir mengerti perjuangan rakyat Acheh ini terpaksa harus masuk kedalam peti es karena terjerat tali korupsi jamaah-nya KPU Nazaruddin Sjamsuddin orang Bireuen, Acheh Utara satu ini.

Dalam perundingan RI-ASNLF putaran ke-4, 26-31 Mei 2005 di Helsinki, Hamid Awaluddin tetap akan ikut dalam tim juru runding RI. Tetapi sehabis mengikuti perundingan RI-ASNLF di Helsinki, Finlandia ini, ia akan dinonaktifkan oleh mbah Susilo Bambang Yudhoyono, untuk memberikan keleluasaan bagi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) guna memeriksa Awaluddin.

Nah, disini kelihatan bahwa Hamid Awaluddin orang Pare-Pare ini yang telah memahami perjuangan rakyat muslim Acheh untuk menentukan nasib sendiri, terpaksa harus mendekam dalam peti es, dan dikeluarkan dari lingkaran Kabinet Indonesia Bersatu-nya Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan untuk pengganti Hamid Awaluddin ini dalam saat sekarang masih gelap, kemungkinan akan diisi oleh orangnya Susilo Bambang Yudhoyono, bukan orangnya Jusuf Kalla. Dan tentu saja kalau orangnya mbah Susilo Bambang Yudhoyono sudah bisa diperkirakan bahwa orang tersebut akan ikut ekornya Yudhoyono dan ikut meneriakkan sesuai dengan bunyi teriakan mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI-nya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------