Stockholm, 30 Mei 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


AKHIRNYA DHARMINTA TERSUNGKUR KARENA HANYA IKUT BUNTUT TNI-JAWA-GOMBALNYA SAJA

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



KELIHATAN AKHIRNYA MATIUS DHARMINTA KACUNGNYA SUTARTO, DJOKO SANTOSO DAN SUPIADIN TERSUNGKUR DAN TERJERAT DALAM KARUNG GONI-NYA SYAMSIR SIREGAR DAN BUNTELAN TNI-NYA MBAH YUDHOYONO

 

" He hee heee !! aku nanya daftar korban pembunuhan GAM dengan sim-nya Hasan d. Tiro mana ?? dodol !!  malah ngelantur.” (Matius Dharminta , mr_dharminta@yahoo.com , Mon, 30 May 2005 01:26:53 -0700 (PDT))

 

Baiklah Matius Dharminta di Manado, Sulawesi Utara.

 

Nah, akhirnya itu Dharminta kacungnya Jenderal Endriartono Sutarto, Letjen Djoko Santoso, Mayjen Supiadin Yusuf Adi Saputra, dan Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto, terjerumus kedalam jurang TNI-gombal-Jawa-nya, karena memang budek dan gombal. Mengapa ?

 

Karena, ketika Ahmad Sudirman memberikan jawaban atas bukti yang dilambungkan Dharminta tentang terbunuhnya Abdullah Arifin, 52, warga sipil yang dituduhkan kepada pasukan TNA, yang ternyata hanya merupakan tuduhan dan propaganda gombal dari Supiadin Yusuf Adi Saputra dengan TNI-nya di Acheh. Kemudian itu Dharminta dalam sanggahannya diatas menuliskan hasil perasan otak udangnya yang isinya hanyalah merupakan ampas-ampas perasan otak yang keropos termakan racun gombal TNI-nya Supiadin Yusuf Adi Saputra orang Sunda satu itu.

 

Coba saja perhatikan, apa yang bisa disanggah oleh Dharminta budek Jawa satu ini dalam menjawab hasil kupasan Ahmad Sudirman, dimana itu Dharminta budek menulis: ”He hee heee !! aku nanya daftar korban pembunuhan GAM dengan sim-nya Hasan d. Tiro mana ?? dodol !!  malah ngelantur”

 

Nah, sambil cengar-cengir, dan cekikikan, tidak ada malu di mimbar bebas ini, itu Dharminta kunyuknya Supiadin Yusuf Adi Saputra dengan TNI-nya, bukan memberikan sanggahan atas apa yang dikemukakan Ahmad Sudirman, malahan hanya berputar balik dengan bercuap: ”aku nanya daftar korban pembunuhan GAM dengan sim-nya Hasan d. Tiro mana”

 

Padahal itu Ahmad Sudirman telah menjawabnya, yaitu ”Tanya itu pada Mayjen TNI Supiadin Yusuf Adi Saputra, penguasa baru pengganti Mayjen TNI Endang Suwarya yang orang Sunda itu. Coba bisa mereka buktikan bahwa pasukan TNA membunuh rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri di Acheh”

 

Nah, itulah jawaban Ahmad Sudirman. Mereka sendiri yang membuat propaganda pembunuhan TNA, ternyata setelah diteliti lebih kedalam, terbukti hanyalah cerita isapan jempol model propaganda gombal TNI-nya Supiadin Yusuf Adi Saputra dan Djoko Santoso saja.

 

Dan, jelas, itu pasukan muslim Acheh TNA adalah rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri. Pasukan TNA lahir dari rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan  nasib sendiri di Acheh. Pasukan TNA adalah pasukan yang membela rakyat Acheh, tanah, dan harta yang dirampas oleh penjajah Soekarno dengan RIS dan RI-Jawa-Yogya-nya. Musuh pasukan muslim Acheh TNA adalah pasukan TNI gombal-Jawa yang ditugaskan oleh Jenderal TNI Endriartono Sutarto, Letjen TNI Djoko Santoso dan Mayjen TNI Supiadin Yusuf Adi Saputra di tanah jajahan Acheh untuk membunuh rakyat muslim Acheh yang telah sadar.

 

Jelas, pasukan rakyat muslim Acheh TNA tidak akan melakukan tindakan biadab terhadap rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri di Negeri Acheh. Pasukan rakyat muslim Acheh TNA adalah pelindung rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri di Acheh.

 

Jadi, kalau ada rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri di Acheh terbunuh, itu adalah hasil kerja biadab para algojo pasukan TNI-nya Supiadin Yusuf Adi Saputra, Djoko Santoso dan Endriartono Sutarto orang Jawa itu.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Mon, 30 May 2005 01:26:53 -0700 (PDT)

From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com

Subject: Re: DHARMINTA ACUNGKAN KORBAN UNTUK SELIMUTI KEBIADABAN TNI-JAWA DI ACHEH DIBAWAH SUPIADIN YUSUF ADI SAPUTRA

To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, allindo@yahoo.com, albiruny@gmail.com, aulialailil@yahoo.com, afoe@tegal.indo.net.id, azis@ksei.co.id, Agus.Renggana@kpc.co.id, alasytar_acheh@yahoo.com, apalahu2000@yahoo.co.uk, agungdh@emirates.net.ae, abdul.muin@conocophillips.com, ahmedjpr@yahoo.com, ahmad_mattulesy@yahoo.com, as_fitri04@yahoo.com, Muhammad al qubra <acheh_karbala@yahoo.no>, abuguntur master <abuguntur@hotmail.com>, aneuk_pasee@yahoo.com

 

He hee heee....!! aku nanya daftar korban pembunuhan GAM dengan sim-nya Hasan d. Tiro mana ?? dodol..!!  malah ngelantur.

 

Matius Dharminta

 

mr_dharminta@yahoo.com

Manado, Sulawesi Utara

----------