Stockholm, 31 Mei 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MARTTI AHTISAARI AKAN SIAPKAN DOKUMEN DASAR UNTUK PENYELESAIAN DAMAI DI ACHEH DALAM PERUNDINGAN ASNLF-RI KE-5

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



PRESIDEN MARTTI AHTISAARI AKAN MENYIAPKAN DOKUMEN DASAR UNTUK PENYELESAIAN DAMAI DI ACHEH DALAM PERUNDINGAN ASNLF-RI KE-5,12 JULI 2005

 

Dalam perundingan ASNLF-RI ke-4 di Konigstedt Manor, Vantaa, Finlandia yang berlangsung dari 26 sampai 30 Mei 2005 telah dibicarakan berbagai masalah diantaranya masalah isi dari self-government, partisipasi ASNLF dalam politik di Acheh, pengaturan ekonomi, amnesti dan menyatukan ASNLF kedalam seluruh tubuh masyarakat Acheh, HAM dan keadilan, dan tim monitoring asing.

 

Walaupun dalam perundingan ini belum ada masalah yang disepakati oleh kedua belah pihak, tetapi point-point yang menyangkut teknis dan pelaksanaan telah disodorkan dan dibicarakan oleh kedua belah pihak.

 

Pembicaraan masalah yang sudah menyangkut kepada masalah teknis dan pelaksanaan ini banyak yang masih harus dibicarakan dan didiskusikan dengan dilihat dari berbagai sudut, baik dari sudut pihak ASNLF maupun dari sudut pihak RI.

 

Setelah kedua belah pihak menyodorkan masing-masing point dan setelah dibaca, dibicarakan, dikaji, diulang, dianalisa secara bersama, maka dalam perundingan ke-5, 12 Juli 2005 mendatang, pihak Presiden Martti Ahtisaari akan menyiapkan dokumen yang berisikan point-point yang telah dibicarakan dalam perundingan sebelumnya untuk dijadikan sebagai dokumen dasar untuk menuju kepada kesepakatan bersama dalam rangka mencapai perdamaian di Acheh.

 

Jadi, dalam dokumen dasar ini mencakup keseluruhan point-point yang telah dibicarakan guna dijadikan sebagai dasar berpijak untuk membangun perdamaian di Acheh.

 

Kemudian dalam rangka memonitor pelaksanaan dari hasil kesepakatan bersama untuk perdamaian di Acheh ini pihak Crisis Management Initiative (CMI) telah mengundang para akhli dari Dewan Sekretariat Uni Eropah dan Komisi Eropah sebagai peninjau dalam perundingan ASNLF-RI yang membicarakan masalah pengaturan monitoring di Acheh pada hari Senin, 30 Mei 2005.

 

Dimana tim monitoring ini menurut Martti Ahtisaari dalam press conference, Selasa, 31 Mei 2005, pukul 14.00 waktu Finlandia, di Departmen Perhubungan dan Kebudayaan Kementrian Luar Negeri, Jalan Kanavakatu 3 C, Helsinki, bahwa tim monitoring yang bukan terdiri dari peace keepingsforce, tetapi merupakan tim unarmmonitor, apakah mereka itu terdiri dari militer, kepolisian atau sipil, itu semuanya ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama yang akan dituangkan dalam dokumen dasar yang nantinya akan disetujui dan ditandatangani oleh kedua belah pihak setelah sebelumnya dibicarakan, dibaca, diteliti, dianalisa oleh kedua belah pihak.

 

Masalah penarikan pasukan non-organik TNI dan Polri dari Acheh dan masalah perlucutan senjata TNA, menurut Martti Ahtisaari, akan diawasi dan dimonitor oleh tim monitoring ini berdasarkan pada hasil perjanjian kesepakatan bersama, yang masih akan dibicarakan dalam perundingan mendatang.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------