Stockholm, 31 Mei 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MUBA, ITU YUDHOYONO, KALLA & JENDERAL-JENDERAL TNI MASIH BERMIMPI DEKAP ACHEH HASIL RAMPOKAN SEOKARNO

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



MUBA DIJON, ITU SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, JUSUF KALLA & JENDERAL-JENDERAL TNI MASIH BERMIMPI UNTUK TERUS DEKAP ACHEH HASIL RAMPOKAN MBAH SEOKARNO-JAWA

 

"Semangat hasil "perundingan" ini adalah mengembalikan anggota gam yang disesatkan asnlf ke tengah-tengah masyarakat NAD. Jusuf Kalla menginginkan realisasi ini terjadi paling lambat Agustus 2005, "Supaya menjadi kado ulang tahun kemerdekaan RI ke-60", katanya. Betapapun, "Penyelesaian konflik tetap dalam kerangka NKRI", tambah Jusuf Kalla. Betapa manisnya kan kata-kata Wapres RI yang wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke itu. SBY-JK memang good abis deh. Jika SBY sangat piawai dalam lobby luar negeri (terakhir kemaren dengan USA), maka JK naluri manajemennya yang sangat kentara dalam setiap kiprahnya (terakhir langsung mengomandani penanganan pasca tsunami sebelum didelegasikan ke Alwi Shihab dan lalu ke Kuntoro). Maklumlah, JK kan pengusaha. Semua harus berjalan dengan cepat, efektif, dan efisien, dengan "margin" sebesar-besarnya bagi "perusahaan" NKRI yang membentang dari Sabang sampai Merauke. (Muba Zir , mbzr00@yahoo.com , Tue, 31 May 2005 10:14:36 -0700 (PDT))

 

Baiklah Muba di Dijon, Bourgogne, Perancis 

 

Muba Dijon ini dari dulu memang hanya membeo dan mudah tertipu oleh leluhur Jawa-nya, seperti mbah Soekarno penipu licik, Soeharto raja koruptor Jawa, Abdurrahman Wahid kawan karib zionist Yahudi Simon Peres, Megawati tukang cengar-cengir sambil bercucuran air mata buaya-nya didepan rakyat Acheh, Susilo Bambang Yudhoyono yang bisa dipelintir anak buah Jenderal-Jenderal TNI budek-nya, dan Jenderal-Jenderal Jawa-nya yang bertebaran di Batavia.

 

Lihat saja apa yang dicuapkan Muba Dijon diatas. Ketika daeng Jusuf Kalla berjingkrak-jingkrak seperti cacing kepanasan karena didekat daerahnya di Sulawesi Tengah, rakyat disekitarnya sudah kembali muak dengan kelakuan penguasanya yang sok bersih dan sok jujur, tetapi rupanya hanya gombal dan korup sebagian besarnya. Karena memang didaerah itu adalah daerah yang termasuk disantap mbah Soekarno yang licik itu. Mana bisa dilakukan perdamaian di wilayah Maluku Selatan dan sekitarnya, kalau dasarnya hanya bisnis dan keuntungan yang mau diambil oleh phak RI termasuk itu daeng Kalla sebagai sponsor bisnis perdamaian untuk cari keuntungan dari daerah sekitar tempat kelahirannya itu. Dasar model lintah darat, yang dilihat hanya mencari keuntungan, bukan keadilan dan kejujuran.

 

Muba Dijon budek, kalian memang hanya ikutan cerita gombal dari hasil bisikan BIN-nya Syamsir Siregar saja dan para cecunguk lainnya yang ada di Negara sarang burung garuda pancasila RI saja.  Coba saja baca apa yang ditulis Muba Dijon ini. Itu Muba memisahkan antara ASNLF dan GAM. Tetapi memang wajar Muba Dijon memang budek, hanya mengembek dan membeo saja pada apa yang diceritakan kaum dari sarang labah-labah BIN-nya Syamsir Siregar dan keroconya, yang memecah belah ASNLF atau GAM.

 

Muba Dijon budek, itu ASNLF adalah sama dengan GAM. Itu GAM hanya ada satu di dunia ini, tidak ada GAM lainnya. Itu ASNLF atau Acheh Sumatera National Liberation Front adalah nama lainnya dari Gerakan Acheh Merdeka (GAM) dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Kalau ada GAM yang bukan dipimpin langsung oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro itu adalah GAM gadungan buatan BIN-nya Syamsir Siregar dan Jenderal-Jenderal budek TNI-Jawa dari Negara sarang burung garuda pancasila RI.

 

Nah, itu ASNLF atau GAM dan TNA-nya dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah lahir dari rakyat Acheh. Mana rakyat Acheh menolak kehadiran  ASNLF atau GAM di Acheh, kecuali kalau itu rakyat Jawa yang didatangkan ke Acheh dan rakyat Acheh yang sudah dicekoki oleh racun sarang burung garuda yang dihebuskan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, seperti Sofyan Djalil, Sofyan Ali, dan keroco-keroco lainnya yang memang otaknya sudah terbius dan teracuni oleh racun gombal hasil hembusan sejarah ngaco tentang Acheh dan RI-Jawa-Yogya-nya Soekarno yang penuh penipuan dan kegombalan.

 

Nah, taktik kalian Muba Dijon dan keroco kalian serta Jenderal-Jenderal TNI yang mengadu domba rakyat Acheh agar supaya pecah dan diambil keuntungannya oleh kalian orang Jawa budek itu, tidak akan kena kalau itu ditujukan kepada perjuangan rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri.

 

Misalnya, itu Agung Laksono orang Jawa satu itu yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPR dari Golkar-nya daeng Kalla yang mencoba untuk memecah belah tanah Acheh berdasarkan kesukuan yang berbeda, kan gombal itu taktik strategi Laksono Jawa satu itu, yang hanya mementingkan keuntungan bisnis-nya saja. Sama seperti itu daeng Kalla yang otaknya otak bisnis. Pantas saja itu daeng Kalla rapat dengan taipeng-taipeng Cina Singapura.

 

Muba Dijon, kalau kalian hanya ikutan ekornya BIN-nya Syamsir Siregar yang memecah belah rakyat Acheh untuk tujuan dan maksud mencari keuntungan dan terus menjerat dan mendekap tanah Negeri Acheh dengan membunuh rakyat muslim Acheh yang telah sadar melalui senjata khalasnikov-putin-nya dengan memakai tangan-tangan para algojo TNI budek-Jawa yang didatangkan ke Acheh, maka kalian Muba Dijon tidak akan berhasil. Dan itu apa yang didengungkan Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono untuk terus mendekap tanah Negeri Acheh hanyalah mimpi mereka disiang hari bolong saja, persis seperti mbah Soekarno penipu licik yang mimpi jadi pemain sulap mencaplok wilayah-wilayah diluar wilayah de-facto dan de-jure RI-Jawa-Yogya yang akhirnya menjadi bumerang sampai detik sekarang ini.

 

Muba Dijon, antara rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri dengan ASNLF atau GAM dan TNA itu adalah satu. Mereka tidak bisa dipisah-pisahkan, hanya Jenderal-Jenderal TNI budek-Jawa, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, dan BIN-nya Syamsir Siregar dan para keroco dan cecunguknya saja yang berusaha untuk memisahkan dan mengadu dombakan rakyat Acheh ini untuk kepentingan penjajah RI dengan TNI budek-Jawa-nya itu.

 

Jadi Muba Dijon budek, kalian dan itu Susilo Bambang Yudhoyono dan daeng Jusuf Kalla jangan mimpi disiang hari bolong untuk terus mendekap tanah Negeri Acheh dan membunuh rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Tue, 31 May 2005 10:14:36 -0700 (PDT)

From: muba zir mbzr00@yahoo.com

Subject: Re: MARTTI AHTISAARI AKAN SIAPKAN DOKUMEN DASAR UNTUK PENYELESAIAN DAMAI DI ACHEH DALAM PERUNDINGAN ASNLF-RI KE-5

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Cc: AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, Acehabu_dipeureulak <abu_dipeureulak@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, AcehAhmadGPK <ahmad@dataphone.se>, Acehalasytar_acheh <alasytar_acheh@yahoo.com>, acehalchaidar <alchaidar@yahoo.com>, Acehapalambak2000 <apalambak2000@yahoo.ca>, AcehBambang bambang_hw@rekayasa.co.id

 

Semangat hasil "perundingan" ini adalah mengembalikan anggota gam yang disesatkan asnlf ke tengah-tengah masyarakat NAD. Jusuf Kalla menginginkan realisasi ini terjadi paling lambat Agustus 2005, "Supaya menjadi kado ulang tahun kemerdekaan RI ke-60", katanya.

Betapapun, "Penyelesaian konflik tetap dalam kerangka NKRI", tambah Jusuf Kalla. Betapa manisnya kan kata-kata Wapres RI yang wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke itu.

 

SBY-JK memang good abis deh... Jika SBY sangat piawai dalam lobby luar negeri (terakhir kemaren dengan USA), maka JK naluri manajemennya yang sangat kentara dalam setiap kiprahnya (terakhir langsung mengomandani penanganan pasca tsunami sebelum didelegasikan ke Alwi Shihab dan lalu ke Kuntoro). Maklumlah, JK kan pengusaha. Semua harus berjalan dengan cepat, efektif, dan efisien, dengan "margin" sebesar-besarnya bagi

"perusahaan" NKRI yang membentang dari Sabang sampai Merauke.

 

Bravo SBY-JK...!!

 

Kini, sebentar lagi akan terjadi satu dari tiga hal di bawah ini:

1. Hanya gam yang diterima masyarakat NAD, sementara asnlf ditolak karena masyarakat NAD tidak dapat melupakan sakit hati dan deritanya akibat ulah asnlf itu, lagian mereka jelas warga negara asing, tegasnya warga negara swedia.

 

2. gam diterima masyarakat NAD dan asnlf dipersilakan untuk mengadu nasib datang ke NAD tanpa jaminan keselamatan, sehingga jangan menyesal atau sakit hati jika masyarakat NAD mengusir (kalau tidak menguliti) asnlf dari tanah NAD-RI.

 

3. Katakanlah warga NAD berbesar hati melupakan sakit hati dan deritanya akibat ulah asnlf dan mereka akhirnya mau menerima asnlf ke tengah-tengah masyarakat NAD, lantas mau ke manakah kamu Mad? Maunya kamu kan NAD tetap panas (jangan bermimpi NAD lepas dari NKRI ya, itu mimpi yang kebablasan). Hm, bergabung dengan IRA di Irlandia Utara nampaknya pilihan bagus, atau gabung dengan Elam Tamil di Srilangka, atau bergabung dengan para misionaris yang gerakan kristenisasinya di wilayah berpenduduk muslim begitu hebatnya kamu bela. Ya, apapun nanti yang kamu pilih, selamat bertualanglah... Bayangkan saja kamu adalah Ernesto Che Guevara yang legendaris itu... Betapapun bayangan itu cukuplah bagimu untuk tidak kehilangan harga diri...

 

Selamat bertualang, Mad...!!!

 

Muba ZR

 

mbzr00@yahoo.com
Dijon, Bourgogne, Perancis

----------