Stockholm, 4 Juni 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


TATI, ITU ANGGOTA DPR & PARA JENDERAL TNI-JAWA TINGGAL PILIH, MAU DAMAI DI ACHEH ATAU INDONESIA AMBURADUL

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



TATI BUKA MATA, ITU ANGGOTA DPR & PARA JENDERAL TNI-JAWA TINGGAL PILIH, MAU DAMAI DI ACHEH ATAU INDONESIA AMBURADUL

 

"Tapi jg senang dulu kang, sy dapat bocoran nih, dg catatan jg ember ya, cukup akang aja yg tahu khe khe khi khi (jg khekhi ya); 1.Selama ASNLF/GAM tidak minta merdeka tetap dlm kerangka NKRI perundingan diteruskan. 2.“All or Nothing” juga buat ASNLF/GAM kalo permintaan Self Government yg rancu dan bertele-tele seperti; Pemilu, bikin Partai Politik tersendiri, dan dll aneeh lainnya, yg hanya buat nyenangkan Elite2 yg lagi kongkow2 di Swedia  3. Terakhir..Perundingan ditutup! Terserah apa kata dunia! wong ini masalah Intern negara Indonesia tercinta, kok mau diobok-obok. And GAM diung ! diung ! Dor !!! dihabisi kang !(ow sereeemm!!!) gak ada ampun lagi.Mo angkat issu HAM..kang. ?! yah tonjok dulu Amerika plus Serbia (ini jelas2 penghapusan etnis) jg Indonesia he he bilang ya ama masyarakat Eropa jg mentang2 negara banyak penduduk muslimnya langsung di tekan" (Tati , narastati@yahoo.com , Fri, 3 Jun 2005 18:38:20 -0700 (PDT))

 

Baiklah Tati mak comblang di Jakarta, Indonesia.

 

Tati, itu cerita yang kalian lambungkan di mimbar bebas ini adalah merupakan cara dan jalan pihak RI untuk melakukan tindakan munafik dan penuh kebohongan. Apa pula mau disebut dengan negara yang banyak penduduk muslimnya. Sedangkan kenyataannya adalah segudang manusia-manusia budek RI yang melakukan korupsi. Jangan membawa-bawa Islam dalam kerangka NKRI. Itu yang namanya aturan Islam tidak diakui dalam dunia hukum Negara sekuler burung garuda pancasila RI. Jadi, Tati, jangan ngaco menyebut dan menyinggung orang-orang muslim segala untuk menutupi kejahatan mbah-mbah Jawa kalian dan TNI budek-Jawanya serta para Jenderal TNI-Jawanya yang melakukan pembunuhan terhadap rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri.

 

Nah, memang karena itu para keroco DPR, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla dan para Jenderal TNI-Jawa seperti Endriartono Sutarto, Djoko Santoso, dan pensiunan Laksamana Widodo Adi Sutjipto adalah merupakan orang-orang pembeo dan orang-orang yang pandainya hanya menelan sampah mitos sejarah budek buatan mbah Soekarno tentang Acheh, maka dalam otak dan pikiran mereka yang tergambar adalah Acheh merupakan miliknya mbah Jawa Soekarno penipu licik.

 

Tetapi tentu saja, dunia internasional sudah melihat bahwa kelakuan bejad dan jahat dari pihak pasukan non-organik TNI budek-Jawa-nya Djoko Santoso sudah tidak bisa lagi ditolerir dan dibairkan di Acheh.

 

Dan tentu saja, itu para keroco DPR termasuk Agung Laksono Jawa satu itu tidak akan bisa berbuat banyak. Kalau mereka menarik dari apa yang telah menjadi kesepahaman dalam Perundingan Helsinki itu, maka sudah jelas dan telah menjadi bukti bagi dunia internasional bahwa sebenarnya justru yang tetap ingin membuat kerusakan dan pembunuhan di Acheh adalah pihak RI, yaitu para anggota budek DPR, Jenderal-Jenderal TNI budek-Jawa dan para keroco pendukung mereka, termasuk Tati mak comblang satu ini.

 

Kemudian, tentang all or nothing. Artinya dalam setiap perundingan itu telah dibicarakan dan telah ada kesepahaman dalam masalah point-point yang dibicarakan itu. Nah, disini point-point yang telah menjadi suatu kesepahaman akan dijadikan sebagai dasar untuk lahirnya penandatangannya kesepahaman.

 

Sekarang, dari setiap ronde perundingan itu ada hal-hal yang telah menjadi kesepahaman. Dimana semua point-point yang telah menjadi kesepahaman inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai dokumen dasar dalam rangka mencapai perdamaian di Acheh.

 

Seterusnya, dengan pengawasan mata dunia internasional setiap point-point yang menjadi kesepahaman itu kalau akhirnya salah satu pihak menarik kembali air ludah mereka, maka akan menjadi bukti siapa sebenarnya yang tidak ingin timbul kedamaian dan keamanan di Negeri Acheh.

 

Nah, dari sudut ini saja, walaupun itu isi dari agenda-agenda perundingan belum semuanya menjadi kesepahaman dan belum ditandatangani, ternyata dari pihak RI, khususnya dari keroco DPR dari Golkar-nya Jusuf Kalla, PDI-P-nya Megawati, dan PKB-nya Gus Dur sudah kelihatan seperti cacing kepanasan.

 

Bagaimana itu bisa terjadi ?. Karena memang kenyataannya, itu pihak RI, khususnya para keroco budek anggota Komisi I DPR yang otaknya hanya diisi dengan cerita mitos Soekarno tentang Acheh, tidak memiliki alasan lainnya yang kuat, baik berdasarkan fakta, bukti, sejarah atau hukum tentang legalitas Acheh dimasukkan kedalam negara  keranjang sampah burung garuda pancasila RI. Akhirnya, jalan lintas yang diambil mereka para keroco anggota DPR ini adalah dengan cara menyetop perundingan. Kan gombal dan budek itu para anggota DPR keroco dari Golkar, PDI-P dan PKB itu.

 

Jadi artinya all disini adalah diambil dari setiap point-point yang telah menjadi kesepahaman. Dan dari setiap ronde perundingan itu sudah ada point-point yang telah menjadi kesepahaman.

 

Nah, point-point yang telah menjadi kesepahaman inilah yang dikumpulkan nantinya. Kemudian kalau masih ada point-point yang belum menjadi kesepahaman akan terus dicarikan jalan keluarnya.

 

Karena itu tidak ada alasan bagi pihak tim juru runding untuk menyabot point-point yang telah menjadi kesepahaman. Mengapa ? karena setiap sebelum berunding mereka sudah menyiapkan semua masalah-masalah yang akan dirundingkan. Begitu juga setelah selesai melakukan perundingan dilaporkan kepada masing-masing pemimpin Negara. Dan menyimpulkannya.

 

Karena itu, suatu hal yang tidak masuk akal, dan melanggar aturan main dalam perundingan yang diprakasai oleh Presiden Martti Ahtisaari ini, kalau ada pihak yang begitu saja menarik diri dari apa yang menjadi kesepahaman.

 

Jadi, itu istilah nothing adalah istilah kalau dalam perundingan ada point-point yang masih belum menjadi kesepahaman, maka itu artinya point tersebut dianggap nothing. Tidak dimasukkan kedalam point-point yang sudah menjadi kesepahaman.

 

Karena itu, nanti akan terlihat siapa sebenarnya yang memang tidak mau timbul damai dan aman di Acheh dari hasil perundingan di Vantaa, Finlandia itu ?

 

Dan kalau pihak DPR dan TNI budek-Jawa tetap bersikap keras untuk mempertahankan tanah jajahan Acheh yang disantok Soekarno penipu licik dengan kekuatan militer dan polisinya itu, maka sampai kapanpun tidak akan ada perdamaian di Acheh. Dan resikonya sudah barang tentu itu RI akan makin terpuruk. Dan sudah barang tentu Negara-Negara Donor akan membuat tindakan dan sangsi yang bisa mengakibatkan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara akan amburadul, roda pembangunan akan tersendat akhirnya yang namanya RI akan menjadi kenangan saja.

 

Dan tentu saja itu para keropos anggota DPR dan TNI akan merasakan akibatnya. Tetapi, itu adalah hak mereka, tinggal memilih apakah mau damai di Acheh atau RI menjadi amburadul.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Fri, 3 Jun 2005 18:38:20 -0700 (PDT)

From: tati - narastati@yahoo.com

Subject: Re: M.AL QUBRA: MUBA DIJON MENEMBAK PAKAI PISTOL YANG DIBUAT DARI ONCOM BUSUK

To: ahmad@dataphone.se, sadanas@equate.com, JKamrasyid@aol.com, mbzr00@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, siliwangi27@hotmail.com, hasan_saleh1945@yahoo.com, bambang_hw@rekayasa.co.id, johan_phl@yahoo.com, sofyanis@plasa.com, teuku_mirza@hotmail.com, alchaidar@yahoo.com, zul@mucglobal.com, yusrahabib21@hotmail.com, s4043015@student.uq.edu.au, silver_cat@plasa.com, sofyanali_fpsgam@yahoo.com, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, Starindo_bjm@indo.net.id, syifasukma@yahoo.com, sutanlatief@yahoo.com, sidikpamungkas@yahoo.com, se_dayu@yahoo.com, sidqy_suyitno@yahoo.com, serambi@indomedia.com

 

Duh..gembira nih ye..M.Qubra, sekarang dah sering tertawa. Terus kang Ahmad Ngeyel sekarang pasti banyak senyumnya sambil ngembang ngempiskan hidungnya, bangga niye...biasalah...!!!

 

Gak usah bangga dululah. Itu kan namanya taktik berunding! Sambil ngeliat sejauh mana ke-CULASAN kelompok gak jelas yg dipimpin HASAN TIRO GOMBAL itu, dan kemampuan orang2 yg dikirim dlm berunding yg sebelumnya gak disetujui oleh BANGSA INDONESIA melalui DPR-nya.

 

Yah..kali yg berunding itu kebawa EMOSI suka ngikutin MIMBAR BEBAS sang psikopat Ahmad Sudirman, padahal seharusnya gak perlu didengar spt yg sy katakan sebelumnya, cukup menceritakan bahwa ini Cuma TUNTUTAN PEMIMPI akibat kebanyakan ngisap GANJA ! tapi itulah, pak HAMID AWALUDDIN terlalu action, termakan MARKETING PROVOSAL si Akang Ahmad mana tau bisa diterapkan di Sulawesi kalo Aceh bisa nantinya (NEVER LAH YAU). dan ini semakin membuktikan kemampuannya yg tdk direstui oleh BANGSA INDONESIA. Makanya kalo NGEYEL jadi KUALAT contohnya aja Ahmad Sudirman kan jadi Psikopat..! ya gak Kang..Khe..khe..khi..khi

 

Tapi jg senang dulu kang, sy dapat bocoran nih..dg catatan jg ember ya,cukup akang aja yg tahu.. KHE..KHE..KHI..KHI..(jg KHEKHI ya);

 

1. Selama ASNLF/GAM tidak minta MERDEKA tetap dlm kerangka NKRI perundingan diteruskan.

 

2. “ALL or NOTHING” juga buat ASNLF/GAM kalo permintaan SELF GOVERNMENT yg rancu dan bertele-tele seperti;PEMILU,bikin PARTAI POLITIK tersendiri,dan dll aneeh lainnya,yg hanya buat nyenangkan ELITE2 yg lagi kongkow2 di Swedia

 

3. Terakhir..PERUNDINGAN DITUTUP! Terserah apa kata dunia! wong ini masalah Intern negara INDONESIA TERCINTA,kok mau diobok-obok. And GAM diung..! diung..! DOR..!!! dihabisi kang..!(OW..SEREEEMM!!!) gak ada ampun lagi.Mo angkat issu HAM..kang..?! yah..tonjok dulu AMERIKA plus SERBIA(ini jelas2penghapusan ETNIS) jg Indonesia he..he..bilang ya ama masyarakat EROPA.jg mentang2 negara banyak penduduk muslimnya langsung di tekan.

 

Kang..namanya bocoran validitasnya terserah penilain aja ya..BOCOR sih!

 

Kang semakin terbukti ya..kata teman2 sy yg di Aceh dan teman yg dah sadar yg keluar dari penjara gara2 bawa ganja bahwa; ASNLF/GAM itu di becking ama MAFIA INTERNASIONAL (termasuk orang2 YAHUDI) yg mencari keuntungan habis kan Cuma di Aceh bisa nanam GANJA berhektar-hektar mana konflik lagi, situasi perang spt ini kan yg disukai GANGSTER. nah situasi aman sekarang kan bikin GERAH (GERAM MO MARAH). makanya kelompok anda yg kongkow2 di Swedia anteng2 aja hidupnya dibiayai sih, dg janji ntar kalo merdeka or self governmet rancu itu disetujui bebas deh berseleweran bawa ganja dll yg sejenisnya he..he..

 

JAYALAH INDONESIA !!!

 

Tati

 

narastati@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------