Stockholm, 13 Juni 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


TATI JADI TEROMPET PENYEBAR AMPAS CERITA FITNAH DARI TONG SAMPAH DI HALLEFORS, GOTEBORG, NORRKOPING & OREBRO

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



TATI YANG NGAKU ORANG MINANG JADI TEROMPET PENYEBAR AMPAS CERITA FITNAH HASIL PUNGUTAN DARI TONG SAMPAH YANG BERJEJER DI HALLEFORS, GOTEBORG, NORRKOPING & OREBRO

 

“Bukti orang2 pemimpi! Keliatan ya pada “bego” semua, mau aja di bodoh-bodohin Hasan Tiro gombal dg pengangkatan jabatan tsb. Habis klo di negara Indonesia tercinta kan gak mungkin punya jabatan keren spt itu. Terus si Akang yg kehilangan jati diri ikut2an bergabung, biasalah kapan lagi mo jadi mentri kalo gak di negara khayalan ini khe khe, makanya mati2an berargumentasi sampe jual harga diri, lucunya bikin sejarah baru kalo Ahmad itu keturunan Aceh juga hi hi geli bacanya, jg2 Ahmad juga berdarah minang ha ha jadi bersaudara dong ama saya. Karang deh keunggulan suku Minang! Heran deh-I, masing2 pihak mengklaim dirinya paling bener sangat paham akan ajaran Islam dg menyetir ayat2 Al-qur’an dan hadis buat menghipnotis pengikutnya. Khi khi sakit hati ya terbongkar selingkuh ama janda ternyata si Akang lelaki jalang ya! Hua ha ha berarti ibunya Hokagata simpanan orang jepang dong, jalang juga ya“ (Tati, narastati@yahoo.com , Sun, 12 Jun 2005 21:03:42 -0700 (PDT))

 

Baiklah Tati di Jakarta, Indonesia.

 

Tati yang pertama kalinya di mimbar bebas ini mengaku orang Minang, mau pula menjadi terompet menyuarakan dan melambungkan bunyi sumbang hasil gubahan dari lagu ampas cerita fitnah yang seabreg dalam tong sampah yang berjejer di pinggir jalan sekitar Hallefors, Goteborg, Norkoping dan Orebro. Itulah jejeran tong-tong sampah tempat pembuangan cerita ampas fitnah tentang pribadi Ahmad Sudirman dan keluarga dan Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya.

 

Rupanya, itu Tati orang Minangkabau, mau pula ikut ekornya para pendukung Sofyan Ali kacungnya Djoko Santoso dan Supiadin Yusuf Adi Saputra untuk bersama-sama menyuarakan lagu sumbang gubahan kacung Sofyan Ali dengan isi syair fitnah gombalnya guna dikumandangkan dari pinggir Ciliwung di Batavia, agar supaya terdengar oleh para keroco-keroco anggota Komisi I DPR seperti Theo L Sambuaga, Permadi, Efendy Choirie dan keroco lainnya, dan dijadikan alasan untuk terus melakukan permusuhan kepada Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang sedang memimpin perjuangan bangsa Acheh bebas dari belenggu penjajah RI-Jawa dibawah mas Susilo Bambang Yudhoyono-Jawa dengan TNI-nya Djoko Santoso dan mas Endriartono Sutarto-Jawa satu itu.

 

Tati Minang, kalau yang namanya cerita fitnah hasil korekan dari tong sampah di Hallefors, Goteborg, Norrkoping dan Orebro untuk dipakai alat argumentasi guna merobohkan benteng pertahanan yang telah dibangun Ahmad Sudirman dalam hal Acheh yang dianeksasi oleh mbah Soekarno dengan RIS dan RI-Jawa-Yogya-nya, itu tidak akan berhasil. Justru itu sampah ampas cerita fitnah, hanya menjadi bumerang bagi Tati Minang sendiri. Mengapa ? Karena cerita itu cerita gombal alias cerita kosong yang tidak laku.

 

Selanjutnya, itu Teungku Hasan Muhammad di Tiro tidak membodohi bangsa Acheh untuk membebaskan bangsa, agama dan Negeri Acheh dari penganeksasian, pendudukan dan penjajahan RI-Jawa. Karena memang dilihat dari fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum itu Negeri Acheh ditelan, dicaplok, diduduki dan dijajah RI.

 

Nah, kalau itu Teungku Hasan Muhammad di Tiro membohong dan menipu bangsa Acheh yang negerinya diduduki dan dijajah oleh pihak asing RI-Jawa, maka sudah dari awal akan hancur lebur dan bisa disapu habis oleh pasukan non-organik TNI budek-Jawa-nya Djoko Santoso dan Supiadin Yusuf Adi Saputra.

 

Tetapi kenyataannya, sampai detik ini, itu bangsa Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri makin kuat dan makin menggelora, walaupun ada juga para cecunguk cuak seperti Sofyan Ali-Bireuen (FPSG), Suhaimi-Acheh Besar (FPSG), Agus-Banda Acheh (GPA-RI), Zulkifli Gade-Pidie (GEURASA), Satria Ikhsan Kamil-Lhokseumawe (BERANTAS), Marzuki-Acheh Timur (FPMP), Said Samsul-Langsa dan Acheh Tamiang (Unit Merah Putih Anti GAM), T. Hasyim Ubit-Acheh Barat (Front TUM), Hasbi Yunus-Acheh Jaya (FAGSAM), Tjut Ali-Nagan (FPGMP), M.Salam-Acheh Tenggara (FPSG), Hafidh-Acheh Selatan (FPSG), dan Ali Hazmi-Acheh Singkil (FPSG).

 

Tetapi, orang-orang itu telah menjadi kacung-kacung-nya Mayjen Supiadin Yusuf Adi Saputra dan Jenderal Djoko Santoso yang tidak akan melemahkan perjuangan bangsa Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri.

 

Jadi Tati Minang, kalau hanya mengutip cerita ampas sampah fitnah ”selingkuh ama janda” buatan orang-orang di Hallefors, Orebro, Goteborg, dan Norrkoping, itu tidak akan mempan kalau disodorkan kehadapan Ahmad Sudirman di mimbar bebas ini.

 

Dari pada kalian Tati Minang menjadi terompet untuk menyuarakan ampas sampah fitnah model Hallefors, Orebro, Goteborg, dan Norrkoping, lebih baik tanya kepada orang Minang yang akhli sejarah, apakah itu Mohammad Hatta tidak merasa ditipu oleh mbah Jawa Soekarno. Nah, kalau jawaban akhli sejarah orang Minang tersebut mengatakan bahwa Mohammad Hatta senang bersama mbah Soekarno-Jawa sampai akhir hayatnya, maka akhli sejarah orang Minang tersebut otaknya sudah dipenuhi dengan racun sejarah mitos Indonesia buatan mbah Soekarno.

 

Tati kalau mau jadi orang Minang, jangan terus saja mengembek kepada mbah Susilo Bambang Yudhoyono orang Jawa itu. Tetapi, kalau terus saja ikutan ekor Susilo Bambang Yudhoyono-Jawa, itu tandanya Tati hanya ngaku-ngaku orang Minang.

 

Tati, kalian tidak perlu nyinggung-nyinggung Negara Islam. Itu Negara Islam Indonesia masih wujud secara de-jure dan de-facto. Tetapi, wilayah teritorial kekuasaan NII sedang diduduki dan dijajah oleh itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI budek-Jawa-nya Jenderal Djoko Santoso.

 

Kemudian, kalau itu Ahmad Sudirman menulis budek, bodoh, picik, otak udang, itu semuanya bukan karena emosi. Itu kata-kata yang sudah dimasukkan kedalam kamus. Dan bisa dipakai. Lagi pula kata-kata itu, kata-kata biasa saja.

 

Kalau kalian Tati menyatakan bahwa bangsa Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah kumpulan para bajingan, itu sama saja dengan kalian Tati mengatakan para pendukung dan penyokong mbah Susilo Bambang Yudhoyono adalah pembunuh dan pemerkosa wanita-wanita muslimah Acheh.

 

Nah sekarang, terserah pada kalian Tati. Apakah mau terus mendukung dan menyokong itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI budek-Jawa-nya di Acheh yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan, dan lebih jahat serta lebih biadab dibandingkan dengan pasukan Yahudi di Palestina.

 

Seterusnya, Ahmad Sudirman tidak pernah mengancam. Kalau itu ada orang yang melakukan fitnah dan penyebaran berita bohong tentang pribadi Ahmad Sudirman dan keluarga, tanpa ditunjang oleh fakta dan bukti hukum yang kuat, maka itu perlu disapu dan dihancurkan melalui jalur hukum yang berlaku. Biar tidak ada lagi fitnah dan berita bohong dan gombal berkeliaran di mimbar bebas ini.

 

Nah, seperti cerita Tati yang menyatakan: ”dibecking mafia sih, contohnya aja bisnisnya Malik Mahmud”

 

Nah sekarang kalau Ahmad Sudirman bertanya kepada Tati, darimana itu sumber beritanya dan mana fakta dan bukti hukum-nya coba tunjukkan di mimbar bebas ini ?.

 

Kalau kalian Tati hanya melambungkan cerita ampas sampah dari internet, tanpa ditunjang ole fakta dan bukti hukum yang benar dan bisa dipertanggung jawabkan, maka itu tandanya Tati telah melakukan dan menyebarkan cerita fitnah tentang Teungku Malik Mahmud.

 

Nah, cerita-cerita fitnah model beginilah yang akan dihancurkan dan dimusnahkan di mimbar bebas ini melalui jalur hukum yang berlaku.

 

Jadi Tati, jangan seenak udel kalau menulis di mimbar bebas ini. Dan jangan asal menyantok cerita ampas sampah yang dilambungkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan yang tidak tau juntrungnya.

 

Seterusnya lagi itu cerita yang kalian Tati tulis: ”Khi..khi..sakit hati ya terbongkar selingkuh ama janda ternyata...si Akang lelaki JALANG ya! Hua..ha..ha..berarti ibunya Hokagata simpanan orang jepang dong, jalang juga ya,”

 

Nah, ini juga cerita ampas sampah penuh dengan fitnah. Bagaimana bisa Ahmad Sudirman membiarkan cerita ampas fitnah model begini bertebaran di mimbar bebas yang dibaca oleh ribuan orang.

 

Nah coba Ahmad Sudirman sekarang bertanya, dari mana itu cerita asalnya, dan dari mana itu cerita dikutipnya, sehingga Tati berani bercuap seperti itu dihadapan Ahmad Sudirman ?

 

Pasti sampai matipun, itu Tati tidak akan sanggup membuktikan fakta dan bukti hukumnya tentang cerita tersebut. Mengapa ? Karena memang cerita itu adalah cerita bohong dan penuh fitnah saja.

 

Jaga mulut dan tangan, Tati Minang. Jangan membuat malu bangsa Minang.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sun, 12 Jun 2005 21:03:42 -0700 (PDT)

From: tati - narastati@yahoo.com

Subject: RE; MENGAPA HARUS SAKIT HATI....

To: ahmad@dataphone.se, albiruny@gmail.com, alchaidar@yahoo.com, a_yoosran@yahoo.com, abu_dipeureulak@yahoo.com, ahmad_mattulesy@yahoo.com, bambang_hw@rekayasa.co.id, alasytar_acheh@yahoo.com, apalambak2000@yahoo.ca, buramu@plasa.com, dityaaceh_2003@yahoo.com, editor@jawapos.co.id, email_ichwan@yahoo.co.uk, habearifin@yahoo.com, hasan_saleh1945@yahoo.com, husaini54daud@yahoo.com, jkamrasyid@aol.com, hassan.wirajuda@ties.itu.int, mitro@kpei.co.id, mr_dharminta@yahoo.com, mbzr00@yahoo.com, nur-abdurrahman@telkom.net, om_puteh@hotmail.com, redaksi@kompas.com, redaksi@pikiran-rakyat.com, rpidie@yahoo.com

 

Hello..kang Ahmad, seru ya debat/perang mulut/perang tulisan ama Tgk Maat yg saling merasa tangan kanan HASAN TIRO GOMBAL (afa..?!Wali Negari ya..jabatannya) ..ck..ck..salut deh! bacanya, “PEDE” banget bikin pemerintahan nyusun kabinet di Swedia sana, pake negara orang lagi..”KEDUBES”-nya mannaaaa...?!?! kha..kha..kha..membentuk negara KHAYALAN niye alias MAKARRRRR! (maunya ditangkapi gak usah diajak berunding biar sadar-red). Bukti orang2 PEMIMPI! Keliatan ya pada “BEGO” semua, mau aja di bodoh-bodohin HASAN TIRO GOMBAL dg pengangkatan jabatan tsb. Habis klo di negara INDONESIA TERCINTA kan gak mungkin punya jabatan keren spt itu.terus si Akang yg kehilangan jati diri ikut2an bergabung, biasalah..kapan lagi mo jadi mentri kalo gak di negara khayalan ini khe..khe..makanya mati2an berargumentasi sampe jual harga diri, lucunya bikin sejarah baru kalo Ahmad itu keturunan Aceh juga hi..hi...geli bacanya. jg2 Ahmad juga berdarah minang ha..ha.. jadi bersaudara dong ama saya. Karang deh keunggulan suku Minang!

 

Heran deh-I, masing2 pihak mengklaim dirinya paling BENER sangat paham akan ajaran Islam dg menyetir ayat2 Al-qur’an dan hadis buat menghipnotis pengikutnya.

 

Gimana Anda2 mo mendirikan NEGARA ISLAM kalo kualitas kelompok anda2 tidak satupun mencerminkan seorang muslim yg bisa dijadikan CONTOH. Dari debat antar sesama kubu aja kelihatan, kelompok anda terdiri dari GANKSTER yg lagi berebut lahan, saling serang dg mengeluarkan kata2 penuh emosional utk mengejek, menjatuhkan satu sama lain sampe nama SATWA dibawa-bawa.jadi jg marah ya, kalo semua anggota kelompok ASNLF/GAM sy bilang ; KUMPULAN PARA BAJINGAN..!!!khi..khi.. gak punya “ATTITUDE” khususnya ustadz Ahmad yg katanya berpendidikan segala ilmu (terakhir sesat jadi psikopat) dg murid2 kesayangannya di mimbar bebas ini, kalo ngadapi milis yg berseberangan berbenturan dg nya di maki2 terakhir “NGANCAM” minimal ngirim virus ke komputer lawan. apa ini cara USTADZ dan santrinya dlm berdebat ato jaringan BANDIT yg lagi MADAT ?!?!?! (dibecking mafia sih, contohnya aja bisnisnya Malik Mahmud)

 

He..kang Ahmad sang Psikopat, sekarang lagi ngancam Tgk MAAT ya..?! apa gak puas dg caci maki! Khi..khi..sakit hati ya terbongkar selingkuh ama janda ternyata...si Akang lelaki JALANG ya! Hua..ha..ha..berarti ibunya Hokagata simpanan orang jepang dong, , jalang juga ya,

 

Buat pak Ali Alasytar, ahmad dahlan, sisingamangaraja..maaf ya.., Ustadz sembahannya sy CELA dikit..! Jg mudah mengagumi seseorang dg gelar USTADZ walaupun mulutnya berbuih-buih ngeluarkan Ayat bukan menjamin dia seorang“MUSLIM” yg berkualitas kalo pengendalian diri (EQ) tidak ada.cukup membenarkan ayat al-qur’an yg dia bacakan/tuliskan tapi bukan menghipnotis kita utk pembenaran perbuatan dan omongannya yg “NYELENEH”.

 

ASNLF/GAM is DREARINESS.., Nonsen mo negakkan Islam! milisnya saja tidak pernah menyuarakan Islam yg ada PENGHUJATAN dan PENGUNGGULAN satu suku. maklumlah...dipelopori psikopat sih!

 

CATATAN; Saya gak sakit hati kok, walau dicaci maki, diejek ama sang Ustadz plus muridnya..nyantai lagi.. nambah senyum sy berkembang.

 

Tati

 

narastati@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------