Stockholm, 6 Juli 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


DHARMINTA MAHU JADI ANDALAN YUDHOYONO DENGAN ACUNGKAN KETOPRAK ONDEL-ONDEL JAWA-BETAWI-NYA

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



MATIUS DHARMINTA MAHU JADI ANDALAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO DENGAN ACUNGKAN KETOPRAK ONDEL-ONDEL-BETAWI-JAWA POS-NYA

 

“Bung Asudirman terkekeh-kekeh. “Dharminta bergeliat seperti cacing kepanasan, ketika saudara Deden Abdul Rojak alias Rahman Khaidir di Bandung, Indonesia, mempertanyakan masalah Imam SM Kartosoewirjo dan NII-nya. Dimana Ahmad Sudirman telah menjawabnya.” (Ahmad Sudirman, 2 Juli 2005). Sejak awal aku sudah tahu siapa itu si bodo bakul rujak,,,eeh kliru, abdul rojak alias rahman khaidir, yang tak lain dan tak bukan adalah “two in one”. Gagas sendiri ya – ya.” (Matius Dharminta, mr_dharminta@yahoo.com , Wed, 6 Jul 2005 00:25:34 -0700 (PDT))

 

Baiklah Matius Dharminta di Manado, Sulawesi Utara.

 

Rupanya Jawa Pos ini tidak punya wartawan lainnya yang bisa dijadikan andalan oleh mbah Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI-nya, selain Dharminta  yang budek satu ini. Mengapa itu Dharminta disebut budek ?

 

Karena ketika dimintakan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan: ”mana fakta, bukti, sejarah dan hukum yang menyatakan pihak Imam SM Kartosoewirjo mendirikan NII diwilayah NKRI ? Dan sejak kapan muncul NKRI dan tunjukkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang wujudnya NKRI ?” (Ahmad Sudirman, 2 Juli 2005)

 

Eh, bukannya dijawab oleh Dharminta budek ini, melainkan hanya cengar-cengir sambil mulutnya berceloteh: “Bung Asudirman terkekeh-kekeh. Sejak awal aku sudah tahu siapa itu si bodo bakul rujak,,,eeh kliru, abdul rojak alias rahman khaidir, yang tak lain dan tak bukan adalah “two in one”. Gagas sendiri ya – ya.”.

 

Coba, perhatikan, itu Dharminta disuruh memberikan jawaban, bukan memberikan jawaban, melainkan tangannya menunjuk sambil cengar-cengir: “Bung Asudirman terkekeh-kekeh“

 

Apa pula terkekeh-kekeh, justru yang kelihatan itu Dharminta seperti ondel-ondel ketoprak Jawa-Betawi sambil menunjukkan kepandaiannya, persis seperti badut yang tidak lucu dengan mulut komat-kamit: ”Sejak awal aku sudah tahu siapa itu si bodo bakul rujak,,,eeh kliru, abdul rojak alias rahman khaidir, yang tak lain dan tak bukan adalah “two in one”.“

 

Coba, disuruh menyodorkan fakta, bukti, sejarah dan hukum yang menyatakan pihak Imam SM Kartosoewirjo mendirikan NII diwilayah NKRI. Eh, pura-pura tidak tahu saja, dasar budek. Celakanya pula, itu Dharminta hanya main cuap saja, asal mulut ternganga: ”Sejak awal aku sudah tahu siapa itu si bodo bakul rujak, yang tak lain dan tak bukan adalah “two in one”.”

 

Perhatikan, itu Dharminta katanya mengetahui siapa itu Deden Abdul Rojak alias Rahman Khaidir yang beralamat email dedenabdul@bandung.com di Bandung. Sambil diembel-embeli dengan “two in one”.

 

Sedangkan Ahmad Sudirman saja yang dikirimi email oleh Deden Abdul Rojak alias Rahman Khaidir tidak mengetahui siapa sebenarnya Deden Abdul Rojak alias Rahman Khaidir yang di Bandung yang memakai server Terasnet Bandung ini. Tahu-tahu itu Dharminta budek tunjuk tangan sambil mengklaim “sejak awal sudah tahu siapa itu abdul rojak alias rahman khaidir.”

 

Dharminta, jangan asal cuap saja kalau menulis di mimbar bebas ini, buat malu Pimpinan Redaksi Jawa Pos Arief Afandi saja.

 

Coba jawab dulu itu pertanyaan Ahmad Sudirman diatas, jangan pura-pura seperti ondel-ondel ketoprak Jawa-Betawi.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

www.ahmad-sudirman.com

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Wed, 6 Jul 2005 00:25:34 -0700 (PDT)

From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com

Subject: Re: DHARMINTA DENGAN ILMU SALIBNYA MAHU MAIN TIPU TENTANG NII

To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, airlambang@radio68h.com, airlambang@yahoo.com, antara@rad.net.id, apiaustralia@greenleft.org.au, ardiali@yahoo.com, allindo@yahoo.com, albiruny@gmail.com, aulialailil@yahoo.com, afoe@tegal.indo.net.id, azis@ksei.co.id, Agus.Renggana@kpc.co.id, alasytar_acheh@yahoo.com

 

Bung Asudirman terkekeh-kekeh…

Dharminta bergeliat seperti cacing kepanasan, ketika saudara Deden Abdul Rojak alias Rahman Khaidir di Bandung, Indonesia, mempertanyakan masalah Imam SM Kartosoewirjo dan NII-nya. Dimana Ahmad Sudirman telah menjawabnya. (Ahmad Sudirman, 2 juli 2005)

 

Sejak awal aku sudah tahu siapa itu si bodo bakul rujak,,, eeh kliru, abdul rojak alias rahman khaidir, yang tak lain dan tak bukan adalah “two in one”. Gagas sendiri ya – ya..

 

Matius Dharminta

 

mr_dharminta@yahoo.com

Manado, Sulawesi Utara

----------