Stockholm, 12 Juli 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


YOOSRAN MASIH COBA PUTAR-PUTAR PAKAI JURUS TEORI BERDIRINYA NEGARA UNTUK GENGGAM ACHEH

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



AGOOSH YOOSRAN MASIH TERUS MENCOBA BERPUTAR-PUTAR MEMAKAI JURUS TEORI BERDIRINYA NEGARA UNTUK PERTAHANKAN ACHEH

 

"Pak Asu, kan saya sudah bilang, berpikirlah realita yang ada saat ini. Kalau mau debat sejarah, berdebat dengan yang ahli juga. Kalo di forum ini ya mungkin ga ada yang bisa menandingi "ilmu sejarah" anda pak Asu. Dengan berpikir realistis, saya yakin anda tidak akan emosional dalam menanggapi setiap komentar yang tidak sejalan dengan anda. Realita yang anda hadapi saat ini adalah, di wilayah Asia Tenggara ini ada sebuah negara kepulauan besar yang terbentang luas dari timur ke barat yang namnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia juga sudah terdaftar dan menjadi anggota yang sah dan diakui di PBB. PBB adalah badan Internasional yang sudah pasti angotanya adalah negara-negara berdaulat." (Agoosh Yoosran, a_yoosran@yahoo.com ,  12 juli 2005 07:46:33)

 

Baiklah Agoosh Yoosran di Jakarta, Indonesia.

 

Sebenarnya mimbar bebas ini telah menyebar luas, dan sampai juga kepada para akhli sejarah. Kalau para akhli sejarah ini mahu tampil, itu mereka dipersilahkan. Hanya sampai detik ini, para akhli sejarah nasional ini terus mengumpet, tidak berani tampil. Sudah ada beberapa orang yang memiliki kemampuan sejarah yang tampil di mimbar bebas ini, tetapi begitu ditanggapi, langsung tenggelam lagi. Kalau yang namanya mitos yang dipakai dasar, mana itu kuat untuk dijadikan dasar pengikat Negeri Acheh.

 

Yoosran, memang realita RI adalah satu negara diantara negara-negara yang ada di Asia Tenggara. Tetapi, dalam proses jalur pertumbuhan dan perkembangan RI ini yang dihubungkan dengan Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat telah terjadi tindakan-tindakan pelanggaran hukum dalam kehidupan antar negara, dengan cara menelan wilayah yang ada diluar wilayah de-facto dan de-jure RI.

 

Pelanggaran hukum dengan cara penelanan wilayah diluar wilayah de-facto dan de-jure RI inilah yang tidak bisa dihilangkan dari wujud jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI mbah Soekarno ini.

 

Atau kalau dikatakan dalam bentuk lain adalah adanya cacat dalam tubuh RI tidak bisa ditutupi dengan adanya pengakuan dari negara-negara lain. Kalau yang namnya RI yang sumbing, tetap saja, sumbing, kecuali kalau mau main tipu, dengan dipulas atau dilakukan operasi pelastik biar hilang sumbingnya. Tetapi, yang namanya pelastik, biar telah ditanamkan, tetap saja pelastik. Akhirnya ketahuan juga memang asalnya sumbing.

 

Jadi, sama juga dengan RI mbah Soekarno ini. Kelihatan memang itu RI ada, tetapi memang dalam perut RI terdapat Negeri Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat yang telah disantok oleh mbah Soekarno melalui RIS dan RI-Jawa-Yogya-nya secara melanggar hukum dan secara sepihak, tanpa adanya persetujuan sari seluruh bangsa Acheh untuk Negeri Acheh, seluruh bangsa Papua untuk Negeri Papua Barat dan seluruh warga Maluku Selatan untuk wilayah Maluku Selatan.

 

Nah, pandangan yang realistis inilah yang seharusnya dimiliki oleh para penerus mbah Soekarno termasuk juga oleh Yoosran.

 

Karena kalau tidak menyadari akan jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI dihubungkan dengan Acheh, maka akan terkecoh dan akan terus tertipu dengan mitos yang dibuat mbah Soekarno.

 

Kemudian soal pengakuan PBB, itu mudah bisa berobah lihat saja di Republik Rakyat Federal Yugolavia yang terdiri dari Serbia, Kroasia, Slovenia, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Republik Makedonia, Kosovo (otonomi) dan Vojvodia (otonomi) yang dibangun pada tahun 1946. Siapa yang sebelumnya akan menduga bahwa negara-negara anggota PBB akan mengakui Negara-Negara yang memerdekakan diri dari Republik Rakyat Federal Yugolavia yang dibangun Tito ?. Sekarang yang namanya Negara Republik Rakyat Federal Yugolavia yang dibangun Tito kawan dekat mbah Soekarno itu ternyata sejak tahun 1990 sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah Negara-Negara yang telah menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh Tito dengan Republik Rakyat Federal Yugolavia-nya, seperti Negara Slovenia dan Negara Kroasia diproklamasikan pada tahun 1991. Dan pada tahun 1991 juga Republik Makedonia memerdekakan diri. Lalu tahun 1992 Negara Bosnia-Herzegovina diproklamasikan. Kemudian pada tahun 2002 Serbia dan Montenegro membentuk Union dan pada tanggal 4 Februari 2003 negara Yugoslavia itu akhirnya menjadi Serbia Montenegro. Adapun Kosovo diserahkan kepada badan pengawasan Internasional sejak tahun 1999.

 

Kemudian Negara-Negara yang dimerdekakan itu telah diakui oleh negara-negara anggota PBB.

 

Jadi Yoosran, dalam sekejap saja itu pengakuan dari negara-negara anggota PBB akan berobah. Dan inilah yang harus dijadikan sebagai dasar pikiran yang realistis. Karena kalau hanya terus menyandarkan kepada cerita mitos model mbah Soekarno, itu akhirnya akan terjungkir juga.

 

Kemudian kalau masih juga menyandarkan kepada teori berdirinya negara, seperti adanya wilayah, rakyat, pemerintah dan pengakuan dari negara lain, itu teori tidak kuat kalau dihadapkan kepada fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang berdirinya negara. Contohnya itu Yugolasvia yang dibangun oleh Tito. Akhirnya, hancur juga. Dan teori negara yang dijadikan sandaran oleh Yoosran tidak ada guna dan manfaatnya untuk dijadikan alasan mempertahankan kekalnya Yugoslavia.

 

Begitu juga dengan Negara RI ini, lambat laun akan pecah juga itu RI mbah Soekarno yang telah menelan Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat ini, hanya tunggu waktunya saja. Dan memang realitanya sedang berjalan dan terasa. Lihat saja di Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat.

 

Jadi Yoosran, kalau memang mitos, ya tetap saja mitos. Dan Negeri Acheh adalah Negeri yang telah berdiri jauh sebelum Negara RI diproklamasikan oleh mbah Soekarno. Dan menurut proses jalur pertumbuhan dan perkembangan RI ini kelihatan itu Negeri Acheh ditelan oleh RIS dan RI-nya mbah Soekarno secara sepihak. Dan tentu saja, lambat laun itu Acheh akan keluar dari perut RI juga. Tinggal tunggu waktunya saja. Dan ini bukan mimpi tetapi suatu realita yang akan dihadapi oleh para penerus mbah Soekarno.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

From:  Agoosh Yoosran a_yoosran@yahoo.com

Date: 12 juli 2005 07:46:33

To: Ahmad Sudirman ahmad_sudirman@hotmail.com

Cc:  Mathius Dharminta <mr_dharminta@yahoo.com>, muba zr mbzr00@yahoo.com

Subject: Re: YOOSRAN, ITU RI-JAWA-YOGYA MENDAULATKAN DIRI SETELAH MENELAN 15 NEGARA/DAERAH...

 

Pak Asu, kan saya sudah bilang, berpikirlah realita yang ada saat ini. Kalau mau debat sejarah, berdebat dengan yang ahli juga. Kalo di forum ini ya mungkin ga ada yang bisa menandingi "ilmu sejarah" anda pak Asu. Dengan berpikir realistis, saya yakin anda tidak akan emosional dalam menanggapi setiap komentar yang tidak sejalan dengan anda.

 

Realita yang anda hadapi saat ini adalah, di wilayah Asia Tenggara ini ada sebuah negara kepulauan besar yang terbentang luas dari timur ke barat yang namnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia juga sudah terdaftar dan menjadi anggota yang sah dan diakui di PBB. PBB adalah badan Internasional yang sudah pasti angotanya adalah negara-negara berdaulat.

 

Kan pasti anda tahu syarat-syarat berdirinya sebuah negara, diantaranya punya wilayah dan punya rakyat yang mendukung negara Kesatuan Republik Indonesia jelas wilayahnya dari Sabang sampai Merauke, rakyatnya ada 200 juta lebih, jadi ya sudah pasti yang diakui adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bukan Negara Republik Indonesia Serikat seperti yang anda bilang itu pak Asu. RIS itu sejarah masa lalu. Satu hal menjadi mutlak dan diakui kebenarannya setelah sekian lama keberadaannya tetap ada dan diakui oleh negara-negara lain. Realitanya ? ya negara Kesatuan Republik Indonesia memang diakui keberadaan dan kedaulatannya.

 

Agoosh Yoosran

 

a_yoosran@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------

 

Date: Mon, 11 Jul 2005 22:55:57 -0700 (PDT)

From: Agoosh Yoosran a_yoosran@yahoo.com

Subject: Re: YOOSRAN, ITU RI-JAWA-YOGYA MENDAULATKAN DIRI SETELAH MENELAN 15 NEGARA/DAERAH BAGIAN RIS PLUS ACHEH

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Cc: Mathius Dharminta <mr_dharminta@yahoo.com>, muba zr mbzr00@yahoo.com

 

Melanjutkan sebelumnya...

Jadi terserah anda mau bilang racun mitos lah atau apa lah yang pasti bung Asu Negara Kesatuan Republik Indonesia itu ada. Sedangkan Negara Aceh itu baru sebatas mimpi bung! Belum exist. Kalau mengenai hal ini anda mustinya sepaham dengan saya dan tidak bisa membantah..benar kan ?!

 

Agoosh Yoosran

 

a_yoosran@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------