Stockholm, 17 Juli 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MUBA IKUTAN YUDHOYONO YANG STUPID SAMBIL PEGANG UU NO.31/2002 KEROPOS

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



HANTU MUBA DIJON COBA TERUS IKUTAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO YANG STUPID SAMBIL PEGANG UU NO.31/2002 KEROPOS

 

“Jika benar si banci Hasan Tiro pernah bilang ”they are all stupid” kepada para pemimpin RI, maka semaikn jelaslah bahwa Hasan Tiro memang benar-benar seorang yang stupid. Mad Mad. Apa logikanya SBY dan jajarannya harus melanggar undang-undang untuk mengakomodasi mimpi belasan pemain toneel asnlf Swedia? Ah, Mad. Sejak dulu aku memang sudah curiga, betapa stupidnya kamu” (Muba Zir, mbzr00@yahoo.com , Sun, 17 Jul 2005 02:55:16 -0700 (PDT))

 

Baiklah Muba di Dijon, Bourgogne, Perancis.

 

Bagaimana tidak dibilang bodoh alias stupid itu Susilo Bambang Yudhoyono dan para Jenderal TNI Jawa tentang perundingan di Helsinki tentang penyelesaian damai di Acheh ?.

 

Karena memang itu Susilo Bambang Yudhoyono bukan mahu damai, tetapi ingin tetap mempertahankan tanah wilayah Acheh dengan cara yang gombal yaitu mempertahankan UU No.31/2002. Kan benar-benar budek.

 

Coba hantu Muba Dijon baca itu isi UU No.31/2002,  apakah disana disebutkan bahwa partai politik lokal tidak dibenarkan ?

 

Nah, kalau itu Susilo Bambang Yudhoyono mahu jujur dan mahu damai di Acheh, maka ia tidak akan terus-menerus budek selamanya. Kalau hanya ia berpegang kepada UU No.31/2002 yang tidak pernah menyebutkan pelarangan partai politik lokal, maka itu artinya betapa stupid atau bodohnya mbah Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Hantu Muba Dijon, yang paling logis untuk dijadikan dasar argumentasi mengapa Susilo Bambang Yudhoyono menolak partai politik lokal Acheh adalah karena pihak partai-partai politik yang ada di RI tidak akan mampu menandingi kekuatan pengaruh partai lokal Acheh. Apalagi Acheh akan diatur oleh sistem pemerintahan sendiri. Artinya peraturan yang berlaku di wilayah de-facto dan de-jure Acheh diatur oleh peraturan yang ditetapkan oleh lembaga legislatif dan lembaga eksekutip pemerintah sendiri Acheh.

 

Jadi hantu Muba Dijon, kalian hanya asal cuap saja, untuk mempertahankan tanah wilayah Acheh yang dianeksasi, diduduki dan dijajah oleh mbah kalian Soekarno penipu licik dan dipertahankan oleh para penerusnya termasuk mbah Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Dan memang mereka itu pada bodoh alias stupid. Tanah negeri orang terus saja didekap, dasar jawa kowe.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sun, 17 Jul 2005 02:55:16 -0700 (PDT)

From: muba zir mbzr00@yahoo.com

Subject: Re: BENARKAH YUDHOYONO MENGGAGALKAN PERUNDINGAN HELSINKI HANYA KARENA PERTAHANKAN UU NO.31/2002 ?

To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, Acehabu_dipeureulak <abu_dipeureulak@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, Acehalasytar_acheh <alasytar_acheh@yahoo.com>, acehalchaidar alchaidar@yahoo.com

 

Jika benar si banci Hasan Tiro pernah bilang ”they are all stupid” kepada para pemimpin RI, maka semaikn jelaslah bahwa Hasan Tiro memang benar-benar seorang yang stupid.

 

Mad... Mad... Apa logikanya SBY dan jajarannya harus melanggar undang-undang untuk mengakomodasi mimpi belasan pemain toneel asnlf Swedia?

 

Ah, Mad... Sejak dulu aku memang sudah curiga, betapa stupidnya kamu...

 

Muba ZR

 

mbzr00@yahoo.com

Dijon, Bourgogne, Perancis

----------