Sandnes, 19 Juli 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MEMAHAMI TUJUAN ISLAM SECARA MAKSIMAL

Husaini Daud Sp

Sandnes - NORWEGIA.



TUJUAN ISLAM ADALAH TUJUAN  HIDUP MANUSIA ITU SENDIRI (MISI HIDUP)

 

Nampaknya apa yang diungkapkan saudara "Impian Harapan" ini merupakan renungan yang baik buat bangsa Acheh yang sadar. Kalau berbicara Bangsa Acheh yang sadar tidak hanya sadar untuk merdeka semata-mata akan tetapi sadar Hamba Allah yang memahami apa sesungguhnya misi yang "haq" dia perankan di permukaan Bumi ini.

 

Kalau misi kita di Dunia ini tidak jelas kita pahami, kemungkinan besar setelah kita raih kemerdekaan akan berperang lagi diantara sesama kita sebagaimana yang dikemukakan saudara yang menggunakan email "Impian Harapan".

 

Saya sangat nyambung apa yang beliau renungkan itu.  Sepertinya kemungkinan besar kita akan saling berperang lagi setelah kemerdekaan kita raih, paling kurang gontok-gontokan.

 

Terjadinya hal yang tersebut diatas disebabkan kebanyakan dari kita belum memahami tujuan Islam itu secara maksimal. Perlu kita perjelaskan bahwa yang dimaksudkan bukan "Ilmu Islam" yang harus maksimal, tetapi "Tujuannya". Tujuan Islam adalah tujuan hidup manusia itu sendiri (Misi Hidup).

 

Betapa banyak orang yang berilmu di Indonesia Itu dan Juga di Acheh, namun tidak berarti sama sekali. Hal ini bukan klaim saya, tetapi realitanya yang siapapun dapat menyaksikannya sebagai contoh: Di Indonesia itu banyak Kiyai, Doktor, Propessor dan orang - orang kaya "bertitel" Haji namun membiarkan tetangganya yang miskin hidup terlunta-lunta, padahal mereka membaca Hadist; " Tidak beriman salah seorang kamu yang tidur kenyang sementara tetangganya lapar". Kemudian Orang - orang "'Alim" itu mengetahui bahwa sebahagian besar hasil bumi diambil dari Acheh untuk memakmurkan sebahagian orang di Jawa, sementara rakyat  Acheh berfungsi hanya sebagai penonton. Namun orang - orang 'alim itu tadi tetap saja bersekongkol dengan pemimpin - pemimpin dhalim tersebut sejak jaman Suharto sampai sekarang ini.

 

Sesungguhnya bangsa Jin juga banyak sekali ilmunya, lebih lagi Jin yang diciptakan Allah sebelum Nabi Adam. Namun persoalannya Keta'atannya kepada Allah yang tidak mereka miliki.  Justru itu Ilmu "kesadaran hidup" itulah yang sangat dibutuhkan manusia Acheh sekarang ini. Realitanya Ilmu tersebut tidak ada pada orang - orang Acheh yang bersekongkol dalam system Indonesia Pancasila. Buktinya Itu seluruh anggota DPR dan ketuanya yang saya kenal persis dari Partai PPP yang banyak ilmunya, namun tega mengusulkan gajinya yang tinggi disa'at rakyat yang diwakilinya hidup menderita dan morat - marit.

 

Orang - orang Acheh yang memiliki ilmu kesadaran itu (baca pengikut setia Tgk Hasan Muhammad Di Tiro) meninggalkan tanah airnya demi membela kaum dhu'afa, kendatipun diantara mereka ada juga yang memiliki sebab lainnya.  Justru itu sisa waktu yang masih kita miliki sebaiknya kita gunakan semaksimal mungkin untuk menggembleng saudara saudara kita melalui pendidikan "kilat", baik di luar negeri maupun di Acheh sendiri.

 

Alhamdulillah diantara kita masih ada orang - orang yang mampu untuk urusan yang demikian, tinggal lagi kesempatan itu mampu kita manfa'atkan. Jadi tepat sekali renungan saudara "Impian Harapan" itu selusi yang diambil Pemimpin dan wakil kita di Helsinki sebagaimana yang saya kutip berikut ini:

 

"Dan saya setelah dewasa meliat selalu ada ketidak jelasan dari pada negeri Aceh itu di sebabkan ulah para pembesar-pembesar yang ingin menguasi Aceh. Dan sekarang saya rasanya mendapatkan kesimpulan yang terbaik terhadap solusi Aceh demi menuju jalan yang Allah cintai, yaitu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangnya itulah inti kebahagian kita di dunia dan di Akherat. Yang perlu kita perbaiki sekarang adalah hukum bukan merdeka Dulu. Buat apa merdeka nanti di antara orang Aceh perang saudara lebih baik di bawa indonesia kerana kalaupun perang ya sama pemerintahan pancasila. Ya kita perbaiki dulu di bidang hukum. Dan kita sebagai orang islam harus melaksanakan hukum islam dan jangan yang di praktekkan oleh pemerintahan sekarang yaitu melaksanakan hukum menurut suka hati pemerintah saja. Masak kalau rakyat menjudi di cambuk tapi kalau pejabat tidak, ataupun kalau Abri di biarkan saja banyak buktinya.

 

Kesimpiulannya dalam masa 18 bulan ini kita harus siap membina kaderisasi yang sadar tujuaan hidupnya di permukaan planet Bumi ini. selanjutnya saya tutup tulisan ini dengan sedikit cuplikan tulisan saya yang berjudul "PEDIDIKAN ISLAM KAFFAH" dari "Ahmad Hakim Sudirman Homepage" serta  Puisi - puisi yang mengandung muatan Idiology.

 

Billahi fi sabililhaq.

 

Husaini Daud Sp

 

husaini54daud@yahoo.com

Sandnes, Norwegia

 

Pendidikan

 

"Berbicara tentang pendidikan adalah berbicara tentang kebutuhan manusia. Sebagaimana yang telah penulis uraikan di atas yang berhubungan dengan pertanyaan nomor 3 yaitu apa saja kebutuhan-kebutuhan manusia.

 

Dalam alinea-alinea berikut ini akan kita bicarakan konsep pendidikan Islam secara Kaffah. Berbicara mengenai konsep sama halnya dengan berbicara tentang percetakan dalam suatu pabrik/mesin pencetak. Jadi yang pertama kita piker model barang yang bagaimana yang dibutuhkan konsumen sedangkan konsep pendidikan adalah pencetak kader-kader yang dibutuhkan oleh pemilik konsep. Kalau kita ingin membuat konsep pendidikan Islam secara kaffah, pemilik konsepnya adalah Allah. Artinya konsep yang kita buat haruslah berdasarkan petunjuk Allah dalam Al-Quran. Justru itu kurikulum setiap jenjang pendidikan haruslah terdiri dari materi pemahaman Al-Quran di urutan nomor satu, mulai dari sekolah lanjutan pertama sampai ke Perguruan Tinggi. Di Perguruan Tinggi selain adanya materi Pemahaman Al-Quran sebagai mata kuliah mayor di setiap jurusan pemahaman Al-Quran juga harus merupaka syarat mutlak untuk meraih gelar sarjana. Sedangkan di S2, dan Program Doktoral otomatis tentang pemahaman Al-Quran dalah pakarnya.

 

Konsep seperti ini akan membuahkan manusia-manusia yang pintar dan juga teguh iman. Setiap lembaga pendidikan dapat dipastikan bahawa materi yang terutama adalah Pemahaman Al-Quran. Lalu porsi kedua ditempatkan oleh Hadist Nabi, Sejarah Para Rasul, Imam-imam/Ulama Warasaul Ambiya. Selanjutnya diikuti oleh materi perbandingan mazhab yang difokuskan pada toleransi yang sangat tinggi antar semua mazhab. Mengingat pesan persatuan sangat diutamakan dalam Islam sejati (QS,3:103-107), sehingga kita sadar siapa musuh kita yang sebenarnya. Sering kali terjadi pertikaian antar mazhab di tengah-tengah komunitas kaum muslimin, padahal hal ini merupakan PR yang disodorkan oleh musuh-musuh kita.

 

Biaya Pendidikan sejak dari sekolah dasar sampai ke Perguruan Tinggi ditanggung sepenuhnya oleh negara, termasuk biaya transportasi. Sedangkan gaji para guru haruslah yang tertinggi dibandingkan pegawai-pegawai lainnya termasuk militer sekalipun. Dalam pandangan Islam, guru adalah posisi yang paling mulia di tengah-tengah masyarakat. Dalam hal ini kita dapat meyaksikan apa yang terjadi di Aceh khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Dari penelitian yang pernah penulis buat dengan opsi guru, dokter, tentara, dan pegawai sipil, rata-rata responden lebih suka menjadi menjadi dokter dan tentara daripada guru. Minat untuk jadi guru lebih tipis bahkan dibandingkan dengan pegawai sipil sekalipun. Hal ini terjadi disebabkan financial guru yang kurang terjamin dibandingkan dengan pegawai lainnya.

 

Perpustakaan

 

Perpustakaan merupakan sarana yang paling penting dalam dunia pendidikan, sama halnya dengan apotik dalam dunia pengobatan. Karena itu perpustakaan haruslah selektif daripada unsur-unsur yang merusakkan idealis Islam. Buku-buku orientalis tidak boleh dibaca kecuali kecuali pasca sarjana, mengingat mereka adalah orang-orang yang telah mantap di bidang akidah/ ideology, siasah fatanah (politik Rasul) dan Sejarah Islam. Untuk orang-orang non akademi (masyarakat biasa) membutuhkan perpustakaan keliling yang juga gratis/ dibiayai oleh negara. Buku-buku di Perpustakaan Keliling juga harus selektif benar, sedangkan buku-buku yang masuk dari Luar Negeri harus melalui tim sensor yang benar-benar terpercaya dan bertanggung-jawab kepada Allah SWT. Apabila konsep Perpustakaan Keliling berhasil diterpakan akan membuahkan kesadaran masyarakat Islam yang luar biasa. Seorang kepala keluarga akan sadar bahwa ketika mereka kembali ke rumah tangga tidak hanya membawa roti kepada keluarganya tetapi juga buku. Roti pelambang makanan adalah sarana untuk memenuhi kurikulum perut (empat sehat lima sempurna), sedangkan buku untuk memenuhi kebutuhan kurikulum otak. Hal ini memang tidak akan berhasil selama pemimpin-pemimpin negara itu sendiri belum siap untuk hal seperti itu.

 

Jadi faktor kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan suatu konsep. Karena itu berbicara pendidikan kaffah adalah berbicara sistem kedaulatan Allah dimana pemimpin Top Leadernya pastilah Imam/ Ulama Warasatul Ambiya yang tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah.

 

Pemimpin yang bertipe seperti itulah yang benar-benar memimpin ummahnya ke jalan yang diredhai Allah dan ummahpun bersatu padu bergerak ke arah yang sama pada poros bimbingan Sang Imam (Wakil Tuhan). Negara yang memiliki ummah dan Imamah seperti itulah yang dapat disebut Baldatun Thaiyyibatun Wa Rabbun Ghafur. Tidak sembarangan negara dan tidak mungkin disandang oleh suatu negara yang nota benenya lebih tepat disebut negara Thaghut (baca Hindunesia-Jawa)

 

Penutup

 

Karena sumber pendidikan manusia berasal daripada Allah (Surah Al-Alaq 1-5), maka konsep pendidikan Islam haruslah dapat memberikan manusia-manusia yang pintar dan teguh iman bukan manusia-manusia sekuler. Kalau Manager Perusahaan harus memahami produksi yang bagaimana dibutuhkan konsumer, Manager Pendidikan harus memahami kualitas manusia yang bagaimana nyang dikehendaki Allah, bukan yang dikehendaki masyarakat/konsumen."  (Sandnes, 4 Juli 2004)

----------

 

MATA AIR ISLAM

(Karya HSNDWSP)

 

Air adalah air

Engkau sumber kehidupan

Sa'at mentari memancarkan sinarnya

Engkau membumbung ke angkasa, mmenjadi awan

Dihembus angin kegunung

Hujan lebat turun di pegunungan

Mencebur ke sungai

Menggapai lautan

 

Air adalah air

Engkau beresensi

Tak pernah berhenti

Hidupmu penuh tantangan

Dihadang pepohonan

Dihadang bebatuan

Bendungan raksasa

 

Embun adalah embun

Penampilanmu mempesona

Engkau takpernah beresensi

Hidupmu sementara

Falsafah hidupmu hampa

Hidup untuk bekerja

Bekerja untuk makan

Makan untuk hidup

 

Wahai embun menceburlah ke sungai

Agar engkau hidup abadi

Ketika Sangsurya memancarkan sinarnya

Wajahmu mengundang pikiran yang aduhai

Namun tak lama setelah itu

Engkau lumer, tenggelam, musnah

Riwayatmu dilupakan

 

Engkau anjing serigala, tikus dan domba

Engkau pengisap darah manusia

Hidupmu penuh durjana

Licik seperti anjing

Rakus bagaikan serigala

Serakah, tamak seperti tikus

Menghambakan diri, tak berdaya macam domba

 

Mata air Islam

Engkau mulai dari Adam

Menempuh liku - liku yang panjang

Hidupmu penuh tantangan

Dihadang pepohonan

Dihadang bebatuan

Bendungan raksasa

 

Mata air Islam

Engkau bukan hero

Engkau bukan ratu adil

Engkau bukan Malaikat

Engkau Manusia teladan

Engkau adalah Utusan Tuhan

Engkau Imam dan Penyeru - penyeru kebenaran

 

Mata air Islam

Engkau bukan manusia supra

Engkau bukan manusia super

Engkau adalah model, teladan

Engkau penempuh jalan mendaki lagi sukar

Engkau pemimpin kaum dhu'afa

Engkau standarisasi

Engkau representant

Wakil Tuhan di Bumi

 

Adam bendunganmu Syaithan

Habil bendunganmu Qabil

Ibrahim bendunganmu Namrud

Musa bendunganmu Fir'aun, Hamman, Karun dan Bal'am

Harun bendunganmu Samiry

'Isa bendunganmu Kaisar - kaisar di Rhoma

Muhammad bendunganmu Abu Sofyan, Abu Jahal dan Lahab

'Ali bendunganmu Mu'awiyah bin Abi Sofyan

Hussein bendunganmu Yazid bin Mu'awiyah

Penyeru kebenaran bendunganmu basyar basyar

 

Wahai embun menceburlah kesungai

Agar engkau hidup abadi

Agar engkau dapat menggapai lautan

Kembali keasalmu

Agar engkau tidak sekedar existensi

Terimalah seruan  Mata Air Islam

----------

 

CERMIN SEJATI

(Karya HSNDWSP)

 

Hai manusia bercerminlah engkau

Agar engkau sadar siapakah engkau sebenarnya

Engkau dapat mengungguli para Malaikat dan

Engkau juga dapat menjadi lebih hina dari binatang

 

Cermin adalah cermin

Engkau memantulkan sinar objectiv

Menerangi kalbu insan

Menggapai sinyal - sinyal kebenaran

 

Cermin adalah cermin

Existensimu sangat menentu

Tanpa dirimu dunia penuh dengan Basyar

 

Basyar adalah Basyar

Engkau tak pernah beresensi

Engkau tak pernah bercermin

Engkau sekedar berexistensi

 

Basyar adalah Basyar

Falsafah hidupmu hampa

Hidup untuk bekerja dan bekerja untuk hidup

Sampai tikus putih dan hitam menggeroigoti tali hidupmu

 

Hai manusia bercerminlah engkau

Agar engkau dapat beresensi

Agar engkau mengenal siapa Tuhanmu

Al Qur-an cermin sejati

----------

 

Date: Mon, 18 Jul 2005 12:56:35 -0700 (PDT)

From: impian harapan <impian_harapan@yahoo.com>

To: PPDI@yahoogroups.com

Subject: apa yang sangat kita impikan dari Aceh ??

 

Assalamaualaikum,

 

Saya sebagai orang Aceh merasa bingung melihat tingkah laku, orang Aceh biar mareka itu pendukung pemerintahan pancasila ataupun pendukung gerakan Aceh merdeka dan juga yang menamakan dirinya MP-GAM, apakah sebenarnya yang sangat kalian impikan di negeri Aceh???

 

Dan saya setelah dewasa meliat selalu ada ketidak jelasan dari pada negeri Aceh itu di sebabkan ulah para pembesar-pembesar yang ingin menguasi Aceh.

 

Dan sekarang saya rasanya mendapatkan kesimpulan yang terbaik terhadap solusi Aceh demi menuju jalan yang Allah cintai, yaitu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangnya itulah inti kebahagian kita di dunia dan di Akherat.

 

Yang perlu kita perbaiki sekarang adalah hukum bukan merdeka Dulu. Buat apa merdeka nanti di antara orang Aceh perang saudara lebih baik di bawa indonesia kerana kalaupun perang ya sama pemerintahan pancasila. Ya kita perbaiki dulu di bidang hukum. Dan kita sebagai orang islam harus melaksanakan hukum islam dan jangan yang di praktekkan oleh pemerintahan sekarang yaitu melaksanakan hukum menurut suka hati pemerintah saja. Masak kalau rakyat menjudi di cambuk tapi kalau pejabat tidak, ataupun kalau Abri di biarkan saja banyak buktinya.

 

Intinya bahwa kerja pemerintah Aceh yang penduduknya kebanyakan dan hampir keseluruhan umat islam adalah melaksanakan syariah islam dan peradilan islam mengantikan hukum pancasila.

 

Kedua kita harus perbaiki di bidang pendidikan dan kebudayaan, yaitu bagaimana supaya seluruh orang Aceh bisa memahami islam secara umum dan menyeluruh baik itu yang berkenaan dengan dunia maupun akherat, khususnya seperti ilmu agama, kedoktaran, militer dll, supaya nantinya umat islam tidak membunuh sesama mareka sendiri.

 

Juga kita perbaiki di bidang pertahanan umat dan kemiliteran atau yang di dalam kitab2 islam di namakan dengan pendidikan jihad dan cara kita menpertahankan diri serta membawa umat maunusia ke jalan islam klau tidak bisa dengan lemah lembut ya kita perangi.

 

Juga di bidang economi dan sosial kita usahakan bagaimana orang Aceh biar kaya tapi sadar bahwa dia orang islam juga nantinya kelebihan rezki orang kaya akan di bagikan kepada orang2 miskin dan fakir miskin serta janda-janda dan anak2 yatim.

 

Dan yang lebih penting bagaimana sikap kita selaku orang aceh yang beragama islam agar memperbaiki hubungan kita dengan tetangga2 kita baik itu umat islam mau yang bukan islam baik itu hubungan pribadi atau antar negara.

 

Dan pemimpin yang baik adalah yang selain harus seorang muslim dia juga harus kuat, terpercaya, berilmu dan yang lebih penting lagi harus punya tanggung jawab sebagai pemimpin ataupun sebagai dia seorang muslim terhadap dirinya dan juga rakyatnya.

 

Oleh kerana itu kita harapkan sebelum memerintah seorang pemimpin harus mengetahui dulu islam dan hak-kaknya serta kewajibannya, baik itu terdapa dirinya ataupun terdahap umatnya.

 

Pembaca semua saya ingin tanya dua hal sama kalian semua pertama "apakah kalian setuju hukum pancasila di terapkan di Aceh kalau tidak setuju hukum apakah yang pantas diterapkan di Aceh ???

 

Kedua  "anda seorang muslim sejauh mana perjuangan anda untuk memperjuangkan islam baik di Aceh ataupun di luar Aceh ?? yang penting INGAT INGAT INGAT INGAT ingatlah Allah selalu di dalam kehidupan.

 

Impian Harapan

 

impian_harapan@yahoo.com

----------