Stockholm, 26 Juli 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


DHARMINTA, ITU RI-JAWA-YOGYA HANYA DAULAT-DAULATAN ATAS ACHEH, PAPUA BARAT & MALUKU SELATAN

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



MATIUS DHARMINTA, ITU YANG NAMANYA RI-JAWA-YOGYA HANYA DAULAT-DAULATAN ATAS ACHEH, PAPUA BARAT & MALUKU SELATAN

 

“ha haa haa bung Asudirman !! kenapa setiap kali membaca atau mendengar bahwa kedaulatan NKRI membentang dari Sabang samai Meraoke anda jadi blingsatan kayat tikus kepergok kucing gini? Takut bualan anda tak laku ya ? makanya, bener kayak yg dikatakan Muba Dijohn, kalau membual yg  dikit intelek gitu loh.“ (Matius Dharminta, mr_dharminta@yahoo.com ,  Tue, 26 Jul 2005 01:57:04 -0700 (PDT))

 

Baikah Dharminta di Jakarta, Indonesia

 

Dharminta, itu apa yang kalian katakan bahwa kalau Ahmad Sudirman ”mendengar bahwa kedaulatan NKRI membentang dari Sabang samai Meraoke anda jadi blingsatan kayat tikus kepergok kucing gini”. Itu pernyataan kalian memang keropos. Mengapa ?

 

Karena, bukan Ahmad Sudirman blingsatan ketika mendengar dua kata Sabang dan Merauke. Melainkan, itu pernyataan kalian yang menyatakan kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke dalam realitanya tidak benar. Mengapa ?

 

Karena kalau memang benar itu kedaulatan RI dari Sabang sampai Merauke, maka itu bangsa Papua, bangsa Acheh dan bangsa di Maluku Selatan akan dengan senang hati dan gembira menyambut kata-kata burung garuda panacasila. Tetapi, kenyataannya tidak demikian, Dharminta budek.

 

Itu bangsa Papua Barat, tidak mengakui kedaulatan wilayah Papua Barat ada dibawah RI bersama mbah Soekarno sampai sekarang mbah Susilo Bambang Yudhoyono. Begitu juga, itu bangsa Maluku Selatan tidak pernah mengakui berada dibawah kedaulatan RI-Jawa-Yogya dari mulai sejak mbah Soekarno menelan wilayah Maluku Selatan sampai detik sekarang ini. Begitu juga dengan bangsa Acheh, itu wilayah Acheh tidak diakui sebagai wilayah kedaulatan RI-Jawa-Soekarno oleh Pemerintah Negara Acheh.

 

Juga, kalau memang benar itu RI-Jawa-Yogya yang menjelma menjadi NKRI pada 15 Agustus 1950 berdaulat atas tiga wilayah tersebut, maka sudah tidak ada lagi masalah konflik di wilayah-wilayah tersebut. Tetapi kenyataannya, tidak demikian. Justru itu konflik di wilayah-wilayah tersebut masih menggelora sampai detik sekarang.

 

Nah, ini membuktikan secara fakta, bukti sejarah dan dasar hukum bahwa apa yang kalian katakan kedaulatan RI-Jawa-Yogya yang menjelma menjadi NKRI dari Sabang sampai Merauke hanya isapan jempol saja. Hanya orang-orang budek dan yang menelan mitos mbah Soekarno tentang Acheh, Papua Barat dan Maluku Selatan lah yang mengembek dan menganggukkan kepalanya kepada apa yang dimitoskan mbah Soekarno.

 

Jadi, bagaimana bisa Ahmad Sudirman  membenarkan pernyataan kalian diatas itu Dharminta. Sekarang saja itu Pemerintah Negara Acheh mana mengakui kedaulatan RI-Jawa-Yogya atas wilayah Acheh. Bahkan sebaliknya secara de-facto dan de-jure itu RI dibawah mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla mengakui wujud dan sahnya Pemerintah Negara Acheh dibawah Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro atas dasar hukum Kesepakatan Helsinki 2005.

 

Nah, dari sini saja, sudah bisa menggambarkan bahwa apa yang dikatakan kedaulatan RI-Jawa-Yogya dari Sabang sampai Merauke dalam realitanya hanya isapan jempol saja, atau dengan kata lain hanyalah sebagai mitos mbah Soekarno saja.

 

Selama di wilayah-wilayah Acheh, Papua Barat dan Maluku Selatan bangsa-bangsanya tetap menyuarakan penentuan nasib sendiri, maka selama itu yang namnaya RI-Jawa-Yogya yang menjelma NKRI tidak punya kedaulatan atas tiga wilayah tersebut. Dan itu hanyalah pengklaiman dan daulat-daulatan saja. Alias bohong-bohongan saja, model gaya tipu mbah Soekarno penipu licik.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Tue, 26 Jul 2005 01:57:04 -0700 (PDT)

From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com

Subject: KENAPA BUNG ASUDIRMAN JADI BLINGSATAN GINI ??

To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, airlambang@radio68h.com, abu_abdilhadi@yahoo.com, acehku_1@yahoo.com, airlambang@yahoo.com, antara@rad.net.id, apiaustralia@greenleft.org.au, ardiali@yahoo.com, allindo@yahoo.com, albiruny@gmail.com, aulialailil@yahoo.com, afoe@tegal.indo.net.id, azis@ksei.co.id, alasytar_acheh@yahoo.com, apalahu2000@yahoo.co.uk, agungdh@emirates.net.ae, abdul.muin@conocophillips.com, ahmedjpr@yahoo.com

 

ha..haa…haa…. bung asudirman .!! kenapa setiap kali membaca atau mendengar bahwa kedaulatan nkri membentang dari sabang samai meraoke anda jadi blingsatan kayat tikus kepergok kucing gini?

 

Takut bualan anda tak laku ya..? makanya, bener kayak yg dikatakan muba dijohn, kalau membual yg  dikit intelek gitu loh..

 

Matius Dharminta

 

mr_dharminta@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------