Stockholm, 5 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


AKHIRNYA KOMUNIS TUKANG BECAK ANGKAT TANGAN SAMBIL CELOTEH: SAYA TIDAK TERTARIK POLITIK

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



TERLIHAT, ITU PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK SUDAH ANGKAT TANGAN SAMBIL MULUT CELOTEH: SAYA TIDAK TERTARIK POLITIK

 

"Bismillah, Sadar mbah dajal. Sudah bau tanah begitu, Masih saja berfikiran buruk.

Aidit sudah mati. Adiknyapun tidak tertarik politik lagi. Kangbecak apalagi, Semuanya yang penting damai Sadarr....." (Kang becak, kbecak@yahoo.com , Thu, 4 Aug 2005 23:58:38 -0700 (PDT))

 

Baiklah proletar komunis tukang becak di Tokyo Jepang.

 

Komunis tukang becak, lain kali kalau mau memberikan tanggapan di mimbar bebas ini harus dipikirkan seribu kali, jangan asal cuap. Mengapa ?

 

Karena akhirnya kalian proletar komunis tukang becak pengembek Achmad Aidit penyebar sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung di negara sekuler burung garuda pancasila RI, tersungkur kejurang.

 

Lihat dan perhatikan fakta dan buktinya, itu kalian dengan mulut celoteh menghembuskan asap-asap apek kalian: "Aidit sudah mati. Adiknyapun tidak tertarik politik lagi. Kangbecak apalagi"

 

Eh, komunis proletar budek, Rasulullah saw telah meninggalkan umatnya. Rasulullah saw telah kembali ke Allah SWT. Tetapi jejak langkah perjuangan dan risyalahnya tetap terus diikuti oleh umatnya sampai akhir jaman. Jadi, bukan alasan kalau kalian komunis proletar tukang becak melambungkan Achmad Aidit alias Dipa Nusantara Aidit alias bang Maat sudah tiada.

 

Apalagi kalian sambil berapologi: "Adiknyapun tidak tertarik politik lagi. Kangbecak apalagi"

 

Dipikir kalian komunis proletar tukang becak, itu Ahmad Sudirman akan percaya kepada bualan mulut kalian. Kalian itu hanya mulut saja berceloteh, tetapi kelakuan tetap saja mengekor kepada apa yang telah dijejakkan Achmad Aidit dari Belitung sana itu dengan ide sosialisme-proletar Marxisme model Mao Tje Tung-nya.

 

Kalian dan Lekra kalian mana berhenti menghembuskan ide sosialisme-proletar Marxisme Mao Tje Tung atau Lenin-nya. Kalian komunis tukang becak, bisa saja mulut mengatakan: "saya tidak lagi tertarik politik". Dasar komunis bagai ular sinduk dari Afrika sana.

 

Komunis proletar tukang becak, sampai kapanpun kaki kalian telah dijerat dan dijaring oleh Ahmad Sudirman. Silahkan kalian beronta-ronta, kalau bisa teriak minta tolong pada kamrat-kamrat kalian dari Lekra untuk mempertahankan ideologi kalian sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung atau Lenin dengan campuran Marhaenisme-nya mbah Soekarno atau nasionalisme-nya mbak Mega dengan PDIP-nya atau kebangsaan-Jawa-nya mbah Abdurrahman Wahid dengan PKB-nya.

 

Ahmad Sudirman tetap akan menghadapi sampai kapanpun komunis proletar budek dari Tokyo, Jepang yang mengaku sudah tidak tertarik lagi dengan politik.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Thu, 4 Aug 2005 23:58:38 -0700 (PDT)

From: Kang becak kbecak@yahoo.com

Subject: Astaghfirullah

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

 

Bismillah,

Sadar mbah dajal.

Sudah bau tanah begitu,

Masih saja berfikiran buruk.

Aidit sudah mati.

Adiknyapun tidak tertarik politik lagi.

Kangbecak apalagi,

Semuanya yang penting damai

 

Sadarr.....

Wasslam.

 

Kang becak

 

kbecak@yahoo.com

Tokyo, Jepang

----------