Stockholm, 6 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


RUPANYA PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK ORANG JAWA SUKA NASI UDUK DICAMPUR TAHU DAN KERUPUK

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



KAHIRNYA ITU PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK MENYATAKAN DIRINYA ORANG JAWA SUKA NASI UDUK DICAMPUR TAHU DAN KERUPUK

 

"Kalau di Indonesia, Kangbecak biasa makan nasi uduk, Pake kerupuk, Gorengan tahu, Ngopi Sama banana Ambon. Sayangnya di Swedia nggak ada yang jual. Di Jepang juga. Pengin sih bikin sendiri, Tapi mbah Sudirman kagak mungkin dikasih. Habis galak sih. Kalau pulang, Makan ah sepuasnya. Kacian deh mbah, Sudah tua, Makannya roti. Padahal perutnya kan made in Garut." (Kang becak, kbecak@yahoo.com , Sat, 6 Aug 2005 07:26:49 -0700 (PDT))

 

Baiklah proletar komunis tukang becak orang Jawa di Tokyo, Jepang.

 

Nah, ketika Ahmad Sudirman menyatakan kalau sarapan pagi makan roti tawar, roti manis, dicampur keju, pakai selai strobery, dicampur madu, pakai telor setengah matang.

 

Eh, rupanya itu proletar komunis tukang becak dari Jawa ini langsung menanyakan: "emang kagak pake minum ? Ntar ambeien lho mbah. Juga harus makan buah. Biar nggak keriput."

 

Ya, jelas Ahmad Sudirman minumannya untuk sarapan pagi susu, disusul air buah, dengan lima-enam butir anggur, ditambah dengan satu buah apel. Karena itulah kepala Ahmad Sudirman segar. Dan mampu menghadapi otak-otak orang model proletar komunis tukang becak orang Jawa dan sebangsanya di mimbar bebas ini.

 

Bukan seperti otak proletar tukang becak dari Jawa, sarapan pagi nasi uduk dicampur rempeye, ditaburi kerupuk, ditambah diatasnya irisan goreng tahu. Lalu dicelup air kopi hitam, dibarengi dengan pisang ambon, makanya otak jadi lembek, persis seperti pisang ambon. Jadi, ketika mbah Soekarno membuat mitos Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat, langsung saja disantapnya, dipikirnya rempeye, kerupuk, dan tahu goreng. Ah dasar orang Jawa, kerupuk saja yang ada diotaknya.

 

Ah, apa pula Ahmad Sudirman ikut-ikutan orang Jawa makan nasi uduk dicampur rempeyek dan kerupuk, ditaburi irisan tahu goreng buatan ape ungkun.

 

Jadi, proletar komunis tukang becak orang Jawa, kalau paham sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung dicampur nasi uduk, ditambah goreng tahu garing dengan ditaburi kerupuk, maka itu akan disantap hanya oleh orang-orang Jawa saja.

 

Tidak perlu dicampur segala macam dengan campuran sosialisme yang dikorek dari butir-butir Islam, karena tidak akan nyambung itu sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung dengan Islam. Tetapi kalau dicampur dengan nasi uduk, tahu goreng, kerupuk dan rempeye, maka itu paham sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung cocok sekali. Karena penerus Mao Tje Tung suka sekali tahu, sebab memang asalnya juga dari orang-orang Cina sana.

 

Jadi, kalau Ahmad Sudirman mengatakan paham yang dianut dan disebarkan oleh proletar komunis tukang becak orang Jawa ini adalah sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung nasi uduk-tahu goreng-kerupuk garing.

 

Ah, dasar isi perut saja yang dipikirkan.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sat, 6 Aug 2005 07:26:49 -0700 (PDT)

From: Kang becak kbecak@yahoo.com

Subject: Untuk Mbah Sudirman : Nanya Doang

To: sastra-pembebasan@yahoogroups.com, Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

 

Bismilah,

 

Nanya doang.

Emang enak makan roti manis,

Pake selai strowberi,

Dicampur madu,

Keju,

Plus telor 1/2 matang ?

 

Setahu kangbecak

Biasanya bukan roti manis mbah

Tapi roti tawar.

Terus emang kagak pake minum ?

Ntar ambeien lho mbah.

Juga harus makan buah.

Biar nggak keriput.

 

Kalau di Indonesia,

Kangbecak biasa makan nasi uduk,

Pake kerupuk,

Gorengan tahu,

Ngopi

Sama banana Ambon.

 

Sayangnya di Swedia nggak ada yang jual.

Di Jepang juga.

Pengin sih bikin sendiri,

Tapi mbah Sudirman kagak mungkin dikasih.

Habis galak sih.

 

Kalau pulang,

Makan ah sepuasnya.

Kacian deh mbah,

Sudah tua,

Makannya roti.

Padahal perutnya kan made in Garut.

 

Kalau pulang,

Pokoke

Uenaaaaak tenan.

 

Wassalam

 

 

Kang becak

 

kbecak@yahoo.com

Tokyo, Jepang

----------