Stockholm, 7 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK MENYANGKA GULAI NASAKOM MODEL MARXISME MAO TJE TUNG DIJUAL DI SWEDIA

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.



PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK SUDAH KETINGGALAN KERETA API, IA TIDAK TAHU GULAI NASAKOM MODEL MARXISME MAO TJE TUNG TIDAK DIJUAL DI SWEDIA

 

"Mbah, Emang ada Marxisme Mao Tjetung Nasi uduk goreng kerupuk garing. Enak ya mbah. Mengandung babinya nggak, Dosa lo mbah kalau ternyata mengandung lemak babi." (Kang becak, kbecak@yahoo.com , Sat, 6 Aug 2005 20:29:31 -0700 (PDT))

 

Baiklah proletar komunis tukang becak wong Jawa di Tokyo, Jepang.

 

Eh, proletar tukang becak wong Jawa keenakan, ya, kalian, mentang-mentang diayun-ambing pakai tali paham sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung.

 

Saking keenakannya, itu proletar komunis tukang becak, tanya-tanya segala masalah nasi uduk campur goreng kerupuk garing yang diadukkan kedalam kuah marxisme model Mao Tje Tung.

 

Eh, proletar komunis wong Jawa, itu kuah gulai marxisme model Mao Tje Tung yang ditaburi ramesan kerupuk garing diatas nasi uduk, mana dijual di Swedia. Itu orang-orang yang berpaham sosialisme-proletariat Marxisme model Lenin saja yang sebelumnya cap Lenin dipasang dikening tiap-tiap orang komunis Swedia sekarang sudah hilang. Diganti namanya menjadi cap jempol kiri. Karena itu nama partai politiknya yang sebelumnya berlabel partai komunis berobah menjadi partai kiri.

 

Jadi, kalau proletar komunis tukang becak wong cilik Jawa ini bertanya tentang apakah "Marxisme Mao Tje Tung Nasi uduk goreng kerupuk garing itu Mengandung babi ?”

 

Ya, jelas, namanya juga Mao Tje Tung orang Cina, dimana daging babi menjadi makanan sehari-hari di Cina. Nah, karena itulah mengapa itu sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung tidak bisa digabungkan dengan sosialisme hasil korekan dari butiran-butiran Islam. Bukan seperti mbah Soekarno, itu sosialisme dikocek dengan agama lalu direbus pakai air asam komunis. Jadilah nasakom asam-gombal.

 

Dimana dari hasil godokan cairan nasakom asam-gombal inilah muncul didalamnya Ketua CC PKI Achmad Aidit. Kemudian Ketua I PNI/Front Marhaenis Hardi. Disusul oleh Ketua Umum NU Idham Chalid. Lalu Ketua Umum BTI Asmu.

 

Nah, itulah yang dikatakan campuran sosialis gaya Marhaenis atau PNI-nya Hardi tiruan mbah Soekarno dengan agama model dan gaya Idham Chalid dan NU-nya, lalu dikocek dengan Achmad Aidit dengan komunisnya gaya sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung plus Asmu dengan gaya Barisan Tani-nya.

 

Jadi kaki-kaki nasakom itu adalah Hardi plus Idham Chalid plus Achmad Aidit ditambah Asmu.

 

Jadi, proletar komunis tukang becak wong cilik Jawa, kalau yang namanya "Marxisme Mao Tje Tung Nasi uduk goreng kerupuk garing itu” sebenarnya makanan yang dibuat mbah Soekarno yang didalamnya ada gulai kaki Hardi, Idham Chalid dan Achmad Aidit ditambah dengan Asmu. Nah, itulah makanan gulai kesukaan mbah Soekarno dan para pengikut paham sosialisme-proletariat Marxisme Mao Tje Tung yang dicampurkan dengan nasi uduk, lalu ditaburi kerupuk dan irisan tahu goreng buatan Cina.

 

Karena itu, mana itu gulai kaki Hardi, Idham Chalid dan Achmad Aidit ditambah dengan Asmu di jual di restoran-restoran di Swedia. Paling itu di jual restoran di sekitar Pacitan dan restoran yang ada di Pulau Belitung saja.

 

Ah, dasar proletar komunis yang sukanya nasi uduk dan kerupuk garing.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sat, 6 Aug 2005 20:29:31 -0700 (PDT)

From: Kang becak kbecak@yahoo.com

Subject: Mbah Ahmad Sudirman Dosa Lo

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

 

Bismillah,

 

Mbah,

Emang ada Marxisme Mao Tjetung

Nasi uduk goreng kerupuk garing.

Enak ya mbah.

Mengandung babinya nggak,

Dosa lo mbah kalau ternyata mengandung lemak babi.

 

Salam

 

Kang becak

 

kbecak@yahoo.com

Tokyo, Jepang

----------