Stockholm, 16 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


WONG PROLETAR, ITU GUS DUR SUDAH DAPAT INFO DARI INTELIJENNYA BAHWA KALLA & YUDHOYONO BACA MANTERA GORBACHOV

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

WONG PROLETAR KOMUNIS TUKANG BECAK TIDAK TAHU, ITU GUS DUR SUDAH DAPAT INFO DARI INTELIJENNYA BAHWA KALLA & YUDHOYONO BACA MANTERA GORBACHOV

 

"Mari kawan, kita kepalkan tinju ke udara Berteriak merdeka sekuat tenaga. Perdamaian kini telah tercipta Rakyat Aceh telah merdeka. Hapuslah semua air mata Lupakanlah segala dendam di dada. Tanggal 15 telah menjadi saksi Janji kebebasan yang telah disepakati. Gatilah senapan dengan parang Jadikan sawah dan ladang sebagai medan perang Hingga saatnya penen raya menjelang. Genggamlah dunia dengan pekik merdeka!!" (Kang becak, kbecak@yahoo.com , Mon, 15 Aug 2005 19:41:40 -0700 (PDT))

 

Baiklah wong proletar komunis tukang becak di Tokyo, Jepang.

 

Akhirnya itu wong proletar saking gembiranya, siang ini, lupa baca bismillah, lupa baca alhamdulillah. Yang ingat hanya mulutnya yang teriak-teriak sambil kaki menyepak-nyepak, tangan meregang-regang dibelakang pintu besi sigotaka di pinggir jalan kota Tokyo.

 

Getaran suara serak wong proletar karena tenggorokannya kering termakan racun mitos mbah Soekarno dengan jampi-jampi ayat 15 agustusnya, ayat ciptaan mbah Soekarno, yang senang memakai kombinasi angka dengan hurup, yaitu angka satu didekatkan ke lima ditambah nama bulan diambil nama bulan nomor delapan, model angka kesenangan ape ungkun, angka delapan, yaitu angka nol dua biji, lalu ditimpakan satu sama lain, maka jadilah jampi ape ungkun model mbah Soekarno yang diberi label 15 agustus.

 

Getaran suara serak wong proletar menembus ke sela-sela pintu sigotaka, yang kelihatan sudah bolong-bolong karena dimakan karat, terdengar melengking-lengking:  "Mari kawan, kita kepalkan tinju ke udara Berteriak merdeka sekuat tenaga. Perdamaian kini telah tercipta Rakyat Aceh telah merdeka. Hapuslah semua air mata Lupakanlah segala dendam di dada. Tanggal 15 telah menjadi saksi Janji kebebasan yang telah disepakati."

 

Itu wong proletar, sudah begitu kegirangan, seperti budak leutik dikasih bonbon, berguling-guling sambil mulut terbuka lebar-lebar menghembuskan bunyi : "kepalkan tinju ke udara Berteriak merdeka sekuat tenaga".

 

Itu merdeka bukan hanya dicapai dengan berteriak, melainkan melalui perjuangan di medan politik dan medan gerilya. Mengadu kekuatan melawan jurus-jurus gaya kelompok unitaris mbah Soekarno, yang bernafsu terus mengikat wilayah-wilayah yang belum ada dalam wilayah sangkar RI-Jawa-Yogya-nya. Sambil mehamburkan jampi angka ape ungkun 15 agustus-nya. Angka keramat menurut mbah Soekarno. Ketika akan menjelmakan RI-Jawa-Yogya jadi NKRI, dipakailah jampi jimat angka dan hurup 15 Agustus 1950. Begitu juga ketika mbah Soekarno ingin menelan Papua Barat dilambungkan jampi keramat angkat 15 agustus 1962.

 

Tetapi sayang kali ini, bukan mbah Soekarno yang memakai jampi keramat itu, melainkan daeng Kalla dan mbah Yudhoyono, yang tapanya belum sampai ketingkat nirwana, sehingga ketika daeng kalla dan mbah Yudhoyono membaca mantera 15 Agustus 2005 untuk menelan Acheh, hasilnya bukan perut jadi buncit, tetapi, tersangkut itu Acheh dalam tenggorokan daeng Kalla dan mbah Yudhoyono. Masalahnya karena itu daeng Kalla dan mbah Yudhoyono lupa tidak membuka kitab sutasomanya mpu Tantular yang didalamnya ada jampe mantera yang dibaca mbah Soekarno ketika mau meremas RIS jadi NKRI, dan ketika Papua Barat ingin disantapnya.

 

Jadi, angka keramat 15 agustus yang ditiru daeng Kalla dan mbah Yudhoyono akhirnya jadi bumerang, karena rupanya itu Acheh yang begitu menggiurkan salah membaca mantera jampe-nya, akhirnya, MoU 15 Agustus 2005 menjadi cikal bakal hidup dan berdirinya Pemerintah Acheh dan Legislatif Acheh. Sehingga itu mbah Gus Dur kemarin, Senin, 15 Agustus 2005, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin, sambil jalan tergopoh-gopoh mulutnya tidak henti-hentinya mengucap: "RI Ditargetkan Menjadi Tujuh Negara. Saya tidak tahu. Saya pesimis. Ketertutupan tentang apa yang menjadi poin MoU juga bisa mengkhawatirkan. MoU itu bukannya tidak menghasilkan apa-apa, tapi bisa mem-bahayakan. Menurut laporan intelijen saya, banyak negara asing sangat berkepentingan untuk memecah-belah Indonesia menjadi tujuh negara, termasuk Aceh dan Papua. Saya tidak tahu kapan targetnya".

 

Nah, rupanya mbah Gus Dur punya dukun-dukun yang berselimut intelijen, memberikan bisikan laporan ngaco. Padahal yang jelas dan benar, justru itu mbah Soekarno dengan RI-Jawa-Yogya-nya menelan kelompok federalis dengan RIS-nya dan 15 anggota Negara/Daerah Bagian RIS-nya.

 

Sebenarnya karena mbah Soekarno pujaan Gus Dur itulah yang menyebabkan RIS hancur, dan dimasukkan kedalam mulut kelompok unitaris Jawa model mbah Soekarno dengan RI-Jawa-Yogya-nya. Karena itu wajar, kalau itu yang namanya NKRI akan pecah menjadi tujuh Negara, sebagaimana yang dikatakan Gus Dur, yaitu Negara Acheh, Negara Papua Barat, ditambah dengan Negara Maluku Selatan, PRRI, Permesta, Negara Pasundan, dan Negara Indonesia Timur.

 

Atau diantara Negara/Daerah anggota RIS yaitu Daerah Istimewa Kalimantan Barat, Negara Indonesia Timur, Negara Madura, Daerah Banjar, Daerah Bangka, Daerah Belitung, Daerah Dayak Besar, Daerah Jawa Tengah, Negara Jawa Timur, Daerah Kalimantan Tenggara, Daerah Kalimantan Timur, Negara Pasundan, Daerah Riau, Negara Sumatra Selatan, dan Negara Sumatra Timur.

 

Jadi itu daeng Jusuf Kalla dan mbah Susilo Bambang Yudhoyono salah pakai mantera 15 agustus yang biasa dibaca oleh mbah Soekarno, melainkan diambil mantera jampenya Gorbachov yang berisikan mantera perestroika atau jampe mantera mulut terbuka dengan glasnost atau keterbukaan pikiran politiknya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Mon, 15 Aug 2005 19:41:40 -0700 (PDT)

From: Kang becak kbecak@yahoo.com

Subject: Salam Merdeka Untuk Aceh

To: sastra-pembebasan@yahoogroups.com, Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

 

Mari kawan, kita kepalkan tinju ke udara

Berteriak merdeka sekuat tenaga.

Perdamaian kini telah tercipta

Rakyat Aceh telah merdeka.

 

Hapuslah semua air mata

Lupakanlah segala dendam di dada.

Tanggal 15 telah menjadi saksi

Janji kebebasan yang telah disepakati.

 

Gatilah senapan dengan parang

Jadikan sawah dan ladang sebagai medan perang

Hingga saatnya penen raya menjelang.

Genggamlah dunia dengan pekik merdeka!!

 

 

Kang becak

 

kbecak@yahoo.com

Tokyo, Jepang

----------