Stockholm, 20 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MUBA DIJON PERTAHANKAN NEGARA KESATUAN KEROPOS & KONSTITUSI MADE IN JENDERAL AD JEPANG  HAGACHI SEISIROO

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

KELIHATAN ITU MUBA DIJON PERTAHANKAN NEGARA KESATUAN KEROPOS & KONSTITUSI MADE IN JENDERAL ANGKATAN DARAT JEPANG  HAGACHI SEISIROO

 

"Kamu tidak usah berputar-putar deh, Mad. Kenyataannya tidak ada satupun negara yang keberatan atas bentangan Sabang sampai Merauke itu. Makin tegas ketika tahun 1950 Indonesia diterima PBB. Kamu bisa pertentangkan RI dengan RIS pada penerimaan ini seperti kamu pertentangkan keduanya dalam peristiwa 27-12-1949. Tapi toh itu cuma kamu yang mempertentangkannya. Semua negara di dunia ini sepakat bahwa RI-RIS-NKRI-RI adalah cuma "perubahan judul" dalam rangka perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI terhadap upaya comeback-nya Belanda. Sudahlah, tutup saja mimbar ini, yang lebih banyak mudaratnya daripada maslahatnya. Juga mimbar tentang Islam, itupun tutup saja. Lagian, dari sikapmu yang menentang semua kelompok Islam yang ada di dunia ini, tidak ada gunanya juga kamu berbicara tentang Islam. Omonganmu tentang Islam hanya melemahkan ukhuwah islamiyah." (Muba Zir,  mbzr00@yahoo.com , Sat, 20 Aug 2005 10:14:07 -0700 (PDT))

 

Baiklah Muba di Dijon, Bourgogne, Perancis.

 

Nah setelah jurus kelit devide et impera yang disodokkan Muba untuk merobohkan benteng Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat lumpuh, karena itu jurus kelit devide et impera buatan mbah Soekarno yang rapuh yang hanya dipakai untuk alat kelompok unitaris Jawa RI-Jawa-Yogya-nya. Sehingga itu Muba akhirnya hanya bisa berkelit dengan menyodorkan otaknya yang kosong sambil bercuap: "Kamu tidak usah berputar-putar deh, Mad. Kenyataannya tidak ada satupun negara yang keberatan atas bentangan Sabang sampai Merauke itu".

 

Coba perhatikan, itu Muba yang otaknya kosong dimakan racun mitos Acheh mbah Soekarno, akhirnya hanya sanggup menyatakan: "Kamu tidak usah berputar-putar deh, Mad".

 

Nah itu terjadi, setelah Ahmad Sudirman menyatakan bahwa "rakyat di Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Jawa, mendirikan bangunan Negara Federasi. Karena dengan bentuk negara Federasi inilah mereka menganggap duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Tetapi keinginan sebagian besar bangsa yang ada itu ternyata oleh kelompok unitaris Jawa Soekarno dihancurkan dan dimasukkan kedalam RI. Dan itu devide et impera adalah slogan propaganda kelompok unitaris Jawa Soekarno dengan RI-nya untuk menelan dan memasukkan Negara dan Daerah yang ada diluar wilayah RI-Jawa-Yogya. Sama dengan propaganda terhadap Sabah dan Serawak dengan sebutan boneka Malaysia dan boneka Tengku Abdur Rahman. Jadi itu devide et impera adalah slogan propaganda kelompok unitaris Jawa Soekarno dengan RI-nya untuk menelan dan memasukkan Negara dan Daerah yang ada diluar wilayah RI-Jawa-Yogya" (Ahmad Sudirman, 19 Agustus 2005)

 

Kemudian tentang Soekarno melapor ke PBB untuk masuk menjadi anggota PBB, setelah Soekarno dengan RI-Jawa-Yogya-nya menelan 15 Negara/Daerah Bagian RIS, ditambah Maluku Selatan dan Acheh. Dimana Soekarno mengajukan ke PBB untuk menjadi anggota PBB pada bulan September 1950, sebulan setelah Negara-Negara dan Daerah-Daerah Bagian RIS selesai disantapnya dalam tubuh RIS pada tanggal 14 Agustus 1950. Lalu RIS diruntuhkan dan dilebur kemudian dijelmakan jadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950. Nah, RI yang telah menjelma jadi NKRI inilah yang dilaporkan ke PBB untuk diajukan menjadi angggota PBB.

 

Akibatnya, tentu saja menjadi bumerang sampai detik sekarang ini. Hal ini disebabkan, karena kerakusan ekpansi politik yang dijalankan kelompok unitaris Jawa Soekarno penipu licik dengan RI-Jawa-Yogya-nya terhadap Negara-Negara dan Daerah-Daerah yang berada dalam naungan Negara federasi RIS.

 

Tentu saja itu RI belum final. Fakta, bukti, sejarah dan dasar hukumnya berbicara sampai detik sekarang ini. Papua Barat dan Maluku Selatan sedang menuju kepada kemerdekaan. Acheh sudah menguasai kedaulatan penuh kedalam dan kekuasaan keluar khususnya dalam perdagangan dan bisnis internasional dengan negara-negara lain.

 

Akhirnya, itu yang namanya negara kesatuan hasil penelanan Negara-Negara dan Daerah-Daerah Bagian RIS akan sampai kepada titik didih.

 

Dan itu Konstitusi yang dipakai RI merupakan hasil rumusan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan atau Dokuritzu Zunbi Cosakai yang terdiri dari 62 anggota dengan ketuanya Dr Rajiman Widiodiningrat yang dibentuk dan dilantik oleh Jenderal Hagachi Seisiroo seorang Jenderal Angkatan Darat Jepang, yang bersidang dari tanggal 10 Juli sampai 16 Juli 1945 untuk membicarakan rancangan undang undang dasar. Atau merupakan produk penjajah Jepang.

 

Nah, Konstitusi yang dipakai RI saja itu buatan lembaga yang dibentuk dan disahkan oleh Jenderal Angkatan Darat Jepang Hagachi Seisiroo. Itu kan sama saja konstitusi made in Hagachi Seisiroo.

 

Ah, memang semuanya akal bulus Soekarno penipu licik. Habis semuanya ditipu dan disulap pakai ilmu unitaris Jawa budek RI-Jawa-Yogya-nya, sampai-sampai itu Muba Dijon otaknya jadi kosong dimakan racun konstitusi made in Jenderal Angkatan Darat Jepang Hagachi Seisiroo.

 

Bagaimana bisa diakui oleh ASNLF/GAM itu yang namanya negara kesatuan dan konstitusi made in Jenderal Angkatan Darat Jepang Hagachi Seisiroo.

 

Memang budek orang yang percaya mitos negara kesatuan dan konstitusi RI made in Jenderal Angkatan Darat Jepang Hagachi Seisiroo, seperti Muda Dijon satu ini.

 

Terakhir, mana ditutup mimbar bebas ini, selama ada mimbar bebas ini, itu mbah Yudhoyono dan kelompok unitaris Jawa Soekarno tidak akan tentram. Karena bangunan pondasi RI-Jawa-Yogya-nya kena goyangan gempa tektonik made in Ahmad Sudirman dengan Acheh, Maluku Selatan dan Papua Barat-nya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sat, 20 Aug 2005 10:14:07 -0700 (PDT)

From: muba zir mbzr00@yahoo.com

Subject: Re: MUBA, ITU DEVIDE ET IMPERA PROPAGANDA KELOMPOK UNITARIS JAWA SOEKARNO UNTUK MENGUASAI SELURUH WILAYAH

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Cc: AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, AcehAhmadGPK <ahmad@dataphone.se>, AcehMitro <mitro@kpei.co.id>, AcehMr_dharminta <mr_dharminta@yahoo.com>, Acehmuba <mbzr00@yahoo.com>, acehomputeh <om_puteh@hotmail.com>, AcehSap <im_surya_1998@yahoo.co.id>, AcehSiliwangi siliwangi27@hotmail.com

 

Kamu tidak usah berputar-putar deh, Mad. Kenyataannya tidak ada satupun negara yang keberatan atas bentangan Sabang sampai Merauke itu. Makin tegas ketika tahun 1950 Indonesia diterima PBB. Kamu bisa pertentangkan RI dengan RIS pada penerimaan ini seperti kamu pertentangkan keduanya dalam peristiwa 27-12-1949. Tapi toh itu cuma kamu yang mempertentangkannya. Semua negara di dunia ini sepakat bahwa RI-RIS-NKRI-RI adalah cuma "perubahan judul" dalam rangka perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI terhadap upaya comeback-nya Belanda. Begitu juga PBB tahun 1950 tidak merasa perlu untuk memeriksa apakah ini RIS apa RI. Pengakuan bersalah Belanda atas ulahnya pada rentang

1945-1949 menegaskan kesepakatan dunia atas eksistensi RI itu. Baru-baru ini Amerika, Belanda, Australia, dan beberapa negara lainnya bahkan menegaskan kembali dukungannya atas integritas NKRI. Perjanjian Helsinki juga semangatnya adalah NKRI dan konstitusinya. Adakah negara yang menentang semangat Helsinki ini? Tidak ada kan? Juga GAM/ASNLF yang sebentar lagi harus bubar itupun setuju dengan semangat itu. Jadi, apa lagi yang dipermasalahkan? Tidak ada toh!?

 

Sudahlah, tutup saja mimbar ini, yang lebih banyak mudaratnya daripada maslahatnya. Juga mimbar tentang Islam, itupun tutup saja. Lagian, dari sikapmu yang menentang semua kelompok Islam yang ada di dunia ini, tidak ada gunanya juga kamu berbicara tentang Islam.

Omonganmu tentang Islam hanya melemahkan ukhuwah islamiyah.

 

Muba ZR

 

mbzr00@yahoo.com

Dijon, Bourgogne, Perancis

 

----------