Stockholm, 26 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


DHARMINTA MENGANGGAP PENTUNGAN KEROPOS BAGAI KERIS MPU GANDRING

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

ITU MATIUS DHARMINTA SAKING BUDEKNYA MENGANGGAP PENTUNGAN KEROPOS BAGAI KERIS MPU GANDRING

 

"Ha haa haaa kebalik bung (Asudirman)!!! bukan pentungannya yang keropos, tapi otak anda yang sejak dulu emang udah keropos gitu lohh" (Matius Dharminta, mr_dharminta@yahoo.com , Fri, 26 Aug 2005 01:12:46 -0700 (PDT))

 

Baiklah Matius Dharminta di Jakarta, Indonesia.

 

Nah, ketika dalam tulisan sebelum ini, Ahmad Sudirman menjelaskan secara terperinci, jelas, dan terang tentang RIS bukan dibentuk oleh Belanda, melainkan RIS merupakan hasil kesepakatan dalam KMB 2 November 1949, setelah RIS diserahi dan diakui kedaulatannya oleh Belanda pada tanggal 27 Desember 1949, itu tidak ada lagi kedaulatan Belanda untuk berkuasa dalam wilayah RIS, setelah Belanda menyerahkan dan mengakui kedaulatan RIS secara penuh, akhirnya RI meneruskan penganeksasian, pendudukan dan penjajahan di wilayah RIS dan diluar RIS, seperti Maluku Selatan, Acheh, dan Papua Barat.

 

Bukan ditanggapi dan dijawab Dharminta berdasarkan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum yang jelas dan terang, melainkan hanya menuliskan kalimat: "Ha haa haaa kebalik bung (Asudirman)!!! bukan pentungannya yang keropos, tapi otak anda yang sejak dulu emang udah keropos gitu lohh"

 

Coba perhatikan secara seksama, begitu jelas dan terang Ahmad Sudirman memberikan tanggapan, tetapi itu Dharminta, yang otaknya otak udang, bukan memberikan jawaban, melainkan hanya cekakakan, memuntahkan isi racun otaknya yang keropos, termakan mitos mbah Soekarno tentang Acheh, Maluku Selatan, Papua Barat, RIS dan RI-Jawa-Yogya.

 

Beginilah rupanya isi otak dari para pembela dan pendukung kelompok unitaris Jawa Soekarno, bagaimana tidak pada budek semuanya, kalau kerjanya hanya mengembek saja.

 

Persis kelakuan Ken Arok yang menduga bisa menghabisi mpu Gandring pembuat keris pesanan Ken Arok, tetapi akhirnya justru Arok sendiri mati dibunuh denga keris pesanannya itu.

 

Dharminta, apapun sengketa, problem, kasus yang ada hubungannya di Acheh yang kalian tampilkan, yang kalian kutip dari tempat sampah, pasca MoU 15 Agustus 2005, itu semuanya akan ditangani, dibicarakan, didiskusikan, diselesaikan oleh Initial Monitoring Presence (IMP) sejak 15 Agustus sampai 14 September 2005, dan oleh Acheh Monitoring Mission dari 15 September 2005.

 

Jelas, itu IMP dan AMM dalam kerjanya mengacu kepada kerangka European Security and Defence Policy (ESDP) atau Polisi Pertahanan dan Keamanan Eropa. Kemudian pihak Komite Keamanan dan Politik Uni Eropa (EU's Political and Security Committee) yang akan menjalankan kontrol politik dan strategi dari garis-haluan AMM yang berada dibawah tanggung jawab Dewan Uni Eropa.

 

Nah, kasus-kasus seperti yang dikutip Dharminta yang disebarkan di mimbar bebas ini, semuanya akan diteliti, diselidiki, dibicarakan, dimusyawarahkan, dianalisa, disimpulkan, dan dilaporkan kepada pihak ASNLF/GAM dan Pemerintah RI.

 

Jadi, kalau kalian Dharminta menemukan cerita ada yang digorok leherlah, ditembaklah, bendera GAM dipasanglah, itu langsung sampaikan kepada tim Initial Monitoring Presence (IMP) dibawah Kepala Pieter Feith dan Wakil Kepala Letnan Jenderal Thonglek. Tidak perlu diputer-puterkan di mimbar bebas ini, karena tidak akan memberikan hasil apapun. Yang memiliki wewenang untuk menyelesaikan sengketa di Acheh dari sejak 15 Agustus 2005 sampai 14 September 2005 adalah pihak IMP dan dari 15 September 2005 adalah pihak AMM dibawah pimpinan Kepala Pieter Feith dan Wakil Kepala Letnan Jenderal Thonglek.

 

Pakai otak Dharminta, bukan makan rebus singkong saja pandainya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Fri, 26 Aug 2005 01:12:46 -0700 (PDT)

From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com

Subject: Re: DHARMINTA PERTAHANKAN RI-JAWA-YOGYA TETAPI DENGAN PENTUNGAN KEROPOS

To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, aiandani1107@yahoo.co.id, azuar73@yahoo.com, aditamuda@yahoo.dk, airlambang@radio68h.com, azi09@hotmail.com, abu_abdilhadi@yahoo.com, acehku_1@yahoo.com, airlambang@yahoo.com, antara@rad.net.id

 

Ha haa haaa...kebalik bung (Asudirman)..!!! bukan pentungannya yang keropos, tapi otak anda yang sejak dulu emang udah keropos gitu lohh.

 

Matius Dharminta

 

mr_dharminta@yahoo.com

Jakarta, Indonesia

----------