Stockholm, 29 Agustus 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


ABDUL MERUPAKAN TELUR PARKINDO ATAU TELUR KATOLIK DARI AYAM PDI-P-MERAH-NYA MEGA

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

KELIHATAN ITU ABDUL CRUS ADALAH MERUPAKAN TELUR PARKINDO ATAU TELUR KATOLIK DARI AYAM PDI-P-MERAH-NYA MEGA

 

"Pak Ahmad Sudirman betul di dunia ini tidak ada negara menggunakan kristen sebagai landasan pemerintahaan." (Joseph Osdar, osd@kompas.com , Mon, 29 Aug 2005 20:46:11 +0700)

 

"Kristen nggak butuh klaim soal bentuk negara jadi sekuler apa nggak terserah yang penting merah gitu lho mbah. Kalo soal pengklaiman Soekarno mah itu tanya aja ama dia, aku nggak ada urusan ama Soekarno ASU itu." (Abdul Crusader, abdulcrusader@lycos.com , Mon, 29 Aug 2005 04:54:30 0500)

 

Baiklah saudara Joseph Osdar di Kompas, Jakarta dan Abdul Crus di Yogyakarta, Indonesia.

 

Memang tidak ada satupun negara yang ada di dunia sekarang ini yang dasar negaranya kristen. Adapun Kota Suci Vatikan, yang hanya mengakui agama katolik saja, dengan konstitusi atau UUD-nya mendasarkan pada Undang Undang Fundamental Baru (new Fundamental Law, menggantikan  Undang Undang Fundamental tahun 1929) yang diumumkan oleh Paus John Paul II pada tanggal 26 November 2000, dan diberlakukan pada tanggal 22 February 2001, sedangkan system perundang-undangannya mengacu kepada aturan perundang-undangan konstitusi yang berlaku di dunia (Code of Canon Law).

 

Kemudian, kalau memperhatikan apa yang dikemukakan Abdul menggambarkan bahwa ia adalah bukan seorang aktifis kristen, melainkan lebih menjurus kepada orang yang dibina dalam tubuh PDI dengan tangan-tangan PNI Osa-Usep alias PNI Osa Maliki dan Usep Ranuwijaya yang anti PNI Asu alias PNI Ali Sastroamijoyo dan Surahman.

 

Dimana PNI Osa-Usep inilah yang melakukan fusi dalam tubuh PDI, yang sekarang berada dibawah Megawati. Dimana dalam tubuh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) berkumpul disamping PNI, juga Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Partai Katolik, Ikatan Pendukung

Kemerdekaan Indonesia (IPKI), dan Murba.

 

Jadi, Abdul ini adalah salah seorang dari pendukung dan anggota Parkindo atau Partai Katolik yang masuk dalam tubuh PDI, yang sekarang menjadi PDI-P dibawah Megawati. Karena itu wajar saja kalau ia menyatakan: "Kristen nggak butuh klaim soal bentuk negara jadi sekuler apa nggak terserah yang penting merah gitu lho mbah"

 

Nah, memang dibawah PDI-P itu warna jadi merah, dan dengan warna merah itulah Abdul bisa berenang dalam kubangan Parkindo atau Partai Katolik-nya.

 

Tetapi, Abdul lupa, ketika Mega memegang puncak pimpinan Eksekutif RI, ternyata itu tidak mampu menjadikan negara sekuler pancasila menjadi negara katolik atau kristen. Jadi, hanya omong kosong kalau itu Abdul berkaok-kaok mau membuat negara kristen di negara sekuler pancasila RI. Dan tentu saja, itu kelompok Parkindo atau Partai Katolik tidak mampu menghadapi kelompok PNI Osa-Usep yang mendominasi dalam tubuh PDI-P. Dan wajar juga kalau itu Abdul tidak simpati dan anti kepada kelompok PNI Asu alias PNI Ali Sastroamijoyo dan Surahman dekapan PKI.

 

Jadi Abdul, tidak perlu kalian itu petentengan mau menjadikan negara sekuler pancasila RI menjadi negara kristen RI. Kalian itu hanya mimpi saja. Dan kalau hanya menjadikan warna merah, itu bukan berarti menjadikan negara kristen. Abdul jangan mimpi disiang hari bolong. Kalian bagaimanapun masih berada dibawah kaki mbak Mega penjual jamu gendong pancasila hasil remasan mbah Soekarno. Dan tentu saja, kalian Abdul tidak akan mungkin, dan tidak akan berhasil mengadu domba penganut agama. Ahmad Sudirman yang akan menggebrak kalian.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

From: "Joseph Osdar" <osd@kompas.com>

To: <ahmad@dataphone.se>

Subject:

Date: Mon, 29 Aug 2005 20:46:11 +0700

 

Pak Ahmad Sudirman betul di dunia ini tidak ada negara menggunakan kristen sebagai landasan pemerintahaan.

 

Joseph Osdar

 

osd@kompas.com

Jakarta, Indonesia

----------

 

From: "Abdul Crusader" abdulcrusader@lycos.com

To: abdulcrusader@lycos.com, abusisia@yahoo.com, ahmad@dataphone.se

Cc: ahmad@dataphone.se, achehmerdeka@yahoo.com, ahmad_mattulesy@yahoo.com, mbzr00@yahoo.com

Date: Mon, 29 Aug 2005 04:54:30 0500

Subject: MBAH AHMAD SUDIRMAN ANJING GILA DARI SWEDIA

 

MBAH AHMAD SUDIRMAN ANJING GILA DARI SWEDIA

 

Coment Mbah Ahmad Sudirman: "Kalian Abdul itu mimpi gombal, mana mbah Soekarno mau menjadikan RI-Jawa-Yogya sebagai negara kristen. Itu mbah Soekarno menjadikan RI-Jawa-Yogya sebagai negara sekuler pancasila, yang tidak mengenal apa itu kristen. Ah dasar budek kalian Abdul, tidak tau itu apa yang dijadikan landasan RI-Jawa-Yogya yang menjelma jadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950. Abdul itu kristen tidak ada dalam kamus mbah Soekarno dengan marhaenismenya. Yang ada adalah komunis dan sosilisme marhaenismenya. Yang namanya negara sekuler pancasila mana mengenal kristen, Abdul. Kalian hanyalah mimpi dipinggir kraton Yogya saja, Abdul. Kalian kebanyakan makan gudek jawa basi dan jamu gendong pancasila mbak Mega yang dijajakan dipinggir Kotabaru dekat gereja sana itu. Kemudian itu soal SM Kartosoewirjo ketika memproklamasikan negara Islam, tidak mengklaim wilayah, yang jelas ketika Kartosoewirjo memproklamasikan negara Islam itu di wilayah Tasikmalaya Jawa Barat. Bukan seperti para pengikut kelompok unitaris Jawa Soekarno yang mengklaim seenak udel sendiri dari Sabang sampai Merauke. Itulah pengklaiman penjajah kelompok unitaris Jawa penerus penjajah Belanda."

 

Salam sejahtera

Hai mbah tua bangka emang siapa bilang si Soekarno Asu itu mau mendirikan negera Kristen, dasar goblok, kalo ngomong tuh baca dulu lah konteksnya asal nyerocos aja kau. Hai mbah kamu bilang aku ini cecunguknya TNI, hahahahaha... apa nggak salah tuh.. gue nih malah paling benci TNI bodoh!! TNI tuh hanya kepanjanan tangan baret hijau kalian saja, dasar mbah goblok makin tua makin bego' ya. Kemudian soal Mbah Kartosuwiryoo you bilang "SM Kartosoewirjo ketika memproklamasikan negara Islam, tidak mengklaim wilayah, yang jelas ketika Kartosoewirjo memproklamasikan negara Islam itu di wilayah Tasikmalaya Jawa Barat."

 

Hehehehe jadi yang diproklamirkan tuh wilayahnya nggak ada gitu ya? tau wilayahnya cuman kecil Tasikmalya itu aja hahahaha.. berarti si mbah Kartosuwiryo ini lagi mimpi dirikan negara Islam disiang bolong..

 

Masak prokalamasi nggak punya wilayah hahahaha.. kali aja wilayahnya diatas awan sana kali ya hehehehe Mbah.. terbukti kan proklamasi tuh nggak butuh klaim wilayah kan sama dengan pihak Kristen nggak butuh klaim soal bentuk negara jadi sekuler apa nggak terserah yang penting merah gitu lho mbah... Kalo soal pengklaiman Soekarno mah itu tanya aja ama dia, aku nggak ada urusan ama Soekarno ASU itu. Soal aku dimana salah besar kalo mbah ini bilng aku orang jawa.. aku nih bule mbah.. dan aku nggak di jogja seperti yang kamu asal sebut. Salam..

 

Abdul Crusader

Berjuang Untuk Menegakkan SALIB

 

abdulcrusader@lycos.com

Yogyakarta, Indonesia

----------