Stavanger, 5 September 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


TIBET, GREENLAND, PALESTIN, HONG KONG LATAR BELAKANG SEJARAHNYA SANGAT BERBEDA DENGAN ACHEH

Omar Puteh

Stavanger - NORWEGIA.



ITU TIBET, GREENLAND, PALESTIN, HONG KONG LATAR BELAKANG SEJARAHNYA SANGAT BERBEDA DENGAN ACHEH

 

Walaupun tanggapan yang baik dari Tengku Ahmad Hakim Sudirman telah dijadikan polemik oleh Tengku Yusra Habib Abdul Gani, namun saya berjanji akan membantu menyelesaikan perkara ini, perkara perjuangan bangsa Acheh menentukan nasib-nya sendiri, yang telah banyak dibantu oleh saudara saya, Tengku Ahmad Sudirman itu.

 

Tengku Yusra Habib Abdul Gani, perlu dipahamkan bahwa Tengku Ahmad Hakim Sudirman, saudara saya itu, saudara kita itu, membantu perjuangan bangsa Acheh itu dengan kemauannnya sendiri yang ikhlas dan tulis hati, tampa ada yang minta dan tampa ada yang suruh.  Bukankah beliau semata-mata untuk memerangi Penjajah Indonesia Jawa?!?

 

Kalaulah beliau telah menjelaskan demikian itu, ketika menanggapi bahagian uraian Tengku Yusra Habib Abdul Gani ketika menyimplak tulisan Omar Puteh yang demikian itu, saya lihat bukanlah dengan kesombongannya, tetapi sebenarnya ketika dalam masa tenggang ini dapatlah uaraian itu, menjadi bahan analisa lanjut kepada kita, dan bukanlah kita pula menanggapinya hingga menjadi lain.

 

Sayapun telah menjelaskan kelainan uraian ataupun tambahan uraian lain kepada Teuku Makmur Habib Abdul Gani, adik kandung dari Tengku Yusra Habib Abdul Gani sendiri, pada petang hari sekitar pukul lima petang, tiga jam sebelum Tengku Bakhtiar Abdullah kami jumpai, yang mengkontak saya via telepon, yang disaksikan seorang teman di Stavanger. Tapi inipun untuk uraian dalaman, sebagai uraian memberi pandangan, walaupun nyatanya mirip apa yang Tengku Bakhtiar paparkan, tetapi dalam uraian memasuki kedalam struktur jiwanya.

 

Uraian saya itu belum pernah dipaparkan dalam internet baik oleh Tengku Ahmad Hakim Sudirman atau dari Gang Gusdur Abdurrahman Wahid.

 

Uraian Tengku Yusra Habib Abdul Gani dengan mengambil contoh: Tibet, Greenland, Palestin, Hong Kong sudah menjadi lain, karena latar belakang sejarahnya sangatlah berbeda. Bisakah Tengku Yusra memahami dengan cermat kelainan itu?

 

Saya telah katakan berulangkali, setiap tulisan kita akan menyerang musuh bukan menyerang kawan, untuk mendidik kawan dan lawan (musuh) cq Penjajah Indonesia Jawa dan embel-embelannya seperti Bread Crumbs Gang atau MB GAM/MP GAM,  jika dia coba mengambil apa yang kita katakan itu atau apa yang kita tuliskan itu, akan memakan dirinya sendiri juga.

 

Wassalam

 

Omar Puteh

 

om_puteh@yahoo.com

Norway

----------