Stockholm, 14 September 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


SYARIFAH, ITU KOMPUTER YANG BISA DIJADIKAN BUKTI, BUKAN PEMILIK KOMPUTER

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

SYARIFAH LATIF MASIH MENGOTOT PAKAI ILMU HALLEFORS YANG KEDODORAN

 

"Hakim! Ini pelajaran yang tak terlupakan kepada anda yang terlalu jauh masuk ke dalam lingkaran internal.  Anda berlagak sok tau lalu menuduh tanpa fakta dan bukti yang kuat sehingga berbuah fitnah.  "Menepuk air di dulang terpecik muka sendiri" Perlu saya beritahukan sedikit informasi bahwa di eropa ini banyak sekali tempat-tempat menggunakan internet gratis yang bisa di gunakan oleh umum, jadi kita tidak boleh langsung menuduh nama seseorang jikalau ada salah seorang kebetulan pernah menggunakan komputer tersebut. Di antara tempat-tempat tersebut adalah: Lembaga pendidikan sekolah, Rumah sakit, Kantor tenaga kerja, Perpustakaan, Kantor kommun,  Kantor Pos. Di samping itu, satu internet bisa di gunakan oleh beberapa komputer secara paralel. Nah, informasi-informasi di atas anda tidak mengetahuinya sehingga anda tidak hati-hati dan dengan gegabah menuding langsung si empunya email dalam debat di milist." (Syarifah Latif, rifahalami@yahoo.com , 14 september 2005 10:31:17 )

 

Baiklah Syarifah di Hallefors, Swedia.

 

Itu yang bisa dijadikan fakta dan bukti adalah komputer dengan IP-adresnya, bukan sipemilik komputer.

 

Memang Ahmad Sudirman telah mengetahui bahwa banyak komputer yang bisa dipakai oleh umum. Tetapi, semua komputer yang dipakai dan dihubungkan dengan internet melalui server, itu akan mudah diketahui IP-adresnya. Seperti contohnya, kalau kalian pakai itu komputer milik perpustakaan di Hallefors. Itu akan tertangkap IP-adres komputer milik perpustakaan di Hallefors. Walaupun ada lebih dari seratus komputer yang dipakai sebagai klien komputer yang ada dibawah satu perpustakaan, maka yang akan muncul keluar hanya satu IP adres miliknya perpustakaan Hallefors yang berlangganan dengan salah satu server internet.

 

Atau kalau kalian berlangganan internet Comhem dirumah, lalu kalian pakai hub untuk menyambungkan sepuluh komputer di rumah kalian, atau kalian instal program server dalam satu komputer untuk mengontrol sepuluh klien komputer yang ada di rumah kalian. Kemudian kalian pakai salah satu klien komputer untuk mengirimkan email kepada ahmad@dataphone.se, maka yang tertangkap IP adresnya adalah IP yang diberikan secara otomatis oleh Comhem.  Dan itu IP yang diberikan Comhem secara otomatis hanya satu, walaupun kalian pakai sepuluh atau 255 buah klien komputrer di rumah kalian, tetap saja yang keluar hanya satu IP adres, yaitu IP adres yang diberikan server Comhem secara otomatis.

 

Nah tinggal persoalannya adalah, hanya ada dua pilihan, yaitu pertama, hanya Syarifah yang memakai komputer itu atau komputer klien itu dengan memakai berbagai alamat email yahoo, seperti rifahalami@yahoo.com dan tgk_maat@yahoo.co.uk . Kedua, ada dua orang yang memakai komputer atau klien komputer, yaitu Syarifah dan orang yang memakai alamat email tgk_maat@yahoo.co.uk di rumah itu atau di tempat komputer itu.

 

Jelasnya, ambil contoh, yaitu komputer yang ber-IP: 195.252.42.4. Dimana kalau dalam satu tempat atau satu rumah itu ada satu komputer induk yang dihubungkan dengan internet server Telia dan mendapat secara otomatis IP: 195.252.42.4 dari Telia. Kemudian kalau ada komputer lainnya sebagai klien disambungkan pakai hub kepada komputer induknya, maka IP adres yang akan keluar dari komputer klien itu adalah IP: 195.252.42.4 . Begitu juga kalau ada seratus klien komputer yang dihubungkan memakai hub kepada komputer induknya dalam tempat atau rumah itu, maka kalau setiap orang yang memakai komputer klien menulis email, maka yang muncul keluar adalah IP: 195.252.42.4 yang diperoleh dari Telia.

 

Misalnya, itu Syarifah rifahalami@yahoo.com dari komputer yang ber-IP: 195.252.42.4 , pada hari Sabtu, 10 September 2005 pukul 18:10:55 waktu Swedia mengirimkan emal dengan subjek «PPDi» AHMAD SUDIRMAN SOK TAU LALU BERLAGAK LUGU DAN DUNGU SEHINGGA TIDAK MALU MESKIPUN BERKEPALA BATU, ditujukan kepada salah satunya PPDi@yahoogroups.com dan sampai ke ahmad_sudirman@hotmail.com .

 

Kemudian pukul 00:57:17 waktu Swedia, artinya hari Minggu 11 September 2005, dari komputer yang ber-IP: 195.252.42.4 , ketika orang sedang tidur di Swedia, itu orang yang mencatut nama Tgk di tiro dengan alamat email di tgk_maat@yahoo.co.uk mengendap-ngendap bangun untuk mengirimkan  email yang bersubjek: «PPDi» Re: «PPDi» Re: «PPDi» MP-GAM TETAB UTUH DAN GAM-M-Z MENJUAL DARAH BANGSA ATJEH dengan isi menghantam tgk Omar Puteh di Stavanger yang bunyinya "Li paya alias banglades menembak lagi...................peluru nya tingal dua satu untuk Simok yang satu lagi untuk jawa di Kayu Ara........he he he".

 

Nah sekarang, dari fakta dan bukti diatas, menggambarkan bisa jadi itu Syarifah dan orang yang memakai nama Tgk di tiro dengan alamat email di tgk_maat@yahoo.co.uk adalah sama orangnya dengan memakai komputer atau klien komputer yang ber-IP: 195.252.42.4 dalam satu tempat atau satu rumah.

 

Atau dua orang yang berbeda, tetapi memakai komputer atau klien komputer yang IP-nya sama dari tempat yang sama atau rumah yang sama.

 

Coba saja pikir kalau itu yang memakai nama Tgk di tiro dengan alamat email di tgk_maat@yahoo.co.uk pukul 00:57:17 malam mengendap-ngendap masuk ke sekolah, atau rumah sakit, atau kantor tenaga kerja, atau perpustakaan, atau kantor kommun,  atau kantor Pos hanya untuk menulis email yang ditujukan kepada tgk Omar Puteh. Itu bisa dianggap sebagai pencuri, karena mana ada buka itu kantor atau perpustakaan pada pukul 00:57:17 malam.

 

Hanya ada satu pilihan, yaitu komputer atau klien komputer yang ber-IP: 195.252.42.4 adalah milik pribadi yang berlangganan internet pada Telia, apakah komputer itu ada dirumah Syarifah atau di rumah orang yang mencatut nama Tgk di tiro dengan alamat email di tgk_maat@yahoo.co.uk .

 

Jadi Syarifah, yang bisa dijadikan fakta dan bukti untuk meringkus itu adalah komputer yang dipakai, bukan pemilik komputer atau klien komputer.

 

Karena itu Ahmad Sudirman tidak melihat kepada siapa yang punya komputer, tetapi yang dijadikan fakta dan bukti oleh Ahmad Sudirman adalah komputer yang dipakai. Karena, IP adres yang dimiliki oleh setiap komputer yang dihubungkan dengan internet adalah unik, tidak ada duplikatnya atau duanya. Walaupun kalian pasang seratus komputer di rumah kalian, lalu dihubungkan pakai hub dengan induk komputer yang dipakai langsung berhubungan dengan internet, maka tetap saja, satu IP adres yang muncul keluar. Karena itu bisa saja, dengan mudah diringkus itu yang berlangganan internet dengan IP adresnya itu.

 

Contohnya, itu pemilik komputer yang ber-IP 195.252.42.4 yang berlangganan kepada Telia yang akan diringkus, walaupun dipakai oleh beberapa orang atau memakai klien komputer yang puluhan. Misalnya oleh Syarifah dan orang yang mencatut nama Tgk di tiro.

 

Dan celakanya, kalian itu hanya berlindung dibalik nama catutan saja alias nama samaran saja. Contohnya mana itu nama Syarifah Latif adalah nama yang benar, paling nama catutan alias nama samaran untuk menutupi dirinya. Nama perempuan lagi yang dipakai. Tidak punya malu.

 

Terakhir, itu siapa yang kalian Syarifah masudkan dengan: "O' ya hampir lupa.......salam buat ex janda tua di rumah.

 

Coba jelaskan dengan terang dan nyata, siapa itu yang kalian Syarifah maksudkan dengan "ex janda tua di rumah" ? Jangan kalian ngaco Syarifah, dan mengada-ada.

 

Ahmad Sudirman tidak kenal dengan "ex janda tua di rumah". Jangan mengada-ada, memungut berita sampah dari tong sampah didepan kantor Komun Hallefors. Jangan ikut-ikutan itu orang yang mencatut nama Tgk di tiro dengan alamat email di tgk_maat@yahoo.co.uk .

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Fran:  Syarifah Latif rifahalami@yahoo.com

Svarsadress:  oposisi-list@yahoogroups.com

Skickat:  den 14 september 2005 10:31:17

Till:  PPDi@yahoogroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, achehnews@yahoogroups.com, asnlfnorwegia@yahoo.com

Kopia:  norsborg_sweden@yahoo.se

Amne:  [OPOSISI] SUDIRMAN SUNDA K O

 

Wa'alaikum salam wr wb,

 

Di atas langit masih ada langit

Maaf agak terlambat membalasnya.

 

Hakim! Ini pelajaran yang tak terlupakan kepada anda yang terlalu jauh masuk ke dalam lingkaran internal.  Anda berlagak sok tau lalu menuduh tanpa fakta dan bukti yang kuat sehingga berbuah fitnah.  "Menepuk air di dulang terpecik muka sendiri"

 

Perlu saya beritahukan sedikit informasi bahwa di eropa ini banyak sekali tempat-tempat menggunakan internet gratis yang bisa di gunakan oleh umum, jadi kita tidak boleh langsung menuduh nama seseorang jikalau ada salah seorang kebetulan pernah menggunakan komputer tersebut.

 

Di antara tempat-tempat tersebut adalah:

*Lembaga pendidikan sekolah

*Rumah sakit

*Kantor tenaga kerja

*Perpustakaan

*Kantor kommun

*Kantor Pos

 

Di samping itu, satu internet bisa di gunakan oleh beberapa komputer secara paralel.

Nah, informasi-informasi di atas anda tidak mengetahuinya sehingga anda tidak hati-hati dan dengan gegabah menuding langsung si empunya email dalam debat di milist.

 

Sebaiknya pemikiran primitif seperti orang Indonesia di tinggalkan. Anda ini memang orang asing (Sunda), lama kelamaan seiring bergulirnya waktu kedok anda mulai terbuka sedikit demi sedikit, terutama terlihat sekali setelah 15 Agustus lalu.

Sekali lagi, ini pelajaran yang tak terlupakan kepada anda.  Ludah jatuh tepat di muka sendiri!

 

Hakim, di atas langit masih ada langit.   Cam kan itu!

 

Hej da

 

(*  O' ya hampir lupa.......salam buat ex janda tua di rumah.

 

Syarifah Latif

 

rifahalami@yahoo.com

Hallefors, Swedia

----------