Stockholm, 27 September 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MUBAZIR PENGEKOR KELOMPOK UNITARIS JAWA SOEKARNO YANG KEDODORAN DARI RI-JAWA-YOGYA

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

MUBAZIR, SAMPAI KIAMAT KALIAN ITU HANYA MENGEMBEK SAJA KEPADA MITOS SOEKARNO PENIPU LICIK DARI KELOMPOK UNITARIS JAWA DENGAN RI-JAWA-YOGYA

 

"Hai ASU kepala batu ! Kau selalu berwacana "... pencaplokan pada periode 8 Maret 1950 15 Agustus 1950...", tapi kau jelas-jelas kini bilang tidak (lagi) mempermasalahkan proklamasi 17-08-1945. Kau juga tahu bahwa perwakilan Aceh juga hadir di proklamasi itu. Kerumitan pasca proklamasi itu hanya satu penyebabnya: "Belanda melakukan agresi..!!" (hal

ini, yaitu agresi Belanda atas negara berdaulat Republik Indonesia, sekarang sudah diakui Belanda, bukan aksi polisionil). Kerumitan dan kekacauan karena agresi itu dimanfaatkan oleh para petualang untuk memecah belah RI, sehingga muncullah fase-fase negara boneka, RIS, NKRI 1950, yang sesungguhnya tidak perlu terjadi jika agreasi Belanda itu tidak ada." (Muba zir, mbzr00@yahoo.com , Tue, 27 Sep 2005 10:20:02 -0700 (PDT))

 

Mubazir di Dijon, Bourgogne, Perancis

 

Mubazir budek seorang ini, memang dari sejak pertama kali muncul di mimbar bebas ini tidak pernah memberikan pikirannya yang gemilang, selain hanyalah menyontek dari keroco-keroco pengembek kelompok unitaris Jawa Soekarno dengan RI-Jawa-Yogya-nya.

 

Mubazir, kalian memang budek, otak sudah penuh dengan racun mitos Soekarno penipu licik. Kalian sebut itu negara boneka, padahal itu RI-Jawa-Yogya merupakan salah satu dari 16 Negara/Daerah bagian RIS yang diserahi dan diauki kedaulatannya.

 

Kan budek itu Mubazir dari Dijon kalau mengatakan negara-negara boneka yang berada dalam tubuh Negara RIS. Padahal itu RI-Jawa-Yogya sejak 14 Desember 1949 masuk menjadi Negara Bagian RIS. Ikut nebeng dalam RIS biar diakui.

 

Mubazir, itu kelompok unitaris Jawa Soekarno dengan RI-Jawa-Yogya-nya adalah penghancur Negara-Negara dan Daerah-Daerah Bagian RIS. Agresi kebijakan politik ekspansi Soekarno penipu licik cs bersama kelompok unitaris Jawa dibawah RI-Jawa-Yogya inilah yang menjadikan maklapetaka dalam kehidupan kerukunan bernegara yang bersistem federasi dibawah naungan Negara Republik Indonesia Serikat yang telah diserahi dan diakui kedaulatannya.

 

Ah dasar Mubazir budek, pengembek ekor bayangan hantu Soekarno dari kelompok unitaris Jawa, sampai kiamat kalian itu tetap saja lumpuh, Mubazir. Fakta dan bukti serta dasar hukum yang kalian pakai untuk mempertahankan aneksasi yang dilakukan oleh RI-Jawa-Yogya terhadap Acheh, Maluku Selatan, Papua Barat adalah sangat lemah, Mubazir budek.

 

Ahmad Sudirman tidak memasalahkan siapa orang yang memproklamasikan RI, yang dipermasalahkan adalah kebijakan politik ekspansi yang dilakukan oleh Soekarno cs dengan RI-Jawa-Yogya-nya terhadap wilayah Negara/Daerah yang ada diluar wilayah de-facto dan de-jure RI-Jawa-Yogya.

 

Kalian Mubazir memang budek, tidak mengerti apa yang ditulis Ahmad Sudirman diatas. Ah dasar budek, budak leutik dari Dijon ini, yang kumpul dengan orang-orang komunis di Paris ini.

 

Soal Acheh telah beribu kali dijelaskan di mimbar bebas ini, yaitu akar utama penyebab timbulnya konflik Acheh adalah karena itu Soekarno penipu licik dengan RI-Jawa-Yogya-nya telah menelan dan menganeksasi Acheh masuk kedalam usus RI-Jawa-Yogya melalui mulut Sumatera Utara pada tanggal 14 Agustus 1950 dengan surat palsu hukum buatannya sendiri yang diberi label PP RIS No.21/1950 dan Perppu No.5/1950.

 

Kalian Mubazir budek, sampai kiamat tidak akan mampu memberikan alasan fakta, bukti dan dasar hukum yang kuat untuk menjadi alat penutup kebijakan jahat Soekarno penipu licik  bersama kelompok unitaris Jawa dengan RI-Jawa-Yogya-nya.

 

Terakhir itu soal Teuku Mohammad Hasan. Mana ia bisa dijadikan sebagai fakta, bukti dan dasar hukum untuk menyantok dan menganeksasi Acheh oleh Soekarno penipu licik dan kelompok unitaris Jawa dengan RI-Jawa-Yogya-nya, Mubazir budek. Kalian hanya mimpi disiang hari bolong saja, Mubazir.

 

Sampai kiamat, kalian Mubazir yang kumpulnya dengan kelompok komunis di Paris, tidak akan mampu memberikan alasan berdasarkan fakta, bukti, dan dasar hukum tentang legalnya dimasukkannya Acheh kedalam usus RI-Jawa-Yogya. Cuapan kalian Mubazir tidak ada isinya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Tue, 27 Sep 2005 10:20:02 -0700 (PDT)

From: muba zir mbzr00@yahoo.com

Subject: Re: SAPRUDIN, ITU WILAYAH NKRI WILAYAH HASIL CAPLOKAN MBAH SOEKARNO MELALUI MULUT RI-JAWA-YOGYA

To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Cc: AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, AcehAhmadGPK <ahmad@dataphone.se>, AcehMitro <mitro@kpei.co.id>, AcehMr_dharminta mr_dharminta@yahoo.com

 

Hai ASU kepala batu...! Kau selalu berwacana "... pencaplokan pada periode 8 Maret 1950 15 Agustus 1950...", tapi kau jelas-jelas kini bilang tidak (lagi) mempermasalahkan proklamasi 17-08-1945. Kau juga tahu bahwa perwakilan Aceh juga hadir di proklamasi itu. Kerumitan pasca proklamasi itu hanya satu penyebabnya: "Belanda melakukan agresi..!!" (hal

ini, yaitu agresi Belanda atas negara berdaulat Republik Indonesia, sekarang sudah diakui Belanda, bukan aksi polisionil). Kerumitan dan kekacauan karena agresi itu dimanfaatkan oleh para petualang untuk memecah belah RI, sehingga muncullah fase-fase negara boneka, RIS, NKRI 1950, yang sesungguhnya tidak perlu terjadi jika agreasi Belanda itu tidak ada.

 

Tapi Alhamdulillah, semuanya berakhir dengan manis, seluruh dunia mengakui eksistensi RI, apalagi dengan diterimanya RI di PBB, walaupun kamu ASU selalu mengatakan "PBB ditipu Soekarno. Indonesia di situ adalah satu dari enambelas negara RIS, bukan RIS", sebuah alasan ASU yang sangat lemah: Soekarno menipu seluruh dunia..??? Ha ha....

 

Abu Daud Beureuh juga akhirnya menerima integritas Aceh dalam NKRI di depan mahkamah adat Aceh.

 

Sekarang ini, dunia, RI, dan juga GAM selalu mengatakan: "... damai yang telah 30 tahun terakhir hilang di tanah NAD...", itu artinya sejak 1976, yaitu ketika secara UJUG-UJUG dan TANPA ADA HUJAN DAN TANPA ADA ANGIN itu si biang kerok banci hasan tiro melakukan aksi separatisme dengan mengumandangkan "re-proklamasi" (prefik "re" menegaskan kebancian hasan tiro, yaitu dengan bersembunyi di ketiak Abu Daud Beureuh bahkan lebih jauh lagi di ketiak Sultan Iskandar Muda... kenapa pula tidak sekalian menacu ke Nabi Ibrahim, ha ha...!!???). Kenapa aku selalu bilang bahwa reproklamasi 1976 itu adalah sesuatu yang UJUG-UJUG dan TANPA ADA HUJAN DAN TANPA ADA ANGIN, itu karena setahun lagi, masyarakat DI Aceh (sekarang NAD) berisasp-siap melaksanakan hak politiknya sebagai warga negara Indonesia dalam Pemilu ketika 1977. Jadi jelas, suasana Indonesia itu sangat kondusif saat itu, toto tengtrem kerto raharjo... Jelas, kedamaian di

Aceh hilang selama 30 tahun itu gara-gara di banci bajingan terkutuk hasan tiro...!!!

 

Aku setuju sekali dengan MOU Helsinki, walau jelas aslnf bukanlah perwakilan masyarakat Aceh, tapi itu hanya sekelompok pemain toneel dipimpin oleh si banci bekas sopir taksi yang kecantol perempuan Yahudi, hasan tiro... Tapi, sekali kau aslnf over acting, maka rakyat NAD siap menguliti kalian...!! Kau pikir kau akan menang Pilkada di NAD apa? Hua ha ha....

 

Muba ZR

 

mbzr00@yahoo.com

Dijon, Bourgogne, Perancis

----------