Stockholm, 2 Desember 2005

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MENGIBARKAN BENDERA ACHEH PADA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN ACHEH KE 29 TIDAK BERTENTANGAN DENGAN MOU HELSINKI

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

MOU HELSINKI 15 AGUSTUS 2005 TIDAK MELARANG MENGIBARKAN BENDERA ACHEH PADA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN ACHEH KE 29.

 

Minggu, 4 Desember 2005 bangsa Acheh akan memperingati Hari Ulang Tahun Acheh ke 29 yang diproklamasikan ulang oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro pada tanggal 4 Desember 1976 di Acheh.

 

Memperingati Hari Ulang Tahun Acheh ke 29 dan mengibarkan bendera Acheh tidak bertentangan dengan Memorandum of Understanding 15 Agustus 2005 Helsinki. Sebagaimana yang tertuang dalam MoU Helsinki : “1.1.5. Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah termasuk bendera, lambang dan himne.”

 

Bahkan dibenarkan seluruh bangsa Acheh dan rakyat Acheh untuk melagukan lagu kebangsaan Acheh dan menunjukkan lambang Acheh pada saat perayaan Hari Ulang Tahun Acheh ke 29 yang diproklamasikan ulang oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro pada tanggal 4 Desember 1976 di Acheh.

 

Yang tidak dibenarkan menurut MoU Helsinki 15 Agustus 2005 adalah “Anggota GAM tidak akan memakai seragam maupun menunjukkan emblem atau simbol militer setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini.”

 

Adapun selain emblem atau simbol militer tidak ada larangan bagi setiap bangsa Acheh dan rakyat Acheh untuk memakainya.

 

Jadi, adalah salah besar kalau ada dari pihak Pemerintah Indonesia, seperti yang dikemukakan oleh  Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan A Djalil bahwa ”GAM tak mengibarkan bendera GAM. Karena, kalau ada pengibaran bendera, itu berarti melanggar MOU” (Sofyan A Djalil, Jakarta, 29 November 2005)

 

Bendera yang dimiliki GAM bukan bendera militer atau lambang militer, melainkan bendera Acheh, sebagaimana lagu kebangsaan Acheh. Tetapi kalau angggota GAM memakai seragam militer GAM dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun Acheh ke 29, maka anggota GAM itu telah melanggar MoU Helsinki 15 Agustus 2005. Kalau anggota GAM menaikkan bendera Acheh dan melagukan lagu kebangsaan Acheh, tanpa memakai seragam militer GAM, maka anggota GAM itu tidak melanggar MoU Helsinki.

 

Jadi, kepada pihak Pemerintah RI jangan hanya berbicara tanpa ditunjang dengan apa yang telah disepakati dalam MoU Helsinki 15 Agustus 2005.

 

Ahmad Sudirman mengucapkan selamat kepada seluruh bangsa Acheh dan rakyat Acheh yang pada hari Minggu, 4 Desember 2005 akan memperingati Hari Ulang Tahun Acheh ke 29. Semoga Allah SWT meridhai perjuangan bangsa Acheh, Amin.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se