Stavanger, 15 Januari 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


MENGAPAKAH YUSUF DAUD PANEUK CS TIDAK MENYERANG SI DUO BANGSAT:  SOEKARNO DAN SUHARTO ?

Omar Puteh

Stavanger - NORWEGIA.

 

 

MUSUH UTAMA YUSUF DAUD PANEUK CS ADALAH BANGSA ACHEH SENDIRI, KARENA ITU YUSUF DAUD PANEUK CS TIDAK MENYERANG SI DUO BANGSAT:  SOEKARNO DAN SUHARTO.

 

(1) Yusuf Daud Paneuk, dinamakan dengan nama demikian sebagai Yusuf Daud Paneuk, sudah jelasLAH, karena dia itu anaknya Daud Paneuk.

 

Daud Paneuk, dikatakan sebagai Krungkông Pasië 'Lhõk, karena ceritanya, dia ini sebaik saja balik dari "tour"-nya dari Estonia, sudah tidak bisa lagi melihat baju Wali Negara, seolah-olah baju itu sebagai bajunya juga.  Sebagaimana pengalaman krungkông-krungkông melihat kearah mana-mana tempurung krang-krang kosong, atau mana lobang-lobang ternganga-melompong, yang bertaburan disepanjang tepian pantailandai.  Disebutkan demikian, setelah gagalnya peristiwa coup d' état, yang coba dilakukannya lewat seorang yang tidak relevan disebutkan lagi disini.

 

Dan juga melihat cara-cara dia berselindung dengan nama Yusda, Yusdawati, Makcik Syarifah ataupun karena kesukaannya bertukar-tukar landasan komputer orang lain, ketika hendak meluncurkan fitnah kotor, jahat dan tidak beradab, terutama sekali landasan komputer "tgk maat tiro", landasan komputer yang paling digemarinya, selain menggunakan angka bilangan lama sebelumnya, persis seperti karakter-nya krungkông-krungkông.

 

Mengenai penamaannya sebagai Pak Mudim, itu datangnya dari sesiapa yang suka menakut-nakuti anak anak kecil yang nakal dan suka gembeng-menangis, karena melihat style-nya yang selalu berkepit dengan tas kecilnya, walau kemanapun dia berjingkrak, sekalipun merayap masuk ke jamban.

 

Suatu ketika dulu dia pernah mengagetkan dan memeranjatkan banyak orang, karena keluar dari Malaysia secara gelap, lantas masuk ke Achèh-pun secara gelap dengan kecekalan hatinya untuk berkawin secara gelap-gelap.

 

Tidak pernah mau diceritainnya, apakah dia mengangkat akad nikah-nya, juga dilakukan dalam gelap?  Tetapi, walupun akad nikah-nya itu, dilakukan dalam gelap, namun yang demikian itu, tidaklah pula bisa mencederakan akad nikah dalam bergelap-gelap!

 

Entahlah, kalau anak-anaknya darizuriatnya, kemudian akan pula gelap berpikir terhadap cara ayah mereka pernah berakad nikah secara gelap-gelap!?

 

Setelah dia selesai tugasnya mengangkat akad nikah secara gelap-gelap, maka diapun keluar kembali dari Achèh secara gelap dan kemudian masuk kembali ke Malaysia juga secara gelap.  Itulah sahaja, yang kita dapat ceritakan tentang akad nikah-nya secara gelap-gelap, sedangkan selain cerita diatas itu, kita masih gelap.

 

Yusuf Daud Paneuk @ Krungkông Pasi 'Lhõk, si Yusda, si Yusdawati, si Makcik Syarifah, si Pak Mudim ini, angkatan generasi-ketiganya dr Hussaini Hasan, yang hanya berpengalaman kerja, sebagai penjaring jentik-jentik anak ikan bandang ditepian Selat Melaka, kemudian pada hari ini, telah masyhur dikenal oleh seluruh bangsa Achèh,  sebagai tukang fitnah yang jahat, kotor  dan tidak beradab!

 

Nah, mengapakah semua cangkonek-cangkoneknya Yusuf Daud di Swedia, di Norwegia, di Amerika dan entah dari mana-mana lagi, yang telah menyerang saudara Sofyan Daod, yang sesungguh telah berakad nikah secara tidak gelap-gelap, lantas sambilan dicibirin telah menyebutkannya pula: si Penjual Pisang Sale di Teminal Panton Labu, sedangkan itu sebenarnya datang dari hanya ilusi belaka telah bisa menjadi Juru Bicara TNA, Tentara Negara Achèh dan akan dinaikkan jabatannya mejadi Juru Penerangan KPA, Komite Peralihan Achèh, dicerca-cerci setiap hari?!

 

(2) Soekarno si Penipu licik, yang telah diakad-nikah dengan Nona Utari HOS Tjokroaminoto, yang masih lagi beumur 16 tahun, secara tidak gelap-gelap, tetapi dia sempat juga bergelap-gelap dengan induk-semangnya Nyonya Inggit Ganarsih Sanusi, sehingga keduanya rebah, berendam basah.

 

Soekarno si Penipu licik, walaupun sudah ber-Ir, akan tetapi masih terus menggangur, karena Ir-nya itu, belumpun mampu mebuat jamban umum.  Maka hidupnya bergantunglah dari pada jualan, hasil kerja tangan ulet Nyonya Inggit Ganarsih Soekarno si Penipu licik:  Kain selendang, kutang-kutang, celana dalam-celana dalam dan lain-lain seumpanya.

 

Tetapi kemudian Soekarno si Penipu licik itu, yang hidup dari hasil penjualan: Kain selendang, kutang-kutang dan celana dalam, ketika pendudukan Jepang kerjanya beralih, sebagai kolaborator Jepang, dan menjual dengan terang-terangan ribuan anak-anak Jawa untuk dijadikan buruh pekerja paksa, membangun jalan kereta api di Burma, lantas bisa menjadi Presiden Penjajah Indonesia Jawa.  Nah, mengapakah Yusuf Daud dan cangkonek-cangkoneknya di Swedia, Norwegia, Amerika dan entah dari mana-mana lagi, tidakpun pernah menyerang Soekarno si Penipu licik itu?

 

(3) Suharto Kleptokracy, si algojo Jawa, yang pada tahun 1941, bekerja sebagai Pembunuh bayaran KNIL Belanda dan ditahun berikutnya bekerja sebagai serdadu Jepang dan setelah dia berhasil menyebelih 3.000.000 jiwa lebih anak-anak Jawa, buruh-buruh Fabrik yang tidak cukup makan dan buruh-buruh Tani yang miskin, yang yang diakui, tidak pernah bersalah, dengan menggunakan kesaktian Pancasila, UUD 1945 dan kemudian merampok dan mencuri US $ 4.5 billion, harta bangsa-bangsa Melayu Nusantara di luar Pulau Jawa, tetapi mengapakah Yusuf Daud dan cangkonek-cangkoneknya di Swedia, Norwegia, Amerika dan entah dari mana-mana lagi, tetapi tidak menyerang Suharto Kleptokracy, si algojo Jawa itu?

 

(4) Pahlevi si Diktator Iran Persia, sebelum menjadi sersan-nya serdadu Inggeris dan kemudian melantik dirinya sebagai Raja Iran, adalah si penggembala kambing.

 

(5) Tun Dr Mahathir Muhammad, tidak malu menceritakan pengalaman dirinya semasa pendudukan Jepang sebagai penjual cendol dan pisang goreng di Pekan Rabu, Kedah, tetapi kemudian menjadi PM Malaysia!

 

(6) Abraham Lincon, semasa kecilnya, beliau itu, bekerja sebagai penjual kayu bakar, dan sangat miskin.  Beliau melakarkan tulisan pelajaran sekolahnya hanya dengan menggoreskan arang diatas "muka" sekop, penyekop bahan bakar pemanas rumahnya. Tetapi kemudian pula, beliau itu, berhasil juga meraih Sarjana Hukum-nya dan menjadi Presiden USA, yang paling terkenal!

 

(7) Luiz Inácio Lula da Silva, seorang yang pernah menjadi tukang penyemir sepatu, tapi kini bisa menjadi Presiden Brazilia!

 

(8) Arie Onassis, yang pernah menjadi tukang pelayan restoran, tetapi kemudian bisa menjadi raja kapal dunia!

 

Jadi kalaulah Sofyan Daod, yang dikatakan oleh Yusuf Daud dan para cangkonek-cangkonek-nya di Swedia, Norwegia, Amerika dan entah dari mana-mana lagi, sebagai si tukang penjual pisang sale di Terminal Panton Labu, apa salahnya kalau dia dari Juru Bicara TNA, Tentara Negara Achèh, dan kemudian naik meningkat jabatannya menjadi sebagai Juru Penerangan Komite Peralihan Achèh, apalagi dia bisa berhasil, melihat dari dekat kedua belah tangan-tangan kotor dan basah berlumuran darah bangsa Achèh dari:  si Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Penjajah Indonesia Jawa dan dari si Algojo Jawa: Bambang Dharmono dan Endriatono Sutarto.

 

(Bersambung: PLUS  I  +  MENGAPAKAH YUSUF DAUD PANEUK CS TIDAK MENYERANG SI DUO BANGSAT:  SOEKARNO DAN SUHARTO?)

 

Wassalam.

 

Omar Puteh

 

om_puteh@yahoo.com

Norway

----------

 

Date: Thu Jan 12, 2006  11:33 am

From: Tgk di tiro <tgk_maat@yahoo.co.uk>

To: PPDi@yahoogroups.com, lantak@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com

Subject: Re: «PPDi» Jangan ada lagi saling mengolok-olok.., please!!!

 

Ass.kum Wr Wb

 

Banyak lagi yang bisa di tulis bung apalagi tentang kecacatan yang telah Sofyan Dawot lakukan semasa dia menjawat jawatan panglima Wilayah Pasee. Malah tidak cukub dengan olok-olokkan.

 

Permasalahan yang paling besar adalah yang Sofyan Dawod mesti di kubur hidup2 adalah Atas pembubaran sayab GAM, Karena dia adalah salah satu budak hingusan kemarin sore yang tidak berhak mengumumkan pembubaran GAM sebab itu adalah sebuah gerakan yang meliputi semua bangsa Atjéh.

 

GAM adalah sebuh gerakan yang menentu HAQ bangsa Atjéh yang telah menelan puluh ribu nyawa demi memperjuang kan Haq bangsanya. Sofyan boleh mencerai Istrinya yang ada dua tiga orang. Kenapa pembubaran itu tidak di lakukan oleh Hassan Tiro selaku Wali Nanggroë dia pun masih hidup........Kini perjuagan bangsa Atjéh yang di ketuai GAM sudah tamat. Selamat bergabung dengan penjajah NKRI laknat andapun sudah menjadi....

 

Apa artinya perjuangan GAM selamu 29 tahun yang lalu......itu adalah sia-sia belaka, pernahkah anda beranya bagaimana dengan nasib mereka yang telah berkorban harta benda dan nyawa demi perjuanagan..........Malah pada saat ini juga mereka kehilangan tempat berteduh, yang di bina dari hasil titik peluh sendiri besar dan selesa. Bandingkan dengan rumah yang di kasih kepada korban DOM hanya 8 meter per segi bagaikan kandan ayam.

 

Anda tahu siapa Sofyan Dawod.......Dia adalah seorang pemuda penjual pisang sale di TERMINAL PANTON LABU dan anda tahu kapan dia terlibat dalam GAM.......lebih kurang selepas peristiwa perampasan senjata di BULOH BLANG ARA.Dan juga anda tahu dia anak siapa.....Dia adalah anak daod janggut bapak nya juga di tembak semasa AM (GAM) Sayang sekali bapaknya begitu baik dan Ikhlas bukan seperti dia. Dia juga tidak mengukut jejak2 bapaknya.

 

Kembali kepada cerita Penjual Pisang sale, maklum aja kalau sudah mendapat kesempatan uang bermiliar yaaaaa gitu lah cerita dia mobil mewah istri juga mewah.

 

Cuma dia berjasa hanya 4 tahun ditahan di penjara Kedah Malaysia bersama rombongannya pada thn 1991 dan 1995 dia di bebaskan di LANGKAP PERAK MALAYSIA. Apakah dengan menduduki penjara selam 4 thn bisa membubarkan GAM.....tidak sama sekali.

 

1)Masalah meminpin dan melaksanakan tugas di Atjéh dengan sesuka hati dia.

2)Ketidak adilan dalam menjalankan tugas di lapangan.

3)Masalah keropsi yang merajalela dan tidak terkawat dari panglima tinggi sampai ke GAM-ATOM.

4)Pembunuhan terhadab orang awam yang tidak berdosa, dan tampa penyelidikan.

 

Banyak lagi yang tidak bisa di ceritakan di sini. Maaf ya PANTUAN JANJI atau pengemar melis ini saya tahu ada yang tidak suka bila membaca apa yang tgk tulis. Tapi kita kena fikir bagai mana dengan maruah bangsa yang telah ter gadai oleh PKA.

 

Seoran peminpin harus mempunyai pribadi yang baik dan yang bisa di teladani oleh pengikut-pengikutnya. Jangan pakai text merah lain kali, walau tgk sudah tua setakat tulisan anda bisa membaca dan melihat dengan jelas. Kalau Tgk ada masa cerita ini bisa disambung.

 

Tgk Maat

 

tgk_maat@yahoo.co.uk

Hallefors, Swedia

----------