Stockholm, 18 Januari 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

MENGAPA JUSUF KALLA MEMASANG TOKOH GAM DALAM KUNJUNGAN KERJANYA KE TIGA NEGARA ?.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

YANG MENJADI PERTANYAAN, MENGAPA WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA MEMASANG TOKOH GAM DALAM KUNJUNGAN KERJANYA KE TIGA NEGARA ?.

 

"Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla akan mengikutsertakan dua pemimpin Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam lawatannya ke tiga negara. Dua tokoh GAM itu ialah Tengku Muhammad bin Lampoh Aweh dan Irwandi Yusuf." (mediaindo.com , Selasa, 17 januari 2006)

 

Taktik Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menjalankan diplomasi luar negerinya, yang tentu saja membuat iri Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda, adalah salah satunya dengan memasang tokoh-tokoh GAM untuk dipamerkan didepan Kepala Pemerintahan di tiga negara, Belgia, Finlandia dan Jepang, yang menunjukkan bahwa antara GAM-RI telah damai, walaupun sebenarnya baru 20 % saja isi Nota Kesepahaman Helsinki dilaksanakan dan dijalankan.

 

Tentu saja, taktik Jusuf Kalla dengan membawa tokoh-tokoh GAM adalah untuk dijadikan modal daya tarik dihadapan pihak Uni Eropa dan Jepang, dimana dana yang telah dijanjikan oleh pihak negara-negara anggota Uni Eropa dan Jepang untuk membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami di Acheh diharapkan segera dikucurkan.

 

Ahmad Sudirman mengharapkan tokoh-tokoh  GAM yang dibawa Jusuf Kalla berkeliling di negara Eropa dan Jepang menyadari dan memahami bahwa usaha itu jangan sampai keluar dari apa yang telah disepakati dalam MoU Helsinki dan dimanfaatkan oleh pihak pemerintah RI, dalam hal ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk dijadikan alat mengeruk keuntungan bagi pemerintah RI dengan ditampilkannya tokoh-tokoh GAM berada dalam rombongan tugas kerja Wakil Presiden melawat ke tiga negara. Tugas kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla keluar negeri tidak ada hubungannya dengan para tokoh GAM, kecuali apa yang telah disepakati dalam MoU Helsinki, seperti misalnya ikut berpartisipasi dalam badan BRR di Acheh.

 

Tetapi, tentu saja, sekali lagi, taktik Jusuf Kalla memakai tokoh GAM untuk dijadikan modal daya tarik bagi pihak pemerintah RI dihadapan Uni Eropa dan Jepang tidak dimanfaatkan oleh para penentang MoU Helsinki seperti oleh pihak Megawati dengan PDIP-nya, Abdurrahman Wahid dengan PKB-nya yang diwakili oleh para wakil-wakilnya yang ada di DPR serta pihak para jenderal pensiunan TNI yang sangat menentang MoU untuk menyimpangkan undang-undang tentang penyelenggaraan pemerintahan sendiri di Acheh keluar dari isi MoU, karena melihat pihak tokoh GAM telah bisa dipeluk erat-erat oleh Jusuf Kalla.

 

Dan tentu saja, dalam hal ini Ahmad Sudirman, tetap melihat gerak-gerik wakil Presiden Jusuf Kalla dengan gaya taktik menggembol para tokoh GAM-nya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

BERITA UMUM Selasa, 17 Januari 2006

 

Jusuf Kalla Ikut Sertakan Tokoh GAM ke Tiga Negara

 

JAKARTA (Media): Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla akan mengikutsertakan dua pemimpin Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam lawatannya ke tiga negara.

 

Dua tokoh GAM itu ialah Tengku Muhammad bin Lampoh Aweh dan Irwandi Yusuf. Selain mereka, beberapa tokoh masyarakat Aceh juga turut, yakni mantan Pelaksana Tugas Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Azwar Abubakar dan Ketua DPRD Aceh Sayed Fuad.

 

Irwandi Yusuf, wakil GAM di Aceh Monitoring Mission (AMM), belum dapat memastikan berapa jumlah tokoh GAM yang akan ikut dalam rombongan Wapres. "Kemungkinan dua atau tiga orang," ujar Irwandi, tadi malam.

 

Kalla pagi ini akan bertolak ke tiga negara untuk memulai kunjungan kerjanya selama sembilan hari. Negara pertama tujuan Wapres adalah Belgia, kemudian Finlandia, dan terakhir Jepang.

 

Sebelum ke Belgia, rombongan Wapres yang berjumlah 105 orang akan singgah di Kuwait untuk mengucapkan belasungkawa secara langsung atas wafatnya Emir Kuwait Sheik Jaber al-Ahmed al-Sabah, Minggu (15/1) lalu. Di negara kaya minyak ini rombongan Wapres hanya mendarat selama tiga jam. Sore hari waktu setempat rombongan langsung menuju Brussel, Belgia, untuk memulai kunjungan kerja selama dua hari di negeri itu, Kamis (19/1).

 

Sekretaris Ditjen Protokol dan Konsuler Deplu Sonny Subijaksono menjelaskan di Brussel, Wapres akan bertemu dengan Ketua Urusan Luar Negeri Uni Eropa Xavier Solana, Wakil PM Belgia, dan sejumlah kalangan bisnis.

 

Sedangkan dalam lawatannya ke Helsinki yang juga akan berlangsung dua hari (19-21/1), Wapres antara lain akan bertemu dengan mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari.

 

Martti ialah tokoh yang sukses memfasilitasi kesepakatan damai antara pihak Indonesia dan GAM. Kesepakatan damai ditandatangani l5 Agustus 2005 itu, menandai berakhirnya konflik berdarah selama hampir 30 tahun di Aceh yang menelan sekitar l0 ribu jiwa.

 

Di Finlandia, Wapres juga akan mengadakan pertemuan 'nostalgia' dengan Martti di tempat penandatanganan kesepakatan damai, yakni Gedung Koningstedt Manoor. Selain itu, rombongan Wapres juga akan melakukan temu bisnis, antara lain dengan industri telepon seluler terkemuka negeri itu, Nokia. (Djt/Hnr/*/Ant/X-8)

 

http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2006011623191008

----------