Stockholm, 15 Februari 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

PEMALSU DAN PENCEMAR NAMA PRESIDEN KOSOVO IBRAHIM RUGOVA SEBENTAR LAGI AKAN DIRINGKUS DI SWEDIA.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

DALAM WAKTU SINGKAT PEMALSU DAN PENCEMAR NAMA PRESIDEN KOSOVO IBRAHIM RUGOVA AKAN DIRINGKUS DI SWEDIA.

 

Salah seorang dari kelompok Fitja dan Hallefors di Swedia telah menjadikan nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova sebagai nama yang memiliki sifat dan tabiat yang tidak patut disandang oleh yang namanya manusia yang beradab diatas dunia ini, khususnya di Swedia ini.

 

Pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova dari kelompok Fitja dan Hallefors ini dalam tulisannya "RAZALI ABDULLAH, Omar Puteh Di Stavanger, Norwegia" yang disebarkan melalui grup diskusi Yahoo PPDI pada tanggal 14 Februari 2006 dan dikirimkan melalui komputer yang ber-IP: 217.209.30.172 milik jaringan Telia Network Services milik perusahaan TeliaSonera AB Networks, Marbackagatan 11, SE-123 86 Farsta, Sweden dengan alamat abuse emailnya di abuse@telia.com, ternyata isi tulisannya setelah dibaca dengan teliti dan seksama oleh Ahmad Sudirman satupun tidak ada mengandung fakta, bukti, sejarah dan kekuatan hukum yang bisa dijadikan sebagai dasar argumentasinya untuk dipakai sebagai alat penyanggah atas apa yang telah dituliskan oleh saudara Omar Puteh.

 

Keroposnya isi tulisan yang dibuat oleh pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova terlihat dan terbaca disamping kata-katanya yang bukan keluar dari pikiran dan mulut manusia yang beradab, ditambah dengan isinya yang tidak bisa dibuktikan secara fakta, bukti dan kekuatan hukum.

 

Coba saja perhatikan apa yang dituliskan oleh pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova: "mani busuk Abdullah Paya, nifas karut dan busuk dari babi betina, perempuan jalang buruh penoreh getah dari jawa sebagai ibunya sekalipun umurnya mendekati 60an, botak, dan hampir tak bergigi, sejak beberapa tahun lalu tinggal di Stavanger, Norwegia, tidak belajar apa-apa".

 

Nah, dari tulisan ini saja sudah kelihatan bohong dan penuh penipuan, dimana kalau itu saudara Omar Puteh lahir pada tahun 1946-an, artinya itu  pihak Negara RI-Jawa-Yogya masih dalam bentuk bayi, dan belum ada di Acheh para buruh perempuan penoreh getah dari jawa yang dikirimkan oleh Soekarno ke Acheh. Justru baru pada tahun 1974 dengan model transmigrasi-nya Soeharto, itu para buruh perempuan penoreh getah dari jawa didatangkan ke Acheh untuk dijadikan sebagai penambah penduduk dan alat pendudukan dan penganeksasian Acheh kedalam RI oleh Soeharto.

 

Jadi, dengan dasar fakta, bukti dan hukum diatas menunjukkan betapa salah dan penuh kebohongan dan fitnah yang dilambungkan oleh oleh pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova yang menuliskan: "Razali Abdullah, anak babi yang keluar dari pantat dan puki berkurap perempuan jalang, pelacur, lonte, tempat pelampias napsu jawa-jawa penoreh getah di Aceh Timur, memang tak berotak, lembu dan keledai tak berharga. Najis, hina, rendah, biadap dari segala yang biadap dan berkurap dimuka bumi."

 

Bagaimana mungkin itu saudara Razali Abdullah lahir dari perempuan jalang, pelacur, lonte, tempat pelampias napsu jawa-jawa penoreh getah di Aceh Timur pada tahun 1946-an, sedangkan itu perempuan jalang, pelacur, lonte, tempat pelampias napsu jawa-jawa penoreh getah di Aceh Timur baru didatangkan oleh Soeharto pada tahun 1974-an.

 

Inilah suatu kebohongan, fitnah dan penipuan yang dilakukan oleh pihak orang yang mencatut dan memalsukan nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova.

 

Selanjutnya, mengenai penipuan lainnya yang dilakukan oleh pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova adalah ketika ia menuliskan:

 

"Pada suatu ketika dulu, sewaktu anjing ini masih bekerja sebagai buruh kontrak di Malaysia pernah pergi kesana-kemari mengkempanyekan yang M.N.Djuli, iparnya Malik Mahmud, telah dihalalkan darah oleh Majlis GAM di Kuala Lumpur. Siang malam Razali Abdullah pergi kemerata pelosok dimana orang Aceh yang tinggal di Malaysia untk memberitahukan keputusan Majlis GAM ini. Dan tak ada ma'af lagi. "Dia, MN Djuli bisa dibunuh kapan saja".  demikian Razali Abdullah berkempanye kepada orang2 Aceh dikala itu. "Keputusan majlis katanya."  Dan "Wali Negara telah membenarkannya."  Demikian ujarnya pada orang2 Aceh di Malaysia. Akan tetapi, hari ini, tahun 2005 sewaktu M.N-Djuli datang ke Stavanger Norwegia bukan saja jadi sahabat kental malah MN Djuli disajikan pantat tuanya kpd orang yg pernah dikampanyekan untuk dibunuh atas perintah Majlis Negara"

 

Nah, dalam isi dari pikiran pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova tergambar bahwa bagaimana ia menipu dan menyebarkan kebohongan kepada pihak bangsa dan rakyat Acheh melalui PPDI ini, dengan menampilkan saudara Razali Abdullah "menjilat ludahnya sendiri", padahal itu saudara Razali Abdullah hanya mematuhi pimpinan tertinggi GAM di Swedia yang telah menerima kembali M.N.Djuli untuk secara bersama-sama menghadapi pihak RI dalam meja perundingan di Helsinki, Finlandia.

 

Tanpa pimpinan tertinggi GAM menerima dan mengampuni pihak M.N.Djuli, maka tidak mungkin pihak M.N.Djuli bisa secara bersama para petinggi GAM di Swedia untuk secara bersama-sama menghadapi pihak RI dalam perundingan Helsinki, Finlandia.

 

Kemudian kalau pihak Razali Abdullah menerima kunjungan pihak M.N.Djuli pasca tsunami di Stavanger, maka itu bukan berarti pihak Razali Abdullah menjilat kembali ludahnya, melainkan beliau hanya mengikuti apa yang telah dijalankan dan ditetapkan serta diputuskan oleh pimpinan tertinggi GAM dan para petinggi GAM di Swedia tentang M.N.Djuli ini.

 

Jadi, kalau memang pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova adalah orangnya orang yang pandai dan bijaksana, maka ia tidak akan menyalahkan pihak Razali Abdullah, melainkan harus menujukan pandangannya dan pikirannya kearah pemimpin tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan para petinggi GAM lainnya di Swedia.

 

Nah sekarang, dengan baru beberapa poin saja dibongkar dan dilihat dari sudut fakta, bukti dan hukum disini, maka sudah kelihatan dan terbuka dengan jelas dan terang bahwa orang yang datang dari kelompok Fitja dan Hallefors di Swedia ini yang memalsukan dan mencemarkan nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova ternyata isi pandangan dan pikirannya itu keropos tidak ada kekuatan fakta, bukti dan dasar hukumnya yang kuat guna dijadikan sebagai alasan menyanggah apa yang telah dituliskan oleh saudara Omar Puteh.

 

Dan tentu saja, akibat orang ini  memalsukan dan mencemarkan nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova dengan cara menyebarkan fitnah dan kebohongan yang tidak ditunjang oleh fakta, bukti dan dasar hukum yang kuat, maka dalam waktu yang singkat pihak Pemerintah Kerajaan Swedia bersama-sama dengan pihak perusahaan Telia Sonera AB Networks akan menjalankan penggerebegan dan pengikatan kaki orang tersebut karena telah melakukan pelanggaran dalam aturan hukum tentang internet di Swedia.

 

Bersiaplah untuk diringkus kaki kalian pemalsu dan pencemar nama Presiden Kosovo Ibrahim Rugova oleh pihak yang berwajib di Swedia.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

From: Ibrahim Rugova ibrugova@yahoo.com

Date: 14 februari 2006 16:23:54

Return address: PPDi@yahoogroups.com

To: ppdi@yahoogroups.com, lantak@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com, om_puteh@yahoo.com

Cc: om_puteh@yahoo.com, om_puteh@hotmail.com

Subject: «PPDi» Anak Babi dari paya bujok Aceh

 

RAZALI ABDULLAH, Omar Puteh

Di Stavanger, Norwegia

 

Kau memang berasal dari tetesan darah busuk dari lutut Anjing yang bernama Abdullah Paya yang disemikan dalam rahim babi betina yang berketurunan setengah jawa akhirnya lahirlah gumpalan darah najis yang berbau busuk tersebut ke dunia dg diberikan setengah nama manusia,  Razali Anjing Babi Mani Busuk Penoreh getah Abdullah Paya yang selalu berselubung dibawah nama badutnya  Omar_Puteh.

 

Binatang ini, Razali anak babi penoreh getah Abdullah Paya, Omar Puteh,  atau lebih tepat kita sebut - manusia yang berasal dari 2 darah campuran antara anjing dan babi ditambah sedikit dengan mani busuk ayahnya yg  diperamkan dalam pantat dan puki babi betina ibunya telah dan selalu bersikap badul dan memperolok-olokan orang lain di berbagai milis di internet. Dasar anak anjing, Razali Abdullah, anak babi yang keluar dari pantat dan puki berkurap perempuan jalang, pelacur, lonte, tempat pelampias napsu jawa-jawa penoreh getah di Aceh Timur, memang tak berotak, lembu dan keledai tak berharga. Najis, hina, rendah, biadap dari segala yang biadap dan berkurap dimuka bumi.

 

Dasar anak anjing, mani busuk penoreh getah Abdullah Paya, anak lahir diluar nikah dari puki berkurap siperempuan jalang babi betina, pelacur, lonte, tempat pelampias napsu kuli2 jawa di kebun getah Aceh Timur.

 

Pada suatu ketika dulu, sewaktu anjing ini masih bekerja sebagai buruh kontrak di Malaysia pernah pergi kesana-kemari mengkempanyekan yang M.N.Djuli, iparnya Malik Mahmud, telah dihalalkan darah oleh Majlis GAM di Kuala Lumpur. Siang malam Razali Abdullah pergi kemerata pelosok dimana orang Aceh yang tinggal di Malaysia untk memberitahukan keputusan Majlis GAM ini. Dan tak ada ma'af lagi. "Dia, MN Djuli bisa dibunuh kapan saja".  demikian Razali Abdullah berkempanye kepada orang2 Aceh dikala itu. "Keputusan majlis katanya."  Dan "Wali Negara telah membenarkannya."  Demikian ujarnya pada orang2 Aceh di Malaysia.

 

Akan tetapi, hari ini, tahun 2005 sewaktu M.N-Djuli datang ke Stavanger Norwegia bukan saja jadi sahabat kental malah MN Djuli disajikan pantat tuanya kpd orang yg pernah dikampanyekan untuk dibunuh atas perintah Majlis Negara. (Bagi yg tak percaya tanyakan Usman Botak atau Usman Hanafi, toke Pisang di Bt 4½ Gombak dan Segambut, Kuala Lumpur Malaysia yg juga termasuk salah seorang Majlis Negara di KL kala itu ).  Dasar anak anjing, mani busuk penoreh getah Abdullah Paya, Aceh Timur, kenapa kau hari ini tidak kembali ke Kuala Lumpur Malaysia dan meralatkan apa yang telah kau katakan dan kampanyekan Keputusan Majlis GAM terhadap MN Djuli????? Kenapa anak babi yang keluar dari puki berkurap perempuan jalang keturunan jawaAceh Timur ini tidak kembali ke KL untuk meralatnya??? Kembalilah hai anjing dan ralat apa yg telah kau kampanyekan dg alasan2 yang tertentu. Kenapa kau suruh bunuh hari itu dan kenapa hari ini pantatmupun bersedia dijamahnya???  Orang2 di KL pada menunggumu pulang untuk menanyakan itu.

 

Anak anjing ini, mani busuk Abdullah Paya, nifas karut dan busuk dari babi betina, perempuan jalang buruh penoreh getah dari jawa sebagai ibunya sekalipun umurnya mendekati 60an, botak, dan hampir tak bergigi, sejak beberapa tahun lalu tinggal di Stavanger, Norwegia, tidak belajar apa-apa. Memang dasar binatang. Anjing, babi tak berotak!

 

Aku yakin, kalau tingkahmu, mani busuk penoreh getah Abdullah Paya tak berubah dalam masa lambat atau dekat maka percayalah: kau akan dijadikan makanan buaya lautan Stavanger. Mungkin juga akan di cencang halus dan di berikan percuma kepada penternak babi terdekat di norwegia.

 

Dasar anak haram, anjing, babi, mani encer si Abdullah penoreh getah dan nifas busuk betina jawa, perempuan jalang, pelampias napsu buruh2 jawa di kebun getah aceh timur, anak haram, darah yang keluar dari pantat dan puki berkurap ibu pelacurmu, najis, hina dan anak sial: Razali Abdullah Paya, Omar Puteh. Haramjadah!

 

Yang Benar

 

Ibrahim Rugova

 

ibrugova@yahoo.com

Fitja och Hällefors, Sverige

----------