Stockholm, 24 Februari 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 BUKAN FAKTA, BUKTI DAN DASAR HUKUM DIBENTUKNYA NKRI 15 AGUSTUS 1950.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN PEMBENTUKAN NKRI DIATAS PUING-PUING 15 NEGARA BAGIAN RIS PADA 15 AGUSTUS 1950.

 

"Jadi Pak Ahmad, kata Negara Indonesia itu berasal dari Sumpah Pemuda dan dalam Sumpah Pemuda itu telah di tetapkan Wilayah Negeri Indonesia. Lagu kebangsaan Indonesia Raya telah dinyanyikan pada saat sumpah pemuda dan selalu dinyanyikan dalam setiap pertemuan yang dilakukan oleh Pemuda Indonesia dan Lagu itu akan selalu dinyanyikan oleh Bangsa Indonesia. Cita-cita negara Indonesia bukan hanya dicetuskan oleh Bung Karno tetapi oleh seluruh Bangsa Indonesia. Dengan kata lain bahwa cita-cita kemerdekaan sudah ada sebelum tanggal 17 Agustus 1945 dan oleh karena itu pembacaan Teks proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 diterima dengan suka cita oleh semua rakyat Indonesia kecuali mereka yang tidak menghendaki Indonesia merdeka yaitu kaki tangan Belanda yang jumlahnya tidak mencapai 1 %." (Rasjid Prawiranegara, rasjid@bi.go.id ,  Fri, 24 Feb 2006 11:45:06 +0700)

 

Saudara Rasyid Prawiranegara di Jakarta, Indonesia.

 

Dari hari ke hari kelihatan saudara Rasyid Prawiranegara dalam memberikan tanggapannya atas tulisan-tulisan Ahmad Sudirman meloncat kesana-kemari sambil mencoba mencari lubang-lubang yang bisa dijadikan sebagai jalan keluar untuk menutupi jalur proses sejarah pertumbuhan dan perkembangan RI dihubungkan dengan Acheh, negara-negara bagian RIS dan NKRI.

 

Saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Mengapa Ahmad Sudirman memakai fakta, bukti dan dasar hukum yang ada dalam buku-buku yang berisikan dokumentasi tentang proses jalur sejarah pertumbuhan dan perkembangan RI made in RI ?

 

Karena dengan memakai fakta, bukti dan hukum yang mereka buat sendiri, maka itu artinya Ahmad Sudirman telah mempergunakan suatu alat  untuk mendobrak kebohongan yang sering dipropagandakan oleh pihak RI sendiri tentang sejarah pertumbuhan dan perkembangan RI, sehingga pihak RI tidak mungkin bisa berkelit dan mengelak dari senjata yang dibuatnya sendiri, atau dengan kata lain, senjata makan tuan.

 

Nah saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Begitu juga dengan propaganda saudara Rasyid yang melambungkan bahwa "Negara Indonesia itu berasal dari Sumpah Pemuda dan dalam Sumpah Pemuda itu telah di tetapkan Wilayah Negeri Indonesia. Lagu kebangsaan Indonesia Raya telah dinyanyikan pada saat sumpah pemuda dan selalu dinyanyikan dalam setiap pertemuan yang dilakukan oleh Pemuda Indonesia dan Lagu itu akan selalu dinyanyikan oleh Bangsa Indonesia. Cita-cita negara Indonesia bukan hanya dicetuskan oleh Bung Karno tetapi oleh seluruh Bangsa Indonesia".

 

Jelas, apa yang dilambungkan saudara Rasyid diatas merupakan alasan fakta, bukti dan hukum yang paling lemah untuk dipakai sebagai landasan fakta, bukti dan hukum dibentuknya RI oleh kelompok unitaris dengan cara menghancurkan ide yang tumbuh dari sebagian besar bangsa-bangsa yang ada di nusantara ini untuk melahirkan dan menumbuhkan bentuk negara federasi yang bisa dijadikan sebagai alat dan wadah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.

 

Tetapi apa yang telah dibangun oleh bangsa-bangsa yang tergabung dalam 16 Negara bagian RIS itulah akhirnya dengan cara dan taktik licik Soekarno cs dengan unitaris-RI-nya yang juga merupakan salah satu negara bagian RIS telah mengadu-dombakan dan memporak-porandakan bangunan Negara Federasi Republik Indonesia Serikat yang disetuji oleh PBB dan diakui kedaulatannya oleh Berlanda pada 27 Desember 1949.

 

Saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Itu landasan sumpah pemuda yang diikrarkan oleh Organisasi Pemuda dalam Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta adalah semangat, ide dan cita-cita para pemuda pada saat itu yaitu pembebasan tanah air dari penjajah melalui ide nasionalisme, percaya kepada diri sendiri, dan tidak mau kerjasama dengan pihak penjajah dengan rasa nasionalisme-radikal yang hebat sebagaimana dikumandangkan oleh Soekarno dan kawan-kawannya melalui Partai Nasional Indonesia (PNI)-nya.

 

Misalnya seperti yang telah ditunjukkan oleh semangat yang berapi-api dari Soekarno, Tjipto Mangoenkusumo, Ishaq Tjokrohadisoerjo, Sartono, Budiardjo, Sunarjo, Anwar dengan berhaluan kepada nasionalisme-radikal, percaya kepada diri sendiri, dan tidak mau kerjasama dengan pihak penjajah telah meluncurkan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan di Bandung pada tanggal 4 Juli 1927 yang setahun kemudian telah menjalar dan mempengaruhi Organisasi Pemuda yang dalam Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta melahirkan ikrar sumpah pemuda yang isinya: 1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. 2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertanah air satu, tanah air Indonesia. 3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. (RH Saragih, J.Sirait, M.Simamora, Sejarah Nasional, Penerbit Monora Medan, Januari 1987, hal. 141-142)

 

Nah saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Memang, kalau sepintas dilihat dari isi ikrar sumpah pemuda itu, satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa, menunjukkan satu tali pengikat yang kuat pemuda Indonesia, tetapi kalau ditelaah lebih mendalam, maka tiga faktor pengikat persatuan organisasi pemuda itu ternyata tidak bisa dijadikan sebagai pengikat dasar hukum dibentuknya NKRI 15 Agustus 1950, melainkan hanya sebagai manifestasi politik dari organisasi pemuda yang mempunyai ide dan semangat nasionalisme-radikal yang dipelopori oleh Soekarno, Tjipto Mangoenkusumo, Ishaq Tjokrohadisoerjo, Sartono, Budiardjo, Sunarjo, dan Anwar dengan Partai Nasional Indonesia (PNI)-nya.

 

Begitu juga kalau mau dipaksakan sumpah pemuda dihubungkan dengan dilahirkannya RI pada tanggal 17 Agustus 1945, maka tidak ada kaitannya yang kuat dengan perjuangan bangsa-bangsa lainnya diluar RI. Terbukti dengan lahirnya 15 Negara diluar Negara RI, yang menggabungkan diri menjadi Negara federasi RIS yang telah diakui oleh PBB dan diakui kedaulatannya oleh Belanda pada tanggal 27 Desember 1949. Dimana rakyat yang tergabung dalam 15 negara bagian RIS itu terdiri dari berbagai bangsa yang ada di nusantara ini.

 

Jadi saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Usaha kaum atau kelompok unitaris RI dibawah Soekarno cs dengan RI-nya inilah yang tidak menghendaki lahirnya berbagai bangsa dalam tiap-tiap negara yang bergabung dalam bentuk federasi, sebagaimana Negara federasi Republik Indonesia Serikat atau RIS.

 

Kemudian saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Itu ketika pada bulan Mei 1940 pasukan Jerman menyerang Belanda, Belgium dan Luxembourg dan menduduki ketiga negara tersebut, dua pemerintahan dari tiga negara tersebut, yaitu Belanda dan  Luxembourg membuat pemerintahan dalam pengasingan di Inggris. Tetapi setelah pasukan Soviet masuk ke Berlin dan setelah Hitler bunuh diri bunuh diri serta pasukan Jerman menyerah tanpa syarat pada 7 Mei 1945, maka perang di Eropah berakhir secara resmi pada tanggal 8 Mesi 1945 setelah Jerman menyerah kepada pihak sekutu.

 

Nah, begitu Jerman menyerah pada 8 Mei 1945, maka pihak pemerintahan Belanda dalam pengasingan di Inggris kembali ke Belanda dan melakukan perundingan dengan Inggris tentang Civil Affairs Agreement pada tanggal 24 Agustus 1945, yang isinya bahwa panglima tentara pendudukan Inggris di Indonesia akan memegang kekuasaan atas nama pemerintah Belanda. Dalam pelaksanaan hal yang menyangkut pemerintahan sipil diserahkan kepada NICA dibawah tangung jawab Kommando Inggris. Kekuasaan itu kemudian akan dikembalikan kepada Kerajaan Belanda.

 

Jadi saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Pada tanggal 24 Agustus 1945 itu Belanda tidak hancur, melainkan telah diperintah kembali oleh pemerintahan Belanda, karena Jerman dengan Nazi-nya sudah hancur dan lenyap dari Belanda pada tanggal 8 Mesi 1945.

 

Itu alasan yang dikemukakan oleh saudara Rasyid Prawiranegara bahwa "Kerajaan Belanda telah hancur oleh Nazi-Djerman dan Belanda, membuat pemerintah pengasingan di Inggris. Setelah Djerman kalah, Belanda tidak lagi punya tanah air karena negeri kincir itu sekarang milik sekutu, oleh karena itu Kerajaan Belanda perlu dicarikan tanah air oleh Inggris, sebagaimana Inggris mencarikan tanah air untuk masyarakat Yahudi/Israil Jahanam" adalah suatu pernyataan yang tidak ada fakta, bukti dan dasar hukumnya yang kuat, mengapa ?

 

Karena selama kurang lebih 5 tahun wilayah Belanda diduduki Jerman, itu tidak berarti Belanda hancur, melainkan wilayahnya yang diduduki Jerman, tetapi pemerintahan Belanda hidup dalam pengasingan di Inggris. Setelah Jerman menyerah dan lenyap dari wilayah Belanda pada tanggal 8 Mei 1945, maka itu Pemerintahan Belanda dalam pengasingan di Inggris kembali ke Belanda.

 

Terakhir saudara Rasyid Prawiranegara,

 

Bahwa ikrar Sumpah Pemuda yang dipelopori oleh kelompok orang-orang sosialis yang tergabung dalam Partai Nasional Indonesia (PNI) dan dimotori oleh Soekarno, Tjipto Mangoenkusumo, Ishaq Tjokrohadisoerjo, Sartono, Budiardjo, Sunarjo dan Anwar bukan merupakan acuan hukum dan dasar hukum dibentuknya NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950, melainkan hanya merupakan semangat kelompok unitaris dengan PNI-nya yang berusaha untuk menonjolkan RI dan kejawaannya yang dianggap mayoritas di nusantara ini, sehingga bangsa-bangsa yang menghendaki tercipta dan berdirinya negara federasi dianggap sebagai musuh kelompok untaris dan menjadikan pendukung negara federasi RIS sebagai musuh utama kelompok unitaris RI dibawah Soekarno cs dengan kelompok PNI-sosialis-nya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Fri, 24 Feb 2006 11:45:06 +0700

From: "Rasjid Prawiranegara" rasjid@bi.go.id

To: "Ahmad Sudirman" <ahmad@dataphone.se>, <alcapona75@yahoo.co.uk>, <usantosobudiman@yahoo.com>, <ekoraja@yahoo.com>, <muharifb@yahoo.com>, <a.assyaukanie@pgrad.unimelb.edu.au>, <asrirs@yahoo.com>, <fauzan@indosat.net.id>, <tengkumuslim@yahoo.com>, alfanaraghi@myquran.com

Subject: RE: SEJARAH PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN RI YANG SELALU DITUTUP-TUTUPI DENGAN KEPALSUAN SEJARAH.

 

Ass. Wr . Wb.

 

Jawaban Bapak cukup banjang kronologis dan banyak yang bapak kutip dari buku sejarah yang dibuat RI. Yang paling menarik adalah kutipan mengenai Perjanjian Belanda dengan Inggris yang tentu perlu dilakukan, karena Kerajaan Belanda telah hancur oleh Nazi-Djerman dan Belanda, membuat pemerintah pengasingan di Inggris. Setelah Djerman kalah, Belanda tidak lagi punya tanah air karena negeri kincir itu sekarang milik sekutu, oleh karena itu Kerajaan Belanda perlu dicarikan tanah air oleh Inggris, sebagaimana Inggris mencarikan tanah air untuk masyarakat Yahudi/Israil Jahanam.

 

Sekutu itu terdiri dari lima negara, termasuk Perancis yang telah hilang tanah airnya. Tentara Belanda adalah bagian dari tentara Sekutu, tetapi Kerajaan Belanda bukanlah Sekutu. Belanda membuat perjanjian dengan Inggris untuk mengemis agar negeri Belanda dan bekas negara jajannya dapat diberikan kembali pada Belanda, tetapi Belanda harus gigit jari karena semua negeri jajahan Belanda telah menyatakan kemerdekaanya termasuk Indonesia. Di negeri Nusantara ini porklamasi kemerdekaan di canangkan dari Sabang Sampai ke Mauroke. Sekutu mengakui kemerdekaan tersebut karena mereka telah berjanji bahwa jika negara jajahan membantu perang mereka, maka sebagai gantinya negara-negara tersebut akan diberi kemerdekaan, termasuk pula dengan Indonesia.

 

Cikal bakala negara Indonesia telah ada sebagaimana pernyataan dalam Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Yang hadir dalam Sumpah Pemuda itu adalah perwakilan Bond dari Sabang sampai Mauroke termasuk Aceh. Isi sumpah pemuda adalah bertanah air satu tanah air Indonesia, berbahasa satu Bahasa Indonesia dan berbangsa satu bangsa Indonesia. Mereka yang menentang isi dari Sumpah Pemuda dan perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia, adalah Belanda dan Raja-Raja Indonesia yang hidup mewah dan zalin di atas penderitaan Rakyat. Raja-Raja ini kemudian menjadi Boneka-Boneka Belanda kecuali Raja Mataram Sri Sultan Hamengkubowono. Sedangkan di Aceh Raja-Raja Aceh telah dibuang ke Jawa.

 

Jadi Pak Ahmad, kata Negara Indonesia itu berasal dari Sumpah Pemuda dan dalam Sumpah Pemuda itu telah di tetapkan Wilayah Negeri Indonesia. Lagu kebangsaan Indonesia Raya telah dinyanyikan pada saat sumpah pemuda dan selalu dinyanyikan dalam setiap pertemuan yang dilakukan oleh Pemuda Indonesia dan Lagu itu akan selalu dinyanyikan oleh Bangsa Indonesia. Cita-cita negara Indonesia bukan hanya dicetuskan oleh Bung Karno tetapi oleh seluruh Bangsa Indonesia.

 

Dengan kata lain bahwa cita-cita kemerdekaan sudah ada sebelum tanggal 17 Agustus 1945 dan oleh karena itu pembacaan Teks proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 diterima dengan suka cita oleh semua rakyat Indonesia kecuali mereka yang tidak menghendaki Indonesia merdeka yaitu kaki tangan Belanda yang jumlahnya tidak mencapai 1 %.

 

Kalau Pak Ahmad membaca sejarah perang kemerdekaan di seluruh Indonesia dari tahun 1945 s/d 1950, maka pada umumnya peperangan itu selalu antara Belanda dan Rakyat Indonesia, bukan antara Belanda dengan Rakyat Jawa, Sumatra atau Ambon. Dan waktu Belanda menyerang Yogyakarta pada 19 Desember 1948 , motto Belanda adalah untuk memberikan kemerdekaan pada Sri Sultan Hamengkubowono ke IX dari Negara Republik Indonesia, tetapi Sri Sultan menegaskan bahwa Mataram adalah Bagian dari Republik.

 

Ini facta sejarah, bahwa cita-cita pemuda pada tanggal 28 Oktober Tahun 1928 telah telah diwujudkan dalam NKRI. Dalam perjalanannya tentu saja ada orang-orang dari sisa jaman Belanda yang tidak ingin melihat NKRI ini menjadi sebuah negara yang makmur. Ada pula diantara mereka yang menjadi pahlawan kesiangan. Bagi generasi penerus tentunya kita harus mempertahankan keutuhan NKRI. Amerika membutuhan lebih dari 200 tahun untuk menjadi negara yang makmur, demikian pula tentunya Indonesia kita harapakan dapat lebih singkat lagi untuk mencapai kemakmuran tersebut.

 

Fact sejarah pula bahwa Belanda pernah tidak memiliki Tanah Air dan mengungsi ke Inggris. Bagaimana bentuk sebuah negara yang tidak memiliki Tanah Air yang kemudian ingin berkuasa kembali atas belas kasihan Pemerintah Inggris.

 

Dari kedua facta itu,  maka Proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 adalah syah, sebagaimana pernyataan Kemerdekaan Amerika pada tanggal 4 Juli .... yang kemudian harus berperang dengan Inggris untuk mempertahankan kemerdekaannya sebelum Inggris kemudian mengakui Amerika, sebagai negara yang berdaulat. Pada mulanya Amerika hanya terdiri dari beberapa negara tetapi secara bertahap berkembang menjadi 52 negara.

 

Dan ini merupakan facta sejarah. bahwa ada bekas Raja-Raja yang ada di Indonesia mencoba untuk mempertahankan keutuhan negerinya, tetapi tidak didukung oleh Rakyatnya, karena Rakyat pilih merdeka dan bergabung untuk membuat negara yang lebih besar Negara Indonesia sebagaimana Cita-Cita Pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928.

 

Wassalam

 

Rasyid Prawiranegara

 

rasjid@bi.go.id

Jakarta, Indonesia

----------