Stockholm, 24 Februari 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

KELOMPOK FITJA & HALLEFORS CABANG NEW YORK TIDAK MEMILIKI KONSEP UNTUK MENGHADAPI ABDURRAHMAN WAHID ALIAS GUS DUR.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

TERBUKTI PEMALSU NAMA TEUNGKU OMAR PUTEH YANG TINGGAL DI NEW YORK TIDAK MAMPU MEMPERTAHANKAN ACHEH DAN TIDAK MEMILIKI KONSEPSI UNTUK BERTANDING MELAWAN ABDURRAHMAN WAHID ALIAS GUS DUR.

 

"Si amat ini agaknya sibuk hana meupeu, dia pikir orang Aceh bodoh seperti dia yang menghabiskan masa menulis komentar bermutu rendah yang orang pun tak nak tertarik untuk membacanya. Gus Dur itu kan gila, seperti saya (Li Paya), kalau ada orang Aceh yang mahu merespon, berarti dia juga gila. Masih banyak kerjaan lain njang pereulee dipeubuet. Apalah kau...Amat..mamat dasar kau penipu" ( Pemalsu Teungku Omar Puteh, om_puteh@hotmail.com , Sat, 25 Feb 2006 03:03:19 +0700)

 

Memang terbukti sudah, baru saja untuk menghadapi Abdurrahman Wahid alias Gus Dur untuk bertarung dalam hal konsepsi mengenai jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI dihubungkan dengan Acheh, ternyata pihak kelompok Fitja dan Hallefors cabang New York sudah gulung tikar dengan alasan "Gus Dur itu kan gila".

 

Inilah satu bukti bahwa mereka yang banyak bergembar-gembor untuk mempertahankan Acheh bebas dari kungkungan kelompok unitaris RI-Jawa-Yogya belum apa-apa sudah mati kutu dan gulung tikar.

 

Karena memang mereka tidak memiliki konsepsi yang kuat berdasarkan fakta, bukti dan sejarah serta hukum yang kuat tentang jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Acheh dihubungkan dengan RI, PBB dan Belanda.

 

Jangan mencoba berkelit dengan alasan kosong alias, keropos, kalau mampu silahkan tampilkan konsepsi yang bisa dijadikan sebagai alasan dasar fakta, bukti, sejarah dan hukum untuk memperjuangakan Acheh. Bukan baru ditantang oleh Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sudah mundur dan melambungkan alasan Gus Dur adalah gila.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Date: Sat, 25 Feb 2006 03:03:19 +0700

From: "omar puteh" om_puteh@hotmail.com

To: alcapona75@yahoo.co.uk, usantosobudiman@yahoo.com, ekoraja@yahoo.com, ahmad@dataphone.se, muharifb@yahoo.com, a.assyaukanie@pgrad.unimelb.edu.au, asrirs@yahoo.com, fauzan@indosat.net.id, tengkumuslim@yahoo.com, alfanaraghi@myquran.com, isaalamsyah@yahoo.com, nurul_agustina@yahoo.com, cordova@aceh.wasantara.net.id, kozay_2000@yahoo.com, glahkeubu@yahoo.com, muhammadmuntasir@yahoo.com, orghansyah@yahoo.com, noorhudaismail@yahoo.com, suzanna.hasan.basri@undp.org, azuardi@cbn.net.id, iin_gustina2006@yahoo.com, cuttahuny@yahoo.com, aliefmuchamad@astaga.com, blocknoteus@yahoo.com, fisirach@yahoo.com, salman@sabili.co.id, nanang_radiman@yahoo.com, is_zulkarnaen@yahoo.com, acsa@yahoogroups.com

Subject: Ahmad "Snouck Hurgronje" Sudirman coba mengajar orang Aceh

Date: Sat, 25 Feb 2006 03:03:19 +0700

 

Si amat ini agaknya sibuk hana meupeu, dia pikir orang Aceh bodoh seperti dia yang menghabiskan masa menulis komentar bermutu rendah yang orang pun tak nak tertarik untuk membacanya. Gus Dur itu kan gila, seperti saya (Li Paya), kalau ada orang Aceh yang mahu merespon, berarti dia juga gila. Masih banyak kerjaan lain njang pereulee dipeubuet. Apalah kau...Amat..mamat dasar kau penipu

 

Pemalsu Teungku Omar Puteh

 

New School University

New York, USA

----------

 

Minggu, 19 Februari 2006

Jangan Sampai Aceh Merdeka

Gus Dur Cium Gelagat GAM Bentuk Negara

 

Jakarta, Kompas - Ketua Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Abdurrahman Wahid mengingatkan anggota DPR, khususnya Fraksi Kebangkitan Bangsa, dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh, untuk menutup segala celah yang bisa membuat Aceh merdeka.

 

Melihat perkembangan yang terjadi belakangan ini, mantan presiden itu meragukan kesungguhan niat Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk benar-benar bergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

”Saya hanya ingin ingatkan anggota DPR dari F-KB, mereka terikat dengan putusan selama ini untuk tidak mau menerima kemerdekaan Aceh. Karena itu, segala kemungkinan harus dihilangkan. Ini perjuangan kita. Berhasil atau tidaknya, kita lihat nanti,” ucap Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil Gus Dur dalam konferensi pers di Kantor PB Nahdlatul Ulama, Jakarta, hari Sabtu (18/2).

 

Gelagat GAM untuk membentuk negara berdaulat sendiri, menurut Gus Dur, sudah terlihat dengan mengimpor sendiri Proton Saga dari Malaysia. ”Belum jadi negara sudah bersikap seperti negara berdaulat. Bagaimana? Saya tambah-tambah curiga,” tegasnya.

 

Sikap pemerintah yang mau berunding dengan GAM, menurut Gus Dur, sudah menimbulkan ketidakpastian karena GAM jelas merupakan kependekan kata Gerakan Aceh Merdeka. Dalam suasana yang penuh ketidakpastian itu hendaknya benar-benar diupayakan agar tidak tercapai kemerdekaan Aceh.

 

”Kita sudah mendirikan negara ini dengan susah payah. Kalau Aceh ini bobol, wah, wah, wah, wah, tujuh provinsi lain akan ikut. Saya tahu kok mana saja karena sudah pada ngomong dengan saya,” kata Gus Dur yang juga cucu pendiri bangsa ini, yaitu KH Hasyim Asy’ari.

 

Menurut Gus Dur, hal itu semua sengaja dia sampaikan secara terbuka kepada publik agar semua pihak benar-benar mengetahui masalah yang terjadi. Dia khawatir, apabila pembahasan RUU Pemerintahan Aceh dilakukan tanpa tahu masalah yang sesungguhnya, akan menimbulkan masalah yang tidak karuan di belakang hari. (SUT)

 

http://kompas.com/kompas-cetak/0602/19/utama/2448421.htm

----------