Sandnes, 1 Maret 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

MENAFSIRKAN JAMAAH MENJADI JAMAAH HINDUNESIA MENURUT TAFSIRAN MPU TANTULAR.

Husaini Daud Sp

Sandnes - NORWEGIA.

 

 

JAMAAH HINDUNESIA BUKAN JAMAAH YANG DIMAKSUD OLEH RASULULLAH SAW.

 

Terusterang kukatakan bahwa baru kali ini kubaca seluruhnya tulisan yang kamu forward mengenai Taqiyah yang kamu ambil dari orang-orang yang suka berargumentasi dengan mengemukakan "Hikayat Musang" sebagaimana dulu sering dikirimkan arwah Mazda dan Rokhmawan cs. Setelah kubaca ternyata penuh fitnah terhadah keluarga Rasulullah dan Shi'ahnya.

 

Sapruddin,

 

Mungkin pembaca bertanya-tanya kenapa saya tidak membacanya dulu sebelum mejawabnya. Hal ini disebabkan saya sudah mengenal persis siapa itu Sapruddin dan bagaimana sepak terjangnya di medan Internet ini. Begitu banyak sudah penjelasan yang dilambungkan Ustaz Ahmad Sudirman mengenai keberadaan Bangsa Acheh - Sumatra dihubungkan dengan Indonesia - Jawa alias Hindunesia alias manusia-manusia Hindu yang berkedok Islam, namun Sapruddin itu tetap berjingkrak - jingkrak untuk melawan kebenaran Ustaz Ahmad Sudirman bagaikan cacing kepanasan.

 

Disebabkan Saprudin memforward segudang tulisan yang bermuatan Hikayat Musang untuk menanggapi tulisan saya yang satu alinia itu, lalu saya juga memforward tulisan dari Ahmad Hakim Sudirman Homepage untuk melawan Hikayat Musangnya Saprudin.

 

Sekarang Saprudin lagi-lagi melakukan hal yang sama yang juga penuh dengan muatan Hikayat Musang. Sebahagian hadist yang di forward itu adalah palsu. Sebahagian yang lainnya adalah sahih, namun Saprudin tidak mampu menganalisanya kedalam situasi yang bagaimana Hadist tersebut di gunakan.

 

Contohnya: Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: "Siapa yang mendatangi kalian dalam keadaan kalian telah berkumpul/bersatu dalam satu kepemimpinan, kemudian dia ingin memecahkan persatuan kalian atau ingin memecah belah jamaah kalian, maka perangilah/bunuhlah orang tersebut"

 

Jamaah yang yang dimaksudkan Rasulullah disini adalah "Jama'ah Islam" termasuk System Islam. Jangan coba-coba untuk memecahkan mereka. Jamaah Islam atau System Islam bagaikan Persatuan Lebah yang tidak pernah mengganggu orang lain. Namun kalau ada pihak lain yang coba - coba mengganggu lebah itu, seluruh perkumpulannya akan melawan walau resikonya mati semua (Syahid).

 

Saprudin keliru 180 derajat ketika dia berasumsi bahwa jamaah yang dimaksudkan Rasulullah itu sama seperti jama'ah Hindunesia - Jawa. Saprudin tak mampu berfikir bahwa Hindunesia itu adalah Jama'ah Thaghut yang dibangun dedongkotnya Soekarno, sipenipu licik (pakai istilah Om Puteh). Soekarno telah menyulap Piagam Jakarta kepada Jamu gendong Pancasila di hubungkan dengan wayang ketoprak mpu Tantular. Sedangkan Jama'ah Acheh Sumatra merupakan suatu jama'ah yang di jajah jama'ah Thaghutnya Hindunesia. Justru itulah "Haq" untuk mengadakan perlawanan sebagaimana perlawanan Jama'ah Imam Hussein melawan Jama'ah Yazid Bin Mu'awiyah, prototipenya dedongkot-dedongkot Hindunesia.

 

Saprudin Kalau kamu memforward segudang Hikayat Musang seperti itu yang penuh fitnah terhadap keluarga Rasulullah dan Syi'ahnya, saya juga mempersilakan kamu untuk membaca buku dialog antara Syi'ah Imamiah 12 dan Sunni di Penshawar, Pakistan dan juga buku dialog Syi'ah - Sunnah oleh ulama - ulama Bagdad, sebagai gudang yang "haq" dan lebih luas dari gudang yang kamu forward.

 

Andaikata kamu bersedia untuk membacanya, insya Allah kamu akan sembuh dari penyakit "Gila". Jangan lupa untuk di infokan kepada orang - orang semacam kamu agar jangan terlalu susah memahami kebenaran yang hakiki.

 

Billahi fi sabililhaq

 

Husaini Daud Sp

 

husaini54daud@yahoo.com

Sandnes, Norwegia.

----------