Stockholm, 10 Agustus 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

SEKILAS MEMBUKA KEDOK ORANG YANG BERJUANG MEMBELA ACHEH DENGAN CARA IKUT-IKUTAN SAJA.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

MEMBUKA KEDOK ORANG YANG MEMBELA ACHEH MELALUI CARA IKUT-IKUTAN SAJA.

 

“Sedangkan kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh. Tapi kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan Aceh, dan berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaian, saya telah membaca tulisan kamu dan kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia. Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronic, mungkin sekali kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh.” (Mirah Pati, teamkeadilan@yahoo.no ,10 augusti 2006 14:10:28)

 

Terimakasih saudara Mirah Pati di Jorpeland, Rogaland, Norway.

 

Membaca isi komentar saudara Mirah Pati diatas atas tulisan ”Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik” ( http://www.dataphone.se/~ahmad/060809a.htm ), ternyata tidak ada isinya. Mengapa ?

 

Karena pertama, saudara Mirah Pati tidak memberikan argumentasi yang berupa fakta, bukti dan hukum yang kuat dan benar atas apa yang ditulis oleh Ahmad Sudirman dalam tulisan tersebut.

 

Kedua, saudara Mirah Pati tidak bisa membedakan mana yang disebut dengan bangsa Jawa dan mana yang dinamakan dengan bangsa Sunda serta mana yang dipanggil dengan bangsa Acheh. Karena Ahmad Sudirman adalah bangsa Sunda, bukan bangsa Jawa. Nah, lain kali kalau memang ingin memperjuangkan Acheh, minimal harus mengetahui dahulu mengenai sejarah bangsa-bangsa yang ada di Asia Tenggara ini, atau paling sedikit mempelajari bangsa-bangsa yang hidup dan tinggal di Acheh sekarang ini.

 

Ketiga, saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui sejarah Acheh yang sebenarnya, sehingga ketika dibongkar sejarah Acheh yang sebenarnya dihubungan dengan RI, langsung saja dianggap ”kamu selalu mengelabui orang Aceh apa maksut kamu untuk mencampuri urusan perjuaangan Aceh”. Coba kalau memang saudara Mirah Pati memiliki sejarah Acheh yang benar yang ada kaitannya dengan sejarah RI dan yang memiliki fakta, bukti, sejarah dan hukum yang kuat sebagai bukti bahwa Acheh dianeksasi atau dijajah RI tampilkan di mimbar bebas ini.

 

Keempat, saudara Mirah Pati tidak mengerti dan tidak memahami tentang adanya orang yang mengemukakan tentang fakta, bukti, sejarah dan hukum tentang penganeksasian Acheh kedalam RI, lalu dianggap orang tersebut sebagai ”kamu tak layak mencampuri urusan orang Aceh untuk membebaskan diri dari penjajah indinesia”.

 

Kelima, karena saudara Mirah Pati memperjuangkan Acheh hanya ikut-ikutan saja, maka ketika disodorkan kehadapan muka-nya tentang fakta, bukti, sejarah dan hukum tentang penganeksasian Acheh kedalam wilayah RI, lalu menganggap ”kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan Aceh”

 

Keenam, karena saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui sejarah pertumbuhan dan perkembangan bangsa-bangsa di Asia Tenggara ini, maka langsung saja menuduh dan menganggap ”kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh”. Padahal Ahmad Sudirman adalah asli bangsa Sunda yang memiliki jalur pertumbuhan dan perkembangan sejarah tersendiri di Asia Tenggara ini.

 

Ketujuh, karena saudara Mirah Pati memang tidak mengetahui Ahmad Sudirman, maka meluncurlah tuduhan ”berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaian”

 

Kedelapan, karena saudara Mirah Pati tidak mengetahui apa yang terkandung dalam MoU Helsinki, maka lahirlah tuduhan ”kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia”.

 

Kesembilan, karena saudara Mirah Pati sempit dalam mempelajari pertumbuhan dan perkembangan Islam baik yang ada di Acheh atau yang ada di dunia, maka lahirlah tuduhan ”Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronic”

 

Kesepuluh, karena saudara Mirah Pati adalah sangat dangkal dalam masalah perjuangan bangsa dan rakyat Acheh dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka muncullah tuduhan ”kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh”.

 

Kesebelas, karena saudara Mirah Pati adalah seorang yang hanya ikut-ikutan dalam perjuangan pembelaan Acheh dan Islam, maka lahirlah pernyataan ”Kau lek Man sekarang lebih baik diam saja, jangan selalu mencampuri urusan rumah tangga orang”

 

Nah, itulah sebelas alasan mengapa saudara Mirah Pati tidak mampu memberikan dasar argumentasi yang berisikan fakta, bukti, sejarah dan hukum yang benar atas tulisan Ahmad Sudirman  yang tertuang dalam ”Mengupas dan menguliti Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik”.

 

Saran Ahmad Sudirman, dipersilahkan saudara Mirah Pati dan geng di Jorpeland, Rogaland, Norway untuk berembuk dan mendiskusikan alasan-alasan yang bisa dipakai untuk menanggapi isi tulisan tersebut diatas. Apabila telah berhasil dipersilahkan untuk ditampilkan di mimbar bebas ini, agar supaya bisa ditanggapi secara bersama-sama. Jadi, tidak perlu hanya memlambungkan komentar yang tidak memiliki isi dan manfaat.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

From:  mirah pati teamkeadilan@yahoo.no

Returnadress:  PPDi@yahoogroups.com

Date:  10 augusti 2006 14:10:28

To:  PPDi@yahoogroups.com

Subject: «PPDi» Vedr. «PPDi» MENGUPAS DAN MENGULITI KOMITE PERSIAPAN ACHEH MERDEKA DEMOKRATIK.

 

Hai Amad Sudiman, kamu tak layak mencampuri urusan orang Aceh untuk membebaskan diri dari penjajah indinesia, dan kamu ini keturunan penjajah, kenapa? kamu selalu mengelabui orang Aceh apa maksut kamu untuk mencampuri urusan perjuaangan Aceh. Sedangkan kamu adalah jawa tulen yang tak ada hubungan darah dengan orang aceh. Tapi kamu selalu menggonggong macam anjing kelaparan tentang perjuangan Aceh, apa maksut kamu mencampuri urusan perjuangan Aceh, dan berapa telah kamu terima upah dari Indonesia untuk bekerja sama dengan orang2 yang sudah menjual Aceh dengan dalih perdamaian, saya telah membaca tulisan kamu dan kamu ini lebih bahaya daripada kaum yahudi yang tengah memerangi ummat islam diseluruh pelosok dunia.

 

Kamu ini sudah pasti keturunan sinokkronyo yang pada zaman dahulu telah menipu bangsa Aceh dengan cara berkutbah di mesjid2, padahal dia itu murni kaum nasrani, tak jauh beda dengan cara kamu berdakwah di media elektronic, mungkin sekali kamu Man agen daripada Indonesi yang berpura-pura konom membela orang Aceh. Kau lek Man sekarang lebih baik diam saja, jangan selalu mencampuri urusan rumah tangga orang.

 

Mirah Pati

 

teamkeadilan@yahoo.no

Jørpeland, Rogaland, Norway

----------