http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

 

Stockholm, 10 September 2006.

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

ISTRI AHMAD SUDIRMAN BUKAN JANDA TUA, TETAPI SEORANG GADIS SARJANA LULUSAN UNIVERSITAS AL-AZHAR CAIRO MESIR.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

PERJUANGAN DENGAN MEMAKAI DASAR KEROPOS MANA BISA BERHASIL DIPAKAI DI ACHEH.

 

”Nampaknya penyakit babi gila si Jawa Sunda ini belum sembuh lagi Bukti nya dia suka sodok kesana kemari dan meramal,mencurigai yang tidak pasti, Hanya itu sahaja kebolehanya termasuk menawan janda tua di Stockholm Swedia.” (Paya Bujok, bujok_paya@yahoo.com , Sun, 10 Sep 2006 03:52:32 -0700 (PDT))

 

”Hallo Paya pujok, jangan cuba melawan Ahmad Sudirman dia adalah orang pintar dan jauh berbeda dengan kita. Coba kita tengok dia berkawin dengan seorang janda itu sudah jelas tidak sedikit pun mengeluarkan uang untuk membayar maharnya (mas kawin) lagi kita sudah tahu bahwa Bung Ahmad melarikan binik orang...............hehehehe...... belajarlah kita semua pada bung sunda supaya kita hemat sedikit energi dan kalaupun tidur malam tak susah2, maklumlah kita kawin dengan janda tua lebih tua bini daripada mas ahmad sekitar 9 tahun.” (Jasmin Manaf, h2o_irza@hotmail.com , Sun, 10 Sep 2006 19:29:11 +0800)

 

Membaca apa yang ditulis oleh orang yang memakai nama palsu Paya Bujok dari kelompok Fitja, Norsborg, Swedia dan juga Jasmin Manaf yang hanya ikut-ikutan saja yang isinya diarahkan kepada pribadi Ahmad Sudirman dan keluarga, maka bisa jadi secara hukum akan memukul dan menjerat diri mereka berdua nantinya. Mengapa ?

 

Karena mereka hanya main tinju saja dengan tangan yang lumpuh, tidak ada kekuatan fakta, bukti dan hukumnya.

 

Istri Ahmad Sudirman itu bukan janda tua, tetapi perawan dan sekaligus sarjana jurusan syariah dari Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir.

 

Nah, ketika Ahmad Sudirman di Cairo, Mesir sedang menghadapi pihak rezim Soeharto cs di Cairo, bertemu dengan gadis perawan sarjana lulusan Universitas Al Azhar. Kemudian pada bulan Juni 1981, Ahmad Sudirman melamar langsung kepada kedua orang tuanya (Alm) Bapak Muhammad Rasyid bin Abdurrahman di Medan agar supaya Ahmad Sudirman bisa menikah dengan putri beliau. Ternyata tidak lama kemudian, pada tanggal 30 Juni 1981, (Alm) Bapak Muhammad Rasyid bin Abdurrahman telah menerima lamaran Ahmad Sudirman. Tetapi karena beliau tidak bisa datang ke Mesir, maka memberikan kuasa kepada DR. Abdul Aziz bin Haji Hanafi dari Universitas Al Azhar, Cairo, Mesir untuk menikahkan putri beliau dengan Ahmad Sudirman. Selanjutnya, pada tanggal 23 Juli 1981 di Rumah di Darmalaq, Cairo, Mesir dilangsungkan akad pernikahan antara Ahmad Sudirman dengan putri (alm) Bapak Muhammad Rasyid bin Abdurrahman yang dilaksanakan oleh DR. Abdul Aziz bin Haji Hanafi dari Universitas Al Azhar, Cairo, Mesir  dengan disaksikan oleh sarjana Baba Magy Mohamed dari Universitas Al Azhar dan sarjana Mohamed Omar Ismail dari Universitas Al Azhar dengan dihadiri oleh kawan-kawan dekat dan dirayakan dengan upacara yang sederhana.

 

Selanjutnya, pada tanggal 29 Juli 1981, enam hari setelah hari perkawinan, Ahmad Sudirman meninggalkan Mesir menuju Swedia. Tetapi istri Ahmad Sudirman harus menunggu satu minggu, tidak bisa pergi bersama-sama ke Swedia, karena visa untuk masuk ke Swedia pada waktu itu masih belum dikeluarkan oleh Pemerintah Swedia di Stockholm.

 

Jadi, dengan dasar fakta dan bukti serta jalur hukum yang dijelaskan diatas, maka sekarang bisa dijadikan arah ujung senjata kepada pihak  Paya Bujok dari kelompok Fitja, Norsborg, Swedia dan juga Jasmin Manaf yang hanya ikut-ikutan saja yang menyatakan Ahmad Sudirman mengambil bini orang dan kawin dengan janda tua.

 

Dan tentu saja, kalau pihak Paya Bujok dari kelompok Fitja, Norsborg, Swedia tidak bisa membuktikan secara fakta, bukti dan hukum atas apa yang dijadikan tuduhan dan anggapannya itu, maka Ahmad Sudirman akan melakukan proses pengajuan hukum di Swedia dengan alasan hukum ia telah mencemarkan nama baik dan menuduh dengan tuduhan yang palsu sehingga merugikan nama baik. Tuntutan ini akan dibuat setelah kedok  Paya Bujok dibuka dengan jalur Yahoo, karena Yahoo mengetahui secara pasti siapa yang berada dibalik kedok Paya Bujok. Dengan memakai dasar hukum yang di pakai di Amerika, maka Yahoo akan membuka siapa sebenarnya orang yang ada dibalik nama palsu Paya Bujok yang telah membuat kecurangan dan menyebarkan kerugian nama baik Ahmad Sudirman dan keluarga di Swedia dengan tanpa dasar fakta, bukti dan hukum yang kuat.

 

Bersiap-siaplah Paya Bujok.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

---------