Stockholm, 26 Oktober 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

TERORIS YANG MEMALSUKAN NAMA DR.ZAINI ABDULLAH DI NORTH RYDE NSW, AUSTRALIA TELAH TERKAPAR.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

MASIH TENTANG TERORIS YANG MEMALSUKAN NAMA DR.ZAINI ABDULLAH DI NORTH RYDE NSW, AUSTRALIA YANG SUDAH TERKAPAR.

 

“Agaknya si amat boldok memahami bahawa “tulisan itu sama dengan pedang.” “ (Mustafa Abubakar gubernuraceh@yahoo.co.id , 26 oktober 2006 03:50:33 + 0200)

 

Ketika orang berlabel palsu Warwick Aceh alias Puteh Sarong alias Teungku Awe Geutah alias Salamah Maun alias Mustafa Abubakar alias Dr. Zaini Abdullah yang memakai internet milik TPG Internet Pty Ltd.[ 202.7.166.169, 202.7.166.166], 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia telah terkapar dan tidak ada seorangpun yang berani menolongnya, karena takut disamakan dengan teroris dan dibekuk oleh pihak keamanan Pemerintah Australia, rupanya ia masih sempat berkecoh dengan kecohannya yang berbunyi ”Agaknya si amat boldok memahami bahawa “tulisan itu sama dengan pedang.” “.

 

Nah, orang teroris pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah menganggap tulisannya itu sama dengan pedang. Tetapi, yang orang  teroris pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah tidak menyadarinya bahwa sebenarnya tulisannya itu bukan sama dengan pedang, melainkan tulisannya itu hanya merupakan sebagai tumpukan sampah yang tdiak ada gunanya.

 

Jadi kalau ada tanggapan, itu bukan berarti tulisan orang pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah sama dengan pedang, melainkan karena sikap dan tingkah laku orang itu yang sebagai teroris yang melakukan tindakan kriminal, yaitu tindakan dalam bentuk gumpalan kata-kata sumpah serapah kafir-mengkafirkan kepada orang Islam dan orang lain, juga pemalsuan dan penipuan dengan memakai nama orang lain untuk dipakai alat memfitnah terhadap orang lain. Nah, karena lasan-alasan itulah mengapa timbul adanya tanggapan terhadapnya.

 

Lihat saja fakta dan bukti hukumnya, orang teroris ini pada jam 01:09:28 –0000 memakai nama palsu  "Dr. Zaini Abdullah" dengan email dr.zainiabdullah@yahoo.se . 41 menit kemudian, yaitu jam 01:50:33 –0000 orang teroris ini memakai nama palsu lainnya yaitu Mustafa Abubakar dengan email gubernuraceh@yahoo.co.id melalui internet milik TPG Internet Pty Ltd.[ 202.7.166.169, 202.7.166.166], 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia.

 

Seterusnya isi hasil buah pikiran orang teroris ini adalah tidak lebih dan tidak kurang hanyalah sampah saja. Misalnya memakai alasan tulisan TUPE yang dikarang oleh saudara Otto Syamsuddin Ishak yang isinya hanyalah sekedar propaganda dan tuduhan terhadap Pimpinan Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, karena tanpa disertai dengan fakta dan bukti hukum yang kuat.

 

Nah, rupanya tulisan TUPE buatan saudara saudara Otto Syamsuddin Ishak dijadikan alat pemukul GAM oleh orang teroris pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini.

 

Selanjutnya karena  orang pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah adalah bukan dari GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, melainkan dari kelompok yang diharamkan di Malaysia dan dianggap sebagai teroris serta memakai berbagai macam kedok palsu juga membawa-bawa rakyat dan bangsa Acheh, maka pantas saja kalau orang ini  terus-terusan dari sejak tahun 2000 sembunyi dibalik berbagai nama label palsu dari mulai label palsu Warwick Aceh, Puteh Sarong, Teungku Awe Geutah, Salamah Maun, Mustafa Abubakar sampai nama palsu Dr. Zaini Abdullah.

 

Sebenarnya tanggapan yang dilambungkan terhadapnya dimunculkan, itu karena orang ini memang melakukan tindak pidana kriminal dengan memakai berbagai nama palsu untuk melakukan kejahatan tindak pidana kriminalnya terhadap pihak lain. Nah, tindakan kriminal-nya inilah yang harus disapu bersih. Dan tentu saja tindakan kriminal yang diiringi oleh sikap dan dorongan yang datang dari kelompok yang diharamkan di Malaysia inilah yang menambah makin berat menimpa dirinya itu. Jadi, bukan seperti yang dianggap oleh orang teroris pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini bahwa tulisannya sama dengan pedang.

 

Nah sekarang, karena orang pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah yang sebagai teroris ini sudah memang menggelupur dan tidak berdaya lagi, maka ia hanya sanggup berguman: ”Kalaupun photo itu betul, maka photo itu adalah Malek Maut & Zaini Abdullah memaksa dan mengancan Wali Negara yang sudah uzur dengan mengatakan bahawa kalau beliau tidak mahu duduk dan berdiri berphoto bersama mereka, maka utusan mereka yang menghantar makanan kepada Wali negara setiap hari, tidak akan lagi menghantar makanan dan keperluan ubat-ubatannya”

 

Nah, inilah alasan yang dipakai teroris dari kelompok yang diharamkan di Malaysia ini untuk mencoba ikut-ikutan menyerang GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya. Tetapi, tentu saja, apa yang digumamkannya itu tidak lebih dan tidak kurang hanyalah sebagai ampas perasan pikiran terorisnya yang sudah terpukul habis masuk kedalam jurang.

 

Selanjutnya sudahlah orang pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah ini dengan hasil ampas perasan pikiran terorisnya tidak mampu dijadikan sebagai alat pukul terhadap GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya, tetapi masih juga ia mencoba untuk menyeruduk dengan gerutunya: ”Akan tetapi si amat boldok itu sangat takut dengan tulisan yang ditulis oleh orang yang konon tidak dikenal itu.”

 

Nah, tulisan orang pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah yang isinya sampah itu mana ada artinya, paling masuk ke dalam tong sampah saja. Dan akibat ia melakukan tindak pidana kriminal dengan pemalsuan nama dan penggunaan server internet milik TPG Internet Pty Ltd.[ 202.7.166.169, 202.7.166.166], 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia yang akan menggelupurkan diri orang teroris pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah.

 

Baik Pimpinan Tinggi ataupun Pimpinan Tertinggi GAM tidak akan bisa dirobohkan oleh isi tulisan sampah orang teroris pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah. Begitu juga Ahmad Sudirman tidak akan terkena oleh isi tulisan sumpah serapah kosong yang dimuntahkan oleh orang teroris pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah. Paling semuanya hanya akan menimpa dirinya sendiri. Buktinya sekarang ia sudah terkapar dan menggelupur tidak ada orang yang berani menolongnya karena takut dicap teroris oleh Pemerintah Australia.

 

Juga orang teroris pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah menyinggung soal ”16 orang dari mereka masih belum dilepaskan”. Nah, soal mereka yang masih belum dilepaskan oleh pihak RI, itu pihak GAM masih terus berusaha untuk menyelesaikannya. 

 

Terakhir, kita lihat dan perhatikan sejauh mana orang pemalsu nama Dr.Zaini Abdullah yang bukan GAM dan orang teroris yang sudah terkapar dan menggelupur ini sanggup bertahan. Dan tentu saja orang teroris ini makin berteriak-teriak, maka makin cepat habis cerita sampahnya diringkus oleh pihak yang berwenang.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Received: from [202.7.166.166] by web55112.mail.re4.yahoo.com via HTTP; Thu, 26 Oct 2006 08:50:33 ICT

From: Mustafa Abubakar gubernuraceh@yahoo.co.id

Return address: PPDi@yahoogroups.com

Date: 26 oktober 2006 03:50:33

To: kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com

Subject: «PPDi» PENGKHIANAT TAKUT PADA BAYANG-BAYANG SENDIRI BANGSA ACEH SEMUA,

 

Malik Maut & Zaini sudah takut pada bayang-bayangnya sendiri. Terutamanya setelah Otto Syamsuddin menulis dan menerangkan tentang "surat tupe" yang selalu dimainkan oleh kedua pengkhianat perjuangan suci Bangsa Aceh.

 

Sehingga dipergunalah anjing boldok tua amat sudirman untuk mengcounter tulisan tersebut dengan menerbitkan gambar-gambar palsu dua pengkhianat itu dan dua orang lagi pemakan daging babi dan peminum minuman keras yang sedang mencari kekayaan di Ace, melalu photo yang sedang duduk dan berdiri bersama Wali Negara Teungku Muhammad Hasan Di Tiro. Kalaupun photo itu betul, maka photo itu adalah Malek Maut & Zaini Abdullah memaksa dan mengancan Wali Negara yang sudah uzur dengan mengatakan bahawa kalau beliau tidak mahu duduk dan berdiri berphoto bersama mereka, maka utusan mereka yang menghantar makanan kepada Wali negara setiap hari, tidak akan lagi menghantar makanan dan keperluan ubat-ubatannya. Ini Bangsa Aceh semua perlu memahami apa yang sedang berlaku terhadap kehidupan Wali Negara di Sweden sekarang ini. Mereka telah mempergunakan Wali Negara yang telah uzur untuk kesenangan dan harapan mereka mendapat pangkat dan harta dari penjajah jawa.

 

Zaini Abdullah sangat takut pada bayang-bayangnya sendiri kalau-kalau ia gagal mengorbit adiknya untuk meraih pangkat dan harta yang dijanjikan oleh jawa penjajah.

 

Si anjing buldok amat sudirman pula, juga takut pada bayang-bayangnya sendiri. Anjing buldok ini mengatakan bahawa setiap orang yang menentang malek maut & zaini abdullah adalah orang-orang yang tidak dikenal oleh pengkhianat malek maut & zaini abdullah atau pemimpin tertinggi KPA (bukan GAM). Akan tetapi si amat boldok itu sangat takut dengan tulisan yang ditulis oleh orang yang konon tidak dikenal itu. Sehingga walaupun si amat boldok yang tua itu dengan kacamatanya yang tebal seperti punggung botol limun masih juga berusaha menopang matanya dengan batang korek api untuk menulis untuk melawan tulisan yang dibuat oleh orang yang katanya tidak terkenal itu. Ini menunjukkan si amat anjing boldok itu takut pada bayang-bayangnya sendiri. Kalau katanya tidak dikenal dan terkenal, mengapa sibuk-sibuk dan takut membalasnya.

 

Agaknya si amat boldok memahami bahawa "tulisan itu sama dengan pedang".

 

Wahai amat anjing boldok, jangan kamu sangka perjuangan Bangsa Aceh untuk memerdekakan negeri Aceh tergantung di tangan dua orang pengkhianat itu. Bangsa Aceh tidak akan pernah mengikut ekor pengkhianat.

 

Sebelum si malek maut & zaini abdullah menyatakan secara terang untuk berundur dari berkompromi dengan penjajah jawa dan seterusnya menyatakan perjuangan untuk memperjuangkan kemerdekaan negeri Aceh, maka penulis yang kamu katakan tidak dikenal oleh pemimpin pengkhianat itu akan terus menulis sehingga bergetar peler pengkhianat itu. Atau penulis yang kamu kata tidak dikenal oleh pemimpin pengkhianat itu, akan rela uzlah dibunuh syahid.

 

Jadi jangan kamu anjing boldok cuba menggertak Bangsa Aceh yang bukan pengkhianat perjuangan.

 

Hari ini saya ingin menyampaikan kepada semua Bangsa Aceh, bahawa si pengkhianat malek maut & zaini abdullah hanya mencari kesenangan hidupnyanya semata-mata. Paling kurang seramai 16 orang lagi pejuang GAM masih meringkuk dalam tahanan penjajah indunesia jawa, termasuk Tgk. Ismuhadi dan Irwan. Ini oleh si malek maut & zaini abdullah sudah tidak lagi dihiraukan dan bahkan ia telah bersetuju dengan si Hamid Awaluddin wakil jawa dengan melebel tahanan ini sebagai "kriminal". Inilah permainan pengkhianat dan penjajah yang rela membiarkan mereka yang masih disiksa dalam penjara oleh gerombolan penjajah.

 

Bagi penjajah jawa indunesia, semua Bangsa Aceh yang menentang penjajahan mereka akan dianggap kriminal. Bermakna malek maut & zaini abdullah juga golongan yang sama dengan indunesia jawa. Kalaupun mereka hanya berpegang pada MoU yang telah ditandatanganinya di Helsinki, semua tahanan penjajah jawa dari Bangsa Aceh wajib dilepaskan. Akan tetapi 16 orang dari mereka masih belum dilepaskan. Bangsa Aceh wajib berfikir, apa yang telah dan sedang dibuat oleh malek mahmud & zaini abdullah dan konco-konconya? Hanyalah mengemis wang, kenderaan, rumah, dll dari penjajah jawa di atas darah dan penderitaan Bangsa Aceh.

 

Ingat hai amat anjing boldok, gertakmu tidak akan mampu menggoncangkan penulis yang kamu kata tidak dikenal oleh pemimpin pengkhianat itu, sehingga kamu semua mengaku semua kesalahan dan kesilapanmu dan berundur dari perbuatanmu semua untuk mencari kesenangan di atas darah, nyawa dan penderitaan Bangsa Aceh.

 

PENJAJAH JAWA WAJIB KELUAR DARI BUMI ACEH ACEH WAJIB DIMERDEKAKAN TIDAK ADA PILKADA TIDAK ADA GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA DI ACEH ACEH AKAN DIPIMPIN SENDIRI OLEH BANGSA ACEH DI BAWAH NEGARA ACEH MERDEKA ANJING BOLDOK TETAP ANJING BOLDOK (AMAT SUDIRMAN)

----------