Stockholm, 3 November 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

ABDURRAHMAN ISMAIL YANG MENENTANG GAM DIBAWAH PIMPINAN TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

MENYOROT SEDIKIT TENTANG ABDURRAHMAN ISMAIL YANG MENENTANG DAN MEMUSUHI GAM DIBAWAH PIMPINAN TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO.

 

”Saudara Ahmad Sudirman, Jangan tarik Gunung ke laut, kalau boleh katakanlah boleh, kalau tidak sudahlah itukan pendapat sahaja menurut selera pembaca. Sekarang saya sudah tau yang bahwa Saudara tidak layak mencampuri urusan perjuagan GAM dan melibatkan nama pemimpin GAM Tgk Hasan di Tiro untuk membela tong sampah saudara yang berulat dan beralalat itu. Kita sudah tua, sepatutnya kita jadikan diri kita sebagai contoh yang terbaik kepada orang lain, jangan asik mencari lawan. Kalau semua Bangsa Aceh yang ada di luar Negara yang mencintai Kemerdekaan Negaranya sudah menjadi lawan dengan Saudara Ahmad Sudirman? bermakna Saudara Ahmad Sudirman musuhnya GAM di bawah pimpinan Tgk Hasan Muhammad di Tiro yang mencintai kemardekaan Negaranya“  (Guenoeng Geureudoeng, apalambak2000@yahoo.ca , [195.252.42.4], 3 Nov 2006 17:23:06 –0000)

 

Kalau diteliti dan ditelaah secara mendalam apa yang dituliskan oleh saudara Abdurrahman Ismail dari sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors juga anggota Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik yang menyangkutkan perjuangannya dengan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, justru makin banyak menimbulkan pertanyaan. Mengapa?

 

Karena dalam kenyataannya, apa yang dinamakan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors, Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik tidak ada sedikitpun hubungan politik dan kelembagaan dengan GAM dibawah Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Jadi bagaimana bisa diterima oleh akal dan bisa diterima secara hukum kalau saudara Abdurrahman Ismail menyatakan bahwa “Kalau semua Bangsa Aceh yang ada di luar Negara yang mencintai Kemerdekaan Negaranya sudah menjadi lawan dengan Saudara Ahmad Sudirman? bermakna Saudara Ahmad Sudirman musuhnya GAM di bawah pimpinan Tgk Hasan Muhammad di Tiro yang mencintai kemardekaan Negaranya”

 

Bagaiman bisa jadi Ahmad Sudirman memusuhi GAM dibawah Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, sedangkan yang terang-terangan dan jelas-jelas justru sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors, Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik yang mendeklarkan penentangan dan permusuhan terhadap GAM dibawah Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Kabinet GAM yang dipimpin oleh Teungku Malik Mahmud dan Dr. Zaini Abdullah masih berada dibawah tanggung jawab Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Apa yang telah dijalankan oleh Kabinet dilaporkan semuanya kepada Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Begitu juga ketika Kepala Acheh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith melaporkan apa yang telah dijalankan di Acheh secara resmi atas nama Uni Eropa langsung kepada Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro di tempat kedudukan Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro pada tanggal 11 Oktober 2006. Jadi apa yang terjadi di Acheh sekarang ini semuanya sudah diketahui secara pasti oleh Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Nah sekarang, dengan fakta dan bukti hukum tersebut bagaimana mungkin bisa dikatakan bahwa Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro tidak dilibatkan dalam proses yang terjadi di Acheh yang sebelumnya didahului dengan perjanjian MoU Helsinki?.

 

Kalau saudara Abdurrahman Ismail mengklaim bahwa Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik mempertangungjawabkan kepada Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhamma di Tiro, apakah ada garis komando langsung dengan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro?

Apakah pernah saudara Abdurrahman Ismail yang sebagai anggota Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan anggota Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik mendapat perintah langsung dari Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro?

 

Sepengetahuan Ahmad Sudirman, jangankan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro memberikan perintah kepada saudara Abdurrahman Ismail, bertemupun saudara Abdurrahman Ismail dengan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro belum pernah selama saudara berada di Swedia.

 

Jadi, atas dasar hukum apa saudara Abdurrahman Ismail mengklaim bahwa Pimpinan Tertingggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah pemimpin saudara Abdurrahman Ismail dan pemimpin dari  Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik?

 

Nah disini, siapa yang sebenarnya hanya mengaku-ngaku saja bahwa Pemimpin Tertuinggi GAM Teungu Hasan Muhammad di Tiro adalah pemimpin saudara dan pemimpin organisasi yang saudara anggota didalamnya?

 

Kalau saudara Abdurrahman Ismail mengutip apa yang ditulis atau dikatakan oleh Pemimpin Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro, itu tidak berarti bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah pemimpin saudara Abdurrahman Ismail. Buktinya lihat saja, saudara Abdurrahman Ismail dan organisasi yang saudara ada didalamnya tidak memiliki garis komando secara kelembagaan dan secara pemerintahan dengan GAM.

 

Seterusnya, saudara mengklaim perjuangan untuk kemerdekaan, tetapi dalam kenyataannya menentang kepada kebijaksanaan politik yang telah dijalankan oleh Pimpinan Tinggi GAM dan Pemimpin Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Seharusnya kalau saudara Abdurrahman Ismail memang benar menganggap bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro sebagai pemimpin saudara, maka saudara harus berada dibawah payung GAM yang berada dibawah Pimpinan Tertringgi Teungku Hasan Muhammad di Tiro, bukan menentang dan melawannya. Saudara Abdurrahman Ismail secara jelas dan terang-terangan menentang Kabinet GAM, padahal Kabinet GAM adalah dibawah komando Pemimpin Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Kalau saudara Abdurrahman Ismail menentang Kabinet GAM dan memusuhinya, padahal Kabinet GAM itu sendiri secara struktur pemerintahan berada dibawah kekuasaan Pemimpin Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka sikap dan tindakan politik saudara Abdurrahman Ismail tersebut adalah sikap dan tindakan politik yang menentang secara langsung kepada Pemimpin Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Jadi, apabila seorang menentang dan memusuhi Perdana Menteri, padahal Perdana Menteri itu berada di bawah perintah dan kekuasaan Presiden, maka orang itu secara langsung juga menentang dan memusuhi Presiden.

 

Nah, contoh tersebut diatas adalah persis seperti yang dijalankan oleh saudara Abdurrahman Ismail sekarang ini. Kalau saudara Abdurrahman Ismail menentang dan memusuhi Perdana Menteri GAM, padahal Perdana Menteri GAM berada di bawah kekuasaan dan perintah Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka saudara Abdurrahman Ismail adalah sama dengan menentang dan memusuhi Wali Negara GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Saudara Abdurrahman Ismail tidak bisa memisahkan antara Perdana Menteri GAM dan Wali Negara, karena keduanya adalah dalam satu tubuh Pemerintahan GAM. Artinya kalau saudara Abdurrahman Ismail menentang dan memusuhi Perdana Menteri, adalah sama artinya dengan Abdurrahman Ismail menentang dan memusuhi Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Terakhir, saran Ahmad Sudirman untuk saudara Abdurrahman Ismail, kalau memang saudara Abdurrahman Ismail menganggap bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro sebagai pemimpin saudara Abdurrahman Ismail dan pemimpin dari Persatuan Masyarakat Aceh Skandinavia dan Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik, maka saudara Abdurrahman Ismail dan kedua oraganisasi itu harus berada secara hukum dan plitik dibawah payung GAM-nya Teungku Hasan Muhammad di Tiro, bukan seperti sekarang malahan sebaliknya, dimana  saudara Abdurrahman Ismail justru menentang dan melawan Pemimpin Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------

 

Received: (qmail 30088 invoked by uid 60001); 3 Nov 2006 17:23:06 –0000

Received: from [195.252.42.4] by web33509.mail.mud.yahoo.com via HTTP; Fri, 03 Nov 2006 12:23:06 EST

From: Guenoeng Geureudoeng apalambak2000@yahoo.ca

Returnaddress: IACSF@yahoogroups.com

Date: 3 november 2006 18:23:06

To: ACSF@yahoogroups.com

Subject: Re: [IACSF] ANGGOTA SINDIKAT PAYA BUJOK TELIANET MENAWARKAN UNTUK MENULIS CERITA KUDETA....

 

Wa,alaikumsalam.Wr.Wb.

 

Saudara Ahmad Sudirman, Jangan tarik Gunung ke laut,kalau boleh katakanlah boleh,kalau tidak sudahlah itukan pendapat sahaja menurut selera pembaca.

 

Sekarang saya sudah tau yang bahwa Saudara tidak layak mencampuri urusan perjuagan GAM dan melibatkan nama pemimpin GAM Tgk Hasan di Tiro untuk membela tong sampah saudara yang berulat dan beralalat itu.

 

Kita sudah tua, sepatutnya kitajadikan diri kita sebagai contoh yang terbaik kepada orang lain, jangan asik mencari lawan. Kalau semua Bangsa Aceh yang ada di luar Negara yang mencintai Kemerdekaan Negaranya sudah menjadi lawan dengan Saudara Ahmad Sudirman? bermakna Saudara Ahmad Sudirman musuhnya GAM di bawah pimpinan Tgk Hasan Muhammad di Tiro yang mencintai kemardekaan Negaranya,

 

Saya masih igat apa yang dipesan oleh pemimpin kami Tgk Hasan Muhammad di tiro,yang bahwa: KITA BANGSA ACEH TIDAK ADA URUSAN DGN JAWA PENJAJAH YANG SEDANG MENYAMBUNG PENJAJAHAN BELANDA ATAS KITA BANGSA ATJÉH,KITA WAJIB MEMERANGI PENJAJAH LAKNAT JAWA TIDAK ADA PERDAMAIAN SEBELUM MARDEHKA.

 

Barang siapa sahaja yang berdamai dengan penjajah RI atas nama Bangsa Atjéh?! itu bermakna pengkianatan kepada Pimpinan tertinggi Tgk Hasan Muhammad di tiro dan stafnya yang sudah kembali kerahmatullah dan yang masih hidup, tidak termasuk Saudara Malik Mahmud dan adik iparnya M.Nur Djuly.

 

Wassalamu,alikum

Gunung Geureudoeng

----------