Stockholm, 21 November 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.

 

 

APA PASAL PELAKSANA GRUP DISKUSI IACSF MENYETOP TULISAN-TULISAN AHMAD SUDIRMAN?.

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

APA PASAL PELAKSANA GRUP DISKUSI INTERNATIONAL ACEH CIVIL SOCIETY FORUM (IACSF) MENYETOP TULISAN-TULISAN AHMAD SUDIRMAN?.

 

Hari ini Ahmad Sudirman melihat-lihat kedalam grup diskusi IACSF (International Aceh Civil Society Forum). Eh, rupanya pihak pelaksana grup diskusi  IACSF telah menghilangkan forum diskusi IACSF dari nama Ahmad Sudirman.

 

Apa pasal, tidak ada angin, tidak ada hujan, langsung  pintu forum diskusi IACSF ditutup dari semua tulisan-tulisan Ahmad Sudirman. Ah, ini betul-betul pikiran para pengasuh  forum diskusi IACSF sudah pada picik alias sempit. Bagaimana bisa memperjuangkan Acheh, kalau baru saja menghadapi tulisan-tulisan Ahmad Sudirman sudah pada menutup pintu dan jendela.

 

Ini model dan gaya ikan kayu hitam gosong yang dimajukan oleh teroris Tarmizi-rufaqa’-sesat bersama ratusan kloning ”anjing Boldok”-nya Ria Ananda jelmaan Yusra Habib Abdul Gani dan ribuan kloning ”kecoa Yunan”-nya patung hidup teroris Tarmizi-rufaqa’-sesat.

 

Memang banyak anggota di forum diskusi IACSF yang sudah seperti cacing kepanasan kalau matanya baru melihat judul tulisan-tulisan yang dikirimkan oleh Ahmad Sudirman. Belum lagi membaca-nya.

 

Kalau hanya mengandalkan pikiran ampasnya teroris Tarmizi-rufaqa’-sesat bersama ratusan kloning ”anjing Boldok”-nya Ria Ananda jelmaan Yusra Habib Abdul Gani untuk menghadapi tulisan-tulisan Ahmad Sudirman, jelas tidak mungkin. Karena otak teroris Tarmizi-rufaqa’-sesat adalah otaknya sempit dan tidak berkembang. Sehingga membuat pihak pelaksana forum diskusi IACSF menjadi panik dan pusing tujuh keliling.

 

Mau menampilkan Ria Ananda dengan ”anjing Boldok”-nya hasil jelmaan Yusra Habib Abdul Gani bersama ”Datu Beru”-nya tidak mungkin. Karena ia sudah masuk kelobangnya kembali ke markasnya di Fakultas Hukum jurusan perdata Universitas Muhammadiyah Jakarta dari kaum-nya wahabi-muhammadiyah.

 

Mau menampilkan tulisan-tulisannya sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja & Hallefors pimpinan Yusuf Daud dan Abdurrahman Ismail tidak mungkin, karena mereka itu sudah lama masuk kesarangnya. Paling hanya memberikan komentar-komentar pendek dan joroknya saja.

 

Mau menampilkan tulisan-tulisan Otto Syamsuddin Ishak semodel gaya burung ”TUPE”-nya sudah tidak mungkin lagi, karena ia hanya disibukkan dengan tulisan-tulisannya yang ingin menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya.

 

Jadi sebenarnya dengan melihat alasan-alasan diatas itulah mengapa akhirnya  pihak pelaksana grup diskusi  IACSF telah menghilangkan forum diskusi IACSF dari nama Ahmad Sudirman.

 

Tetapi, tentu saja, masih banyak grup diskusi yang Ahmad Sudirman menjadi anggotanya. Jangan khawatir, tulisan-tulisan Ahmad Sudirman akan terus keluar, dibaca dan ditanggapi orang.

 

Terakhir, kita lihat dan perhatikan sejauh mana kemampuan dan kesanggupan pihak pelaksana grup diskusi  IACSF menutup pintu dan jendelanya dari tulisan-tulisan Ahmad Sudirman.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

 

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

 

Wassalam.

 

Ahmad Sudirman

 

http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------