Stavanger, 29 Juli 2006

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.


ANAK FIR'AUN BERMASKERAN ALAUDDIN ZIYADOVICH UMAROV

Omar Puteh

Stavanger - NORWEGIA.

 

 

SEKILAS MENYOROT ANAK FIR'AUN BERMASKERAN ALAUDDIN ZIYADOVICH UMAROV

 

Dia bukan lagi ditingkatan sianak murtad, malahan anak ini sejenjang Fir'aun. Fir'aun era "nabi" Mirza Gulam Ahmad atau "nabi" Karl Marx (?) dan kini coba pula mewarisi penuh sifat-sifatnya, sifat si Fir'aun! yang terlahir sebagai produk evolusi alam!?!nya

Apalagi si Fir'aun ini, tidak mau mempercayai lagi bahwa, dia terlahir sebagai kehendak Allah SWT, lewat perkongsian hidup dari seorang ibu dan seorang ayahnya, sebagaimana bacaan tulisan: Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun ini, Monday, June 18, 2007 Jam 11:11:56, di IACSF. Jadi kedua: Ayah dan ibunya juga dari produk siklus evolusi alam? Masya Allah!

Malahan keangkuhan Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun ini, sangat berlebih-lebihanan dan sampai-sampai ketahap menghina kitab suci Al-Quran. Sekarang ini lagi, dia, Alauddin Ziayadovich Umarov, anak atheis-komunis itu, sedang menggunakan tafsir Al-Quran yang sedang dikepit diketiak sebelah kanannya itu, sebagai tempat mengutip ayat-ayat yang sesuai dengan selera permainannya, sebagaimana kita sedang saksikan di internet.

Dia juga mengatakan pengakuan dirinya sendiri sebagai bertuhankan dengan alam, sebagai "tuhan"-nya, sambilan menyamakan kewujudan dirinya sendiri sebagai manusia, sama seperti kewujudan monyet, chimpanze, gorilla, babi, anjing, kerbau, kutu ayam atau kutu babi (piet) dengan DNA -"manusia"-nya yang mempunyai kemiripan ke-DNA-an binatang-binatang? Masya Allah!

Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun ini, selain menyerang Islam, dia juga menyerang bangsa Achh dan sejarahnya! Sedangkan dia juga tidak tahu apa itu Islam sebenarnya apalagi untuk mengatakan apa itu bangsa Achh dan sejarahnya. Kita bisa pastikan bahwa, dia tidak akan sanggup mejawabnya dengan betul!

Karena kekualatannya menghina kitab suci Al Quran, menyerang Islam, bangsa Achh dan sejarahnya, maka dengan kekualatan itu pulalah kemudiannya sedang kita saksikan yang dia ini, kini sedang dikutuk oleh seluruh bangsa Achh, seluruh ummat Islam, seluruh malaikat-malaikat, seluruh jin-jin dan syaitan-syaitan yang terus bergerak menyerang dan menabrak dirinya sendiri.

Penghinaannya terhadap kitab suci Al Quran dan penyerangannya terhadap Islam, bangsa Achh dan sejarahnya, tidakpun pernah menggugah, mengoyahkan, tetapi sebaliknya pada kenyataan yang tergugah, tergoyah dan terebahkan menjerembab seperti itu, itulah dirinya sendiri: Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun, pewaris sifat-sifatnya, sifat dari seorang Fir'aun!

Walaupun demikian seluruh bangsa Achh dan ummat Islam di Achh dan juga di Skandinavia (seperti yang disebutkannya), diseluruh dunia musti terus berwaspada tinggi terhadap misi pengrusakan ini, yang telah coba dilakukan atau yang sedang terus dilakukannya dengan berbagai ragam lakonan dan pengaktoran. Bahkan seluruh syaitan-syaitan dan Jin-Jin, kini juga sedang ikut berwaspada.

Semua orang yakin, yang Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun ini, akan melakukan serangan berulang dimasa yang akan datang, mungkin pula dengan menggunakan nama-nama lain, yang pernah dipakai dan telah ditinggalkan oleh semua para jin-jin dan syaitan-syaitan.

Sekalipun akan menggunakan cara-cara yang sama, seperti sekarang ini, dengan menggunakan kutipan-kutipan ambilan dari Google atau Yahoo, yang kemudian dipaparkannya kembali alinea demi alinea dengan gaya bagaimana anak-anak bajing melompat, namun kita jangan bisa terkecoh dan beranjak karenanya.

Maka dengan gaya anak-anak bajing melompat itulah dia coba membuat polemik dicelah-celah tulisannya, seolah-olah yang demikian itu memang datang dari benaknya sendiri, atau kemudiannya agar Asnawi Ali Somalia akan mengelarkannya sebagai seorang yang cerdas, sebagai orang yang nantinya akan layak dan patut menyampaikan mata pelajaran di "Sekolah Bodoh", mengikut sukatan kurikulum sekolah bodoh design-an Eddy L. Suhery.

Kewaspadaan terhadap yang menamakan dirinya: Alauddin Ziyadovich Umarov, sama tingkat kewaspadaan kita terhadap semua program lain dari Komite Persiapan Acheh Merdeka, yang kini sedang memulakan ajaran baru dari "Sekolah Bodoh"-nya, sebuah sekolah yang berciri-cirikan seperti yang sedang dilakukan dan dipamerkan oleh yang menamakan dirinya: Alauddin Ziyadovich Umarov itu.

Memang disadari bahwa, gaya lompatan anak-anak bajingnya untuk menghina kitab suci Al Quran dan menyerang Islam, bangsa Achh dan sekaligus misi pengrusakan sejarah bangsa Achh itu, tidak sama gerak taktisnya dengan gerakan lompatan taktis "Surat Tupe"-nya Otto Syamsuddin terhadap kepimpinan GAM baru-baru ini, tetapi yang demikian itulah, yang akan lebih memperwaspadakan diri kita semua ummat Islam, bangsa Achh diseantero dunia bahwa, apa yang didemonstrasikan itu adalah taktis-stratetegis jahat berprogram komputer?

Diantara hujjah dari kandungan tulisan Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, yang kita katakan telah menghina kitab suci al Quran, adalah himpunan perkataannya yang memperkatakan bahwa, Al-Quran yang sucinya itu saling bertentangan, sementara dia hanya tahu membaca hanya lewat kitab tafsir Al Qurannya saja, sebagaimana tulisannya Wednesday, June 20, Jam 08::40. Masya Allah!

Coba telusuri bahwa, kesemua paparannya diinternet itulah, saling bertentangan, malahan sudah mula bertentangan dari satu gaya lompatan bajingnya, kelompatan bajingnya yang lain seperti berkontradiksi antara jiwanya dengan dirinya sendiri, sejak dia memulakan tulisannya pada tanggal 11 Juni, 2007?

Tidak ada kitab suci didunia ini atau dunia manapun, yang bisa untuk dibanding-dibandingkan dengan kitab suci Al-Quran, bahkan kitab apapun yang pernah ditulis atau disusun dengan rapi oleh siapapun, sehigga hari ini apalagi untuk dikatakan bertentangan antara satu sama lainnya.

Ayat-ayat kitab suci Al-Quran dari ayat pertama kesetiap ayat berikutnya dari keseluruhan ayat, sehingga ke ayat akhir/penutup tidak ada sama sekali terdapat kontradiksi. Al Quran, kalam Allah SWT itu, saling berhubung-kait dengan halus, shahdu dan kukuh terhadap keseluruhannya strukturnya, sebagai struktur hukum-hakam hidup dan kehidupan manusia, berbangsa dan bernegara didunia ini. Setiap (potong) ayat dari Al-Quran adalah hukum-hakam!

Al-Quran itu kumpulan firman-firman Allah SWT! Tidak ada satu manusiapun didunia hingga hari ini telah sanggup membantah firman Allah SWT itu! Yang pernah sanggup membantah fiman-firman Allah SWT diantaranya adalah Fir'aun-Fir'aun! Atau si Fir'aun era "nabi" Mirza Gulam Ahmad atau "nabi" Kar Marx, yang kini sedang menamakan masker "evolusi dari nama dirinya" dalam internet dengan e-mail: "Alauddin Ziyadovich Umarov"< benziyadov@yahoo.com.

Al Quran-ul qarim itu, wahyu Allah SWT! Wahyu Allah SWT itu, bukan juga sebagai falsafah atau pedoman hidup atau satu bentuk system Allah SWT dsb.nya, (seperti yang selalu ditulis ulang-berulang oleh sipenulis dari Skandinavia, yang dengan sadar atau tidak coba menyama-nyamakan pikiran dalam benaknya dengan yang Khalik).

Dan karena ianya telah terjamin sebagai wahyu Allah SWT, makanyalah ianya tidak mungkin bertentangan dan juga tidak mungkin untuk disamakan-samakan dengan sebarang filsafat atau dan seumpanya.

Jadi kalau Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun, coba menghina Al-Quran-ul qarim, yang suci itu dengan mengatakan disana ada terwujud kontradiksi-kontradiksi, maka sudah jelaslah yang sebenarnya telah dibaca oleh setiap orang bahwa, dalam diri dan jiwa Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun, sendiri itulah, yang sedang bercelaru dan saling berkontradiksi seperti dia sedang bercelaru dan berkontradiksi dengan nama aslinya atau seperti bercelaru dan berkontradiksi antara dia yang pernah terlahir sebagai kehendak Allah SWT, lewat perkongsian hidup dari seorang ibu dan seorang ayahnya dengan "kehadirannya" kedunia ini sebagai produk evolusi atau seperti seorang murtad berkontradiksi dengan seorang Fir'aun!

Ataupun diri dan jiwanya sedang bercelaru dan berkontradiksi dengan kesemua kutipan-kutipan dari data base: Google dan Yahoo, dari yang mengatakan kalaulah dia yang bermaskerkan nama Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun, pasti jadi mati besok, maka ianya akan habis disitu saja, sedangkan bisikan nalurinya yang lain-pun mengatakan bahwa, kalau tulang belulangnya yang tidak sempat lumat, kemudian berobah membentuk fossil dan kemudian fossil itu akan terus pula berevolusi, ikut seleksi alam, maka akan muncullah kembali Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun yang diakatakan telah mati semalam dalam bentuk baru, produk alam: Alauddin Ziyadovich Umarov sebagai Alauddin bin Ziyad Umar, sebagai babi hutan???

Atau mungkinkah bentuk fossil Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, akan menjelma, sebagai binatang spisis pertama sekali dan terbaru, yang akan ditemui suatu hari kelak!?!

Bagusnya Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun, ikut saja menganut agama animisme, agama alam, sebab dalam pikiran Darwin, ketika riset pertamanya di sepanjang pantai Equador sebaik selesai pendidikannya di Britain, tidak pernah akan memikirkan adanya reinkarnasi seperti yang dipercayai dalam masyarakat penganut agama animisme atau agama alam itu, sedangkan agama animisme atau agama alam itu, bahwa kepercayaan sedemikian itu, sebagai suatu kepercayaan absolut, seperti kesamaan kepercayaan Darwin dan Alauddin Ziyadovich Umarov bahwa, fossil mereka berdua akan berobah (berevolusi) dalam bentuk baru sebagai kepercayaan absolut juga.

Dengan demikian Alauddin Ziyadovich Umarov, bisa terlepas dari tuduhan sebagai seorang atheis-komunis, walaupun telah bersedia untuk tidak akan dikatakan lagi sebagai seorang Islam yang suka mempersenda-sendakan ayat-ayat Al-Quran, dalam bentuk kutipan dari kitab tafsir Al-Quran, tetapi sesungguhnya sebagai seorang penganut animisme yang sedang berbuat demikian dengan penuh konsekwen!

Bagi agama animisme atau agama alam itu, tentu saja sanggup mempercayai bahwa, fossil tulang-belulang Alauddin Ziaydovich Umarov, si Fir'aun yang akan datang itu, katakanlah seandainya dia jadi mati besok, yang kemudian lusanya berobah menjadi fossil, yang kemudian lewat reinkarnasi (evolusi), berubah atau menjelma menjadi spesis babi hutan kebanggaanya dengan taringnya panjang berputar-putaran, sebagai spesis yang baru ditemukan?

Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun ini, bisa buat cerita kemarok seperti ini, seperti yang diyakini oleh agama animisme, agama alam itu, kepada suatu masyarakat di kepualauan Pasific, yang kemudian mereka akan membayangkan taring babi hutan jelmaan dari fossil Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun yang panjang dan berputar-putaran sebagai yang sangat tinggi nilai tambahnya. Jangan lupa jelaskan juga bahwa, kamu adalah si Fir'aun dari era "nabi" Mirza Gulam Ahmad atau "nabi" Karl Marx, agar nilai tambahnya jadi berkilat dan berkilau-kilauan.

Begitulah halnya seperti bentuk penghargaan berlebihan dari Alauddin Zyadovich Umarov, si Fir'aun, dikala memperkatakan prihal Thaib Adami, yang dikatakannya: "Dengan konsisten atas nilai solid kepercayaannya tidak mau mengucapkan dua kalimah syahadat walaupun telah diancam dengan pedang (baca: Cangkul/Pacul) ke lehernya".

Perlu Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu dan pembaca diinternet mengetahui bahwa, Thaib Adami itu sudah lembek-meule-'phop lebih awal dan sudahpun tidak sadarkan diri untuk beringat, apalagi berpikir, karena sudah lebih awal kekenyanagan, dijejal makanan tendangan sepatut boot dan hentakan popor senjata ABRI. Dia kemudian dilemparkan seperti gulungan goni basah kedalam motor gerobak yang kemudian membawanya ketepi jurang yang dalam disebuah lembah, di Achh Tengah.

Jadi ketika Brigadir Jenderal Ishak Juarsa akan menghayunkan cangkul atau pacul alat penggali lubang kubur massal, untuk para korban, kebatang leher Thaib Adami, maka tidak pernahpun ada lagi keluar sebarang tuntunan atau ucapan syahadat terakhir (seperti) itu, apalagi Brigadir Jenderal Ishak Juarsa sendiri, tidak pernah tahu bagaimana mengucapkan kalimat syahadat, karena ketika itu, dia sendiri sudah jadi goyang-gemetaran.

Di Nusantara-Indonesia, satu-satunya keluarga "Nasakom" adalah keluarga Thaib Adami-komunis (PKI), Oesman Adami-nasional (PNI) dan Ibrahim Adami(?)-agama (PI-Perti ? atau PSII ?).

Thaib Adami, kekaderannya sama seperti Nyoto atau Kamaruzzaman gembong PKI Pusat CCPKI).

Jika dulu PKI dengan Angkatan ke V-nya berhasil lewat coup d' taat Gestapoe (G-30-S) maka Thaib Adami-lah sebagai calon pilihan utama Kamaruzzaman untuk jabatan Pangkowilahan I, Sumatra, walaupun calon saingan lainnya: Brigadir Jenderal Ryacudu bapak dari Jenderal Ryamizard Ryacudu juga telah menjadi pilihan utama Soekarno, sebagai calonnya untuk jabatan itu. Brigadir Jenderal Ryacucdu, sebagaimana anaknya Jenderal Ryamizard Ryacudu, yang telah memyembelih puluhan-ribu bangsa Achh adalah Leninis-Stalinis! Dia bukan sebagai Soekarnois atau PNI-ASU, aliran Leninis-Stalinis yang telah dimodified.

Walaupun kekaderan kekomunisan Thaib Adami, telah terupam sedemikian rupa, namun itu, adalah akibat terseret dengan tarikan slogan: Make diffirent! Itulah PKI di Achh!

PKI di Achh adalah PKI make different!

Begitulah juga kalau Alauddin Zydovich Umarov, si Fir'aun, mengatakan hal keterlibatan orang Achh dengan komunisme, dilihat juga seperti tertarik dengan slogan: Make different! Sama agaknya si Fir'aun, atheis-komunis itu dengan masker Alauddin Ziyadovich Umarov itu sedang "make diffirent" di internet?

Di Achh tidak banyak yang terlibat dengan pengkaderan komunis, keterlibannya hanya seperti kerumunan lalat dimusim hujan saja. Jadi kalau dikatakan 15.000 jiwa disembelih oleh Brigadir Jenderal Ishak Juarsa dan ABRI-nya, sebenarnya adalah gerakan pembersihan ethnis dari sisa-sisa DI/TII-Achh yang tidak sempat disapuh-bersih oleh Letkol (Infantri)Suharto ( kemudian menjadi Presiden GOI) sejak dari Wilayah Pidi hingga ke Wilayah Achh Utara (Panton Labu). Dan Yang tidak sempat disapu- bersih oleh Kolonel (KKO/Marinir) Ali Sadikin, dari pantai Simpang Ulim hingga ke Serang Jaya-Kwala Simpang. Dan yang tidak sempat disapu-bersih oleh Letkol (Ranges/Pelopor/Gegana) A. Sumampow dari Serang Jaya ke Pulau Tiga, Kwala Simpang. Dan yang tidak sempat disapu-bersih oleh Letkol (RPKAD/Kopasanda/Kopasus) Ibrahim Adjie di watas Langkat-Teumiang.

Gerakan penyembelihan orang Achh yang paling ramai diseluruh Achh ditahun 1965-1967 adalah di Samalanga, wilayah pesantren yang paling dikenal di Achh. Disanalah masyarakatnya paling banyak mendapatkan cangkul/pacul dan babat gratis, yang penerimanya sama sekali tidak tahu-menahu apa itu komunisme, dan tidak tahu menahu maksud dan tujuan PKI atau komunisme memberikan cangkul/pacul dan babat gratis. Kecuali baru disadari kemudiannya, disaat jelangan akhir hayat-hayat mereka bahwa, kiranya kesemua cangku/pacul dan babat-babat yang pernah diberikan gratis itu, sedang mencangkul/memacul dan membabat kesemua batang-batang leher mereka berbaringan dengan batang-batang leher korban genocida bangsa Achh dari sisa-sisa DI/TII, seperti tercerita diatas.

Samalanga dibuat sebagai taktik "sak badjo" oleh PKI.

Tetapi jumlah terbesar yang ribuan dituduh terlibat komunis sebagaimana ikut dituduh oleh Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, adalah anak-anak Jawa buruh Pabrik Getah, Kelapa Sawit dan Kayu Pinus yang tidak cukup makan dan buruh-buruh tani yang miskin yang pernah terdaftarkan dalam SOBSI. Yang terbanyak atau puluhan ribu anak-anak Jawa, yang disembelih oleh Brigadir Jenderal Ishak Juarsa dan ABRI-nya adalah dari perkebunan kelapa sawit di Achh Timur dan dari Ladang-Ladang Pinus di Acheh Tengah, selain perkebunan di Achh Barat.

Oesman Adami, adalah orang yang mengumpulkan uang bangsa Achh untuk membeli kapal terbang Seulawah cekal-bakal (modal pertama) Garuda Indonesia Airways. Dia juga ikut terlibat menyantuni uang bangsa Achh (obligasi) untuk gaji para menteri kabinet Soekarno dan untuk menyantuni biaya hidup membesarkan Dian Megawati Soekarno Putri, selain biaya untuk biaya hidup dan kerja Duta Besar Indonesia ke India (1947) dan ke PBB.

Tidak lama setelah Indonesia Merdeka Oesman Adami dikenal sebagai pengusaha kapal angkutan laut di Nusantara. Itulah PNI di Achh!

Ibrahim Adami (?) apakah dari PI-Perti atau dari PSII, sebenarnya sama juga. Kedua Partai Islam-agama ini, juga terlibat dengan komunis.

K .H. Semaun dari Syarikat Islam (SI) yang kemudian menjadi PSII, mengunjungi Leningraad/Stalingraad (Duta Pertama PKI di USSR). K.H. Sirajuddin Abbas yang pergi ke Peking/Beijing ketika menjelang G-30-S.

K.H. Sirajuddin Abbas seorang oelama (?) yang suatu ketika disanjung dan sangat disegani dan pengarang buku yang digunakan dikebanyakan pondok-pondok pesantren di Nusantara, kemudian terlibat dengan gerakan komusnis-Maois?

Apakah kita perlu membandingkan K.H. Sirajuddin Abbas dengan Tengku Tanah Ab, yang alim dan sangat dihormati itu, yang telah coba juga dipersendakan oleh Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, dikarenakan beliau tidak mengarang sebarang buku dan katanya ada predikat Al Bagdadi?

Orintalist Barat, yang suka menamakan Islam itu, sebagai "Mohammaden", atau agama Muhammad, sedangkan Rasulullah, Nabi Muhammad SAW tidak pun bisa menulis dan membaca bagaimana dia bisa membuat kitab suci Al-Quran itu, kalam Allah SWT itu, apakah juga termasuk dalam kreteria seperti yang dimaksudkan oleh Alauddin Ziyadiovich Umarov?

Dan sebagai ingatan kepada dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu: Telah dijelaskan bahwa, sepintar-pintarnya atau secerdas-cerdasnya manusia, hanya baru setitik ilmu dari lautan ilmu dari Al-Quran, kalam Allah SWT itu. Bagaimana bisa dia, Alauddin Ziyadovich Umarov beranikan mengatakan bahwa, disana dalam Al-Quran itu ada kontradiksi-kontradiksi, sedangkan orang yang paling pintar atau paling cerdaspun (katakanlah Albert Einsteins sebagai contoh) hanya baru setitik ilmunya berbanding dengan lautan ilmu dari Al-Quran itu?

Prof Dr Hasbi As-Sidiqi, ketika meninggalkan Krung Mane, di Achh Utara pergi hijjrah ke Jokyakarta mengangkut bergerbong kereta api himpunan kitab-kitab beliau. Mungkin beliaulah yang mempunyai himpunan kitab-kitab (Islam) yang terbesar jumlahnya di Sumatra ataupun di Nusantara ketika itu?, yang dikenal sebagai orang yang pertama menghasilkan kitab tafsir Al-Quran-ul qarim di Asia Tenggara, tetapi tidakpun pernah mengatakan bahwa, Al-Quran itu bertentangan setiap ayat-ayatnya.

Dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, baru membaca tulisan filsafat sebegitu saja, sudah dabik dada, macam orang Kepulauan Maladiwa main dabus.

Filsafat komunis itu bukan barang baru. Sejak masa Yunani-pun sudah ada (filsafat Hegel?) Dan Julius Caesar dari Romawi-pun sudah menulisnya.

Tulisan seperti itu, hari ini sudah tidak laku lagi, kita dan semua orang telah meninggalkan bacaan/tulisan itu sejak puluhan tahun yang lalu, tetapi kini hanya untuk menjadi bacaan akademis, untuk yang mebuat bacaan banding di universitas. Itulah sebabnya Tengku Ahmad Hakim Sudirman, langsung dengan tepat dan jitu mencela: Dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, itu adalah: Atheis, komunis yang bukan lagi setingkat murtad, malah sudah menjadi seperti Fir'aun!

Itulah sebabnya orang Islam tidak digalakkan untuk berfilsafat. Karena sebaik mereka terlibat dengan alam filsafat, akan terbentur dengan masalah ketuhanan, masalah ketauhidan maka mereka coba mendekati empat perkara yang sangat ditegah untuk membicarakannya: Zat Allah SWT, Nasib kita yang akan datang, Masalah nyawa dan Masalah hari kiamat, karena Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan bahwa, tidak ada satu manusiapun (secerdas apa atau manapun, sebagai contoh diatas) akan sampai ilmu (pikiran) mereka terhadap keempat perkara itu.

Ibnu Sina (bapak kedokteran) ketika masih kanak-kanak lagi telah sanggup menghafal Al-Quran. Tetapi dengan kecerdasannya, beliau pernah mencoba menguraikan zat Allah SWT, dengan menggunakan kaedah ilmu urai (kimia). Dengan sebab "kelancangan-kecerdasan"-nya itu, sehingga dibakarlah semua karya-karyanya, yang tertepis oleh ilmu tauhid.

Hamzah Fansuri, seorang ulama sufi (tasauf) yang syair-syair tasaufnya hingga kini masih diakui sebagai tidak ada duanya didunia yang sanggup menandingi kesyahduannya, tetapi ketika mencoba mengeksposekan alam jiwa kesufian dirinya dalam hubungannya dengan Allah SWT, didapati ianya bisa menyesatkan orang Islam lainnya. Maka karenananyalah, banyak karya-karya kesufian beliau dibakar atas perintah Sultan Iskandar Thani, setelah dinasihatkan oleh Tengku Nurdin Ar-Raniry, seorang ulama asal India, sehingga beliau sendiri terpaksa melarikan diri ke Sumbawa, di Nusa Tenggara.

Inilah satu bukti bahwa, Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, angkuh dan sombong, dikarenakan hasil kerandjingannya dari menggeledah data base: Google dan Yahoo saja, tetapi sudah coba menganggap seolah-olah dirinya cerdas, sebagaimana dikatakan oleh Asnawi Ali @ Asnawi Somali atau "This is an excellence analysis--short and simple--well organized. Great points to ponder", sebagai yang dilabelkan oleh Machyar Kumbang dari The Achh Times ataupun oleh beberapa teman-temannya memberikan embelan: "Tgk" dan malahan ada juga yang sudah memberikan embelan "tengku", yang ilmunya, semata-mata hasil ilmu gubahan dari Google dan Yahoo itu.

Dia, Alauddin Ziyadovich Umarov ini, pernah diingatkan oleh Asnawi Ali @ Asnawi Ali Somali: Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, gara-gara susu sebelanga rusak susu satu fabrik, oleh tengku dari Tengku Agra + Tengku Ibrahim, yang kiriman-kiriman internet beliau banyak saya menjadi bacaan saya + Tengku Hussaini Daud Al Qubra dan terakhir darn plus Tengku Dr Ahmad Hakim Sudirman, tetapi responnya seperti sepele saja, sebagai dileceh-lecehkannya. Yang anehnya dengan kaki kirinya dia mengguit dan menyuruh orangnya menjawab tulisan-tulisan Tengku Dr Ahmad Hakim Sudirman dengan menggunakan elemen kotor!

Lantas apa dan siapa Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu?

Dari ocehan Asnawi Ali @ Ali Samoli@ Asnawi Somali lewat Chit dan Chat-nya, maka mungkin saja akan terungkap apa dan siapa kedua pemakai nama email: Ibrahim Rugova atau Ismail Bassajev. Dan begitu jugalah apa dan siapa pemakai nama email: Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu sendiri!

Mungkin saja kawan ber-Chit dan Chat-nya itu sebagai "kawannya" minum disecangkiran kopi atau "kawannya" yang bertindihan bayang!?! Sebagaimana apa yang telah ditulis sendiri oleh Asnawi Ali @ Ali Samoli @Ali Somali: Wellcome to http//:edu.au/ I know who you are, use real name mantong, ka lheuh S2/S3. (......Saya kenal siapa kamu, gunakanlah nama sebenarnya saja, sudahkah selesai S2/S3, kata tulisan Asnawi Ali @ Asnawi Samoli @ Asnawi Somalia itu).

Saya telah membaca sebuah tulisan pujian dari Zainal Affifuddin, seorang penulis dari Lekra (Partai Komunis Indonesia), yang ketika itu sedang menjawat sebagai Juru Penerangan MP/MB-GAM, orang yang sering-sering mengutip hadis dan firman ketika menyerang GAM dan Pemimpin bangsa Achh. Dari Zainal Affifuddin (yang ketika matinya disemadikan di gereja Huddingen, Swedia), itulah kemungkinan besar cerita prihal Achmad Adami, yang tidak mau mengucapkan syahadat datangnya dan karena dialah mungkin mereka menjadi kader atheis-komunis?

Look, agaknya Zainal Affifuddin inilah yang telah berhasil merekrut dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, menjadi Atheis atau Komunis???

Kita perlu juga mengucapkan terima kasih kepada aceh.se, yang dikarenakan cubitan dan gigitan kecilnya, telah menyingkapkan tabir lain apa dan siapa persisnya disebalik email-email: Fadli Hassan, dr zaini abdullah, Mentroe Malik dst-nya, karena sebuah anak kunci (master-key) ada ditangan Asnawi Ali @ Ali Samoli @ Ali Somali. Insya Allah!

Tetapi naluri saya selalu saja kerap mengusik dan membisik: "Panggung" tempatnya Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, sepertinya disana, disebuah bengkel di Hellefrs, Fitya, Norsborg, Swedia, bengkel MB/MP GAM atau bengkel kembar Komite Persiapan Achh Merdeka!!! Bengkel atau Fabrik sebagai sekolah, kata Lenin!

Barangkali apa kata naluri saya ini sebagai akurat-betul dan akan tidak siapapun dari mereka akan sanggup membantahnya. Karena kali ini saya mencoba menyusuri siapa dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, lewat bacaan "fi'il" dan tingkah laku dari kandungan semua tulisan-tulisannya dan tulisan-tulisan rakan diskusisinya yang sebengkel itu. Drama Gelanggang Labu!

Kalau masih belum atau tidak yakin silakan coba menjenguk kebelakang, hanya ketahun yang silam saja, sudah cukup dan memadai!

Kita semua akan bisa megetahui persis apa dan siapa disebalik masker Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, yang sebenarnya tidak tahu apa itu Islam, apa itu Achh dan sejarahnya. Yang pasti diketahuinya bahwa DNA dirinya hampir sama dengan DNA-DNA monyet, chimpanze, gorilla, babi, anjing, kerbau, kutu ayam atau kutu babi (piet).

Kalau dia, Alauddin Ziyadovich Umarov, si Fir'aun itu, betul tahu apa itu Islam, apa itu Achh dan sejarahnya, dia akan bisa membuktikannya segera!

Sekarang timbul pertanyaan dengan cetakan besar (?) Mengapakah MB/MP GAM atau Komite Persiapan Achh Merdeka, menggunakan "Sekolah Bodoh"-nya mengajarkan filsafat materialisme kepada bangsa Achh lewat internet?

Komunis memasuki Pulau Jawa pada tahun 1917 ditahun yang sama gerakan Revolusi Bolswijk di Rusia yang sempat mengapuskan 170.000 nyawa secara kilat, sehingga Csar Nikolas (?) menyeru dunia mengambil perhatian terhadap peristiwa berdarah itu. Dari respon dunia, sebagaimana kita ketahui maka terlahirlah LBB (lemmbaga Bangsa Bangsa) untuk pertma kalinya.

Gerakan ini sangat cepat bergerak, sebagaimana kita pernah lihat film dokumentasi yang pernah dibuat oleh Swedia, gerakan komunis itu, bergerak sebagai luar biasa-fantastis, atau agaknya begitu juga mungkin gerak-cepatnya Eddy L. Suheri melompat dari kereta api GAM ke kereta api MB/MP GAM sebaik saja dia sampai di New York, USA.

Pulau Jawa diterpa komunis pada tahun 1917 itu sebagai terpaan yang pertama di Asia, melangkahi China lagi.

Apa kata orang-orang komunis Jawa pada tahun 1917, tahun gerakan komunis memasuki Pulau Jawa?

(1). 20 May, 1908 itu bukan gerakan kebangkitan Indonesia, tetapi Gerakan Segerobolan Priayi-Priayi Jawa! (Nama indonesia saja ketika itu belum ada). sebagai fakta sejarah!

Dan kata orang-orang komunis Jawa selanjutnya setelah G-30-S gagal?

(2). 10 November, 1945 bukan perlawanan bangsa Indonesia terhadap comeback-nya NICA, tetapi gerakan Pemuda-Pemuda Komunis melawan Imperialis dibawah pimpinan Soedarsono, sebagai fakta sejarah.

(3). 28 Oktober, 1928 yang dikatakan sebagai Sumpah Pemoeda itu, sesungguh bukan dilakukan oleh pemuda-pemuda yag tergabung dalam Young Jawa, Yong Sumatra dll, tetapi

digerakan oleh pemuda-pemuda Komunis. (Nama Indonesia pertama sekali digunakan oleh Partai Komunis!) Ini telah lantang dibeberkan oleh orang-orang yang terhalang pulang di Luar Negeri, sebagai fakta sejarah!

Apakah MB/MP GAM dan underbouwnya: Komite (Komunis) Persiapan Kemerdekaan Achh yang mengklaim sedang berjuang, memperjuangkan kemerdekaan untuk Achh akan juga mengambil formula perjuangannyya seperti yang pernah ditempuh komunis dalam membina kader-kadernya?

(Bersambung PLUS I + ANAK FIR'AUN DENGAN MASKER ALAUDDIN ZIYADOVICH UMAROV-NYA)

Omar Puteh,

om_puteh@yahoo.com

Skandinavia

----------