Stockholm, 27 Juli 2008

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.



KELOMPOK KOMITE PERSIAPAN ACHEH MERDEKA DEMOKRATIK (KP-AMD) MAKIN TERGUSUR KELEMBAH GAYA TONJOK KRIMINAL-NYA "GUBERNUR ACHEH" IRWANDI YUSUF DENGAN JURUS GEBRAK INTELIJEN MODEL SOENARKO

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

SIAPA YANG MENUNGGANGI DAN MEMAMFAATKAN KELOMPOK KOMITE PERSIAPAN ACHEH MERDEKA DEMOKRATIK (KP-AMD) YANG SEKARANG SUDAH DIGUSUR KEGELANGGANG POLITIK ACHEH MELALUI  JURUS GEBRAK INTELIJEN MODEL SOENARKO YANG DITERAPKAN OLEH "GUBERNUR ACHEH" IRWANDI YUSUF ?

 

Yang tertawa terbahak-bahak melihat arena adu jotos antara saudara "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf yang menerapkan jurus gebrak intelijen model Soenarko kearah muka-muka saudara Yusuf Daud dan Eddy Lamno Suheri dari kelompok organisasi sosisal ilegal Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KP-AMD) yang berkedudukan di Fitja, Norsborg, Swedia dan New York, Amerika adalah tentu saja orang baru yang menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda di Acheh sejak 14 juli 2008 yaitu Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayor Jenderal TNI Soenarko.

 

Mengapa itu Soenarko tertawa terbahak-bahak ketika mendengar cerita adu jotos antara "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf dengan Yusuf Daud dan Eddy Lamno Suheri ? Karena Soenarko sangat gembira dengan perang intelijen gaya kopassus-nya yang sedang gencar diterapkan di bumi Acheh melalui jalur "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf yang tidak berpengalaman dalam bidan politik dan intelijen dan jalur organisasi sosial ilegal Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KP-AMD) asuhan Yusuf Daud dan Eddy Lamno Suheri yang masih terlunta-lunta di New York karena tidak diterima asylnya oleh Pemerintah Negara Bagian New York dengan alasan di Acheh sudah damai.

 

Sebagai contoh yang jelas saja dimana pihak "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf menjotos saudara Yusuf Daud dengan tonjokkan:

 

 

"Mereka melawan dengan menembak. Itu pertempuran. Lamanya satu jam lebih. Mereka bawa peluru 1300 butir, sisanya adalah 850an butir. Pasukan binaan anda itu hebat juga perlawanannya. Kasian, sebetulnya mereka tidak tau apa2. Mereka dulunya, sebelum pikiran mereka anda racuni, adalah petempur2 tangguh. Namun skrg setelah adanya influx manusia2 anti MoU masuk Aceh yg nama2nya dapat kita baca dlm komunike Edi Suheri, saudara2 kita yg lugu2 itu dan kehidupannya terlilit kesulitan ekonomi terprovokasi utk masuk dalam barisan anti MoU yg anda pimpin. Mereka berubah menjadi penculik dan perampok bersenjata dgn ideologi mirip2 JI bhw merampok dan menculik utk kepentingan perjuangan boleh2 saja dilakukan. Mereka bersalah karena melakukan tindak pidana dan memiliki serta menggunakan senjata api. Tapi, yg paling bersalah adl orang2 yg menggerakkan mereka, yaitu kelompok anti MoU yg, disadari atau tidak, telah pula dimanfaatkan atau ditunggangi oleh "pihak lain" yg tidak ingin Aceh ini aman sejahtera. Saudara2 kita yg telah tiada itu, setiap singgah di tempat2 umum spt dayah2 dan tempat2 dimana agt KPA duduk2 selalu berceramah bahwa pimpinan GAM telah jual Aceh dgn meneken MoU, bahwa Tgk. Hasan di Tiro bukan Wali Neugara krn beliau bukan keturunan langsung Raja Aceh (oleh krn itu WN tdk perlu diikuti). Terlihat disini bahwa propaganda kelompok anda (anti MoU) telah terkombinasi secara synergis dgn propaganda tim anti GAM (anti WN) yg sedang dilancarkan di Aceh sekarang ini." ("Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf alias Hinokaru Hokagata, albiruny@gmail.com , Sun, 27 Jul 2008 04:00:31 +0000)

 

 

Dimana jotosan saudara "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf  dilambungkan setelah pihak Yusuf  Daud dari organisasi sosial ilegal Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KP-AMD) melangkahkan jurus budek Fitja-nya yang berbunyi:

 

 

"Saya tidak bermaksud membela orang2 yang "memegang" senjata tanpa memiliki alasan dan tujuan yang cukup kuat. Tapi dari argumen anda dan modus operandi aparat anda di Aceh, nyawa manusia Aceh itu tidak lebih dari seekor ayam. Selain mengepung dan menembak, apakah yang sudah anda dan aparat anda lakukan menit2 sebelum insiden tersebut? Laporan2 yang disiarkan media massa itu semua berita sepihak - pernyataan anda dan aparat anda. Rakyat Aceh perlu juga mendengar dari pihak korban. Kasian...keempat korban tersebut tidak dapat membela diri lagi." (Yusuf  Daud, norsborg_sweden@yahoo.se  , Sat, 26 Jul 2008 22:58:44 +0000 (GMT))

 

 

Nah, yang paling penting dalam jotosan saudara "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf  ini adalah adanya pihak lain yang disebut-nya dengan sebutan : "...telah pula dimanfaatkan atau ditunggangi oleh "pihak lain" yg tidak ingin Aceh ini aman sejahtera."

 

Nah sekarang, siapa itu pihak lain yang disinyalir oleh saudara "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf ?. Jawabannya jelas banyak sekali pihak lain yang disinyalir oleh  "Gubernur Acheh" Irwandi Yusuf ini, diantaranya pihak TNI-Jakarta dalam hal ini pihak RI yang anti GAM pimpinan Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Kemudian lagi kelompok yang ingin menerapkan syariat Islam di Acheh tetapi masih dibawah azas pancasila (syariat Islam gadungan alias blasteran), seperti Jamaah Islamiyah. Lalu kelompok yang ingin mengembalikan DI-Acheh yang anti kepada GAM pimpinan Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang sebelumnya dicorongi oleh Lamkaruna sebelum ia meninggal karena kecelakaan pesawat terbang di Medan. Dan tentu saja yang bisa dimasukkan kedalam kelompok pihak lain yaitu partai-partai politik yang berkedudukan di Jakarta yang tidak ingin melihat di Acheh dikuasai oleh partai politik Acheh dibawah pimpinan tertinggi Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

 

Terakhir, celakanya itu pihak saudara Yusuf Daud dan Eddy Lamno Suheri dari kelompok organisasi sosial ilegal Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik (KP-AMD) tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang dimonitor dan ditunggangi dimana mereka berkaok-kaok anti MoU Helsinki 15 agustus 2005 untuk dipakai alat menghancurkan GAM pimpinan Wali Negara Teungku Hasan Muhammad di Tiro beserta Stafnya.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------