Stockholm, 13 April 2009

 

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum wr wbr.



AKHIRNYA MELALUI JEMBATAN MOU HELSINKI ACHEH DIKUASAI SECARA DE FACTO DAN POLITIK OLEH BANGSA ACHEH DIBAWAH PIMPINAN WALI TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO

Ahmad Sudirman

Stockholm - SWEDIA.

 

 

AKHIRNYA MELALUI JEMBATAN MOU HELSINKI ACHEH DIKUASAI SECARA DE FACTO DAN POLITIK OLEH BANGSA ACHEH DIBAWAH PIMPINAN WALI TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO

 

Kendatipun pihak Republik Indonesia tidak memberikan izin masuk Wali Teungku Hasan Muhammad di Tiro ke bumi Acheh menjelang pemilihan umum di Acheh, tetapi toh akhirnya secara politik dan de facto sekarang Acheh dikuasai penuh oleh bangsa Acheh dibawah pimpinan Wali Teungku Hasan Muhammad di Tiro beserta Stafnya.

 

Taktik dan strategi pihak Republik Indonesia untuk membendung pihak bangsa Acheh akhirnya gagal total. Bangsa Acheh dibawah lindungan payung hukum dan politik MoU Helsinki telah berhasil menguasai lembaga politik dan hukum guna menuju ke titian penentuan nasib sendiri dimasa yang akan datang.

 

Bagi orang-orang yang anti MoU Helsinki dengan keberhasilan bangsa Acheh dibawah naungan payung hukum MoU Helsinki makin terperosok saja dan makin jauh tertinggal dibelakang. Suara-suara sumbang mereka hanya terdengar disekitar tempat mereka tinggal saja yang jauh dari bumi Acheh.

 

Keberhasilan politik dan hukum bangsa Acheh di Acheh dengan senjata politik MoU Helsinki harus dijadikan sebagai suatu kekuatan guna dipakai sebagai alat penerobos hukum bagi terlaksananya amandemen UU No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Acheh made in DPR RI yang isinya sebagian besar tidak mengacu dan bertentangan dengan MoU Helsinki 2005 "90 % isi UU Pemerintahan Acheh made in DPR RI harus dibuang karena bertentangan dengan MoU Helsinki "( http://www.dataphone.se/~ahmad/060719.htm  ).

 

Sebagaimana yang telah berpuluh kali dituliskan di mimbar ini bahwa perjuangan politik dan hukum di Acheh adalah lebih berat dan lebih sukar dibandingkan dengan perjuangan angkat senjata ternyata sekarang 4 tahun setelah MoU Helsinki ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005 Acheh secara de facto dan de jure dikuasai oleh bangsa Acheh dibawah  pimpinan Wali Teungku Hasan Muhammad di Tiro beserta Stafnya.

 

Dalam kesempatan ini Ahmad Sudirman menyampaikan ucapan selamat atas keberhasillan pihak GAM dibawah pimpinan Wali Teungku Hasan Muhammad di Tiro beserta Stafnya yang telah berhasil menguasai Acheh secara politik dan hukum dibawah payung politik dan hukum MoU Helsinki 2005.

 

Semoga bangsa dan rakyat Acheh memperoleh apa yang dicita-citakan dari sejak endatu bangsa Acheh menekadkan niat dalam bentuk perjuangan guna mencapai penentuan nasib sendiri dimasa yang akan datang.

 

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad


Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*


Wassalam.


Ahmad Sudirman


http://www.dataphone.se/~ahmad

ahmad@dataphone.se

----------